DPC-PDI PERJUANGAN LABUHANBATU LAKSANAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2026

Bersuarakyat.Online Labuhanbatu – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Labuhanbatu Laksanakan Upacara Bendera Dalam Rangka Hari lahir Pancasila ke 81 Tahun, 1 Juni 2006 Di Kantor Sekretariat DPC PD-P Labuhanbatu. Turut Hadir Dalam pelaksanaan Upacara Unsur Pengurus DPC dan PAC yang ada Di Rantauprapat, Upacara Tersebut Di Dilaksanakan Pukul 08.00 Wib Pagi Hari. Yang Bertugas Sebagai Pemimpin Upacara Adalah Saudara RIKY S PASARIBU (Wakil Ketua DPC Labuhanbatu) dan Pembaca Teks Pancasila Adalah Sdr.Fajar dan Do’a Sdr.Guruh Octama. Inspektur Upacara Ketua DPC PDI-P Labuhanbatu sdr.SAPTONO, SE. Dalam amanatnya, Inspektur Upacara Menyampaikan Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945 adalah momen bersejarah ketika Ir. Soekarno pertama kali memperkenalkan istilah dan lima dasar negara di hadapan sidang BPUPKI. Secara mendalam, ini bermakna sebagai titik awal terbentuknya fondasi ideologi, identitas, dan pemersatu bangsa Indonesia yang beragam. Dalam penutup Amanat Inspektur Upacara Menyampaikan kepada kader-kader Pdi Perjuangan Labuhanbatu, Marilah kita mengamalkan Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari, Walaupun Kita berbeda-beda Suku dan Agama kita adalah satu Bagian yaitu Indonesia, Demikian amanat yang saya sampaikan Agar kita tetap terus dalam lindungan Allah swt. Merdeka.. Merdeka.. Merdeka..!!!!   #Red

Read More

Milwan Serap Aspirasi Pesisir, Warga Keluhkan Infrastruktur dan BBM Nelayan

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Persoalan ketimpangan pembangunan di kawasan pesisir Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi sorotan. Infrastruktur yang dinilai belum memadai, sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan, hingga tingginya biaya distribusi kebutuhan pokok masih membayangi kehidupan masyarakat di Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, dan Panai Hulu. Kondisi tersebut mencuat saat Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, melaksanakan Reses III Tahun Sidang II 2025/2026 di sejumlah wilayah pesisir Labuhanbatu, Selasa (26/5/2026). Dalam kegiatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang dinilai telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal dari pemerintah. Salah satu keluhan utama warga berkaitan dengan kondisi Jembatan Sei Rakyat di atas Sungai Berumun. Jembatan sepanjang sekitar 255 meter tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Panai Tengah, Panai Hulu, Panai Hilir hingga akses menuju Panipahan, Provinsi Riau. Setiap hari, jembatan itu dilalui kendaraan pengangkut hasil perkebunan, hasil tangkapan laut, sembako, serta aktivitas masyarakat pesisir. Warga menilai kondisi pondasi jembatan membutuhkan perhatian serius untuk mencegah terganggunya mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Tokoh pemuda Labuhanbatu, Tengku Muhammad Arif Akbar, mengatakan Jembatan Sei Rakyat memiliki peran vital bagi perekonomian masyarakat pesisir. ā€œJika akses ini terganggu, distribusi hasil laut dan kebutuhan pokok ikut terdampak. Aktivitas ekonomi masyarakat pesisir bisa lumpuh,ā€ ujarnya. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera melakukan penguatan pondasi jembatan serta memperhatikan pembangunan akses transportasi tambahan. Selain infrastruktur, warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh solar subsidi untuk kebutuhan melaut. Menurut warga, keterbatasan distribusi BBM resmi membuat nelayan harus membeli bahan bakar dengan harga lebih tinggi. ā€œBiaya operasional nelayan semakin besar karena solar subsidi sulit diperoleh,ā€ kata Arif. Ia berharap pemerintah dapat membuka akses pangkalan BBM khusus nelayan di kawasan pesisir agar distribusi bahan bakar lebih tepat sasaran. Keluhan serupa disampaikan tokoh masyarakat pesisir, H. Sugimanto. Menurutnya, pembangunan kawasan pesisir selama ini belum berjalan merata dibandingkan wilayah lain di Labuhanbatu. ā€œWilayah pesisir jangan hanya diperhatikan saat momentum politik. Masyarakat membutuhkan pembangunan yang nyata,ā€ ujarnya. Sugimanto mengatakan sejumlah desa di kawasan pesisir masih menghadapi persoalan jalan rusak, terbatasnya layanan kesehatan, serta mahalnya biaya distribusi akibat buruknya akses transportasi. Sementara itu, staf pendamping reses, Alhadi, menyebutkan kegiatan reses yang berlangsung sejak 17 hingga 26 Mei 2026 memang difokuskan ke daerah terpencil guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. ā€œSeluruh aspirasi masyarakat dicatat untuk diperjuangkan di tingkat provinsi,ā€ katanya. Dalam kesempatan tersebut, HT Milwan menyampaikan bahwa perbaikan ruas jalan dari Simpang Ajamu menuju Aek Nabara akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. ā€œTahun ini direncanakan perbaikan sepanjang 10 kilometer dimulai dari Simpang Ajamu, kemudian dilanjutkan tahap berikutnya sepanjang 16 kilometer,ā€ ujarnya. Ia juga menyatakan berbagai aspirasi masyarakat pesisir akan disampaikan melalui Fraksi NasDem di DPRD Kabupaten Labuhanbatu maupun DPRD Sumatera Utara. ā€œKami akan terus mendorong agar kebutuhan masyarakat pesisir dapat menjadi perhatian pemerintah,ā€ kata Milwan. Pantauan di lapangan, kehadiran HT Milwan mendapat sambutan dari masyarakat pesisir yang berharap persoalan infrastruktur, ekonomi nelayan, dan kebutuhan dasar di wilayah mereka dapat segera ditindaklanjuti pemerintah. (Red)

Read More

Reses HT Milwan Diselimuti Curhat Warga Pesisir soal Kesehatan dan BBM Mahal

Bersuarakyatonline. LABUHANBATU — Persoalan kesehatan dan beban ekonomi masih menjadi luka yang dirasakan masyarakat pesisir di Kelurahan Sei Berombang dan Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang II 2025/2026 yang digelar Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, Sabtu (17/5/2026), warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi di daerah pesisir. Suasana dialog berlangsung hangat namun penuh haru ketika warga menceritakan sulitnya mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Minimnya fasilitas kesehatan di wilayah pesisir membuat sebagian warga, terutama ibu hamil, masih harus menempuh perjalanan jauh menggunakan transportasi air menuju rumah sakit di Rantauprapat. ā€œWarga yang hendak melahirkan masih ada yang dibawa pakai sampan ke Rantauprapat. Bahkan ada yang melahirkan di perjalanan,ā€ ungkap seorang warga di hadapan peserta reses. Keluhan itu menggambarkan beratnya akses pelayanan kesehatan yang hingga kini masih dirasakan masyarakat pesisir. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh yang jauh, warga berharap perhatian pemerintah tidak berhenti sebatas janji. Selain persoalan kesehatan, masyarakat juga menyampaikan kondisi infrastruktur yang dinilai masih memprihatinkan. Jalan lingkungan, drainase, hingga jembatan desa disebut membutuhkan perhatian serius. Di sejumlah dusun, warga juga mengeluhkan minimnya tiang listrik PLN yang membuat aktivitas masyarakat belum sepenuhnya berjalan optimal. Di sektor ekonomi, para nelayan mengaku semakin tertekan akibat tingginya harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk melaut, mereka harus membeli BBM dengan harga berkisar Rp12.000 hingga Rp15.000 per liter, sementara hasil tangkapan ikan terus menurun. ā€œHasil tangkapan tidak menentu, tapi harga minyak terus naik. Nelayan kecil semakin susah,ā€ kata seorang nelayan. Bagi masyarakat pesisir, BBM bukan sekadar kebutuhan, melainkan penopang utama agar mereka tetap bisa mencari nafkah di laut. Warga berharap ada perhatian pemerintah terkait akses BBM subsidi bagi nelayan kecil agar roda ekonomi masyarakat tetap bertahan. Tokoh masyarakat setempat, Jono Aswar, meminta agar seluruh aspirasi yang disampaikan warga benar-benar diperjuangkan dan tidak berhenti hanya dalam forum reses. ā€œApa yang disampaikan masyarakat hari ini adalah kebutuhan nyata yang selama ini dirasakan warga,ā€ ujarnya. Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, HT Milwan menegaskan bahwa seluruh keluhan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui pemerintah provinsi maupun di tingkat kabupaten. ā€œAspirasi masyarakat akan kami dorong di tingkat provinsi maupun dikoordinasikan dengan fraksi Partai NasDem di kabupaten agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah,ā€ kata HT Milwan. Kegiatan reses itu turut dihadiri aparat desa dan kelurahan, kepala dusun, serta kepala lingkungan. Bagi warga pesisir Panai Hilir, forum tersebut menjadi ruang harapan untuk menyampaikan persoalan mendasar yang hingga kini masih mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.(Red)

Read More

DPC-PDI Perjuangan Labuhanbatu Gelar Musancab, Rumuskan Program Kerja Pro-Rakyat

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Labuhanbatu yang digelar pada Saptu, 16 Mei 2026 di Kec.Panai Hulu (Zona I) LabuhanbatuĀ Ā berlangsung sukses dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi penguatan organisasi partai di tingkat kecamatan. Forum ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal partai sekaligus upaya mendorong regenerasi kepemimpinan dan penyegaran struktur organisasi di tingkat akar rumput. Pelaksanaan Musancab didahului dengan tahapan seleksi bagi calon Ketua PAC melalui Penjaringan Bakal Calon Ketua di masing-masing PAC dan fit and proper test atau wawancara yang dilaksanakan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Labuhanbatu. Proses ini dilakukan untuk memastikan kader yang terpilih memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian. Dalam forum Musancab, peserta tidak hanya menetapkan kepengurusan baru, tetapi juga merumuskan program kerja yang akan dijalankan ke depan, Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan di tingkat lokal. ā€œMusancab ini bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi dan memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik di tingkat kecamatan,ā€ ujarnya. Ia menambahkan, proses seleksi melalui fit and proper test menjadi bagian penting dalam menjaring kader-kader terbaik yang siap mengemban amanah partai. ā€œKami ingin memastikan bahwa setiap pengurus yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen untuk bekerja bagi masyarakat serta membesarkan partai,ā€ tambahnya. Lebih lanjut, Saptono,SE Menegaskan bahwa hasil Musancab diharapkan mampu melahirkan program kerja yang berpihak kepada kepentingan rakyat. ā€œProgram yang dirumuskan harus menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga kehadiran partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,ā€ tegasnya. Musancab ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh jajaran pengurus PAC yang baru untuk segera bekerja dan menjalankan program yang telah disepakati. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi indikator bahwa mekanisme demokrasi internal partai berjalan secara sistematis dan terarah. Dengan terselenggaranya Musancab, PDI Perjuangan Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah tersebut. #Red

Read More

HT Milwan Tegaskan Komitmen Cegah Narkoba, Sosialisasi Perda Menyasar Generasi Muda Labusel

Bersuarakyat.id, LABUSEL – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, HT Milwan, menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan penyebarluasan rancangan peraturan tersebut berfokus pada upaya fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dengan menyasar kalangan pelajar, santri, serta masyarakat umum. Langkah ini dinilai strategis mengingat generasi muda merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba. Dalam pelaksanaannya, HT Milwan menghadirkan akademisi Dr. Faisal Andi Mahrawa sebagai narasumber. Selain memaparkan substansi regulasi, Dr. Faisal juga menyampaikan pentingnya pendidikan dan ketahanan diri sebagai benteng utama dalam menghadapi ancaman narkoba. Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para peserta, yang terdiri dari siswa, santri, dan masyarakat, mengikuti sosialisasi dengan serius serta aktif dalam sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu pencegahan narkoba. Tokoh masyarakat pesisir, H. Sugimanto, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dan berkelanjutan. ā€œIni bukan sekadar kegiatan seremonial. Pak HT Milwan konsisten turun langsung menyampaikan bahaya narkoba. Generasi muda memang harus menjadi prioritas untuk diselamatkan,ā€ ujarnya. Ia juga mengapresiasi kapasitas narasumber yang dinilai mampu menyampaikan materi secara jelas, tegas, dan mudah dipahami, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan menjadi motivasi oleh peserta. Dr. Faisal Andi Mahrawa sendiri merupakan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara yang aktif di bidang pendidikan, demokrasi, dan media. Pengalamannya dalam berbagai forum akademik dan publik memperkuat kualitas penyampaian materi dalam sosialisasi tersebut. Melalui kegiatan ini, HT Milwan menegaskan bahwa sosialisasi rancangan peraturan daerah harus diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat. Pencegahan penyalahgunaan narkotika, menurutnya, tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat serta menekan potensi penyalahgunaan narkoba di wilayah Labuhanbatu Selatan.(Red)

Read More

ā€œPerang Melawan Narkoba Dimulai dari Sekolah: Milwan–Faisal Kobarkan Semangat Prestasi Generasi Muda Labuselā€

Bersuarakyat.id, Labuhanbatu Selatan — Perang terhadap penyalahgunaan narkotika tidak bisa ditunda. Di tengah ancaman yang kian menyasar pelajar, langkah konkret dilakukan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di Pondok Pesantren Ahmadul Jariyah dan SMP Negeri 2 Kota Pinang, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Bersama akademisi Faisal Andi Mahrawa, pesan yang dibawa tegas: generasi muda harus menjadi benteng utama melawan narkoba. Faisal mengungkapkan fakta keras, peredaran narkotika di Sumatera Utara masih menjadi ancaman serius dan bekerja secara terstruktur, bahkan menyusup ke lingkungan pelajar dengan modus yang kian canggih, termasuk pemberian gratis untuk menjerat korban. ā€œIni darurat. Narkoba tidak memilih korban. Siapa pun bisa terjerat. Karena itu, pelajar harus punya keberanian untuk berkata tidak, mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,ā€ tegasnya. Namun, perlawanan tidak cukup dengan penolakan. Faisal menekankan pentingnya membangun mental berprestasi (need for achievement). Menurutnya, pelajar harus memiliki tujuan hidup yang jelas, disiplin, dan haus ilmu sebagai benteng utama menghadapi pengaruh negatif. Ia mengilustrasikan dengan filosofi ā€œbotol kosongā€ bahwa setiap anak adalah wadah yang menentukan nilainya sendiri. ā€œIsi dengan ilmu, maka kalian akan bernilai. Isi dengan hal negatif, maka masa depan kalian yang hancur,ā€ ujarnya lugas. Pesan serupa ditegaskan HT Milwan. Dengan pengalaman hidupnya, ia membuktikan bahwa kesuksesan bukan milik segelintir orang. ā€œSaya bukan dari keluarga hebat. Tapi dengan disiplin dan pendidikan, saya bisa menjadi perwira TNI, Bupati dua periode, hingga anggota DPRD Provinsi. Artinya, kalian semua punya peluang yang sama, asal mau berjuang,ā€ tegasnya. Ia menekankan satu arah yang jelas: fokus pada pendidikan dan jauhi narkoba tanpa kompromi. Antusiasme peserta terlihat nyata. Santri dan siswa aktif bertanya, menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tegas sekaligus motivatif mampu menyentuh kesadaran mereka. Pihak sekolah dan pesantren berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membentengi generasi muda. Sosialisasi ini mengirim pesan kuat: melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Dan dari ruang kelas hingga pesantren, perang itu harus dimulai, dengan ilmu, karakter, dan tekad untuk berprestasi.(Red)

Read More

Melawan Narkoba dengan Ilmu: HT Milwan Gandeng Akademisi Edukasi Pelajar SMP/MTs

Bersuarakyat.id, Rantauprapat — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus diperkuat. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, memprioritaskan pelajar tingkat SMP dan MTs sebagai sasaran utama dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya di daerah pemilihannya, meliputi Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara, Sabtu (7/3). Langkah tersebut dinilai strategis mengingat masa remaja merupakan fase rentan terhadap pengaruh lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini juga merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Untuk memperkuat materi sosialisasi, Milwan menghadirkan akademisi dari Universitas Sumatera Utara, yakni Dr. Faisal Andi Mahrawa sebagai narasumber utama. Faisal dikenal sebagai dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU dengan jabatan lektor, sekaligus peneliti dan pengamat kebijakan publik. Selain aktif di dunia akademik, Faisal juga memiliki rekam jejak nasional, antara lain sebagai Peneliti Senior di InPAS, Tim Evaluator Kinerja Pemerintah Daerah (EKPD) Bappenas, panelis debat calon kepala daerah di Sumatera Utara, anggota tim seleksi KPU dan Bawaslu kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta pendiri Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI). Ia juga tercatat sebagai pengurus pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Dalam pemaparannya, Faisal menekankan pentingnya literasi narkotika sejak dini. Ia menjelaskan bahwa narkotika dan zat adiktif tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda karena memengaruhi pola pikir, mental, dan karakter. ā€œRemaja harus dibekali pengetahuan sejak dini agar mampu mengatakan tidak pada narkoba. Kuncinya adalah pendidikan, disiplin belajar, dan keberanian bermimpi besar,ā€ ujar Faisal di hadapan para pelajar. Ia juga berbagi kisah pribadinya yang menempuh pendidikan dari sekolah negeri hingga meraih gelar doktor dengan dukungan beasiswa. Menurutnya, latar belakang keluarga sederhana tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.(MC).

Read More

Kader PDIP Sumut, Rapidin Simbolon Menegaskan Jangan Ambil SPPG MBG Khususnya Di Daerah Sumut Kab/Kota

Bersuarakyat.online-(Medan) Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menegaskan kepada seluruh kader PDIP dilarang terlibat sebagai pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Larangan tersebut diberlakukan guna menjaga integritas partai sekaligus memastikan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah tetap berjalan dengan baik. Penegasan itu disampaikan Rapidin di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, usai penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada 30 DPC kabupaten/kota se-Sumatera Utara, Pada Selasa 03/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rapidin didampingi jajaran pengurus DPD serta sejumlah anggota DPRD Sumut dan pengurus DPC. Dalam arahannya, Rapidin mengingatkan seluruh kader agar tidak bersikap pragmatis dengan memanfaatkan program sosial pemerintah untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Menurutnya, program MBG merupakan kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan harus dikawal agar tepat sasaran serta bebas dari penyalahgunaan. Ia menegaskan bahwa peran PDIP dalam program tersebut adalah sebagai pengawas, bukan pelaksana. Jika kader partai ikut terlibat langsung dalam pelaksanaan, maka fungsi kontrol terhadap jalannya program dikhawatirkan tidak berjalan secara objektif. Rapidin juga menekankan pentingnya soliditas seluruh struktur partai, baik di legislatif, eksekutif, maupun struktur organisasi hingga tingkat bawah, dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah. Dukungan terhadap program pemerintah, katanya, bersifat prinsip selama kebijakan tersebut berpihak kepada rakyat dan memberikan manfaat nyata. Ia turut menyoroti pentingnya perbaikan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, perhatian terhadap gizi idealnya dimulai sejak masa kehamilan agar anak yang lahir memiliki kondisi kesehatan dan kecerdasan yang lebih baik. Program MBG dinilai sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi unggul di masa depan. Meski demikian, Rapidin mengingatkan keras agar tidak ada kader PDIP yang terlibat dalam distribusi maupun pengelolaan program MBG. Ia menegaskan bahwa sanksi tegas akan dijatuhkan kepada kader yang terbukti menyalahgunakan program atau mengambil keuntungan pribadi, sesuai dengan aturan partai yang berlaku. Selain kader internal, Rapidin juga menegaskan pihak swasta maupun oknum masyarakat yang mencoba mencari keuntungan dari program MBG akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Ia secara khusus mengingatkan kepala daerah dari PDIP di Sumatera Utara agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan anggaran daerah demi kepentingan pribadi atau kelompok. Menurutnya, integritas merupakan prinsip utama agar kader PDIP tidak tersandung persoalan hukum, termasuk operasi tangkap tangan. Ia menegaskan komitmen PDIP Sumut untuk mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun tetap bersikap tegas apabila ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaannya. Penyerahan SK kepada 30 DPC kabupaten/kota se-Sumatera Utara tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan disiplin kader. Kegiatan itu juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari kepedulian sosial partai.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Berduka Try Sutrisno Wafat, PDI Perjuangan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Bersuarakyat.online Jakarta – Selain menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal (Purn.) Try Sutrisno, tokoh bangsa dan negarawan yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi Indonesia, PDI Perjuangan (PDIP) juga mengibarkan bendera setengah sebagai tanda ikut berkabung. Bendera setengah tiang terlihat hari ini dikibarkan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, (3/3/2026). Bendera Merah Putih diapit dua bendera PDIP berkibar setengah tiang. “Sebagai bentuk penghormatan dan rasa belasungkawa, PDIP menginstruksikan seluruh kantor partai, baik di tingkat pusat, daerah, hingga cabang, untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang sebagai masa berkabung,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa (3/3/2026). Dalam rangka memberikan penghormatan kepada Wakil Presiden ke-6 RI yang wafat dalam usia 90 tahun kemarin, Pemerintah menginstruksikan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, mulai 2 Maret 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui Surat Nomor: B-02/M/S/TU.00.00/03/2026. Kemarin, Sekjen PDIP telah menyampaikan rasa bela sungkawa dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan keluarga besar PDIP. Hasto juga menggambarkan kedekatan Megawati dengan Try Sutrisno bahkan Try Sutrisno sering hadir dan menjadi tokoh penting di agenda-agenda PDIP. Selain melalui pernyataan pers, ucapan belasungkawa disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat datang ke proses sholat jenazah almarhum di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, kemarin. “Mewakili Ibu Megawati Soekarnoputri dan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Try Sutrisno, sosok prajurit sejati, negarawan yang menjadi sumber keteladanan bagi kita semuanya,” kata Hasto. Menurut Hasto, Try Sutrisno merupakan sosok yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap negara.

Read More

Penyebarluasan Ideologi Pancasila di MTsN 2 Labuhanbatu, HT Milwan Tekankan Pendidikan dan Disiplin

Bersuarakyat.id, Labuhanbatu – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, HT Milwan, menggelar kegiatan penyebarluasan ideologi Pancasila di MTs Negeri 2 Labuhanbatu, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Selasa (13/3). Kegiatan tersebut dihadiri pelajar kelas VII, VIII, dan IX, kepala sekolah, guru, serta staf sekolah. Dalam pemaparannya, HT Milwan mendorong para siswa untuk menempuh pendidikan secara sungguh-sungguh dan tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi mungkin. Ia menegaskan bahwa latar belakang keluarga tidak menjadi penghalang untuk meraih keberhasilan selama disertai disiplin dan kerja keras. ā€œJangan pernah takut menggapai impian. Belajar dengan tekun dan berusaha menjadi lebih baik,ā€ ujar HT Milwan di hadapan para siswa. Ia juga memaparkan secara ringkas perjalanan kariernya, mulai dari pendidikan militer hingga pengabdiannya di pemerintahan daerah dan kini di lembaga legislatif provinsi, sebagai bentuk motivasi kepada pelajar. Tekankan Kepercayaan Diri dan Literasi Digital Hadir sebagai narasumber, akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Faisal Andi Mahrawa, menekankan pentingnya kepercayaan diri dan daya juang generasi muda dalam menghadapi persaingan global. ā€œSebagai generasi muda, harus percaya diri dan tidak merasa kalah sebelum berjuang,ā€ katanya. Dalam sesi interaktif, sejumlah siswa menyampaikan cita-cita mereka, mulai dari menjadi ustaz, dokter, polisi wanita, hingga prajurit TNI. Faisal mengingatkan bahwa setiap pilihan profesi memerlukan perencanaan, konsistensi belajar, serta kesiapan menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi maupun seleksi institusi negara. Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan program bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi siswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu. Menanggapi pertanyaan siswa terkait tantangan era digital, Faisal menekankan literasi digital dan sikap kritis terhadap informasi di media sosial. ā€œTidak semua informasi di media sosial benar. Saring sebelum berbagi, pastikan kebenarannya,ā€ ujarnya. Pancasila sebagai Praktik Sehari-hari Dalam materi penyebarluasan, narasumber menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada hafalan, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sila pertama diwujudkan melalui pelaksanaan ibadah sesuai keyakinan masing-masing dan penghormatan terhadap perbedaan. Sila kedua dan ketiga diterapkan lewat sikap adil, saling menghargai, dan menjaga persatuan dalam keberagaman. Sila keempat diimplementasikan melalui musyawarah dalam pengambilan keputusan, termasuk di lingkungan organisasi sekolah. Sila kelima ditekankan melalui komitmen terhadap keadilan sosial dan kepedulian kepada sesama. Aspirasi Legalitas Lahan Sekolah Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan aspirasi terkait legalitas lahan yang masih memerlukan penyelesaian, termasuk proses pelepasan lahan oleh PTPN IV agar sekolah dapat memiliki kepastian sertifikat hak atas tanah. Menanggapi hal itu, HT Milwan menyatakan akan menampung aspirasi tersebut untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Penyelenggara berharap penyebarluasan ideologi Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mendorong penguatan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.(MC)

Read More