Popular

All
fashion
sports
travel

Latest

Pengamanan Humanis Polres Lingga Iringi Kepulangan Jemaah Haji dari Tanah Suci
Diduga Ada Praktik Setoran dan Perdagangan Buah Sawit di Lahan Eks HGU PT BSP Asahan, Warga Minta Penyelidikan Menyeluruh
Ops Antik Toba 2026, Polres Labuhanbatu Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Sita 1,3 Kg Sabu
ATR/BPN: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Setiap Pelayanan Publik

Pengamanan Humanis Polres Lingga Iringi Kepulangan Jemaah Haji dari Tanah Suci

Lingga – Bersuarakyat.online, Rabu, 3 Juni 2026. Personel gabungan Polres Lingga bersama Satpol PP melaksanakan pengamanan kegiatan kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Lingga Tahun 1447 H/2026 M dari Tanah Suci Mekkah yang berlangsung di Masjid Besar Az-Zulfa, Kecamatan Singkep, Selasa (2/6/2026). Pengamanan dipimpin oleh Ps. Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy H. Pardede, S.H., selaku Perwira Pengendali Wilayah, dengan melibatkan personel Polres Lingga dan Satpol PP guna memastikan seluruh rangkaian penyambutan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kedatangan enam orang jemaah haji asal Kecamatan Singkep disambut hangat oleh masyarakat, keluarga, serta unsur Forkopimcam dan tokoh agama. Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan yang diawali dengan penampilan kompang dari Grup An Nikmah, dilanjutkan salam-salaman antara jemaah dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka. Acara penyambutan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga H. Zamroni, S.Ag., M.A.P., Ketua FKUB Kabupaten Lingga Ustadz Ilhamudin, S.Hi., Ketua LAM Kecamatan Singkep H. Hamdani, Kepala KUA Kecamatan Singkep Muhammad Latif, S.Hi., serta Camat Singkep Agustiar. Dalam sambutannya, Camat Singkep mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji yang telah kembali dalam keadaan sehat walafiat serta berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Perwakilan jemaah haji, Hj. Marzuki, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. Ia juga menceritakan pengalaman selama menjalankan ibadah haji serta mengapresiasi pelayanan yang diterima selama berada di Tanah Suci. Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy. H. Pardede, SH., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan penyambutan jemaah haji tersebut. “Kami bersyukur seluruh jemaah haji asal Kabupaten Lingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan lengkap. Polres Lingga berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh warga,” ujar IPTU Rosy. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh jemaah haji yang tiba di Kecamatan Singkep berjumlah enam orang dan dalam kondisi sehat. Sementara jemaah dari Kecamatan Singkep Barat, Singkep Selatan, dan Pesisir langsung kembali ke wilayah masing-masing. Kegiatan penyambutan dan pengamanan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Red)

Read More

Diduga Ada Praktik Setoran dan Perdagangan Buah Sawit di Lahan Eks HGU PT BSP Asahan, Warga Minta Penyelidikan Menyeluruh

Bersuarakyat.online ASAHAN – Dugaan praktik setoran kepada oknum tertentu serta aktivitas perdagangan buah kelapa sawit dari lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP Asahan mencuat di tengah polemik penguasaan lahan seluas sekitar 366 hektare yang berada di areal Kebun Afdeling II Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, Kabupaten Asahan. Lahan seluas 366 hektare tersebut diklaim oleh sebagian masyarakat sebagai tanah warisan leluhur yang telah mereka kuasai dan manfaatkan secara turun-temurun. Masyarakat juga berpendapat bahwa areal tersebut merupakan bagian dari lahan eks HGU PT BSP Asahan yang masa berlaku haknya telah berakhir. Namun demikian, hingga saat ini perusahaan masih beroperasi di kawasan tersebut. Di tengah perbedaan pandangan mengenai status dan penguasaan lahan tersebut, muncul berbagai informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas pengambilan dan perdagangan buah sawit yang berasal dari areal yang masih menjadi sengketa. Saat tim media melakukan penelusuran dan investigasi lapangan, seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengetahui sejumlah aktivitas yang diduga terjadi di lokasi tersebut. Menurut keterangan warga tersebut, terdapat seorang mandor berinisial ER yang diduga menerima setoran dari pihak-pihak tertentu yang melakukan pengambilan buah kelapa sawit di kawasan itu. “Pemainnya orang dalam juga, Pak. Mandor itu sering dapat setoran dari mafia sawit. Kalau ada anggota mereka yang sudah setor, aman saja bekerja di lapangan. Kalaupun ketahuan, dia pura-pura tidak melihat. Tapi kalau tidak setor, justru dikejar-kejar dan dipersulit,” ujar warga tersebut. Warga itu juga menuding bahwa ER kerap memberikan laporan yang diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan kepada pihak manajemen perusahaan. Menurutnya, hal tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu ketegangan antara masyarakat dan pihak perusahaan. “Kadang-kadang laporan dia ke kantor besar dilebih-lebihkan. Makanya sering terjadi bentrok antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Itu akibat laporan-laporan yang dibuatnya,” tambahnya. Selain dugaan adanya penerimaan setoran oleh oknum tertentu, masyarakat juga meminta agar dilakukan penelusuran terhadap alur distribusi dan penjualan buah kelapa sawit yang berasal dari lahan eks HGU tersebut. Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, buah sawit yang dipanen dari kawasan tersebut diduga diperjualbelikan kepada sejumlah pihak. Warga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan terhadap seluruh rantai distribusi, termasuk pihak-pihak yang diduga menerima atau membeli hasil panen yang berasal dari areal yang status hukumnya masih menjadi perdebatan. Dalam keterangannya, warga juga menyebut adanya dugaan bahwa sebagian buah sawit dari kawasan tersebut dijual ke sebuah RAM yang disebut-sebut berkaitan dengan seorang anggota DPRD Kabupaten Asahan berinisial IMN. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga memerlukan verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Sejumlah warga berharap pihak perusahaan, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait dapat melakukan penyelidikan secara objektif, transparan, dan profesional terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat, tanpa membedakan status maupun jabatan. Masyarakat juga meminta pemerintah memberikan kepastian hukum terkait status lahan seluas 366 hektare di Afdeling II Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, guna mencegah terjadinya konflik berkepanjangan di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, pihak ER, manajemen PT BSP Asahan, maupun pihak yang disebutkan dalam informasi yang berkembang di tengah masyarakat tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan-dugaan yang disampaikan oleh narasumber. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan hak jawab dari seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini. Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh informasi dalam pemberitaan ini merupakan keterangan narasumber dan hasil penelusuran awal yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Media membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak-pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.   Tim/Red

Read More

Ops Antik Toba 2026, Polres Labuhanbatu Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Sita 1,3 Kg Sabu

BersuarakyatOnline LABUHANBATU — Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu mengungkap 81 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang digelar selama 21 hari, sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 91 tersangka serta menyita berbagai jenis narkotika, termasuk 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram ganja, 35 butir ekstasi, dan 5 butir pil Happy Five (H-5). Hasil operasi itu dipaparkan dalam konferensi pers di Rantauprapat yang dipimpin Wakapolres Labuhanbatu mewakili Kapolres Labuhanbatu, didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, SH, MH. Wakapolres Labuhanbatu menyebut capaian operasi tahun ini menunjukkan peningkatan penindakan dibandingkan tahun sebelumnya serta menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. “Kami mengapresiasi seluruh personel yang terlibat, khususnya Satresnarkoba Polres Labuhanbatu. Operasi ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Wakapolres di hadapan wartawan. Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto menjelaskan, dari total 81 laporan polisi yang ditangani, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu mengungkap 44 kasus dengan 55 tersangka. Selain itu, pengungkapan juga dilakukan jajaran polsek di wilayah pesisir dan pantai, di antaranya Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong, dengan total 14 laporan polisi dan 17 tersangka. Menurut Hardiyanto, pengungkapan kasus narkotika tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan Ops Antik Toba 2025. “Pada tahun 2025, barang bukti sabu yang disita sebanyak 274,6 gram. Tahun ini meningkat menjadi 1.354,48 gram atau naik sekitar 393 persen,” katanya. Selain narkotika, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba, yakni uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit telepon seluler, lima timbangan elektrik, dan satu unit mobil. Polres Labuhanbatu juga mengklaim penyitaan tersebut berpotensi menyelamatkan ribuan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika, berdasarkan estimasi jumlah pengguna. Menutup konferensi pers, pihak kepolisian menegaskan bahwa penindakan terhadap jaringan narkotika akan terus dilakukan meski Operasi Antik Toba 2026 telah berakhir.(Red)

Read More

ATR/BPN: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Setiap Pelayanan Publik

Bersuarakyat.online Medan – Nilai-nilai Pancasila tidak cukup diperingati setiap tahun, tetapi harus hadir dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada masyarakat. Semangat itulah yang digaungkan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lapangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta pada Selasa (02/06/2026). “Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” kata Staf Khusus Menteri Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Yaved Duma Parembang, selaku inspektur upacara yang membacakan Pidato Kepala BPIP, Yudian Wahyudi. Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini diselenggarakan Kementerian ATR/BPN berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dalam upacara ini bertugas selaku perwira upacara, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Shamy Ardian. Sementara komandan upacara, pengibar bendera, pembaca teks Undang-undang Dasar, pembawa acara, dan pembaca doa berasal dari Kementerian PKP. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi fondasi dalam mendorong terciptanya perdamaian dan keadilan di tingkat global. Dalam pidatonya, Yaved Duma Parembang menyampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. Keberagaman yang dimiliki Indonesia dapat terjaga dalam ikatan kebangsaan berkat nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. “Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan,” ucap Yaved Duma Parembang. Upacara ini diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama; Pejabat Administrator, hingga staf dari Kementerian ATR/BPN dan PKP. #Red

Read More

Pemko Medan Tegaskan Tak Pernah Janjikan Biayai Hotel Peserta ASEAN Boys Championship 2026

Bersuarakyat.online | MEDAN — Pemerintah Kota Medan menegaskan tidak pernah memberikan komitmen untuk membiayai akomodasi tim peserta ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026. Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya polemik mengenai pembiayaan hotel bagi kontingen negara peserta turnamen yang akan berlangsung di Sumatera Utara. Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, menjelaskan bahwa keterlibatan Pemko Medan sejak awal hanya berfokus pada penyediaan dan peningkatan fasilitas olahraga yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, tidak pernah ada kesepakatan terkait pembiayaan penginapan maupun hotel peserta. Ia menyebutkan bahwa dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Maret 2026, pemerintah kota diminta mempersiapkan sejumlah sarana olahraga, termasuk Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga, dan Lapangan Taman Cadika. Ketiga lokasi tersebut diproyeksikan menjadi venue pendukung penyelenggaraan kejuaraan. Setelah dilakukan peninjauan oleh pihak PSSI, beberapa fasilitas dinilai masih memerlukan perbaikan agar sesuai dengan standar pertandingan internasional. Karena itu, fokus dukungan yang diberikan Pemko Medan diarahkan pada pembenahan infrastruktur olahraga. Wiriya juga mengungkapkan bahwa permintaan dukungan untuk biaya akomodasi baru diterima melalui surat resmi dari PSSI pada 24 Mei 2026. Setelah melakukan kajian terhadap regulasi dan kemampuan anggaran daerah, pemerintah kota menyimpulkan bahwa permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Menurut hasil kajian Pemko Medan, tidak terdapat dasar hukum yang memungkinkan penggunaan anggaran daerah untuk membiayai hotel peserta turnamen internasional. Selain itu, alokasi anggaran yang dibutuhkan juga tidak tersedia dalam perencanaan keuangan daerah. Pemko Medan merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 yang mengatur bahwa tanggung jawab penyelenggaraan kejuaraan olahraga internasional berada pada induk organisasi cabang olahraga terkait, dalam hal ini PSSI. Sebelumnya, isu akomodasi mencuat setelah muncul laporan mengenai kendala pembayaran hotel yang dialami sejumlah tim peserta. Kondisi tersebut memicu kritik dari panitia pelaksana yang menilai pemerintah daerah belum memenuhi dukungan yang diharapkan untuk pelaksanaan turnamen. Menanggapi hal tersebut, Pemko Medan kembali menegaskan bahwa penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tidak dapat dijadikan solusi untuk membiayai kebutuhan penginapan peserta. Untuk memperoleh kepastian hukum, pemerintah kota telah mengirimkan surat permohonan pendapat kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 26 Mei 2026. Di tengah perdebatan yang berkembang, berbagai pihak berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan agar pelaksanaan ASEAN Boys Championship 2026 berjalan lancar dan seluruh kontingen peserta dapat mengikuti kompetisi dengan nyaman. #Red

Read More

Polres Labuhanbatu Turun Tangan Bersihkan Lokasi Kebakaran Cafe TAKQI, Wujud Kepedulian kepada Warga Terdampak

Bersuarakyat.online | LABUHANBATU – Jajaran Polres Labuhanbatu menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Cafe TAKQI yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (2/6/2026). Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Labuhanbatu AKP Rasidin, S.H., didampingi Kasat Samapta AKP Kando Hutagalung, S.H., M.H., serta melibatkan sejumlah perwira dan personel Polres Labuhanbatu. Sejak pagi hari, para personel tampak bekerja sama membersihkan material bangunan yang hangus terbakar, mengangkat puing-puing, serta menata kembali area yang terdampak kebakaran. Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polres Labuhanbatu dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kehadiran personel kepolisian di lokasi juga bertujuan memberikan dukungan moril kepada pemilik usaha dan warga sekitar yang terdampak peristiwa tersebut. Dengan menggunakan peralatan sederhana, para personel bahu-membahu mengumpulkan sisa material bangunan yang berserakan akibat kebakaran. Proses pembersihan dilakukan agar lokasi menjadi lebih aman, nyaman, dan memudahkan proses pemulihan maupun perbaikan bangunan yang rusak. Kabag Ops Polres Labuhanbatu AKP Rasidin mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurutnya, dalam setiap situasi, khususnya ketika warga mengalami musibah, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya sebatas menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberikan bantuan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat, termasuk ketika masyarakat sedang menghadapi kesulitan akibat musibah. Melalui kegiatan ini, kami berharap proses pembersihan dapat lebih cepat selesai sehingga pemilik usaha maupun warga sekitar dapat segera kembali beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya. Sementara itu, Kasat Samapta Polres Labuhanbatu AKP Kando Hutagalung menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan personel merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Para personel yang terlibat tampak bekerja dengan penuh semangat meskipun harus berhadapan dengan tumpukan puing dan material bangunan yang masih tersisa di lokasi kebakaran. Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang menilai kehadiran polisi memberikan rasa peduli dan perhatian terhadap warga yang sedang mengalami musibah. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan pasca kebakaran tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya berfokus pada tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana maupun musibah yang menimbulkan dampak bagi kehidupan warga. “Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban pihak yang terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca kebakaran. Kepedulian dan kebersamaan seperti ini penting untuk terus dijaga demi memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ungkap AKP Aswin Irwan. Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Polres Labuhanbatu berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian dalam membantu proses pembersihan pasca kebakaran menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap membantu dalam berbagai kondisi dan situasi. Kegiatan pembersihan berlangsung dengan aman dan lancar hingga seluruh area utama yang terdampak kebakaran berhasil dibersihkan. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari proses pemulihan yang lebih cepat bagi pemilik usaha maupun masyarakat sekitar yang terdampak akibat peristiwa kebakaran tersebut. #slh/Red

Read More

Layanan Pertanahan Makin Modern, Sentuh Tanahku dan PELATARAN Hadirkan Kemudahan bagi Masyarakat

Bersuarakyat.online Medan– Upaya transformasi layanan yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), layanan pertanahan kini menjadi lebih mudah, cepat, dan fleksibel. Inovasi tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan publik yang praktis di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari. Jika dahulu urusan pertanahan identik dengan proses yang panjang dan menyita waktu, kini berbagai informasi dan layanan dapat diakses secara lebih sederhana melalui teknologi digital. Salah satu warga yang merasakan manfaat transformasi tersebut adalah Angelita (30). Saat mengurus keperluan pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada hari Sabtu, ia mengaku terbantu dengan adanya layanan PELATARAN yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi pertanahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada hari kerja. Menurut Angelita, kehadiran layanan di akhir pekan memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Ditambah lagi, aplikasi Sentuh Tanahku memudahkan pengguna untuk memantau dan memperoleh informasi terkait pertanahan secara mandiri. “Kalau dulu mendengar urusan birokrasi rasanya sudah rumit duluan. Sekarang jauh lebih mudah karena ada aplikasi yang bisa digunakan untuk melihat proses layanan, ditambah pelayanan di hari Sabtu yang sangat membantu,” ujarnya. Angelita mengaku pertama kali mengenal aplikasi Sentuh Tanahku ketika hendak membeli rumah. Saat itu, ia ingin memastikan legalitas dokumen pertanahan sebelum melakukan transaksi agar terhindar dari risiko sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari. Melalui aplikasi tersebut, ia dapat mengakses berbagai informasi penting terkait tanah yang akan dibelinya. Proses registrasi dan verifikasi akun pun dinilai cepat sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia. “Saya ingin memastikan semua dokumen aman sebelum membeli rumah. Setelah mengetahui ada aplikasi Sentuh Tanahku, saya langsung mengunduhnya dan proses verifikasinya juga sangat cepat,” katanya. Aplikasi Sentuh Tanahku menyediakan berbagai fitur yang mendukung kebutuhan masyarakat, seperti Sertipikatku untuk memantau data sertipikat serta Cari Bidang yang membantu mengetahui lokasi bidang tanah secara lebih akurat. Kehadiran fitur-fitur tersebut memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan transparansi layanan pertanahan. Sementara itu, program PELATARAN menjadi pelengkap layanan digital yang memungkinkan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan langsung di luar hari kerja. Inovasi ini dinilai mampu memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi pertanahan. “Hari kerja biasanya sulit meluangkan waktu karena harus bekerja. Dengan adanya layanan pada hari Sabtu, masyarakat jadi memiliki pilihan waktu yang lebih fleksibel,” tutur Angelita. Transformasi layanan yang dilakukan ATR/BPN melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan akses pelayanan menjadi bukti komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Kemudahan akses, transparansi informasi, dan fleksibilitas waktu menjadi nilai tambah yang mulai mengubah pandangan masyarakat terhadap layanan pertanahan. “Menurut saya pelayanannya sudah sangat baik. Semoga terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi dan tetap mempertahankan kualitas pelayanan seperti sekarang,” pungkasnya. #Red

Read More

DPC-PDI PERJUANGAN LABUHANBATU LAKSANAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2026

Bersuarakyat.Online Labuhanbatu – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Labuhanbatu Laksanakan Upacara Bendera Dalam Rangka Hari lahir Pancasila ke 81 Tahun, 1 Juni 2006 Di Kantor Sekretariat DPC PD-P Labuhanbatu. Turut Hadir Dalam pelaksanaan Upacara Unsur Pengurus DPC dan PAC yang ada Di Rantauprapat, Upacara Tersebut Di Dilaksanakan Pukul 08.00 Wib Pagi Hari. Yang Bertugas Sebagai Pemimpin Upacara Adalah Saudara RIKY S PASARIBU (Wakil Ketua DPC Labuhanbatu) dan Pembaca Teks Pancasila Adalah Sdr.Fajar dan Do’a Sdr.Guruh Octama. Inspektur Upacara Ketua DPC PDI-P Labuhanbatu sdr.SAPTONO, SE. Dalam amanatnya, Inspektur Upacara Menyampaikan Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945 adalah momen bersejarah ketika Ir. Soekarno pertama kali memperkenalkan istilah dan lima dasar negara di hadapan sidang BPUPKI. Secara mendalam, ini bermakna sebagai titik awal terbentuknya fondasi ideologi, identitas, dan pemersatu bangsa Indonesia yang beragam. Dalam penutup Amanat Inspektur Upacara Menyampaikan kepada kader-kader Pdi Perjuangan Labuhanbatu, Marilah kita mengamalkan Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari, Walaupun Kita berbeda-beda Suku dan Agama kita adalah satu Bagian yaitu Indonesia, Demikian amanat yang saya sampaikan Agar kita tetap terus dalam lindungan Allah swt. Merdeka.. Merdeka.. Merdeka..!!!!   #Red

Read More

Team Macan Pesisir Polsek Panai Hilir Ungkap Peredaran Sabu, Residivis Narkotika Kembali Ditangkap

Bersuarakyat Online Labuhanbatu- Team Macan Pesisir Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka mendukung pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Pengungkapan tersebut dilakukan pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kosong yang berada di Lingkungan IV, Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria bernama Putra Abdullah Hutajulu alias Putra (35), warga Lingkungan II Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir. Tersangka diketahui merupakan residivis kasus narkotika yang sebelumnya telah menjalani hukuman selama 6 tahun 6 bulan sejak tahun 2018 hingga 2024. Pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Panai Hilir **IPTU Bambang Wahyudi, SH, MH**, bersama personel Team Macan Pesisir yang terdiri dari **Bripka Amir Simatupang, Brigpol Evantra, dan Briptu M. Faris Hasibuan**, atas perintah Kapolsek Panai Hilir **IPTU Yuna Hendrawan Gultom, SH, MH**. Kapolsek Panai Hilir melalui keterangan yang diperoleh menyebutkan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah kosong di Lingkungan IV Kelurahan Sei Berombang. Menindaklanjuti informasi tersebut, Team Macan Pesisir langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas melihat sejumlah orang keluar masuk rumah yang dicurigai sebagai lokasi transaksi narkoba. Saat dilakukan penggerebekan, beberapa orang yang berada di lokasi berhasil melarikan diri. Namun petugas berhasil mengamankan tersangka Putra Abdullah Hutajulu alias Putra beserta sejumlah barang bukti narkotika dan perlengkapannya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa: * 1 bungkus plastik klip ukuran sedang berisi diduga sabu seberat bruto 0,73 gram; * 14 bungkus plastik klip ukuran kecil berisi diduga sabu dengan berat bruto 1,81 gram; * 1 bungkus plastik putih berisi 54 plastik klip kosong ukuran kecil; * 1 alat hisap (bonk) dari botol; * 1 kaca pirex; * 1 mancis warna kuning; * 1 dot warna merah; * 1 kotak rokok merek Bold; * Uang tunai Rp50.000 yang diduga hasil transaksi narkotika. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa seluruh narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya dan akan diedarkan kepada pembeli. Selanjutnya tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan ke Polsek Panai Hilir untuk proses hukum lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu. Adapun tindak lanjut yang akan dilakukan kepolisian antara lain melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok di atas tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, melimpahkan perkara ke Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, serta menyampaikan laporan kepada pimpinan. Polres Labuhanbatu mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.   #Red

Read More

Patroli Siaga Bencana, Bhabinkamtibmas Polsek Singkep Barat Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem di Wilayah Pesisir

Lingga – Bersuarakyat.online, Senin, 1 Juni 2026 Sebagai upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, Bhabinkamtibmas Desa Bakong Polsek Singkep Barat, Briptu Paradis Adytya Saydi, melaksanakan Patroli Siaga Bencana di sejumlah wilayah rawan bencana di Kecamatan Singkep Barat, Senin (1/6/2026). Patroli dilaksanakan di Desa Tinjul dan Desa Kualaraya dengan menyasar kawasan yang berpotensi terdampak banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta genangan air akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dalam kegiatan tersebut, Briptu Paradis Adytya Saydi melakukan patroli menggunakan kendaraan roda dua sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di laut juga diingatkan untuk selalu menggunakan life jacket dan memperhatikan kondisi cuaca guna mengantisipasi risiko yang ditimbulkan oleh hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah preventif yang terus dilakukan jajaran Polres Lingga untuk meminimalisir dampak bencana alam serta menjaga keselamatan masyarakat. “Melalui patroli siaga bencana ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi. Keselamatan merupakan prioritas utama, terutama bagi masyarakat pesisir dan nelayan yang beraktivitas di laut. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam mengurangi risiko bencana,” ujar IPTU Young Risa. Selain memberikan imbauan kamtibmas dan keselamatan, personel juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah hukum Polsek Singkep Barat. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat mendapat apresiasi positif dari warga karena memberikan rasa aman, nyaman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kecamatan Singkep Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Terpisah, IPTU Indra Gunawan, Kasi Humas Polres Lingga, mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store. (RED)

Read More