Bulog KC Labuhanbatu Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP, Realisasi Capai 5.951 Ton
Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Labuhanbatu terus memperketat monitoring dan pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan pemerintah. Pemimpin Perum Bulog KC Labuhanbatu, Harmein Indra Pohan, Jumat (30/10/2026), mengatakan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan terhadap seluruh mitra penyalur, mulai dari proses pembelian dan pengambilan hingga penyaluran beras kepada masyarakat. Menurutnya, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi distribusi sekaligus memastikan seluruh mitra menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap mitra penyalur, baik dalam proses pembelian maupun penyaluran beras SPHP. Kami mengharapkan seluruh mitra senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme distribusi dan harga jual,” ujar Harmein. Ia menegaskan, Bulog akan melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan apabila ditemukan ketidaksesuaian atau pelanggaran dalam pelaksanaan penyaluran di lapangan. Hingga akhir Oktober 2026, realisasi penyaluran beras SPHP oleh Bulog KC Labuhanbatu tercatat mencapai 5.950.980 kilogram atau sekitar 5.951 ton. Penyaluran dilakukan melalui jaringan mitra, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), untuk menjaga ketersediaan beras dengan harga terjangkau sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja Bulog KC Labuhanbatu. Bulog KC Labuhanbatu berkomitmen melanjutkan pengawasan dan evaluasi secara berkala guna memastikan program SPHP berjalan sesuai tujuan. Setiap perkembangan dan temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan tata kelola distribusi serta mencegah potensi penyimpangan. Selain melanjutkan penyaluran beras SPHP hingga akhir 2026 sesuai penugasan pemerintah, Bulog KC Labuhanbatu juga akan menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 kepada masyarakat penerima manfaat berdasarkan data dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. “Melalui kedua program tersebut, Bulog KC Labuhanbatu terus berkomitmen menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilitas harga beras, serta memastikan bantuan dan program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Harmein. #Red