Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Peureulak Barat Motivasi Pelajar SMKN 1 Peureulak

  Bersuarakyat.online- Peureulak Barat   Kapolsek Peureulak Barat, Ipda Faisal Hadi Siregar, S.H., mengunjungi SMKN 1 Peureulak untuk memberikan motivasi belajar sekaligus edukasi tentang kedisiplinan, penggunaan media sosial, dan keselamatan berlalu lintas. Kegiatan tersebut menyasar dewan guru dan para siswa.   Ipda Faisal mengajak para siswa untuk belajar dengan tekun, menjaga disiplin, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter dan bertanggung jawab. Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak sembarangan menggunakan media sosial, terutama dengan menyebarkan berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian. “Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan mudah percaya atau ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Apa yang kita bagikan di dunia digital juga mencerminkan sikap dan tanggung jawab kita,” ujar Ipda Faisal, Rabu, (21/10/2026). Selain itu, ia menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas, termasuk mematuhi rambu-rambu, melengkapi perlengkapan berkendara, dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan. “Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu atau belajar dengan rajin, tetapi juga bagaimana kita menjaga diri dan menghormati orang lain. Kami berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beretika, dan sadar akan keselamatan,” katanya. Kegiatan saweu sekolah tersebut berlangsung lancar dan menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian, pihak sekolah, serta para pelajar. Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, Polsek Peureulak Barat berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. hsb

Read More

Sebelum Meninggal, Kamaruddin Simanjuntak Sudah Siapkan Pemakaman di Kampung Halaman

JAKARTA, Bersuarakyat.online – Pengacara Kamaruddin Simanjuntak telah mempersiapkan prosesi pemakamannya sendiri sebelum meninggal dunia. Ia berkeinginan dimakamkan di kampung halamannya di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hal tersebut diungkapkan sang istri, Joanita Meroline Wenji, saat ditemui di Rumah Duka Ukrida, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (19/10/2026). Joanita mengatakan, jenazah Kamaruddin akan disemayamkan di Rumah Duka Ukrida hingga Rabu (21/10/2026). Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan ke Siborongborong pada Rabu malam untuk dimakamkan keesokan harinya. “Rencana di sini disemayamkan sampai hari Rabu, baru kita Rabu malam berangkat ke Siborongborong, karena dia sudah mempersiapkan semuanya,” kata Joanita. Ia memastikan pemakaman Kamaruddin akan dilaksanakan pada Kamis di kampung halaman almarhum. “Jadi pemakamannya Kamis, Kamis pemakaman. Dibawa ke Siborongborong,” ujarnya. Joanita menuturkan, suaminya meninggal dunia di Rumah Sakit Pelni pada Senin dini hari akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Menurut Joanita, Kamaruddin telah menjalani prosedur cuci darah secara rutin selama sekitar dua tahun terakhir. Meski kondisi kesehatannya menurun, almarhum tetap berusaha menjalankan pekerjaannya sebagai pengacara. “Untuk sebelumnya memang sudah dua tahun mulai cuci darah. Karena terlalu lelah, hampir enggak istirahat dia. Kalau bela klien itu benar-benar hari Minggu pun dia kerja,” tutur Joanita. Ia mengungkapkan, kondisi kesehatan suaminya mulai sering memburuk sejak Februari 2026. Saat itu, Kamaruddin beberapa kali harus menjalani perawatan di rumah sakit. “Mulai dari Februari itu sudah bolak-balik rumah sakit. Cuma memang saya enggak sebarkan, karena kalau dia sudah segar, barulah diinformasikan,” katanya. Di tengah kondisi suaminya yang semakin melemah, Joanita mengaku terus berdoa agar Kamaruddin diberi kesempatan untuk melewati sejumlah momen penting bersama keluarga. Ia mengenang, pada Februari lalu, Kamaruddin pernah pulang dari kampus dengan menggunakan kursi roda. Melihat kondisi suaminya, Joanita berharap bisa merayakan hari jadi pernikahan mereka pada 18 Maret bersama-sama. “Waktu Februari itu dia pulang dari kampus, masuk pakai kursi roda. Saya cuma berdoa, ‘Tuhan, karena dia sudah lemah banget, saya minta satu bulan sampai anniversary kami tanggal 18 Maret.’ Dikasih sama Tuhan lewat,” kenangnya. Joanita juga terus memanjatkan doa agar suaminya diberikan kesembuhan hingga perayaan Paskah pada April dan ulang tahun Kamaruddin pada 21 Mei. Ia mengatakan, kondisi Kamaruddin sempat membaik selama beberapa bulan. Pada Mei hingga Juli, almarhum tidak kembali menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, kondisi kesehatannya kembali menurun sejak akhir Juli. Kamaruddin kembali masuk rumah sakit pada Agustus, bertepatan dengan bulan ulang tahun Joanita. “Saya berdoa lagi minta hadiah ulang tahun saya di bulan Agustus dia sembuh. Ternyata tanggal 25 masuk rumah sakit, jadi saya ulang tahun di rumah sakit,” ujar Joanita. Kepergian Kamaruddin meninggalkan duka bagi keluarga. Sebelum meninggal dunia, ia diketahui tetap berupaya menjalankan profesinya sebagai pengacara di tengah perjuangannya menghadapi penyakit yang diderita. (#slh)

Read More

Ini tanggapan DINAS PERHUBUNGAN ACEH TIMUR: PEMASANGAN LAMPU LALU LINTAS DI SIMPANG EMPAT KOTA BINJAI SEDANG DIUSULKAN KE BALAI TRANSPORTASI DARAT ACEH

  Aceh Timur – bersuarakyat.online Idi, 19 Oktober 2026 — Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur menanggapi keluhan masyarakat terkait belum terpasangnya lampu lalu lintas di Simpang Empat Kota Binjai, Kecamatan Julok, yang kerap menjadi lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur, Zulkifli, S.T., M.H., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan pemasangan lampu lalu lintas di titik tersebut ke Balai Transportasi Darat Provinsi Aceh. Hal ini dikarenakan kewenangan pengelolaan ruas jalan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kementerian Perhubungan melalui Balai Transportasi Darat Provinsi Aceh.   “Insyaallah sudah kita buat usulan ke Balai Transportasi Darat Provinsi Aceh, karena memang itu kewenangan Kementerian Perhubungan,” ujar Zulkifli.   Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memahami kekhawatiran masyarakat atas tingginya risiko kecelakaan di persimpangan tersebut dan akan terus melakukan koordinasi serta mendesak instansi berwenang agar pemasangan dapat segera dilaksanakan demi keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, Dinas Perhubungan juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk sementara waktu meningkatkan pengawasan dan penegakan di lokasi tersebut.   Dinas Perhubungan Aceh Timur mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat. Masyarakat dimohon untuk tetap sabar dan mematuhi rambu lalu lintas selama proses pemasangan belum terwujud.       Tertanda, Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Timur 19 Oktober 2026 Red

Read More

Sawah di Aceh Timur Diduga Tercemar Minyak Akibat Aktivitas Pengeboran Ilegal

Aceh Timur 16 Oktober 2026 Sumber Foto: Kiriman warga untuk acehinfo.id | Lokasi: Kabupaten Aceh Timur   FAKTA DI LAPANGAN Foto yang diterima menunjukkan air saluran irigasi persawahan berubah warna menjadi gelap dan mengandung lapisan minyak mengambang. Warga menduga pencemaran ini berasal dari aktivitas pengeboran minyak tanpa izin yang beroperasi di kawasan tersebut .   DAMPAK YANG TERJADI: – Air irigasi tercemar — tidak layak untuk mengairi sawah – Tanah rusak — limbah minyak membuat tanah keras dan tanaman tidak tumbuh subur – Kualitas air tanah terancam — berisiko bagi sumber air bersih warga – Hasil panen terancam — petani khawatir kerugian besar jika tidak segera ditangani   KONTEKS MASALAH Pengeboran minyak tradisional tanpa izin memang sudah lama menjadi masalah di Aceh Timur, terutama di kawasan Kecamatan Ranto Peureulak dan Darul Ihsan . Limbah minyak sering dibuang begitu saja tanpa pengolahan, meresap ke tanah dan masuk ke aliran air termasuk saluran irigasi sawah warga. DLHK Aceh Timur sebelumnya telah memperingatkan bahwa aktivitas tanpa izin berdampak buruk pada kualitas udara, tanah, dan sumber air . Namun warga melaporkan aktivitas serupa masih terus berlangsung di beberapa titik .   TUNTUTAN WARGA: 1. Pemerintah segera turun ke lokasi untuk memeriksa dan mengukur tingkat pencemaran 2. Penindakan tegas terhadap pengeboran ilegal yang mencemari lahan pertanian warga 3. Pemulihan lingkungan — membersihkan saluran irigasi dan tanah yang tercemar 4. Jaminan perlindungan terhadap lahan pertanian dari aktivitas yang merusak. “Sawah adalah sumber hidup kami. Kalau airnya berminyak, apa yang akan kami tanam? Siapa yang akan bertanggung jawab jika panen gagal?” — ungkap salah satu warga yang sawahnya terdampak.   Catatan: Informasi berdasarkan laporan warga dan dokumentasi yang diterima. Pemerintah daerah belum merilis hasil pemeriksaan resmi terkait lokasi spesifik pada foto ini. Apabila ada perkembangan selanjutnya, akan kami sampaikan.

Read More

Aktivis HAM Aceh, Nyak Li Maop, Desak PBB Turun Tangan ke Aceh dan Kecam Tindakan Represif Militer Saat Acara Maulid Nabi

BANDA ACEH, Bersuarakyat.online – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Nyak Li Maop, menyampaikan keprihatinan mendalam dan kecaman keras atas insiden kericuhan serta dugaan penganiayaan warga oleh oknum aparat TNI pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Meunasah, Laweung, Kabupaten Pidie. Tindakan represif tersebut dipicu oleh penurunan bendera Bulan Bintang yang dinilai telah merusak keharmonisan, kebebasan berbudaya, serta memicu trauma masa lalu masyarakat Aceh. Melihat kondisi yang kian memanas, Nyak Li Maop secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengutus perwakilannya ke Aceh demi mengantisipasi dan mencegah terjadinya pertumpahan darah. Nyak Li Maop menilai, pendekatan militeristik yang ditunjukkan aparat dalam memicu insiden ini seolah mengungkit luka lama masyarakat Aceh pada masa Operasi Darurat Militer. Langkah tersebut dianggap merusak tatanan keharmonisan serta merampas kebebasan warga Aceh dalam menjalankan adat, budaya, dan warisan leluhurnya. “Kejadian ini sangat kita sayangkan. Pihak masyarakat sebelumnya telah membangun komunikasi dan bernegosiasi secara damai dengan pihak Koramil Laweung terkait keberadaan bendera tersebut. Namun, selang beberapa jam kemudian, oknum aparat justru mendatangi lokasi, menurunkan bendera secara sepihak, hingga memicu kericuhan dan pemukulan terhadap warga yang sedang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujar Nyak Li Maop. Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap warga sipil di dalam acara keagamaan merupakan bentuk pelanggaran HAM yang serius dan wajib diproses secara hukum tanpa tebang pilih. Menagih Komitmen MoU Helsinki dan Peran Perwakilan Rakyat Lebih lanjut, Nyak Li Maop mengingatkan bahwa persoalan bendera Aceh memiliki landasan hukum dan historis yang kuat, salah satunya tertuang dalam poin-poin kesepakatan damai MoU Helsinki yang melahirkan Qanun Bendera Aceh. ” mengkritik pandangan sebagian oknum pejabat militer yang masih melabeli simbol tersebut sebagai gerakan separatis dengan pola-pola kekerasan lama. “Jika pihak pemerintah dan TNI menganggap bendera Bulan Bintang sebagai simbol separatis, lantas bagaimana posisi keberlanjutan perdamaian yang telah disepakati? Sejarah mencatat pengorbanan besar bangsa Aceh bagi berdiri dan tegaknya Republik ini, namun sangat menyayangkan pendekatan militeristik dan kekerasan masih saja diutamakan dalam menyelesaikan perselisihan pandangan,” tegas Nyak Li Maop. Ia menduga masih ada oknum-oknum di tubuh militer yang memelihara dendam serta kebencian masa lalu terhadap rakyat Aceh, sehingga kerap mengedepankan tindakan represif ketimbang dialog. Di akhir peryataannya, Nyak Li Maop mengetuk nurani para wakil rakyat di parlemen agar tidak tinggal diam melihat masyarakat Aceh diintimidasi Ia menegaskan kembali panggilannya kepada PBB dan lembaga internasional untuk memantau langsung situasi di Aceh agar kezaliman dan potensi pertumpahan darah dapat segera dihentikan. Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut: Narahubung: Nyak Li Maop (Aktivis HAM Aceh) * Kategori: Siaran Pers / HAM / Sosial-Politik Aceh * Lokasi: Aceh.Indonesia

Read More

KLARIFIKASI RESMI: RICO SUKMANA DAN KEUCHIK MEUNASAH LEUBOK BANTAH TUDUAN — KERJA SUDAH SESUAI ATURAN DAN SISTEM SISKEDES

Bersuarakyat.online 13 Oktober 2026, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur Menyikapi pemberitaan yang beredar di media online beberapa hari terakhir terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan keuangan dan data di Gampong Meunasah Leubok, Rico Sukmana selaku Operator SISKEDES Gampong Meunasah Leubok, bersama Keuchik Gampong Meunasah Leubok, menyampaikan bantahan dan klarifikasi resmi: “Apa yang disampaikan oleh oknum masyarakat yang tidak disebutkan namanya tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Selama ini, tugas dan pekerjaan yang saya lakukan selaku Operator SISKEDES Gampong Meunasah Leubok telah berjalan sesuai dengan prosedur, ketentuan yang berlaku, dan sistem yang ditetapkan pemerintah. Semua data dan laporan yang saya susun adalah berdasarkan dokumen dan bukti sah yang ada,” ujar Rico Sukmana. Keuchik Meunasah Leubok juga menegaskan “Pemerintah Gampong Meunasah Leubok menjamin seluruh penyaluran dan pelaporan anggaran telah dilakukan secara tertib dan sesuai aturan. Tuduhan yang disampaikan pihak tertentu yang tidak menyebutkan identitasnya tersebut tidak kami akui dan tidak terbukti kebenarannya.” Terkait dengan informasi mengenai Operator SIKS-NG di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, pihak pemerintah gampong juga mengonfirmasi bahwa Nur Hakiki tercatat sebagai operator yang sah dan menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pernyataannya, Rico Sukmana menegaskan beberapa hal ; Bekerja sesuai aturan: Seluruh input data, penyusunan laporan, dan penatausahaan keuangan dilakukan berdasarkan pedoman resmi dan sistem SISKEDES yang terintegrasi Berdasarkan dokumen sah: Setiap angka yang tercantum dalam laporan dilampiri dengan bukti-bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan dapat diverifikasi Bukan wewenang tunggal: Pengelolaan keuangan gampong dilakukan secara berjenjang dan melibatkan pihak lain, bukan satu orang Siap diverifikasi: Jika ada yang meragukan, dokumen fisik tersedia di Kantor Gampong pada jam kerja untuk diverifikasi oleh pihak yang berwenang Keuchik Meunasah Leubok menyampaikan ; “Kami menghargai keinginan masyarakat untuk mengawasi pembangunan di gampong ini. Namun, informasi yang disampaikan haruslah akurat, bertanggung jawab, dan menyebutkan identitas secara jelas. Jika ada yang ingin menyampaikan keberatan, silakan datang secara resmi ke Kantor Gampong, sampaikan identitas, dan tunjukkan bukti yang dimiliki. Menyebarkan informasi tanpa menyebutkan nama dan tanpa menunjukkan bukti, itu bukan pengawasan — itu bisa merugikan pihak lain.” Rico Sukmana menegaskan tidak menutup diri dari pemeriksaan pihak berwenang ; “Saya tidak takut diperiksa, karena apa yang saya kerjakan sudah saya jalankan sesuai ketentuan. Silakan pihak berwenang datang, silakan periksa dokumennya. Jika ada yang kurang, kita perbaiki bersama. Tapi tolong, jangan menyebarkan informasi yang belum tentu benar di media tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada kami.” Pernyataan di atas adalah klarifikasi resmi dari pihak yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya. Media menayangkan pernyataan ini sebagai bagian dari prinsip jurnalistik berimbang — memberikan hak jawab kepada semua pihak yang terlibat. Publikasi tetap diharapkan bijaksana dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang. Prinsip praduga tak bersalah berlaku untuk semua pihak — baik pihak yang menyampaikan keluhan maupun pihak yang membantahnya. Kebenaran akan ditemukan jika semua pihak bersikap terbuka dan menghadirkan bukti secara bersama-sama di hadapan pihak yang berwenang. #Mengawal Kebenaran & Keadilan tem hsb

Read More

PERKUAT EKONOMI DESA, FORUM KDMP KABUPATEN ACEH TIMUR GELAR SILATURAHMI DI PERLAK DAN KOTA BINJAI

Bersuarakyat.online Aceh Timur- Dalam upaya memperkuat ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan silaturahmi di beberapa titik. Salah satu kegiatan dilaksanakan di Cafe Perlak, Sabtu (11/10) dan dua hari sebelumnya juga pernah diadakan di *Kota Binjai, Aceh Timur (09/10) Kegiatan ini mempertemukan Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur *Abdul Karim* dengan para Ketua Forum KDMP Kecamatan se-Aceh Timur. Dalam sambutannya, Abdul Karim menekankan pentingnya kerjasama dan koordinasi. “Agar semua Ketua KDMP membantu dan bekerja sama dengan manager dengan baik untuk mempererat ekonomi desa. Juga berkoordinasi dengan semua lapisan, baik di tingkat desa maupun kabupaten untuk sama-sama memajukan Koperasi dan mensejahterakan masyarakat,” ucap Abdul Karim, Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur. Ia menjelaskan, silaturahmi di dua titik seperti Perlak dan Kota Binjai ini sengaja dilakukan agar semua pengurus kecamatan terjangkau dan tidak terpusat di satu tempat saja. “KDMP harus hadir di semua gampong. Makanya kita buat di beberapa tempat. Di Kota Binjai untuk wilayah Idi dan sekitarnya, di Peureulak untuk wilayah Peureulak dan sekitarnya. Tujuannya satu, ekonomi desa kuat melalui KDMP,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua Forum Kabupaten Aceh Timur, Mahzil* dalam pertemuan tersebut menambahkan bahwa soliditas pengurus menjadi kunci keberhasilan KDMP ke depan. “Kita harus solid, satu komando, dan saling menguatkan antar kecamatan. Kalau forum kecamatan kuat, maka KDMP gampong juga akan kuat. Jangan ada ego sektoral, kita bangun KDMP ini bersama untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Timur. Apa yang sudah disepakati hari ini di Perlak dan Kota Binjai harus segera ditindaklanjuti di masing-masing kecamatan,” tegas Mahzil, Wakil Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur. Pertemuan membahas: 1. Penguatan kelembagaan Forum Kecamatan 2. Kerjasama Ketua dan Manager KDMP Gampong 3. Pengembangan usaha: sembako, pangkalan gas 3KG, ketahanan pangan 4. Koordinasi berjenjang Desa-Kecamatan-Kabupaten 5. Rakor rutin Forum KDMP Aceh Timur Dalam pertemuan ini turut hadir Wakil Ketua Forum Kabupaten Mahzil Aceh Timur beserta seluruh pengurus Forum KDMP Kecamatan. Dengan adanya silaturahmi di dua titik ini, diharapkan KDMP di Aceh Timur semakin solid. #Hsb

Read More

Warga RT 006/007 Sunter Agung Bersholawat Bersama Majelis SHOLING, Hadirkan Bang Daus Mini & Baba Madun

      JAKARTA UTARA – Bersuarakyat.online Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Warga RT 006/007 Sunter Agung menggelar acara *Bersholawat Bersama Majelis SHOLING*, yang dijadwalkan pada Hari ini :   *Sabtu, 10 Oktober 2026* ⏰ *Waktu:* 19:30 WIB – Selesai 📍 *Lokasi:* Depan SD 01 Sunter Agung, Jl. Ancol Selatan I RT 006/007, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara   Acara ini akan dihadiri oleh penceramah kondang *Bang Daus Mini & Baba Madun (Nyakkopsah)*, dengan tuan rumah *Bapak Suryana & Ibu Ratiah*. Kegiatan ini diinisiasi oleh YPP UNIQ DKI.   Mengusung tema *“Kebhinekaan & Kerukunan Antar Umat Beragama, & Adab Dalam Bermasyarakat”*, acara ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar warga sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.   Anjuran Bersholawat dalam Al-Qur’an   Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan, sebagaimana firman-Nya:   *إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا*   _“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”_ *(QS. Al-Ahzab: 56)*   Ayat ini menjadi landasan utama mengapa majelis sholawat begitu dicintai umat. Barangsiapa bersholawat sekali, Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali.   Selain itu, tema kebhinekaan dan kerukunan yang diangkat sangat relevan dengan firman Allah:   *يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا*   _“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”_ *(QS. Al-Hujurat: 13)*   Melalui sholawat bersama, warga Sunter Agung diajak untuk tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga memperkuat toleransi dan adab dalam bermasyarakat yang majemuk.   Panitia mengundang seluruh warga RT 006/007 dan sekitarnya untuk hadir dan bersama-sama melantunkan sholawat demi keberkahan lingkungan. Wartawan : Pak.rt. Guntur suropati /ilhams’87 @ Bersuarakyat.online

Read More

PURI KEMBANGAN MEMBARA! _Kebakaran Hanguskan 3 Ruko di Kembangan Raya dan Rotasi Kapolsek Kembangan – Hikmah di Balik Musibah

  Jakarta,Bersuarakyat.online -* Kawasan elit Puri Kembangan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, menjadi sorotan publik pekan ini. Dua peristiwa besar terjadi hampir bersamaan: kebakaran hebat yang menghanguskan tiga ruko di Jalan Kembangan Raya dan rotasi kepemimpinan di tubuh Polsek Kembangan.     *KRONOLOGI KEBAKARAN 3 RUKO – SELASA, 6 OKTOBER 2026* Berdasarkan informasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB dari bagian belakang salah satu warung makan. Angin kencang membuat api cepat merambat ke dua ruko di sebelahnya yang merupakan toko elektronik dan furniture.   Petugas mengerahkan sedikitnya 15 unit mobil pemadam dan 60 personel. Api berhasil dilokalisir pukul 15.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.   Musibah kebakaran ini menjadi pengingat bagi kita semua, sebagaimana firman Allah SWT:   > *”Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”* > *(QS. Al-Baqarah: 155)*   Dan bagi mereka yang sabar menghadapi cobaan:   > *”(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali).”* > *(QS. Al-Baqarah: 156)*     *ROTASI KAPOLSEK KEMBANGAN: AMANAH KEPEMIMPINAN BARU* Di tengah upaya pemulihan pasca kebakaran, jajaran Polda Metro Jaya melakukan penyegaran organisasi. Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor ST/893/IX/KEP/2026 tanggal 17 September 2026, jabatan Kapolsek Kembangan resmi berganti.   Kompol Moch. Taufik Iksan, S.H., M.H., yang sebelumnya memimpin Polsek Kembangan, mendapat amanah baru sebagai Wakasat Reskrim PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat. Posisinya digantikan oleh Kompol Nuraqsha Ferdianto, S.E., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kebon Jeruk.   Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Puri Kembangan yang padat dan rawan banjir serta kebakaran.     Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Allah SWT berfirman:   > *”Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”* > *(QS. Al-Anfal: 27)*     Dan tentang pentingnya pemimpin yang adil dan melindungi rakyatnya:   > *”Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.”* > *(QS. An-Nisa: 58)*     *HARAPAN WARGA PURI KEMBANGAN* Warga Puri Kembangan, khususnya di sekitar Jalan Kembangan Raya, berharap Kapolsek baru dapat segera beradaptasi dan meningkatkan patroli serta sosialisasi pencegahan kebakaran dan penanganan banjir langganan yang kerap merendam Jalan Puri Kembangan setinggi 10-30 cm saat hujan deras.     Musibah dan pergantian pemimpin adalah bagian dari sunnatullah untuk menguji keimanan dan meningkatkan kualitas pengabdian. Semoga warga yang tertimpa musibah diberi ketabahan dan ganti yang lebih baik, serta Kapolsek baru diberi kekuatan untuk mengemban amanah.     > *”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”* > *(QS. Al-Baqarah: 216)*       *Laporan: ilhams’87 *Editor: Redaksi* http://Bersuarakyat.online**Jumat, 9 Oktober 2026 | Akurat, Berimbang, Terpercaya

Read More

Bakti Religi, Sat Samapta Polres Aceh Timur Hadir untuk Masyarakat

Aceh Timur – bersuarakyat.online Satuan Samapta Polres Aceh Timur menggelar kegiatan bakti religi di Masjid Baitul Yaqin, Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Alue Bue, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat, (09/10/2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kepolisian memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial dan kepedulian terhadap rumah ibadah. Kasat Samapta Polres Aceh Timur AKP Muklis, S.E., mengatakan bakti religi tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga wujud kepedulian Polri dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. “Bakti religi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa tugas Kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, memperkuat kebersamaan, serta berkontribusi dalam menjaga lingkungan rumah ibadah agar tetap nyaman bagi masyarakat,” kata AKP Muklis. Menurut dia, hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat perlu dibangun melalui tindakan nyata dan berkelanjutan. Kepedulian terhadap rumah ibadah, kata dia, menjadi salah satu langkah untuk menanamkan semangat gotong royong sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian. “Keamanan tidak bisa dibangun oleh Kepolisian semata. Dibutuhkan kebersamaan, komunikasi, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tumbuh semangat saling membantu dan kesadaran bahwa menjaga keharmonisan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Polres Aceh Timur berharap kegiatan bakti religi dapat terus mempererat silaturahmi antara personel kepolisian dan warga serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Teranngg Kasat Samapta Polres Aceh Timur AKP Muklis, S.E. Hsb

Read More