Menjelang Hari Bhayangkara Ke 79, 48 Personel Polres Aceh Timur Naik Pangkat. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sebanyak 48 personel Polres Aceh Timur, Polda Aceh menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Upacara kenaikan pangkat ini digelar pada Senin, (30/06/2025) sore, bertempat di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. Adapun personel Polres Aceh Timur yang naik pangkat setingkat lebih tinggi Terhitung Mulai Tanggal 01 Juli 2025 sebanyak 48 personel, terdiri dari: IPDA ke IPTU terdiri 1 (satu) personel, dari AIPDA ke AIPTU sebanyak 15 (lima belas) personel, dari BRIPKA ke AIPDA sebanyak 28 (dua puluh delapan) personel, dari BRIGADIR ke BRIPKA sebanyak 2 (dua) personel, dari BRIPTU ke BRIGADIR sebanyak 1 (satu) personel dan dari BRIPDA ke BRIPTU sebanyak 1 (satu) personel, Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja para personel. “Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan institusi atas kerja keras saudara. Tapi ini juga menjadi amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga serta ditingkatkan,” tegas Kapolres. Kapolres juga berharap, momentum ini menjadi semangat baru bagi seluruh personel Polres Aceh Timur dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan di wilayah. Berkenaan dengan itu, Kapolres Aceh Timur menekankan kepada personel yang pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi agar terus mempertahankan bahkan lebih meningkatkan disiplin, wawasan, etos kerja dan pengabdian dalam melaksanakan tugas dimasa yang akan datang. “Saya selaku pimpinan mengharapkan mari kita cintai institusi Polri ini, dan tugas kita ini merupakan amanah yang harus kita jaga.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Anggota Polres Aceh Timur dihadiri Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M, Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi beserta pengurus, Pejabat Utama Polres Aceh Timur, perwira staf dan para Kapolsek serta seluruh Polres Aceh Timur. Usai upacara dilanjutkan ungkapan sujud syukur atas pencapaian dan pengabdian kepada institusi Polri dan masyarakat. Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan tradisi siraman, Suasana penuh kebanggaan dan kekeluargaan mewarnai acara ini para personel yang naik pangkat turut didampingi oleh keluarga.  

Read More

TERDAKWA NARKOBA KHARIL ARIFIN AJUKAN BANDING ATAS VONIS 16 TAHUN PENJARA

Labuhan Batu – Bersuarakyat online Terdakwa Khairil Arifin alias Dede Kunto alias DK divonis 16 tahun penjara dan denda sebesar miliaran rupiah oleh Hakim Pengadilan Negeri Rantau Prapat. Jika denda tidak dibayar, maka terdakwa akan dikenakan hukuman tambahan 6 bulan penjara, Demikin putusan Hakim di Pengadilan Negeri Rantau prapat Minggu, 30/6/2025 Terdakwa langsung menyatakan akan mengajukan banding atas vonis ini. “Kami tidak ragu-ragu untuk mengajukan banding atas vonis ini,” kata Halomoan Panjaitan, SH, kuasa hukum terdakwa. Terdakwa juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menginisiasi pemeriksaan ponsel milik Endar Muda Siregar, yang diduga terkait dengan kasus narkoba ini. “Kami mohon agar ponsel Endar Muda Siregar dibuka dan diperiksa untuk mengetahui siapa saja yang terkait dengan peredaran narkoba ini,” kata terdakwa. Pemeriksaan ponsel Endar Muda Siregar sangat penting untuk mengungkap jaringan narkoba yang terkait dengan kasus ini. “Dengan alat canggih yang dimiliki oleh negara, kita dapat mengetahui siapa saja yang berkomunikasi dengan Endar Muda Siregar terkait dengan peredaran narkoba,” kata Halomoan Panjaitan, SH. Terdakwa dan beberapa saksi yang dihadirkan di persidangan menerangkan bahwa pemilik akun Cina lain yang terkait dengan kasus ini adalah Budi alias Hadapi, yang berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan peredaran narkotika jenis sabu. Khairul Arifin merasa vonis yang diterimanya tidak sesuai dengan fakta dan bukti yang sebenarnya, terutama karena bukti dari ponsel Endar Muda Siregar terkesan ditutupi untuk menjeratnya. “Mohon agar hakim dan penegak hukum di Labuhanbatu tidak menghilangkan barang bukti percakapan Endar Muda Siregar agar terang benderang dengan siapa Endar Muda Siregar melakukan komunikasi bisnis haram narkoba di Labuhanbatu,” desak Khairul Arifin. Dengan demikian, terdakwa berharap agar kasus narkoba ini dapat diungkap secara transparan dan jaringan narkoba yang terkait dapat dibongkar. ( Rahman Hasibuan / Dedi Sipahutar )

Read More

Peredaran Narkoba, dan Pencurian TBS Kelapa Sawit Di Siluman A Diduga KT dalangnya

  Labuhan batu, Bersuara rakyat online Maraknya peredaran narkoba jenis sabu dan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa sawit di Dusun Siluman A Desa Tebing Linggahara lama Kecamatan Bilah barat Kabupaten Labuhan batu warga sebut inisiial KT sebagai Bandar Sabu dan bekerja sebagai Pengawas Kebun Kelapa sawit milik warga keturunan Tionghoa yang berinisial AU actif beroperasi mengedarkan barang haram itu, Demikian dituturkan warga Minggu 29/6/2025. Hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di Dusun Siluman A Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat, Berikut disampaikan beberapa masyarakat yang awak media tidak menuliskan identitas warga demi menjaga keselamatan dan kenyamanan keluarga yang tinggal di Dusun Siluman A Desa Tebing Linggahara Lama Kecamatan Bilah barat. ” Benar KT sesungguhnya warga di Dusun tetangga sebelah yaitu di Dusun Bangun Rejo Desa Tebing Linggahara lama, namun TK actif tinggal di Barak Perkebunan Kelapa Sawit yang berada di Dusun Siluman A diduga mengedarkan narkotika jenis sabu”, sebut warga tersebut ” Ya begitulah, sehingga banyak masyarakat yang jadi korban terpapar menjadi pengguna Narkoba jenis sabu, tentu untuk kebutuhan membeli narkoba tersebut membutuhkan biaya besar, dampak dari hal itu diduga tak jarang terjadi pencurian Tandan Buah Segar ( TBS ) Kelapa sawit, hal yang wajar masyarakat meresahkan keadaan warga saat ini “, sebut seorang Ibu rumah tangga Warga Dusun Siluman A dan sekitarnya Desa Tebing Linggahara Lama Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhan batuI saat ini dalam kondisi darurat narkoba, dengan jumlah pengguna yang cukup banyak Dikabarkan hal ini telah disampaikan kepada Kepala Desa Tebing Linggahara lama yaitu Solehuddin Ritonga namun tidak mendapatkan solusi dari kejadian tersebut, akhirnya masyarakat membuat kesepakatan bersama ” Kesepakatan bersama terkait keamanan dan ketertiban Kampung Dusun Siluman A Desa Tebing Linggahara” 1. Dilarang mencuri atau memasuki lahan masyarakat tanpa izin 2. Tidak dibenarkan mengutip berondolan dilahan masyarakat tanpa izin pemilik lahan 3.Penampung/toke dilarang menimbang TBS dari hasil curian masyarakat 4. Penampung / toke dilarang menimbang diluar jam waktu malam yang tidak jelas asal usulnya dan wajib menunda atau memberitahukan kepada masyarakat dan aparat pemerintahan ( Kadus ) 5.Penampung/toke dilarang menimbang Sawit dari anak-anak dibawah umur tanpa didampingi oleh orang tua. 6. Dan apabila kedapatan mencuri sawit masyarakat maka : A. Bagi Pencuri akan dikenakan denda sebesar 10 kali lipat dari hasil yang dicuri baik TBS maupun brondolan B.Bagi toke/ penampung akan dikenakan denda sebeaar 20 kali lipat dari hasil curian baik TBS maupun berondolan Nb : 1. Bagi masyarakat agar kiranya dapat bekerja sama dengan aparat maupun lainnya yang dianggap mencurigakan 2. Edaran ini berdasarkan hasil musyawarah oleh seluruh masyarakat yang dihadiri oleh perangkat desa, babin kantibmas, babinsa, dan para tokoh masyarakat. Upaya pemberantasan narkoba dan pencurian TBS memerlukan kerjasama antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif, dan aparat hukum diminta untuk mengambil tindakan kepada KT diduga bandar sabu. ( Rahman F hasibuan )

Read More

100 Hari Iskandar Alfarlaky: Janji Menggantung, Publik Menanti Kejelasan. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Genap seratus hari Iskandar Usman Alfarlaky memimpin Aceh Timur sebagai bupati. Namun hingga kini, publik belum mendapat satu pun paparan resmi terkait capaian kerja atau realisasi janji politik yang pernah dikampanyekan. Diamnya pemerintah daerah menuai tanya: apakah perubahan yang dijanjikan hanya sebatas retorika? Iskandar, yang dilantik pada Maret 2025 setelah menang dalam pemilihan langsung, sempat mencuri perhatian publik dengan gaya komunikasinya yang keras dan vokal semasa duduk di DPR Aceh. Ia dikenal kritis terhadap kemacetan birokrasi dan buruknya pelayanan publik. Tapi kini, setelah 100 hari menjabat sebagai kepala daerah, janji-janji itu belum tampak arah realisasinya. Padahal, publik menanti langkah konkret. Terutama dalam isu-isu strategis seperti reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi rakyat. Sayangnya, hingga hari ini, belum ada rilis resmi dari Pemkab Aceh Timur, bahkan sekadar laporan ringkas pun tak kunjung muncul. > “Ini soal transparansi, bukan pencitraan. Publik berhak tahu apa saja yang sudah dilakukan, dan apa yang belum bisa dijalankan. Jangan biarkan masyarakat menebak-nebak,” kata seorang warga Idi Rayeuk. Ketiadaan komunikasi resmi dari Pemkab dinilai sebagai bentuk lemahnya akuntabilitas awal pemerintahan Alfarlaky. Di media sosial, akun resmi pemerintah pun nyaris tak bersuara—tak ada infografis capaian, tak ada pesan singkat kinerja, bahkan sekadar refleksi 100 hari pun absen. Beberapa pengamat menyebut kondisi ini sebagai alarm dini terhadap potensi gagalnya komunikasi politik. Sebab dalam sistem demokrasi, janji kampanye bukan sekadar alat memikat suara, tapi merupakan kontrak moral yang wajib dipenuhi atau setidaknya dijelaskan perkembangannya. > “Jika tak ada penjelasan, maka kekecewaan masyarakat bisa tumbuh. Karena rakyat bukan hanya ingin hasil, tapi juga proses yang terbuka,” ujar seorang aktivis muda dari Peureulak. Wajar jika masyarakat mulai bertanya: di mana transparansi yang dulu dijanjikan? Apa yang sudah dilakukan? Apa hambatannya? Dan yang lebih penting—apakah pemerintah daerah serius menjalankan mandat rakyat, atau justru mulai terjebak dalam rutinitas birokrasi tanpa arah? Kini, sorotan tertuju pada Iskandar Alfarlaky dan timnya. Seratus hari pertama bukan sekadar angka simbolik. Ini adalah momen pengujian awal atas keseriusan, komitmen, dan integritas kepemimpinan. Masyarakat tidak menuntut keajaiban. Mereka hanya ingin kejujuran. Diam bukan pilihan.   Senin, 30 Juni 2025

Read More

SAPMA IPK LABUHANBATU PERTANYAKAN UNGKAPAN PT. ISJ TERKAIT GANTI RUGI PEMBANGUNAN JALAN DI DUSUN AEK NAULI PANGKATAN. 

Rantauprapat-Bersuarakyat.online Pasca pihak dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu meninjau lokasi pembangunan jalan di dusun Aek Nauli, Satuan Pelajar Dan Mahasiswa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (SAPMA DPD IPK) kirim surat ke pihak PT. Indo Sepadan Jaya (ISJ) terkait ungkapan bakal mengganti rugi penggantian material yang telah sempat dimulai, Senin (30/06/25). Hal ini diungkapkan ketua SAPMA DPD IPK LABUHANBATU, Bung Ahmadi Ritonga, S.IP. “Kami mendengar informasi bahwasanya PT. ISJ akan menganti rugi material yang sudah sempat di mulai, hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar kepada kami dasar ganti rugi pembangunan yang sudah masuk anggaran pemerintah” ucap Ahmadi Ritonga, S.IP. Lanjutnya, Ahmadi Ritonga menyatakan ada 5 (lima) pertanyaan dilampir dalam surat ke pihak PT. ISJ 1. Apa dasar PT. ISJ melakukan ganti rugi pembangunan jalan yang suda masuk dalam anggaran daerah ? 2. Apabila pihak PT. ISJ sudah memberikan ganti rugi, kepada pihak dinas mana diserahkan ? 3. Meminta Pihak PT. ISJ menunjukkan bukti transaksi ganti rugi ? 4. Meminta pihak PT. ISJ untuk memberikan alasan terkait ungkapan harapan proyek pembangunan jalan dipindahkan? 5. Meminta Pihak PT. ISJ menunjukkan bukti status jalan dusun Aek Nauli menuju pabrik pengolahan sawit ? Ahmadi Ritonga juga menyatakan bahwasanya SAPMA DPD IPK Labuhanbatu telah mengkonfirmasi Humas PT. ISJ dengan nomor handphone 08** **** *323 namun tidak ada jawaban walaupun sudah terlihat centang dua saat mengirim pesan melalui WhatsApp SAPMA DPD IPK Labuhanbatu berharap PT. ISJ sebagai perusahaan yang berdiri di Kabupaten Labuhanbatu bisa menjadi efek positif untuk masyarakat.   #Red

Read More

Bupati Labusel Launching Aplikasi SIPRAJA: Dorong Transparansi dan Reformasi Digital Pemerintahan. 

Labusel-Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong reformasi birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini diwujudkan melalui peluncuran aplikasi SIPRAJA (Sistem Pelaporan Kinerja), yang secara resmi di-launching oleh Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, di Command Center Kantor Bupati Labusel, Senin (30/6/2025). Peluncuran aplikasi ini turut dihadiri oleh Plh Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para Kabag, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menegaskan bahwa SIPRAJA bukan sekadar platform digital, melainkan sebuah lompatan besar menuju tata kelola pemerintahan yang berbasis data, cepat, dan terintegrasi. “Dengan SIPRAJA, pelaporan kinerja dari seluruh OPD, kecamatan, hingga desa akan lebih terstruktur, mudah dimonitor, dan dapat diakses secara real time,” ungkap Bupati. Aplikasi ini diharapkan menjadi alat kontrol dan evaluasi strategis dalam mendukung capaian target pembangunan daerah. Tak hanya untuk ASN dan perangkat daerah, SIPRAJA juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah secara lebih terbuka. Lebih lanjut, Bupati Fery mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tidak memandang SIPRAJA sebagai sekadar kewajiban administratif, tetapi sebagai instrumen nyata dalam meningkatkan kualitas manajemen kerja. “Data bukan hanya sekadar angka, tapi menjadi dasar dari pengambilan kebijakan yang berdampak. Melalui SIPRAJA, saya berharap tidak ada lagi laporan fiktif atau keterlambatan data. Setiap kepala OPD harus bisa mengontrol realisasi program kerjanya dengan cepat,” ujarnya. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tim pengembang SIPRAJA atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mewujudkan aplikasi ini. Ia menegaskan pentingnya transformasi digital bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan birokrasi. “Mari ubah mindset kita. Dari zona nyaman ke zona kemajuan. Dengan sistem yang tertib, laporan yang akurat, dan semangat kerja yang tinggi, insyaallah Labusel akan menjadi daerah yang lebih unggul dan terpercaya,” pungkasnya. Dengan peluncuran SIPRAJA ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan langkah nyatanya dalam menghadirkan birokrasi yang modern, responsif, dan berpihak kepada kemajuan masyarakat. #Red

Read More

Semangat Kafilah Riau Meriahkan MTQ ke-43 di Bengkalis. 

Bengkalis-Bersuarakyat.online Debur ombak yang menyatu dengan deru mesin kapal menjadi saksi semangat membara para kafilah dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau yang mulai berdatangan ke Pulau Bengkalis. Dalam gelombang perjalanan darat dan laut yang panjang, mereka berangkat membawa satu tujuan mulia: ikut ambil bagian dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau, yang digelar dengan penuh khidmat di Negeri Junjungan. Sejak dibukanya pendaftaran ulang peserta, pelabuhan penyeberangan Roro Sungai Pakning menjadi titik sibuk yang dipadati kendaraan-kendaraan pengangkut kafilah dan rombongan. Tak hanya para peserta, masyarakat umum pun turut menyemarakkan perjalanan ini, mengalirkan semangat religius dan kebanggaan akan eksistensi MTQ sebagai momentum spiritual terbesar dalam kalender keagamaan Provinsi Riau. Salah satu kafilah yang tampil penuh harapan adalah Ibnu Hidayatullah, perwakilan Kabupaten Indragiri Hulu. Pemuda alumni pesantren di Belilas ini merasa sangat bersyukur dapat mengikuti MTQ tingkat provinsi untuk pertama kalinya, mewakili daerahnya dalam cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia. “Alhamdulillah, ini pertama kali saya ikut MTQ tingkat Provinsi Riau. Saya merasa sangat bersyukur. Kalau tingkat kabupaten, saya sudah pernah ikut sebanyak sembilan kali. Tapi MTQ provinsi ini benar-benar memberi pengalaman baru yang luar biasa,” ungkap Ibnu penuh syukur. Bagi Ibnu, perjalanan ke Bengkalis bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga perjalanan spiritual yang menyentuh relung hati. Ia dan rombongan harus menempuh ratusan kilometer, menyusuri darat dan laut, sebelum akhirnya tiba di tanah yang dikenal sebagai Negeri Junjungan. “Perjalanannya cukup panjang dan melelahkan. Tapi begitu sampai dan melihat keindahan Pulau Bengkalis serta sambutan masyarakat yang hangat, semua lelah itu langsung sirna. Saya merasa seperti berada di tempat yang sangat diberkahi,” tuturnya kepada Media Center Riau, Sabtu (28/06) malam. Ibnu juga menyampaikan kekagumannya terhadap kemeriahan pembukaan MTQ ke-43, serta desain panggung utama atau astaka yang menurutnya megah dan menginspirasi. Ia berharap ajang MTQ ini mampu menjadi pemantik kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Alquran. “Astaka-nya luar biasa, megah dan artistik. Saya berharap MTQ ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi bagaimana acara ini mampu membangkitkan semangat umat, terutama anak muda, untuk lebih dekat dengan Alquran dan nilai-nilai Islam,” harap Ibnu. Di sisi lain, semangat yang tak kalah membara juga terpancar dari Fakhri Abi Umi, peserta cabang Hifzhil Qur’an 1 Juz Putra dari Kota Dumai. Fakhri bersama rombongan menempuh perjalanan laut dengan menggunakan kapal feri sebagai akses tercepat menuju Bengkalis. “Kami rombongan tiba hari Jumat, dan perjalanan kami menggunakan kapal feri karena lebih efisien dibanding jalur darat. Perjalanannya menyenangkan dan penuh kebersamaan,” ujar Fakhri dengan senyum semangat. Menurutnya, setiap MTQ selalu menyimpan cerita dan pengalaman berbeda. Meskipun ini adalah kali keempat ia mengikuti MTQ tingkat provinsi, semangatnya tetap membara, terlebih karena ini adalah tahun terakhir ia bisa mengikuti cabang 1 Juz karena batas usia. “Ini MTQ provinsi keempat saya. Tapi tahun ini cukup istimewa, karena ini tahun terakhir saya bisa ikut di cabang satu juz. Usia saya sudah 16 tahun, jadi tahun depan harus naik ke kategori 5 Juz. Harapan saya bisa memberikan hasil terbaik untuk Dumai,” pungkasnya. Perhelatan MTQ ke-43 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis bukan sekadar panggung lomba, tetapi menjadi panggung spiritualitas, tempat pertemuan cinta umat terhadap Kalam Ilahi, dan ruang edukasi religius yang mendalam bagi generasi muda. Di tengah gemuruh kehidupan modern, MTQ tetap menjadi oase iman yang terus mengalirkan semangat dan inspirasi dari setiap lembar ayat yang dilantunkan.   Panca Sitepu.

Read More