Pangdam Moloku Kie Raha Pimpin Tradisi Penciuman Pataka, Tegaskan Loyalitas Prajurit

TERNATE – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Prof. Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., memimpin upacara penciuman Pataka dan tradisi masuk korps di Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIT itu diikuti pejabat Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Korem 152/Baabullah, serta prajurit TNI dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan satuan. Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa tradisi penciuman Pataka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat loyalitas, disiplin, jiwa korsa, dan kebanggaan terhadap satuan. Ia mengingatkan prajurit agar menjaga kehormatan satuan, berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, ikhlas, dan pantang menyerah demi kepentingan bangsa dan negara,” demikian pesan Pangdam dalam amanatnya. Prosesi penciuman Pataka menjadi simbol penghormatan terhadap kehormatan dan jati diri satuan sekaligus peneguhan komitmen prajurit untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Nama Moloku Kie Raha sendiri memiliki keterkaitan historis dengan empat kesultanan di Maluku Utara, yakni Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan. Nilai persatuan dan kearifan lokal tersebut menjadi bagian dari identitas wilayah yang perlu dihormati dalam pelaksanaan tugas teritorial. Melalui tradisi ini, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha diharapkan semakin memperkuat soliditas, integritas, dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.(Red)

Read More

Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Sambangi Kedaton Ternate, Perkuat Sinergi dengan Kesultanan dan Pembinaan Generasi Muda

TERNATE — Panglima Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, Lubis S.E., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kedaton Kesultanan Ternate dan disambut langsung oleh Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan Kesultanan Ternate sekaligus membahas penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah Maluku Utara. Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menyampaikan visi dan misinya dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah serta pengabdian kepada masyarakat. Ia juga memperkenalkan keberadaan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sebagai komando kewilayahan yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat. Pangdam menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan unsur adat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Maluku Utara. Selain membahas hubungan kelembagaan, Pangdam juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda putra-putri Maluku Utara yang berminat mengabdikan diri melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berencana memberikan pembinaan dan pendampingan kepada calon prajurit, antara lain melalui persiapan fisik, pembekalan mental dan psikologis, serta perhatian terhadap kondisi kesehatan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu para calon peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI. Pangdam berharap putra-putri daerah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sejak dini, menjaga kebugaran jasmani, memelihara kesehatan, dan membangun kesiapan mental. Seluruh persiapan dan proses seleksi tetap harus mengikuti persyaratan serta ketentuan resmi yang berlaku. Upaya pembinaan ini juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda Maluku Utara untuk berpartisipasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran, dengan tetap mengedepankan prinsip seleksi sesuai aturan yang ditetapkan. Kunjungan ke Kedaton Kesultanan Ternate tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dan Kesultanan Ternate. Hubungan yang harmonis antara TNI dan tokoh adat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta mendukung stabilitas dan kemajuan daerah. Melalui silaturahmi ini, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berharap sinergi dengan Kesultanan Ternate semakin erat, baik dalam menjaga persatuan maupun mendukung pembinaan generasi muda Maluku Utara agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.(Red)  

Read More

Bupati Labusel Buka TMMD ke-130, Fokus Percepat Pembangunan Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu di Lapangan Mutiara, Desa Aek Batu, Cikampak, Kecamatan Torgamba, Selasa (13/10/2026). Program TMMD yang berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, menjadi salah satu upaya mempercepat pembangunan wilayah perdesaan melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sejumlah sasaran fisik dan nonfisik disiapkan untuk meningkatkan aksesibilitas, memperbaiki kualitas lingkungan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. Upacara pembukaan tersebut dihadiri Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf. Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., beserta rombongan dan para pejabat utama Korem 022/PT, Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji beserta jajaran, anggota DPRD Labusel, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Labusel Ny. Indah Fery Simatupang, Ketua Persit KCK Ny. Indah Hanung Kaptiaji, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta undangan lainnya. Dalam arahannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 0209/Labuhanbatu, atas komitmen dan pengabdiannya dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD. Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0209/LB, atas komitmen dan pengabdiannya dalam membantu percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD,” ujar Fery. Ia berharap seluruh sasaran TMMD ke-130 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Bupati juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, menjaga kebersamaan, dan bergotong royong bersama personel TNI. “Keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan TNI, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan TMMD ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, membangun desa, dan mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya. Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu menetapkan sejumlah sasaran fisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pekerjaan fisik tersebut meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar lima meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit sumur bor, perbaikan lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi dua tempat ibadah. Peningkatan jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil produksi masyarakat. Sementara itu, penyediaan sumur bor, perbaikan MCK, serta rehabilitasi rumah dan tempat ibadah diarahkan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran. TMMD kali ini juga mencakup program ketahanan pangan melalui penanaman jagung dan semangka pada lahan seluas 1,3 hektare. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memperkuat kemandirian pangan masyarakat. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik turut menjadi perhatian melalui penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), hukum, kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana, pertanian, hingga pemeliharaan lingkungan hidup. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menjaga hasil pembangunan secara berkelanjutan. Dukungan TNI terhadap pembangunan infrastruktur di Labusel juga terlihat dari perkembangan pembangunan jembatan yang dikerjakan Kodim 0209/Labuhanbatu. Dari total 26 unit jembatan yang telah dikerjakan di wilayah kerja Kodim 0209/Labuhanbatu, sebanyak 18 unit berada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pembangunan tersebut mencakup sejumlah jenis jembatan, termasuk jembatan gantung dan jembatan beton. Infrastruktur ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat, mempermudah akses antardesa, serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga. Keberadaan jembatan yang memadai menjadi bagian penting dalam membuka keterisolasian wilayah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses lebih mudah menuju pusat pelayanan, sekolah, fasilitas kesehatan, maupun kawasan ekonomi. Melalui TMMD ke-130 dan berbagai dukungan pembangunan infrastruktur tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah perdesaan. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar, aman, dan sukses serta menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih dari sekadar pembangunan sarana fisik, TMMD diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. #AJN

Read More

Mayjen TNI Nefra Firdaus Pimpin Kodam Pertama Moloku Kie Raha di Maluku Utara

MALUKU UTARA — Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., resmi menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, menjadikannya pemimpin pertama Kodam yang dibentuk untuk wilayah Provinsi Maluku Utara. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan lambang satuan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan bagian dari penataan organisasi TNI melalui peresmian enam Kodam baru dan total 204 satuan TNI. Langkah ini menandai perkembangan struktur komando kewilayahan TNI di Maluku Utara. Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Infanteri. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah bertugas di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan mengemban berbagai jabatan di satuan teritorial maupun tingkat komando pusat. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Kodim 1415/Selayar, Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha, Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda, serta Komandan Korem 012/Teuku Umar. Kariernya berlanjut di tingkat pusat dengan menjabat Paban IV/Komsos Staf Teritorial TNI dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad). Ia kemudian dipercaya sebagai Wakil Komandan Kodiklatad sebelum menjabat Kepala Staf Kodam XV/Pattimura pada 2024–2026. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi penugasannya sebagai Pangdam pertama di Maluku Utara. Kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha menjadi bagian dari penataan organisasi pertahanan di wilayah Maluku Utara. Komando kewilayahan ini menjalankan fungsi pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sesuai kewenangan TNI Angkatan Darat. Dengan struktur komando tersendiri, koordinasi kewilayahan di Maluku Utara memasuki tahap baru. Pelaksanaan tugas Kodam tetap mengacu pada kebijakan pimpinan TNI serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Mayjen TNI Nefra Firdaus kini mengemban tanggung jawab memimpin komando tersebut. Penugasannya menjadi bagian dari sejarah pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sekaligus perkembangan organisasi TNI di Provinsi Maluku Utara. Riwayat Pendidikan Nefra Firdaus menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1992. Pendidikan serta pengembangan profesional yang tercantum dalam riwayatnya meliputi: – Akademi Militer (Akmil), 1992. – Sussarcabif atau Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, 1992. – Pendidikan Para (Dik PARA). – Pendidikan Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus. – Selapa I/Infanteri, 1997. – Selapa II/Infanteri, 2000. – Dikreg Sesko TNI, 2015. – Dikreg Lemhannas, 2019. – Pendidikan akademik magister manajemen dan gelar doktor sebagaimana tercantum dalam profil yang tersedia. Riwayat Jabatan Berikut sejumlah jabatan yang tercantum dalam riwayat karier Nefra Firdaus: – Danyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus (2008     2009). – Dandim 1415/Selayar (2010–2012). – Danbrigif 16/Wira Yudha (2014–2015). – Denma Mabesad dalam rangka pendidikan Sesko TNI (2015–2016). – Aster Kasdam Iskandar Muda (2016–2017). – Danrem 012/Teuku Umar (2017–2018). – Paban IV/Komsos Ster TNI (2020). – Kadispenad (2020–2021). – Wakil Komandan Kodiklatad (2021–2024). – Kasdam XV/Pattimura (2024–2026). – Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (2026), sebagaimana tercantum dalam data riwayat jabatan. – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha (2026–sekarang). Penugasan sebagai Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menempatkan Mayjen TNI Nefra Firdaus sebagai pimpinan pertama komando daerah militer yang dibentuk untuk Provinsi Maluku Utara.(Red)

Read More

HUT TNI ke-81, BRI Rantauprapat Hadir Perkuat Sinergi

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum mempererat kebersamaan antara TNI dengan berbagai pihak, termasuk BRI BO Rantauprapat. Dalam peringatan yang digelar di Markas Yonif 956/SBA, BRI BO Rantauprapat turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada jajaran TNI sekaligus menyampaikan apresiasi atas pengabdian para prajurit dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemimpin Cabang BRI Rantauprapat, Teuku Zulham, Rabu (7/10/2026), mengatakan kehadiran BRI dalam momentum HUT TNI merupakan bentuk dukungan sekaligus penghargaan terhadap dedikasi TNI. Menurutnya, hubungan baik yang selama ini terjalin antara BRI dan TNI perlu terus diperkuat melalui komunikasi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan. “Momentum HUT TNI ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus mempererat hubungan dan sinergi dengan TNI. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Teuku Zulham. Ia menegaskan, BRI akan terus membangun hubungan baik dengan berbagai institusi dan elemen masyarakat di wilayah Labuhanbatu dan sekitarnya. #Red

Read More

Kapolres Aceh Timur Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri

Bersuarakyat.online Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K. menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 di Kodim 0104/Aceh Timur, Senin, (05/10/2026). Kehadiran Kapolres bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa menjadi wujud nyata soliditas serta sinergitas dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Upacara dipimpin oleh Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P. diikuti dari unsur TNI, Polri, Mahasiswa dan Pelajar. Kapolres, menyampaikan bahwa momentum HUT TNI ke-81 menjadi kesempatan untuk semakin memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri. “Peringatan HUT TNI ke-81 ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Kami dari Polres Aceh Timur mengucapkan selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI semakin profesional, semakin dicintai rakyat, dan bersama Polri terus bersinergi dalam menjaga keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar AKBP Aris Cai. Menurutnya, sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif. “Semoga kebersamaan dan sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Pungkas Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K. #Hsb

Read More

Perkuat Sinergi, BRI Rantauprapat Silaturahmi ke Kodim 0209/LB

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – BRI BO Rantau Prapat terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai instansi di wilayah kerjanya. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dengan Kodim 0209/LB. Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi BRI BO Rantau Prapat untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens dengan jajaran Kodim 0209/LB. Pemimpin Cabang BRI BO Rantau Prapat, Teuku Zulham, Rabu (23/9/2026) mengatakan silaturahmi dengan instansi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kerja sama yang baik. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan dapat membuka ruang kolaborasi serta memperkuat koordinasi dalam mendukung berbagai kegiatan di tengah masyarakat. “Kami berharap melalui silaturahmi ini komunikasi dan koordinasi antara BRI BO Rantau Prapat dengan Kodim 0209/LB semakin baik. Hubungan yang solid tentu akan mendukung terciptanya kolaborasi yang positif,” ujar Teuku Zulham. Ia menambahkan, BRI BO Rantau Prapat berkomitmen untuk terus membangun hubungan baik dengan seluruh stakeholder di wilayah kerja. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi terkait kondisi dan berbagai kebutuhan di wilayah Labuhanbatu. “BRI BO Rantau Prapat akan terus menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan seluruh instansi serta stakeholder. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya #Red

Read More

Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Pil Ekstasi

LABUHANBATU, Bersuarakyat.online – Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti narkotika berupa 34 kilogram sabu dan 20.000 butir pil ekstasi, Kamis (17/9/2026). Pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jalan M.H. Thamrin, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Kegiatan dipimpin Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, S.H., mewakili Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. Sejumlah unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, tokoh agama, pejabat utama Polres Labuhanbatu, perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta insan pers turut menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Wakapolres P.S. Simbolon menyampaikan apresiasi kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dan Kodim 0209/LB yang dinilai terus bersinergi dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. “Hari ini kita melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 34.000 gram dan pil ekstasi sebanyak 20.000 butir. Ini merupakan bentuk keseriusan kita bersama dalam memberantas peredaran narkotika,” ujarnya. Ia mengatakan, Polres Labuhanbatu akan terus melakukan upaya penindakan dan pencegahan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari dampak penyalahgunaan narkotika. “Kami Polres Labuhanbatu akan terus melakukan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Sinergi dengan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar peredaran narkotika dapat terus ditekan,” katanya. Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses pemusnahan tersebut disaksikan Kasdim 0209/LB Mayor Inf. SH. Tanjung, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Susi Sihombing, S.H., M.H., serta perwakilan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara AKP R. Fani Miranda bersama tim. Hadir pula Dansubdenpom I 1-2 Rantauprapat Kapten CPM R. Simorangkir beserta anggota, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dari Pemkab Labuhanbatu, hadir Asisten I Drs. S. Ritonga, M.Pd. yang mewakili Bupati Labuhanbatu. Sementara itu, Pemkab Labuhanbatu Utara diwakili Kasat Pol PP Singgih Purwoto, S.Sos. Selain itu, kegiatan dihadiri PJU Polres Labuhanbatu, tokoh agama Kabupaten Labuhanbatu Ustaz Alfan, S.E., serta sekitar 50 perwakilan LSM dan insan pers. Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum untuk memastikan barang bukti narkotika yang telah diamankan tidak kembali beredar di tengah masyarakat. Polres Labuhanbatu juga mengajak masyarakat bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, media, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. (Red/slh)

Read More

Polisi dan TNI Ungkap 3,87 Kg Sabu, 1 Tersangka Ditangkap di Labuhanbatu

LABUHANBATU, Bersuarakyat.online – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu bersama Kodim 0209/Labuhanbatu mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 3.870 gram atau 3,87 kilogram yang dibawa menggunakan bus angkutan umum Antar Lintas Sumatera (ALS). Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial M.R. alias R (26). Kasus itu diungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, Jalan M.H. Thamrin, Rantauprapat, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.Og., MKM., Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., perwakilan BNN, serta perwakilan masyarakat. Ditangkap di dalam bus M.R. ditangkap pada Sabtu (5/9/2026) di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Penangkapan bermula ketika Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Labuhanbatu menerima informasi mengenai bus ALS yang membawa seorang penumpang yang diduga membawa narkotika. Tim yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H., kemudian melakukan penyelidikan bersama personel Kodim 0209/Labuhanbatu. Petugas akhirnya menemukan bus yang dimaksud dan menghentikannya di Jalan Lintas Sumatera. Setelah memeriksa penumpang dan barang bawaan, petugas menemukan M.R. yang duduk di kursi nomor 27. “Dari pemeriksaan, petugas menemukan sebuah tas ransel berwarna hijau milik tersangka,” demikian keterangan dalam pengungkapan kasus tersebut. Di dalam tas itu ditemukan empat bungkus plastik transparan berukuran besar berisi kristal putih yang diduga merupakan sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, berat bersih barang bukti tersebut mencapai 3.870 gram. Sabu disebut berasal dari Malaysia Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, M.R. mengaku sabu tersebut diterima dan dibawa dari Malaysia atas suruhan seseorang yang disebut merupakan warga negara Malaysia. Sabu tersebut kemudian dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur Tanjung Balai dengan tujuan akhir Lampung. Untuk mengantarkan narkotika tersebut, tersangka mengaku mendapatkan uang jalan sebesar Rp 3 juta. Selain itu, tersangka disebut dijanjikan imbalan Rp 20 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diantar. Dengan jumlah sabu sekitar 4 kilogram, tersangka dijanjikan memperoleh imbalan sekitar Rp 80 juta. Diamankan 3,87 kg sabu dan sejumlah barang bukti Selain sabu seberat 3.870 gram, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain. Di antaranya dua bungkus busa atau gabus berwarna cokelat dan putih, satu tas ransel berwarna hijau, satu unit telepon seluler Oppo A95, satu tas sandang berwarna hitam, uang tunai Rp 2,3 juta, serta satu lembar tiket bus ALS. Dari jumlah sabu yang diamankan, polisi memperkirakan barang bukti tersebut dapat menyelamatkan sekitar 38.700 jiwa. Nilai ekonomis sabu tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 4 miliar. Tersangka terancam hukuman mati Atas perbuatannya, M.R. dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka juga dijerat secara subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav. Hanung Kaptiaji mengapresiasi personel yang terlibat dalam pengungkapan tersebut. Menurut dia, keberhasilan itu menjadi bentuk nyata sinergi dan kerja keras TNI-Polri dalam memberantas peredaran narkotika. Apresiasi juga disampaikan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama Polres Labuhanbatu dan Kodim 0209/Labuhanbatu dalam mengungkap peredaran narkotika di wilayah tersebut. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Labuhanbatu Utara M. Hendro mengatakan sinergitas TNI dan Polri dalam pemberantasan narkotika perlu terus diperkuat. Ia berharap kerja sama tersebut dapat menekan angka peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Mewakili masyarakat, Ustadz M. Tengku Alfan juga menyampaikan dukungan kepada aparat dan pemerintah daerah dalam upaya memberantas peredaran narkotika. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba. (Red/slh)

Read More

Tim Gabungan Polres & Kodim 0209 Labuhanbatu Gagalkan Pengiriman 4 Kg Sabu Dari Malaysia, Kurir Ditangkap Di Jalinsum

Bersuarakyat.online LABUHANBATU- Kolaborasi erat antara Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dan Tim Intelijen Kodim 0209 Labuhanbatu kembali membuahkan hasil gemilang. Tim gabungan berhasil menangkap kurir pengedar narkotika sekaligus mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4 Kilogram — nilai yang sangat besar dan berpotensi merusak puluhan ribu jiwa masyarakat. WAKTU & LOKASI PENANGKAPAN ; Penindakan berlangsung pada Hari Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, tepat di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. TIM PEMIMPIN & PERSONIL ; Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP HARDIYANTO, S.H., M.H. bersama Kapten Inf Aswin dari Kodim 0209 Labuhanbatu, melibatkan personil : Dari Satresnarkoba Polres Labuhanbatu: 1. AKP HARDIYANTO, S.H., M.H. — Kasat Resnarkoba 2. IPTU R. MANIK, S.H., M.H. 3. IPDA SASTRAWAN GINTING 4. IPDA R. SITUNGKIR, S.H. 5. Seluruh personil opsnal Satresnarkoba. Dari Kodim 0209 Labuhanbatu ; 1. KAPTEN INF.ASWIN 2. KAPTEN INF.UGU AMIN NST 3. SERMA BAHRUMSYAH 4. SERTU CANDRA SITIO 5. SERTU DEDI TRIWAHYUDI KRONOLOGIS PENANGKAPAN ; Kasus bermula saat tim gabungan menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang laki-laki  diduga mantan TKI yang baru tiba dari Malaysia  yang akan melintas di wilayah Labuhanbatu membawa narkotika jenis sabu dengan tujuan akhir Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Tim segera melakukan penyelidikan dan pengawalan. Sekira pukul 16.20 WIB, di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, tim melihat Bus ALS BK 7819 LD melintas dan langsung menahan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan. Saat memeriksa barang bawaan penumpang, tim menemukan tas ransel warna hijau yang diletakkan di bawah kaki seorang penumpang bernama MOHAMMAD RIZKY YANTO (26 tahun). Di dalam tas, tersembunyi rapi di balik dinding tas dan dilapisi gabus, ditemukan 4 bungkus besar transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 4,00 Kg. Pelaku mengakui barang tersebut miliknya, diperoleh dari seseorang berinisial “A” (warga Malaysia)  saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut  dan akan dikirim ke Lampung. Sebagai upah, ia dijanjikan bayaran Rp 20 Juta per kilogram setelah barang sampai tujuan, dan sudah menerima uang jalan sebesar Rp 3 Juta. BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN ; – ✅ 4 bungkus plastik besar transparan berisi narkotika sabu — berat 4,00 Kg – ✅ 2 buah gabus warna coklat (penutup/pelindung kemasan) – ✅ 1 unit tas ransel warna hijau – ✅ 1 unit tas selempang warna hitam – ✅ 1 unit HP merek Oppo warna ungu – ✅ Uang tunai sebesar Rp 2.300.000 SANKSI YANG DIJATUHKAN ; Kepada tersangka MOHAMMAD RIZKY YANTO telah diterapkan pasal berat: Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Subs UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Ancaman hukuman: Pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 20 tahun penjara. Kapolres Labuhanbatu bersama Kasat Resnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H. menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu hingga ke akar-akarnya. Sinergi antara kepolisian dan TNI melalui Kodim 0209 Labuhanbatu menjadi bukti nyata bahwa dengan bersatu, kejahatan narkotika dapat ditekan secara maksimal. “Kami tidak akan berkompromi dengan narkoba. Setiap inci wilayah Labuhanbatu akan kami jaga agar tidak menjadi jalur peredaran barang haram yang merusak generasi bangsa.” tegas Kasat Resnarkoba. Pihak kepolisian menghimbau seluruh masyarakat Labuhanbatu untuk terus bersinergi dan melaporkan setiap informasi yang mencurigakan terkait peredaran narkotika. Keberhasilan penangkapan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. #Red

Read More