Aceh Kaya Sumber Daya Alam, Tapi Lapangan Kerja Masih Terbatas. 

Bersuarakyat.online Aceh – Provinsi Aceh yang dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah, masih dihadapkan pada tantangan serius dalam penyediaan lapangan kerja bagi masyarakatnya. Meskipun potensi alam yang dimiliki begitu besar, nyatanya belum sepenuhnya mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan oleh Razali, atau yang akrab disapa Nyakli Maop, saat berbincang dengan sejumlah wartawan pada Selasa (28 Oktober 2025). Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ekonomi masyarakat Aceh yang belum seimbang dengan besarnya potensi daerah. > “Kita melihat bahan baku di Aceh sangat banyak, tapi tidak satu pun perusahaan yang benar-benar bisa menampung tenaga kerja dari masyarakat Aceh sendiri. Pemerintah tampaknya lebih pandai menghabiskan anggaran daripada menciptakan lapangan kerja yang diharapkan rakyat,” ujarnya dengan nada prihatin. Razali juga menyoroti fakta bahwa hampir seluruh kebutuhan pembangunan — mulai dari alat perkantoran, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan instansi pemerintahan — justru didatangkan dari luar Aceh. Kondisi ini menunjukkan lemahnya kemandirian industri lokal dan minimnya kebijakan afirmatif yang berpihak pada pelaku usaha daerah. > “Seharusnya pemerintah bisa mendorong lahirnya industri-industri lokal. Kalau bahan bakunya dari Aceh, pekerjanya juga dari Aceh, tentu ekonomi masyarakat akan lebih hidup,” tambahnya. Ia berharap, dengan potensi sumber daya alam yang besar, pemerintah daerah dan pusat dapat mengambil langkah konkret dalam mengembangkan sektor industri berbasis lokal, sehingga lapangan kerja terbuka luas dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata. “Sudah saatnya Aceh bangkit dengan kekayaan yang dimiliki. Jangan hanya jadi penonton di tanah sendiri,” tutup Razali penuh

Read More

AKSELERASI KINERJA ADHYAKSA: JEJAK PRESTASI KEJAKSAAN NEGERI ACEH TIMUR DI BAWAH NAKHODA DR. LUKMAN HAKIM, S.H., M.H. Dari Serambi Mekkah hingga Bumi Pasundan. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur — Perjalanan panjang dua tahun delapan bulan kepemimpinan Dr. Lukman Hakim, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur menjadi bukti nyata komitmen dalam penegakan hukum, pembenahan kelembagaan, dan pelayanan publik yang berintegritas di wilayah hukum Kabupaten Aceh Timur. Dengan berbekal semangat pengabdian dan dedikasi tinggi, masa kepemimpinan beliau ditandai dengan berbagai capaian signifikan di bidang hukum, administrasi, serta reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional Dr. Lukman Hakim resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur pada 11 Februari 2023, menggantikan pejabat sebelumnya. Berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1425/C/10/2025 tanggal 13 Oktober 2025, beliau akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Jawa Barat. Peningkatan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Pada awal masa jabatannya, jumlah pegawai di Kejaksaan Negeri Aceh Timur tercatat 35 orang, terdiri atas 11 Jaksa dan 24 pegawai tata usaha. Hingga masa akhir kepemimpinan, jumlah tersebut meningkat menjadi 52 orang yang meliputi 11 Jaksa, 41 pegawai tata usaha, dan 3 calon jaksa. Seluruh pegawai secara konsisten menandatangani Pakta Integritas setiap tahun serta mengikuti pembinaan kedisiplinan dan rohani, termasuk penerapan absensi elektronik, apel rutin, dan pengawasan melekat oleh pimpinan. Penguatan Sarana dan Prasarana Kejari Aceh Timur juga menunjukkan kemajuan pesat dalam pengelolaan aset dan infrastruktur. Tercatat 15 unit rumah dinas, 8 unit kendaraan operasional, serta 3 bidang tanah dan gedung telah memperoleh status sah sebagai Barang Milik Negara (BMN). Selain itu, dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur turut memperkuat kelembagaan kejaksaan melalui hibah pembangunan Gedung Baru Kejaksaan Negeri Idi Rayeuk senilai Rp2,38 miliar, serta program rehabilitasi dan revitalisasi berbagai fasilitas kantor. Komitmen Pelayanan Publik dan Digitalisasi Dalam rangka mendukung percepatan layanan hukum berbasis digital, Kejaksaan Negeri Aceh Timur juga mengimplementasikan kerja sama dengan Balai Besar Sertifikat Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), guna memperkuat keamanan data dan keabsahan dokumen elektronik di lingkungan kejaksaan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Penutup Capaian dan dedikasi yang telah diraih selama masa kepemimpinan Dr. Lukman Hakim, S.H., M.H. menjadi fondasi kuat bagi Kejaksaan Negeri Aceh Timur untuk terus melangkah menuju institusi yang modern, profesional, dan berintegritas. Dengan semangat Adhyaksa Untuk Negeri, seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Aceh Timur berkomitmen melanjutkan kinerja yang telah terbangun, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat peran kejaksaan dalam mewujudkan keadilan dan kepastian hukum di masyarakat.

Read More

Kasi bidang Pendidikan smp Anuar S.E Mediasi Kepala SMPN 2 Julok dengan Ketua Organisasi Wartawan, Berakhir Damai. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Setelah sempat terjadi miskomunikasi yang berlangsung beberapa waktu antara Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Julok, Nurdin, dan Ketua Organisasi Wartawan, Hasbi , akhirnya kedua pihak sepakat berdamai. Proses mediasi berlangsung penuh kekeluargaan di ruang tamu SMP Negeri 2 Julok, pada Selasa (28 Oktober 2025). Mediasi ini difasilitasi langsung oleh Kasi bidang Pendidikan smp Aceh Timur, Anuar SE yang dengan bijaksana mempertemukan kedua belah pihak. Dalam suasana tenang dan bersahabat, Anuar SE memberikan nasihat agar hubungan antara insan pendidikan dan insan pers tetap berjalan harmonis dan saling menghormati. “Dalam dunia pendidikan dan media, komunikasi adalah jembatan utama. Jangan sampai kesalahpahaman membuat kita terpisah. Baik kepala sekolah maupun wartawan, keduanya memiliki peran penting dalam mencerdaskan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hari ini kita duduk bukan untuk menyalahkan, tapi untuk saling memahami dan berdamai,” ujar Anuar se Ketua APPI Aceh Timur, Hasbi , dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf atas miskomunikasi yang terjadi, sembari berharap hubungan dengan pihak sekolah dapat kembali baik seperti semula. “Saya menyadari ada kesalahan dalam penyampaian informasi. Hari ini saya datang untuk memperbaiki dan menjaga silaturahmi. Karena pada dasarnya, kami wartawan adalah mitra dunia pendidikan, bukan lawan,” tutur Hasbi. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Julok, Nurdin, juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada Hasbi dan menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. “Saya juga menyampaikan maaf bila ada sikap atau ucapan yang kurang berkenan. Semoga setelah ini, hubungan kita semakin baik dan penuh pengertian,” ungkap Nurdin dengan tulus. Pertemuan tersebut turut disaksikan oleh tokoh masyarakat Gampong Kampung Baru dan Alue Cek Doi, serta sejumlah guru SMP Negeri 2 Julok. Suasana haru terlihat saat keduanya saling berjabat tangan, menandai berakhirnya kesalahpahaman dengan damai dan saling memaafkan. Di akhir pertemuan, Kasi bidang Pendidikan smp Anuar SE menegaskan bahwa pihak sekolah dan awak media adalah mitra yang saling membutuhkan. “Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu membangun pendidikan Aceh Timur menjadi lebih baik. Jadikan momen ini sebagai awal baru untuk memperkuat kolaborasi antara pendidikan dan media,” pungkasnya. Kedamaian dan sikap saling menghargai yang ditunjukkan dalam pertemuan ini menjadi contoh nyata bahwa komunikasi yang baik dapat menyelesaikan segala persoalan tanpa harus menimbulkan konflik berkepanjangan.

Read More

YBM BO Rantau Prapat Serahkan Sembako ke Masyarakat. 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI BO Rantau Prapat melaksanakan kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan berupa beras, paket sembako, dan sejumlah uang tunai kepada masyarakat di sekitar lingkungan kerja BRI. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan BRI BO Rantau Prapat dan dihadiri oleh pegawai serta masyarakat penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh tim YBM bersama perwakilan manajemen kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan. Manager Small BRI Rantauprapat, Derian, saat dikonfirmasi media pada Senin (27/10/2025) mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sosial dan tanggung jawab perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Selain meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara BRI dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh kebersamaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta menjadi wujud nyata kepedulian BRI terhadap kesejahteraan sosial di lingkungan sekitarnya.

Read More

Polres Aceh Timur Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Amankan Sabu 920 Gram dan Tiga Tersangka. 

Bersuarakyat.online Satresnarkoba Polres Aceh Timur, Polda Aceh berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan mengamankan tiga tersangka berinisial IR, 36 tahun, Wiraswasta, warga, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, SA, 41 tahun, Wiraswasta, warga Kecamatan Peureulak Timur dan DE, 32 Wiraswasta, warga Kecamatan Karang Pawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pengungkapan ini dilakukan pada hari Rabu, (22/10/2025) sekira pukul 15.00 WIB di Desa Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Dari tangan ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat 920,49 gram (bruto). Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menjelaskan saat Konferensi Pers, pada Selasa, (28/10/2025), bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai akan adanya transaksi narkotika jenis sabu pada sebuah gubuk di Desa Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur. “Dari informasi tersebut dilakukan pendalaman yang selanjutnya dilakukan pemantauan di sekitar lokasi. Pada hari Rabu, (22/10/2025) pagi sekira pukul 15.00 WIB anggota opsnal Satresnarkoba melakukan penggerebekan gubuk yang di dalamnya terdapat ketiga tersangka di atas dan ditemukan barang bukti berupa satu kantong plastik warna merah yang didalamnya tedapat bungkusan plastik bening berisi yang diduga narkotika jenis sabu seberat 920,49 gram (bruto),” ungkap Kapolres. Disebutkan, petugas juga mengamankan 1 (satu) buah bong (alat pengisap sabu) serta 1 (satu) buah korek gas. Yang mana alat alat itu bekas digunakan untuk mencoba sabu tersebut dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi BL 4850 UAP. “Disamping itu pada saat penggerebekan terdapat 2 (pelaku) yang melarikan diri yakni MY warga Kecamatan Peureulak Timur. Yang mana MY adalah pemilik sabu dan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) serta satu orang lagi yang melarikan diri adalah calon pembeli sabu,” sebut Kapolres. Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, dari ketiga tersangka yang berhasil diamankan memiliki peran masing masing, diantaranya; Tersangka IR sebagai pemilik sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi BL 4850 UAP yang digunakan oleh MY untuk membawa sabu ke lokasi transaksi. Sedangkan tersangka SA berperan sebagai penyedia tempat untuk dilakukannya transaksi. Dan untuk tersangka DE dijadikan sebagai penjamin transaksi sabu. Yang mana transaksi akan dilakukan oleh MY dengan penyandang dana dari tersangka DE yang berada di Jakarta berjumlah 15 kilogram. “Atas perbuatannya ketiga tersangka dipersangkakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) sub pasal 132 ayat (1) undang – undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat 5 (lima) tahun atau paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda maksimum Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” kata Kapolres. Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan wujud keseriusan Polres Aceh Timur dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang berperan aktif memberikan informasi kepada pihak Kepolisian. “Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat yang peduli dan berani melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Read More

Bentuk Cinta Nabi, Insan Pers Aceh Timur Gelar Maulid Akbar. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur, Selasa 28 oktober 2025 Ratusan wartawan yang tergabung dalam 21 organisasi Pers di Aceh Timur gelar peringatan lahir nabi Muhammad SAW di aula Gedung Idi Sport Center(ISC) selasa 28/10/ 2025 Kegiatan maulid perdana yang dirangkai dike dari santri dayah, santunan anak yatim dan santunan untuk keluarga wartawan yang mengalami musibah. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Farlaky yang turut mmeberikan sambutan mengajak insan pers di Kabupaten Aceh Timur untuk terus berkarya untuk menyajikan informasi yang objektif. “Wartawan merupakan salah satu pilar dekmokrasi untuk memberikan informasi dan kritikan kontruktif terhadap pemangku pengambil kebjikan, sebab pers merupakan salah satu pilar demokrasi,” ujar Iskandar Usman Farlaky. Selanjutnya Iskandar sampaikan apreasi atas kegiataan meulid yang dilaksanakan oleh wartawan Aceh Timur serta harapan, kegiatan maulid dapat dilaksanakan setiap tahun. “Saya berharap kegiatan maulid ini dapat digelar setiap tahun nya oleh insan pers,” harap Iskandar. Ketua Panitia Pelaksana Hasballah, dalam laporannya menyampaikan kegiatan maulid terlakasana atas ide dan gagasan dari rekan-rekan wartawan di Aceh Timur. “Terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja keras mensukseskan acara serta semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moril maupun material, semoga dengan niat tulus membesarkan hari kelahiran nabi kelak mendaparkan syafaat bagi kita semua,” ucap Hasballah.

Read More

Pemkab Paluta Melaksanakan Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 97.

Paluta-Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 97 Tahun dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu” di Halaman Kantor Bupati, Pada Selasa : 28/10/2025. Pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara, Ketua DPD KNPI Kabupaten Padang Lawas Utara Mahmud Pratama, S.T bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Padang Lawas Utara Anwarsyah Siregar, S.T  bertindak sebagai Perwira Upacara. Bupati dalam pembacaan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyampaikan hari ini merupakan sebuah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional bahwa pemuda dari berbagai daerah suku dan bahasa memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bersatu. Beliau juga menyampaikan pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju. hidup di zaman yang serba cepat dan penuh perubahan. Di tengah perkembangan dunia digital, pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekedar hanya penonton. Jadilah pemuda yang adiktif, kreatif, dan berinteraksi. Gunakan kecerdasan, semangat dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan maupun sosial,” ujarnya. Turut hadir dalam Upacara Wakil Bupati Basri Harahap, Ketua DPRD Mula Rotua Siregar, S.Sos beserta Anggota DPRD,  Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Dadi Wahyudi, SH. MH., Dandim 0212/TS Letkol Arm Delli Yudha Adi Nucahyo, SE., MM, Perwakilan Kalapas, Kementerian Agama Padang Lawas Utara, Kapolsek Padang Bolak AKP Muallim Harahap, SH, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Ketua FKUB, Ketua MUI, TP PKK, DWP, KNPI, Pemuda Pancasila, AMPI dan Seluruh Peserta Upacara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Kadis Pariwisata Eva Sartika Sir, SH.,M.Kn Tingkat Kan Forum Group Diskusi (FGD) Wisata Di Kab Paluta.

Paluta-Bersuarakyat.online Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan, Eva Sartika Siregar, SH., M.Kn Tingkatkan Potensi Wisata di Kabupaten Padang Lawas Utara, mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD) Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara di Aula Hotel Mitra Gunungtua, Pada Senin : 27/10/2025. Kegiatan FGD tersebut diikuti oleh puluhan pelaku wisata dan pelaku usaha (Perhotelan, UMKM, Cafe dan Restoran) di Kabupaten Padang Lawas Utara dengan narasumber dari Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sumatera Utara, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sumatera Utara dan Rektor Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn., diwakili Sekretaris Irsan Siregar menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak destinasi wisata di Kabupaten Padang Lawas Utara. Kita harapkan nanti setelah bapak-ibu narasumber memberikan wejangan kepada kita, mudah-mudahan nanti Kabupaten Padang Lawas Utara destinasi wisatanya berkembang untuk tahun-tahun kedepannya,” ujarnya. Dalam FGD tersebut, Rektor ITS Paluta menyampaikan Kabupaten Padang Lawas Utara mempunyai potensi pariwisata yang besar, namun harus didukung dengan kolaborasi yang baik Dengan adanya hotel-hotel di Kabupaten Padang Lawas Utara kita bisa meningkatkan pengunjung destinasi wisata kita dengan melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak travel untuk menyediakan shuttle bus dan paket wisata antar jemput ke penginapan, jadi masyarakat yang menginap tidak hanya transit di Kabupaten Padang Lawas Utara, jelasnya. Sementara itu, narasumber dari ASPPI Sumatera Utara Siti Fauziah Ginting dan Genpi Sumatera Utara Fit Hartoyo menyampaikan untuk meningkatkan potensi pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara harus dibarengi dengan branding (pemasaran) yang kuat. Sosial media saat ini menjadi peluang membangun branding, apapun sosial medianya. Sosial media sekarang sudah menjadi tempat berjualan dan promosi, kita tinggal branding apa yang mau kita sebarkan di media sosial, sekali viral akan diingat orang,” ungkap Fit Hartoyo. Sebelumnya, Kabid Pemasaran Pariwisata Jomson Siregar, S.Pd., M.Si., melaporkan kegiatan Forum Grup Diskusi dilakukan untuk memperkenalkan objek wisata dan produk ekonomi kreatif, menanamkan pemahaman sadar wisata dengan mengaplikasikan sapta pesona dan menentukan kebijakan dalam promosi Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara agar lebih dikenal wisatawan lokal, domestik dan mancanegara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More