Pangdam I/BB Silaturahmi ke Bupati Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, Teguhkan Sinergi TNI-Pemda.

Tapanuli Selatan,BersuaRakyat.Online Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto bersama Ketua Persit KCK Daerah I/BB Ny. Galuh Rio Firdianto melakukan kunjungan kerja ke dua wilayah di bawah Korem 023/KS, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (23/4/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan stabilitas wilayah. Kunjungan dimulai dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Setibanya di Kantor Bupati, Pangdam beserta rombongan disambut secara resmi oleh Bupati Gus Irawan Pasaribu, Ketua TP PKK Ny. Gus Irawan, dan jajaran pemerintah daerah. Pangdam menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya dan menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung program-program pemerintah daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurut Mayjen TNI Rio Firdianto, kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara unsur TNI dan pemerintah setempat. Ia menilai Bupati Tapsel berhasil membawa kemajuan nyata bagi wilayahnya dan berharap sinergi yang terjalin dapat semakin diperkuat ke depan. Bupati Tapanuli Selatan dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Pangdam dan rombongan. Ia menilai kehadiran pimpinan tertinggi Kodam I/BB ini membawa semangat baru untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran program pembangunan. Usai dari Tapanuli Selatan, Pangdam melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tapanuli Utara. Di sana, ia disambut langsung oleh Bupati Dr. Jonius Taripar Hutabarat, Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, serta unsur Forkopimda. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menilai kehadiran Pangdam menjadi momen strategis untuk memperkuat kolaborasi TNI-Pemda dalam mewujudkan ketahanan wilayah, terutama di sektor pangan dan keamanan. Sebagai bentuk penghormatan budaya, Pangdam dan istri menerima ulos dari tokoh adat serta Bupati Taput. Acara ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama. Pangdam menegaskan, TNI AD akan terus hadir sebagai mitra aktif pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban serta mendorong pembangunan yang berpihak pada rakyat.   Sumber : Pendam I/BB.

Read More

Halal Bi Halal BRI Kanca Perdagangan, Momentum Pererat Silaturahmi

    Bersuarakyat.online – Perdagangan Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Banking Hall Kantor Cabang BRI (Kanca) Perdagangan, Seluruh pekerja, mulai dari Pimpinan Cabang (Pinca), para manajer, kepala unit, auditor, hingga staf karyawan berkumpul untuk melaksanakan acara Halal Bi Halal usai merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Sabtu (26/4/2025) Kegiatan Halal Bi Halal ini merupakan tradisi tahunan di lingkungan BRI Kanca Perdagangan sebagai sarana untuk saling bermaafan dan mempererat tali silaturahmi antarpegawai. Sejak pagi, Banking Hall dipadati oleh seluruh insan BRI yang hadir dengan penuh antusias dan mengenakan pakaian sopan dan rapi, menambah suasana khidmat namun tetap akrab.   Pimpinan Cabang BRI Perdagangan, Ferdinand Rynaldo Tahamata, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan momen penting untuk memperkuat hubungan emosional antar seluruh keluarga besar BRI. Ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kinerja ke depan.   “Kita manfaatkan momen ini untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan menyatukan kembali tekad dalam menghadapi tantangan kerja di masa mendatang. Semangat kebersamaan ini harus terus kita jaga, karena itulah kekuatan utama kita,” ujar Ferdinand dalam sambutannya.   Acara berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi saling bersalaman antarpegawai, diiringi dengan alunan lagu-lagu religi yang menambah kesyahduan suasana. Tawa dan canda sesekali terdengar, menunjukkan eratnya hubungan antarpegawai di lingkungan BRI Kanca Perdagangan.   Selain itu, dalam acara tersebut juga disampaikan beberapa arahan strategis dari pimpinan cabang terkait upaya memperkuat pelayanan nasabah dan peningkatan target kerja pasca libur panjang. Ferdinand menekankan pentingnya tetap menjaga semangat kerja yang tinggi sambil mempertahankan budaya kerja yang harmonis.   Halal Bi Halal tahun ini terasa lebih istimewa karena diikuti secara penuh oleh seluruh kepala unit dan auditor yang selama ini lebih banyak bertugas di lapangan. Kesempatan ini menjadi ajang bertukar cerita, berbagi pengalaman, sekaligus mempererat sinergi antar-unit kerja dalam mendukung operasional BRI Kanca Perdagangan.   Dengan berakhirnya acara Halal Bi Halal, diharapkan semangat baru mengalir di seluruh jajaran BRI Kanca Perdagangan. Silaturahmi yang semakin kuat menjadi pondasi utama untuk membangun kinerja yang lebih baik dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah. (Ragum siallagan)

Read More

Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan serta personel dan kelompok tani Maju Bersama melakukan penanaman jagung di Kepenghuluan Teluk Nayang, Pujud.

    PUJUD, BERSUARYAT.ONLINE Polsek Pujud Resor Rokan Hilir (Rohil) turut mendukung program ketahanan pangan, penanaman jagung 1 juta hektare yang dicanangkan secara nasional. Kegiatan tersebut diimplementasikan Polsek Pujud dengan melaksanakan penanaman jagung dan panen ikan nila, di lahan ketahanan pangan Kelompok Tani Maju Bersama di Kepenghuluan Teluk Nayang, Pujud, Sabtu (26/4/2025).   Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan SAP MSi mengatakan, terdapat dua kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.   “Pertama pelaksanaan kegiatan penanaman jagung dalam rangka ketahana pangan, di lahan seluas 0,5 hektare, bersama dengan kelompok tani dan personel Polsek Pujud,” kata Boy Setiawan.   Sementara kegiatan kedua, tambahnya, dilaksanakan kegiatan panen raya ikan nila, dalam rangka ketahanan pangan bergizi di kolam milik kelompok tani Maju Bersama yang turut dibina oleh Bhabinkamtibmas Pujud Utara.   Kapolsek menegaskan dengan kegiatan itu diharapkan menjadi aksi nyata terhadap mewujudkan ketahanan pangan yang dilakukan khususnya di wilayah Pujud, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari mendukung ketahanan pangan secara nasional pada umumnya.   “Selain itu kami mengharapkan agar terus tercipta citra Polri yang positif di tengah masyarakat, membangun kepercayaan publik terhadap Polri khususnya di Polsek Pujud,” katanya.   Kegiatan itu turut dihadiri para kanit dan personel Polsek Pujud, ketua Kelompok Tani Maju Bersama Tuginan dan anggota, Sekdes Kepenghuluan Teluk Nayang Suryati, seluruh bhabinkamtibmas Posek Pujud, serta petugas penyuluh lapangan (PPL) kecamatan Pujud.( Panca Sitepu).

Read More

Kunyit Desa Kaseh Sayang Tembus Pasar Nasional, Harga Naik Lebih dari 1000%

Bersuarakyat.online – Aceh timur   Darul Aman, 25 April 2025 — Upaya petani Desa Kaseh Sayang, Kecamatan Darul Aman, dalam membudidayakan kunyit kini membuahkan hasil yang menggembirakan. Harga jual kunyit yang dulunya hanya berkisar Rp300 hingga Rp400 per kilogram, kini telah menembus angka Rp5.000 lebih. Lonjakan ini terjadi berkat terobosan dalam pemasaran dan dukungan warga serta pemerintah desa.   Gecik (Kepala Desa) Ismail menginisiasi gerakan tanam kunyit secara masif, mengajak warganya untuk kembali menghidupkan komoditas ini. Dulu, keterbatasan akses pasar menjadi kendala utama. Namun kini, setelah ada warga luar daerah yang menetap di desa tersebut dan membuka jalur distribusi ke daerah lain seperti Desa Ponggok, Yogyakarta, penjualan kunyit melejit ke berbagai wilayah Nusantara.   “Kini kunyit dari Kaseh Sayang sudah punya pasar luas. Harga juga ikut naik, bahkan bisa lebih dari Rp5.000 per kilogram,” ungkap Gecik Ismail dalam kegiatan “Pasar Kunyit” yang digelar Jumat (25/4).   Ia menambahkan bahwa kunyit tergolong tanaman yang mudah ditanam dan tidak rentan terhadap serangan hama, menjadikannya pilihan ideal dibanding tanaman lain seperti pala dan wijen.   Untuk memperkuat hasil dan memperluas pasar, Gecik Ismail juga meminta dukungan dari Muspika, Pemerintah Kecamatan Darul Aman, serta Dinas Pertanian. “Kami ingin petani kami benar-benar merasakan manfaat nyata dari hasil kerja mereka. Dukungan dari semua pihak sangat kami butuhkan,” ujarnya.   Kaseh Sayang kini menjadi contoh sukses pengembangan komoditas lokal melalui sinergi antara petani, pemerintah, dan jejaring pasar yang lebih luas.

Read More

Hama Babi dan Monyet Serang Lahan Pertanian, Petani Kaseh Sayang Minta Bantuan Pemerintah

Bersuarakyat.online – Aceh timur   Darul Aman, 26 April 2025 — Setelah berhasil mengembangkan komoditas kunyit hingga tembus pasar nasional, petani Desa Kaseh Sayang kini menghadapi tantangan baru: serangan hama liar berupa babi hutan dan monyet. Hal ini disampaikan langsung oleh Gecik (Kepala Desa) Ismail kepada media pada Sabtu (26/4).   “Babi hutan dan monyet liuntung sangat mengganggu tanaman warga, terutama yang tinggal dekat dengan hutan atau lahan terbuka. Setiap hari kebun harus dijaga,” keluh Gecik Ismail.   Babi hutan diketahui merusak lahan dengan membongkar tanah dan menginjak tanaman seperti jagung dan pisang saat mencari makan. Sementara itu, monyet menyerang dengan memakan buah-buahan, daun, hingga tunas muda, menyebabkan kerugian besar bagi petani.   Hingga kini, warga hanya mengandalkan penjagaan mandiri di kebun dan ladang. Berbagai cara dilakukan seperti mengusir dengan suara keras, memasang perangkap, serta menaruh rambu-rambu, namun efektivitasnya masih sangat terbatas. “Hari ini diusir, besok datang lagi,” tambah Ismail.   Kepala desa itu juga meminta dukungan langsung dari pihak Perhutani, Muspika, serta dinas terkait untuk membantu menangani permasalahan ini secara lebih serius. “Kami butuh solusi jangka panjang. Kalau tidak, hasil pertanian warga akan terus terganggu,” ujarnya.   Serangan hama ini menjadi tantangan besar di tengah semangat warga dalam membangun sektor pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Read More

DPP KOMPI B Tantang Polres, BNN dan Satpol PP Razia Studio 21 Selama 30 Hari Nonstop 2X Semalam

  Bersuarakyat.online – Pematangsiantar Setelah mengungkap dugaan pelanggaran garis sempadan sungai oleh bangunan Studio 21 di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Ketua DPP Komite Masyarakat Pemerhati Indonesia (KOMPI B), Henderson Silalahi, kini melayangkan tantangan terbuka kepada Polres Pematang Siantar, BNN, dan Satpol PP untuk membuktikan komitmen mereka dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik menyimpang di tempat hiburan malam tersebut. Henderson menantang tiga institusi tersebut untuk melakukan razia gabungan selama 30 hari penuh dengan frekuensi dua kali setiap malam, yakni pukul 23.00 WIB dan pukul 02.00 WIB dini hari. Ia menegaskan, jadwal razia tersebut merupakan waktu paling rawan di mana aktivitas ilegal seperti penyalahgunaan narkoba, prostitusi terselubung, dan perdagangan manusia sering terjadi.   “Kalau memang Studio 21 bersih seperti yang mereka klaim, buktikan di lapangan. Lakukan razia dua kali semalam selama 30 hari tanpa kompromi. Libatkan wartawan dan masyarakat sipil sebagai saksi agar semua proses berlangsung transparan dan tidak ditutup-tutupi,” tegas Henderson dalam pernyataannya, kamis(26/4/2025).   Menurut Henderson, razia semacam ini bukan hanya bentuk penegakan hukum, tapi juga menjadi bukti nyata kepada publik bahwa negara hadir dan tidak kalah oleh kekuatan uang dan jaringan bisnis gelap. Ia menuding selama ini ada upaya sistematis untuk membungkam suara masyarakat dengan “uang stabil” atau uang tutup mulut yang dilakukan oleh pihak Studio 21 melalui pria berinisial CP.   DPP KOMPI menegaskan bahwa keterlibatan wartawan dalam razia itu penting agar tidak ada manipulasi atau pembiaran terhadap temuan di lapangan. “Pers harus menjadi saksi. Jangan biarkan pengawasan hanya dilakukan di balik meja atau laporan yang direkayasa. Saatnya buka mata dan lawan kejahatan terorganisir,” lanjutnya.   Ia juga meminta Kepala Polres Pematang Siantar dan Kepala BNN Kota Siantar untuk bersikap terbuka dan menjadikan tantangan ini sebagai momentum membersihkan kota dari tempat-tempat yang kerap menjadi sarang peredaran narkoba. “Kalau memang punya nyali dan integritas, ayo terima tantangan ini. Jangan hanya berani menyita sabu dari pengguna kecil, tapi takut masuk ke sarang besar,” ujar Henderson.   Henderson menambahkan, razia yang dilakukan secara berkelanjutan juga dapat menjadi langkah preventif terhadap munculnya jaringan narkotika baru di wilayah Pematang Siantar dan sekitarnya. “Kalau razia hanya sekali-sekali, mereka bisa sembunyi. Tapi kalau rutin 30 hari, mereka tidak punya ruang lagi untuk bergerak,” tandasnya.   Di akhir pernyataannya, Henderson mengatakan bahwa DPP KOMPI B akan terus memantau dan mendokumentasikan perkembangan lapangan. Ia juga tidak segan-segan membawa isu ini ke ranah nasional jika tidak ada tindakan nyata dari aparat. “Kami akan buktikan, siapa yang benar-benar berpihak kepada rakyat, dan siapa yang hanya bermain sandiwara hukum,” tutupnya. (Ragum siallagan)

Read More

Bupati Paluta H.Obon Ikut Menyaksikan Penanda Tanganan Lahan Regisrter 40 PT Torganda.

    Bersuarakyat.Online – Paluta   Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., (H.Obon) Ikut menghadiri Penandatanganan Penyerahan Fisik Lahan Kawasan Hutan Register No. 40 Provinsi Sumatera Utara yang berada di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara, Pada Jumat 25/04/2025.   Lahan Seluas 47.000 hektar perkebunan Kelapa Sawit milik PT Torganda resmi dieksekusi negara, kini pengelolaannya diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, BUMN.   Lahan Register 40 tersebut sebelumnya dikuasai keluarga DL Sitorus itu berada di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta, dan di Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas. Secara langsung, Bupati Padang Lawas dan Bupati Padang Lawas Utara menyambut kedatangan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Yang turut disertai Tim dari Kejagung , TNI/Polri, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Wakapolda Sumatera Utara.   Eksekusi lahan ini sesuai dengan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2642K/PID/2006 tanggal 12 Februari 2007 dengan luasan lahan yang dieksekusi seluas +/- 47 Ribu Hektar.   Jam Pidsus, Kasum TNI, Kajati Sumut, beserta unsur terkait Satgas Garuda PKH juga melakukan monitoring peta lokasi Kawasan Perkebunan (PT Torganda) yang masuk dalam Penertiban Kawasan Hutan (pengambilan fisik kembali kawasan hutan).   Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Penyerahan Kawasan Hutan. Diketahui, putusan itu telah keluar sejak 2007. Selama lebih kurang 18 tahun dikuasai PT Torganda dan masyarakat.   Baru hari ini eksekusi secara fisik. Artinya Negara hadir mewujudkan kedaulatan hukum. Seperti tadi Kita saksikan, jaksa eksekutor telah menyerahkan kepada Kementerism Kehutanan, lalu diserahkan ke Kementerian BUMN, dan Kementerian BUMN menyerahkan ke Agrinas Palma. Untuk regulasi pengelolaannya nanti melalui Agrinas, jelas ucap Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Harli Siregar.   Safril Hamdani Sir.

Read More