Bupati Paluta Dan APH Panggil Periksa Kades Pagaran Batu Telah Menerima Dana Sebesar 10 Juta Untuk Pengurusan Surat Ganti Rugi

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara.H Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi, serta Aparat Penegak Hukum (APH) Khususnya Polres Tapanuli Selatan, Memanggil atau di periksa Kepala Desa Pagaran Batu Kecamatan Batang Onang, kabupaten Padang Lawas Utara, Rajab Hamonangan Siregar, telah menerima dana dari salah satu masyarakat Pagaran Batu Bernama Siddik Siregar yang sekarang berdomisili tinggal di Jakarta, Setalah itu Siddik Siregar memberikan Dana melalui Transfer ke Rekening Kepala Desa Pagaran Batu Rajab Hamonangan Siregar sebesar Rp 10.000.000. Siddik Siregar pun langsung menelpon keluarganya yaitu Amran Hamonangan Harahap, Selaku Awak Media Bersuarakyat. Kabiro Di wilayah Padang lawas Utara, Setela mendapat kabar Amran turun ke lokasi terlihat sebidang tanah dan kondisi kebun karet yang terletak di Desa Pagaran Baru, kecamatan Batang Onang kabupaten Padang Lawas Utara. Menurut, Amran yang Mendatangi Adalah Kades Pagaran Batu Rajab Sir menerima Dana 10 Juta setelah itu, kades tersebut memberikan Dana kepada Kepala Desa Purba Tua senilai Rp : 5.000.000, dalam pengurusan surat ganti rugi, Setalah itu, Sartika selaku istri dari Siddik Siregar merasa di bohongi dalam pengurusan surat ganti rugi, Ia merasa ada permainan atau kerja sama antara kepala desa purba tua dan kepala Pagaran Batu,kami hanya minta dana yang sudah kami transfer kepada Kades Pagaran Batu dikembalikan ke kami. Salah satu orang tua Korban.Kapiten Siregar yang tinggal di Desa Pagaran Batu menyampaikan Kepada salah awak media Bersuarakyat, didampingi berenya si Sarip.Lalu si Sarip diperintah oleh kades untuk memberikan dana itu kepada si Batas sebesar 8 Juta setalah itu sibatas juga memberikan kepada kepala desa purba tua.katanya Kapiten Siregar hari Jumat 10/04/2026. Anehnya lagi surat ganti rugi tersebut yang ditandatangani oleh kepala desa purba tua belum ada di tanda tangani oleh pihak pertama sebagai penjual dan kedes purba tua sudah menanda tangani duluan, semacam ada permainan, pungkas sartika harahap.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

H.Reski Basyah Harahap, Melepas Pemberangkataan Jemaah Haji Kab Paluta Sebanyak 106 Jamaah

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan 106 jemaah calon haji Tahun 2026 Kabupaten Padang Lawas Utara di Masjid Raya Gunungtua, Pada Kamis : 30/04/2026. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para jemaah, sekaligus bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang telah mendapat panggilan Allah SWT. beliau juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual, sehingga para jemaah diharapkan dapat menjaga kesehatan, meluruskan niat, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan. Lebih lanjut, Bupati berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah Kabupaten Padang Lawas Utara dengan menunjukkan akhlak yang baik, sikap santun, serta menjunjung tinggi kebersamaan dan saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci. beliau juga mengimbau agar seluruh jemaah mematuhi arahan dari petugas dan pembimbing haji demi kelancaran pelaksanaan ibadah. Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama seluruh masyarakat turut mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan, baik selama perjalanan maupun dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Berdasarkan data, jumlah jemaah calon haji tahun ini sebanyak 106 orang, ditambah 1 orang ketua kloter dan 1 orang petugas medis. Seluruh jemaah tergabung dalam Kloter 09 Embarkasi Medan yang akan diberangkatkan melalui Bandara Kualanamu menuju Jeddah, Arab Saudi. Turut hadir Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Para Asisten, Pimpinan OPD, Danramil 05 PB, Kapolsek Padang Bolak, Kementerian Agama, Kementerian Haji, Para Camat, MUI, FKUB, DMI, Muslimat NU beserta para undangan dan masyarakat Padang Lawas Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Menteri ATR/BPN Lantik 85 Pejabat, Tegaskan Pentingnya Rotasi dan Reformasi SDM

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik 85 pejabat yang terdiri dari 84 Pejabat Administrator dan 1 Pejabat Fungsional, Rabu (29/04/2026). Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak dari Kantor Pusat hingga Kantor Wilayah di seluruh Indonesia. Dalam keterangannya, Nusron menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam penataan sumber daya manusia berbasis sistem merit di lingkungan Kementerian ATR/BPN. “Ini adalah proses yang wajar dalam organisasi, baik karena adanya pegawai yang pensiun, kekosongan jabatan, maupun kebutuhan penyegaran,” ujarnya dalam acara yang berlangsung secara daring dan luring di Jakarta. Ia menjelaskan, reformasi SDM di lingkungan ATR/BPN dijalankan melalui tiga skema utama, yakni rotasi jabatan (tour of duty), rotasi wilayah (tour of area), serta pembatasan masa jabatan (tour of time). Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja. Ia juga menekankan bahwa pejabat, khususnya Kepala Kantor, sebaiknya tidak terlalu lama berada di satu posisi. “Penugasan idealnya tidak lebih dari dua tahun di tempat yang sama, agar organisasi tetap dinamis dan meritokrasi berjalan optimal,” tegasnya. Selain itu, Nusron mendorong seluruh jajaran untuk memiliki pengalaman kerja lintas wilayah, mulai dari Indonesia bagian barat, tengah, hingga timur, guna memperkaya perspektif dan meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas. Ia pun mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak dalam zona nyaman, karena rotasi merupakan bagian penting dari pengembangan karier dalam organisasi modern. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. #Red

Read More

Kebakaran Hanguskan 7 Rumah di Rantau Utara, BRI dan Polres Labuhanbatu Salurkan Bantuan

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Rantauprapat, Rian Darmawan, bersama Kapolres Labuhanbatu Wahyu Endrajaya turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan belasan rumah di Lingkungan Bakti, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (29/4/2026). Peristiwa kebakaran hebat tersebut terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kejadian itu, sebanyak 7 rumah dilaporkan ludes terbakar, sementara 6 unit rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik dari salah satu rumah warga. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi terkunci karena pemiliknya tidak berada di tempat. “Dari hasil penyelidikan, sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang saat itu kosong,” ujarnya. Sebagai bentuk respons cepat, pihak kepolisian menerjunkan puluhan personel ke lokasi untuk membantu proses pembersihan puing-puing kebakaran. Selain itu, bantuan berupa sembako, pakaian, hingga seragam sekolah juga disalurkan kepada warga terdampak. Sementara itu, Pinca BRI Rantauprapat, Rian Darmawan, menyampaikan rasa duka cita atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan kehadiran pihaknya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kami hadir bersama Polres untuk memberikan dukungan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai bagian dari masyarakat,” ujarnya. Rian juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan awal berupa konsumsi bagi warga, serta tengah berkoordinasi dengan kantor wilayah BRI untuk menyalurkan bantuan lanjutan, termasuk kemungkinan dukungan material pembangunan kembali rumah warga. “Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, namun kami berharap BRI dapat selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi musibah seperti ini,” tambahnya. #Red

Read More

Ambang Luntur: HT Milwan & Dr. Faisal ‘Turun Gunung’ Selamatkan Generasi Labusel dari Krisis Identitas Bangsa”

Bersuarakyat.id, LABUSEL — Arus digital bergerak lebih cepat dari kemampuan generasi muda menyaringnya. Di balik kemajuan teknologi, ancaman senyap mengintai: lunturnya jati diri bangsa. Nilai-nilai Pancasila kian terdesak oleh banjir informasi tanpa batas, menjadikan generasi muda, Gen Z dan Alpha, rentan kehilangan arah. Ini bukan alarm kosong. Ini realitas. Di tengah situasi genting itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, memilih tidak tinggal diam. Bersama akademisi ilmu politik, Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., ia turun langsung ke jantung pendidikan, sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Selama 24 hingga 30 April 2026, keduanya menyusuri Sekolah dan Pesantren, berhadapan langsung dengan pelajar dan santri. Bukan untuk seremoni, melainkan untuk satu misi besar: menyelamatkan fondasi ideologi bangsa. “Teknologi adalah pisau bermata dua. Jika kita lengah, ia akan memotong identitas kita sendiri,” tegas HT Milwan dengan nada keras. Ia menolak keras jika kegiatan ini dianggap rutinitas tanpa makna. Baginya, ini adalah respons terhadap krisis nyata yang sedang berlangsung. “Kita sedang berhadapan dengan generasi yang dibanjiri informasi, tapi miskin filter nilai. Kalau Pancasila tidak ditanamkan secara serius, kita akan kehilangan arah sebagai bangsa,” ujarnya. Langkah Milwan tidak setengah-setengah. Ia menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, dosen FISIP Universitas Sumatera Utara, yang dikenal vokal dalam isu kebangsaan. Dengan latar akademik dari Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, hingga Universitas Padjadjaran, Faisal tidak datang membawa retorika kosong. Di hadapan peserta, ia mengguncang cara berpikir. Pancasila tidak diajarkan sebagai hafalan mati, tetapi diuji dalam realitas hidup sehari-hari. Diskusi dibuka lebar, bahkan pada isu-isu sensitif yang kerap dihindari. “Kalau Pancasila hanya berhenti di teks, maka ia sudah mati. Yang kita butuhkan adalah praktik, keberanian, dan kesadaran,” tegas Faisal. Ia juga mengoyak sekat formalitas dengan kisah hidupnya sendiri, berangkat dari keterbatasan hingga meraih gelar doktor, sebuah pesan keras bahwa karakter dan pendidikan adalah kunci menaklukkan keadaan. Dampaknya terasa nyata. Pelajar dan santri tidak lagi pasif. Mereka bertanya, membantah, dan mengkritisi. Ruang kelas berubah menjadi arena dialektika yang hidup, sesuatu yang jarang terjadi dalam kegiatan seremonial biasa. Para kepala sekolah dan pimpinan pondok pesantren pun angkat suara. Mereka melihat program ini sebagai “intervensi penting” di tengah krisis moral yang kian terasa di lingkungan pendidikan. Apa yang dilakukan di Labusel bukan sekadar program. Ini adalah peringatan keras bahwa penguatan ideologi bangsa tidak bisa lagi ditunda atau dilakukan setengah hati. Jika tidak dimulai sekarang, generasi yang akan datang mungkin tumbuh tanpa pijakan, tanpa arah, tanpa identitas. Di Labusel, upaya itu telah dimulai. Dan pesannya jelas: bangsa ini tidak akan bertahan jika generasinya kehilangan jati diri.(Red).

Read More

PT Socfindo Kebun Tanah Besih Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Warga Lewat Program CSR di Sergai

Bersuarakyat.online Sergai – PT Socfin Indonesia melalui kebun Tanah Besih menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini ditandai dengan peresmian bantuan mobiler berupa meja dan bangku sekolah untuk SD Negeri 107463 Paya Pasir. Peresmian dilakukan langsung oleh Nyonya Principal Director, Luluk Williams, bersama jajaran manajemen perusahaan. Tak hanya memberikan bantuan fasilitas belajar, perusahaan melalui unit Kebun Tanah Besih juga melakukan renovasi ruang kelas, meliputi pemasangan plafon dan pengecatan. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan belajar bagi para siswa. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan, seperti praktik mencuci tangan serta sosialisasi pola makan 3S (sehat, sedap, sederhana). Kunjungan ke PAUD dan pemeriksaan rumah karyawan turut menjadi bagian dari program, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Kepala sekolah, Agustina, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu proses belajar mengajar di sekolahnya. “Bantuan ini memberikan dampak besar bagi kenyamanan siswa dalam belajar,” ungkapnya. Pada sesi berikutnya, Socfin juga menggelar pelatihan pembuatan tempe “superfood” yang melibatkan ibu-ibu PKK dari Desa Tanah Besih dan Desa Kuta Pinang. Kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya usaha rumahan berbasis pangan sehat dan higienis. Dalam sambutannya, Luluk Williams menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa, termasuk rencana pengembangan rumah produksi tempe. “Kami ingin masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya. Camat Tebing Syahbandar, Edy Syahputra, mengapresiasi langkah konsisten perusahaan dalam mendukung masyarakat. Ia menyebut, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah akan terus diperkuat, termasuk melalui rencana pelatihan lanjutan di Medan. Peserta terpilih nantinya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut agar mampu memproduksi tempe secara mandiri, baik untuk pasar lokal maupun mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, Group Manager III Irwan Saban berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Apresiasi juga disampaikan Askep Kebun Tanah Besih, Junaidi Permana Putra, atas kehadiran langsung pimpinan perusahaan dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala desa, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen dan karyawan PT Socfin Indonesia Kebun Tanah Besih. #Red

Read More

Polsek Panai Hilir Ungkap Kasus Penggelapan dalam Jabatan, Kurir JNT Diamankan

Bersuarakyat.online Unit Reskrim Polsek Panai Hilir, Polres Labuhanbatu, berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh seorang karyawan perusahaan jasa pengiriman. Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Panai Hilir, IPTU Bambang Wahyudi, SH, MH, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/17/IV/2026/SPKT/Polsek Panai Hilir/Res Labuhanbatu, tertanggal 28 April 2026. Peristiwa penggelapan diketahui terjadi pada Kamis, 2 April 2026 sekira pukul 23.00 WIB di Kantor JNT yang berlokasi di Dusun VII, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Kasus ini terungkap setelah dilakukan audit internal oleh pihak perusahaan, dalam hal ini PT Global Jet Express. Audit yang dilakukan oleh supervisor menemukan adanya ketidaksesuaian alur paket Cash On Delivery (COD) serta tidak disetorkannya hasil pembayaran paket COD dalam kurun waktu 2 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026. Dari hasil pengecekan database dan fisik paket oleh admin kantor, diketahui bahwa pelaku yang tidak menyetorkan dana tersebut adalah seorang kurir berinisial Dicky Al-Dahfa Nasution (23), warga Dusun I Desa Sakat, Kecamatan Panai Hilir. Akibat perbuatan tersebut, PT Global Jet Express mengalami kerugian materil sebesar Rp68.727.828 (enam puluh delapan juta tujuh ratus dua puluh tujuh ribu delapan ratus dua puluh delapan rupiah). Pihak perusahaan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panai Hilir serta menyerahkan pelaku beserta sejumlah barang bukti, di antaranya dokumen audit internal, surat keterangan kerja, slip gaji, serta barang hasil penggunaan uang berupa pakaian dan satu unit jam tangan. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Selasa, 28 April 2026, Unit Reskrim Polsek Panai Hilir langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui tidak menyetorkan uang hasil paket COD dan menggunakannya untuk kebutuhan pribadi, termasuk membeli pakaian dan jam tangan. “Berdasarkan hasil penyidikan, telah ditemukan minimal dua alat bukti yang sah berupa keterangan saksi, surat, barang bukti, serta pengakuan tersangka,” ujar IPTU Bambang Wahyudi. Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 488 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Saat ini tersangka telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Panai hilir. #Red  

Read More