Ambang Luntur: HT Milwan & Dr. Faisal ‘Turun Gunung’ Selamatkan Generasi Labusel dari Krisis Identitas Bangsa”

Bersuarakyat.id, LABUSEL — Arus digital bergerak lebih cepat dari kemampuan generasi muda menyaringnya. Di balik kemajuan teknologi, ancaman senyap mengintai: lunturnya jati diri bangsa. Nilai-nilai Pancasila kian terdesak oleh banjir informasi tanpa batas, menjadikan generasi muda, Gen Z dan Alpha, rentan kehilangan arah. Ini bukan alarm kosong. Ini realitas. Di tengah situasi genting itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, memilih tidak tinggal diam. Bersama akademisi ilmu politik, Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., ia turun langsung ke jantung pendidikan, sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Selama 24 hingga 30 April 2026, keduanya menyusuri Sekolah dan Pesantren, berhadapan langsung dengan pelajar dan santri. Bukan untuk seremoni, melainkan untuk satu misi besar: menyelamatkan fondasi ideologi bangsa. “Teknologi adalah pisau bermata dua. Jika kita lengah, ia akan memotong identitas kita sendiri,” tegas HT Milwan dengan nada keras. Ia menolak keras jika kegiatan ini dianggap rutinitas tanpa makna. Baginya, ini adalah respons terhadap krisis nyata yang sedang berlangsung. “Kita sedang berhadapan dengan generasi yang dibanjiri informasi, tapi miskin filter nilai. Kalau Pancasila tidak ditanamkan secara serius, kita akan kehilangan arah sebagai bangsa,” ujarnya. Langkah Milwan tidak setengah-setengah. Ia menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, dosen FISIP Universitas Sumatera Utara, yang dikenal vokal dalam isu kebangsaan. Dengan latar akademik dari Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, hingga Universitas Padjadjaran, Faisal tidak datang membawa retorika kosong. Di hadapan peserta, ia mengguncang cara berpikir. Pancasila tidak diajarkan sebagai hafalan mati, tetapi diuji dalam realitas hidup sehari-hari. Diskusi dibuka lebar, bahkan pada isu-isu sensitif yang kerap dihindari. “Kalau Pancasila hanya berhenti di teks, maka ia sudah mati. Yang kita butuhkan adalah praktik, keberanian, dan kesadaran,” tegas Faisal. Ia juga mengoyak sekat formalitas dengan kisah hidupnya sendiri, berangkat dari keterbatasan hingga meraih gelar doktor, sebuah pesan keras bahwa karakter dan pendidikan adalah kunci menaklukkan keadaan. Dampaknya terasa nyata. Pelajar dan santri tidak lagi pasif. Mereka bertanya, membantah, dan mengkritisi. Ruang kelas berubah menjadi arena dialektika yang hidup, sesuatu yang jarang terjadi dalam kegiatan seremonial biasa. Para kepala sekolah dan pimpinan pondok pesantren pun angkat suara. Mereka melihat program ini sebagai “intervensi penting” di tengah krisis moral yang kian terasa di lingkungan pendidikan. Apa yang dilakukan di Labusel bukan sekadar program. Ini adalah peringatan keras bahwa penguatan ideologi bangsa tidak bisa lagi ditunda atau dilakukan setengah hati. Jika tidak dimulai sekarang, generasi yang akan datang mungkin tumbuh tanpa pijakan, tanpa arah, tanpa identitas. Di Labusel, upaya itu telah dimulai. Dan pesannya jelas: bangsa ini tidak akan bertahan jika generasinya kehilangan jati diri.(Red).

Read More

HT Milwan Tegaskan Komitmen Cegah Narkoba, Sosialisasi Perda Menyasar Generasi Muda Labusel

Bersuarakyat.id, LABUSEL – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, HT Milwan, menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan penyebarluasan rancangan peraturan tersebut berfokus pada upaya fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dengan menyasar kalangan pelajar, santri, serta masyarakat umum. Langkah ini dinilai strategis mengingat generasi muda merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba. Dalam pelaksanaannya, HT Milwan menghadirkan akademisi Dr. Faisal Andi Mahrawa sebagai narasumber. Selain memaparkan substansi regulasi, Dr. Faisal juga menyampaikan pentingnya pendidikan dan ketahanan diri sebagai benteng utama dalam menghadapi ancaman narkoba. Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para peserta, yang terdiri dari siswa, santri, dan masyarakat, mengikuti sosialisasi dengan serius serta aktif dalam sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu pencegahan narkoba. Tokoh masyarakat pesisir, H. Sugimanto, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dan berkelanjutan. “Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Pak HT Milwan konsisten turun langsung menyampaikan bahaya narkoba. Generasi muda memang harus menjadi prioritas untuk diselamatkan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kapasitas narasumber yang dinilai mampu menyampaikan materi secara jelas, tegas, dan mudah dipahami, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan menjadi motivasi oleh peserta. Dr. Faisal Andi Mahrawa sendiri merupakan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara yang aktif di bidang pendidikan, demokrasi, dan media. Pengalamannya dalam berbagai forum akademik dan publik memperkuat kualitas penyampaian materi dalam sosialisasi tersebut. Melalui kegiatan ini, HT Milwan menegaskan bahwa sosialisasi rancangan peraturan daerah harus diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat. Pencegahan penyalahgunaan narkotika, menurutnya, tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat serta menekan potensi penyalahgunaan narkoba di wilayah Labuhanbatu Selatan.(Red)

Read More

“Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Sekolah: Milwan–Faisal Kobarkan Semangat Prestasi Generasi Muda Labusel”

Bersuarakyat.id, Labuhanbatu Selatan — Perang terhadap penyalahgunaan narkotika tidak bisa ditunda. Di tengah ancaman yang kian menyasar pelajar, langkah konkret dilakukan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di Pondok Pesantren Ahmadul Jariyah dan SMP Negeri 2 Kota Pinang, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Bersama akademisi Faisal Andi Mahrawa, pesan yang dibawa tegas: generasi muda harus menjadi benteng utama melawan narkoba. Faisal mengungkapkan fakta keras, peredaran narkotika di Sumatera Utara masih menjadi ancaman serius dan bekerja secara terstruktur, bahkan menyusup ke lingkungan pelajar dengan modus yang kian canggih, termasuk pemberian gratis untuk menjerat korban. “Ini darurat. Narkoba tidak memilih korban. Siapa pun bisa terjerat. Karena itu, pelajar harus punya keberanian untuk berkata tidak, mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” tegasnya. Namun, perlawanan tidak cukup dengan penolakan. Faisal menekankan pentingnya membangun mental berprestasi (need for achievement). Menurutnya, pelajar harus memiliki tujuan hidup yang jelas, disiplin, dan haus ilmu sebagai benteng utama menghadapi pengaruh negatif. Ia mengilustrasikan dengan filosofi “botol kosong” bahwa setiap anak adalah wadah yang menentukan nilainya sendiri. “Isi dengan ilmu, maka kalian akan bernilai. Isi dengan hal negatif, maka masa depan kalian yang hancur,” ujarnya lugas. Pesan serupa ditegaskan HT Milwan. Dengan pengalaman hidupnya, ia membuktikan bahwa kesuksesan bukan milik segelintir orang. “Saya bukan dari keluarga hebat. Tapi dengan disiplin dan pendidikan, saya bisa menjadi perwira TNI, Bupati dua periode, hingga anggota DPRD Provinsi. Artinya, kalian semua punya peluang yang sama, asal mau berjuang,” tegasnya. Ia menekankan satu arah yang jelas: fokus pada pendidikan dan jauhi narkoba tanpa kompromi. Antusiasme peserta terlihat nyata. Santri dan siswa aktif bertanya, menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tegas sekaligus motivatif mampu menyentuh kesadaran mereka. Pihak sekolah dan pesantren berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membentengi generasi muda. Sosialisasi ini mengirim pesan kuat: melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Dan dari ruang kelas hingga pesantren, perang itu harus dimulai, dengan ilmu, karakter, dan tekad untuk berprestasi.(Red)

Read More

Satres Narkoba Polres Labusel Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba Bersama Masyarakat

Bersuarakyat.online – Labuhanbatu Selatan Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu Selatan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kasatres Narkoba, AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, S.H., yang menekankan bahwa upaya pemberantasan dapat berjalan maksimal dengan dukungan masyarakat. Menurut AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, pihaknya terus melakukan berbagai langkah strategis—mulai dari penindakan, pencegahan, hingga edukasi publik—untuk menekan ruang gerak para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan tetap komitmen memberantas narkoba dengan segala upaya, dan didukung tentunya dari elemen masyarakat,” ujar AKP Sahat didampingi Kasi Propam, AKP D P Tarigan dan KBO Satres Narkoba, IPTU Imam S Siregar saat adanya aksi didepan gerbang kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Senin (24/11/2025). Komitmen tersebut tercermin dari peningkatan kegiatan patroli, operasi penindakan, serta koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat. Tidak hanya fokus pada penegakan hukum, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan juga aktif melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mengedukasi warga tentang bahaya narkoba, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berani melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. AKP Sahat Marulam Lumban Gaol menegaskan bahwa setiap informasi yang diberikan warga sangat berarti dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Dan kami juga akan memberikan reward atau semacam hadiah bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi tentang peredaran narkoba”.tambahnya. Dengan pendekatan humanis serta kerja sama yang terus dibangun, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih dari narkoba, dan memberikan harapan baru bagi generasi muda Labuhanbatu Selatan. (BANA)

Read More

Bupati Fery Sahputra Pimpin Rakor Forkopimda, Tegaskan Pentingnya Kondusifitas dan Doa Bersama untuk Stabilitas Daerah. 

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, Pimpin Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat sekaligus doa bersama. Acara ini digelar di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Labusel, Rabu (17/9/2025). Dalam arahannya, Bupati Fery menegaskan bahwa rasa aman merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, tanpa keamanan, mustahil pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan, dan sektor lainnya dapat berjalan dengan baik. “Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah menegaskan kewajiban pemerintah daerah dalam menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum. Karena itu, sinergitas Forkopimda sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kemasyarakatan yang semakin kompleks,” ujar Bupati. Untuk menjaga stabilitas, Bupati Fery menyampaikan beberapa langkah strategis yang sedang dan akan dilaksanakan bersama Forkopimda, di antaranya: 1. Operasi Pasar Murah, guna menjaga stabilitas harga bahan pokok serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 2. Inspeksi dan Sidak Pasar, memastikan ketersediaan stok, memantau harga, serta mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. 3. Pengaktifan Kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), sebagai upaya partisipatif masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat solidaritas dan gotong royong antarwarga. Bupati menegaskan bahwa ketiga langkah tersebut merupakan bagian dari strategi menyeluruh pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat. Selain rapat koordinasi, acara juga diisi dengan doa bersama. Bupati berharap doa ini menjadi penguat kebersamaan seluruh elemen Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menjaga daerah tetap aman, damai, dan diberkahi. “Saya berharap rapat koordinasi ini menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret yang bisa segera diimplementasikan di lapangan. Mari kita jaga komunikasi, perkuat koordinasi, dan bekerja sama dengan sepenuh hati demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati. Di akhir kegiatan, Bupati Fery mengajak seluruh pihak untuk terus bersatu menjaga daerah yang dicintai. “Dengan sinergi Forkopimda, partisipasi masyarakat, serta doa yang kita panjatkan, insya Allah Labuhanbatu Selatan senantiasa aman, tertib, kondusif, dan sejahtera,” tutupnya.

Read More

Bupati Labusel Kukuhkan 70 Paskibraka 2025: “Jadilah Generasi Teladan saat Sang Saka Merah Putih Dikibarkan”

Labusel-Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2025 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Labusel, Kamis (14/8/2025). Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan pengantar pengukuhan oleh Pembina Paskibraka 2025, sebelum dilanjutkan dengan pengucapan ikrar dan doa bersama. Sebanyak 70 personel dikukuhkan tahun ini, terdiri dari 41 putra dan 29 putri terbaik dari SMA/SMK se-Labuhanbatu Selatan. Mereka telah melewati serangkaian seleksi dan pelatihan intensif untuk mengemban tugas sakral pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Dalam momen simbolik, Bupati Fery melakukan pemasangan kendit dan penyematan lencana kepada pemimpin upacara yang bertugas sebagai Komandan Barisan, menandai kesiapan seluruh pasukan. “Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi peneguhan amanah. Kalian adalah wajah disiplin, persatuan, dan optimisme generasi Labusel,” ujar Bupati Fery. Bupati juga menyampaikan harapan khusus jelang hari pengibaran bendera. “Pada saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, saya berharap kalian menunjukkan performa terbaik: tepat, tangkas, dan tenang. Jadilah generasi teladan menjaga kehormatan diri, menghormati orang tua dan guru, serta menginspirasi teman-teman sebaya untuk berkarya dan menghindari perilaku negatif. Seusai bertugas, lanjutkan semangat ini di bangku sekolah dan komunitas, karena Labuhanbatu Selatan butuh pemuda yang berintegritas, berprestasi, dan peduli,” tegasnya. Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, unsur Forkopimda Labusel, Pj. Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, Ketua I TP PKK Labusel Ny. Linda Syahdian Purba, Ketua Dharma Wanita Labusel Ny. dr. Kartika Reza Pahlevi, orang tua/wali Paskibraka, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Menutup sambutan, Bupati Fery mengajak seluruh masyarakat Labusel mendoakan dan memberikan dukungan kepada Paskibraka. “Mari kita sambut detik-detik proklamasi dengan kebanggaan. Tugas mereka adalah kehormatan kita bersama. Merdeka!”

Read More