Muchlis Admin

Pangdam Moloku Kie Raha Pimpin Tradisi Penciuman Pataka, Tegaskan Loyalitas Prajurit

TERNATE – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Prof. Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., memimpin upacara penciuman Pataka dan tradisi masuk korps di Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIT itu diikuti pejabat Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Korem 152/Baabullah, serta prajurit TNI dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan satuan. Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa tradisi penciuman Pataka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat loyalitas, disiplin, jiwa korsa, dan kebanggaan terhadap satuan. Ia mengingatkan prajurit agar menjaga kehormatan satuan, berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, ikhlas, dan pantang menyerah demi kepentingan bangsa dan negara,” demikian pesan Pangdam dalam amanatnya. Prosesi penciuman Pataka menjadi simbol penghormatan terhadap kehormatan dan jati diri satuan sekaligus peneguhan komitmen prajurit untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Nama Moloku Kie Raha sendiri memiliki keterkaitan historis dengan empat kesultanan di Maluku Utara, yakni Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan. Nilai persatuan dan kearifan lokal tersebut menjadi bagian dari identitas wilayah yang perlu dihormati dalam pelaksanaan tugas teritorial. Melalui tradisi ini, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha diharapkan semakin memperkuat soliditas, integritas, dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.(Red)

Read More

Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Sambangi Kedaton Ternate, Perkuat Sinergi dengan Kesultanan dan Pembinaan Generasi Muda

TERNATE — Panglima Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, Lubis S.E., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kedaton Kesultanan Ternate dan disambut langsung oleh Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan Kesultanan Ternate sekaligus membahas penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah Maluku Utara. Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menyampaikan visi dan misinya dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah serta pengabdian kepada masyarakat. Ia juga memperkenalkan keberadaan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sebagai komando kewilayahan yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat. Pangdam menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan unsur adat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Maluku Utara. Selain membahas hubungan kelembagaan, Pangdam juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda putra-putri Maluku Utara yang berminat mengabdikan diri melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berencana memberikan pembinaan dan pendampingan kepada calon prajurit, antara lain melalui persiapan fisik, pembekalan mental dan psikologis, serta perhatian terhadap kondisi kesehatan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu para calon peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI. Pangdam berharap putra-putri daerah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sejak dini, menjaga kebugaran jasmani, memelihara kesehatan, dan membangun kesiapan mental. Seluruh persiapan dan proses seleksi tetap harus mengikuti persyaratan serta ketentuan resmi yang berlaku. Upaya pembinaan ini juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda Maluku Utara untuk berpartisipasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran, dengan tetap mengedepankan prinsip seleksi sesuai aturan yang ditetapkan. Kunjungan ke Kedaton Kesultanan Ternate tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dan Kesultanan Ternate. Hubungan yang harmonis antara TNI dan tokoh adat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta mendukung stabilitas dan kemajuan daerah. Melalui silaturahmi ini, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berharap sinergi dengan Kesultanan Ternate semakin erat, baik dalam menjaga persatuan maupun mendukung pembinaan generasi muda Maluku Utara agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.(Red)  

Read More

Mayjen TNI Nefra Firdaus Pimpin Kodam Pertama Moloku Kie Raha di Maluku Utara

MALUKU UTARA — Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., resmi menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, menjadikannya pemimpin pertama Kodam yang dibentuk untuk wilayah Provinsi Maluku Utara. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan lambang satuan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan bagian dari penataan organisasi TNI melalui peresmian enam Kodam baru dan total 204 satuan TNI. Langkah ini menandai perkembangan struktur komando kewilayahan TNI di Maluku Utara. Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Infanteri. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah bertugas di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan mengemban berbagai jabatan di satuan teritorial maupun tingkat komando pusat. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Kodim 1415/Selayar, Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha, Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda, serta Komandan Korem 012/Teuku Umar. Kariernya berlanjut di tingkat pusat dengan menjabat Paban IV/Komsos Staf Teritorial TNI dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad). Ia kemudian dipercaya sebagai Wakil Komandan Kodiklatad sebelum menjabat Kepala Staf Kodam XV/Pattimura pada 2024–2026. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi penugasannya sebagai Pangdam pertama di Maluku Utara. Kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha menjadi bagian dari penataan organisasi pertahanan di wilayah Maluku Utara. Komando kewilayahan ini menjalankan fungsi pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sesuai kewenangan TNI Angkatan Darat. Dengan struktur komando tersendiri, koordinasi kewilayahan di Maluku Utara memasuki tahap baru. Pelaksanaan tugas Kodam tetap mengacu pada kebijakan pimpinan TNI serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Mayjen TNI Nefra Firdaus kini mengemban tanggung jawab memimpin komando tersebut. Penugasannya menjadi bagian dari sejarah pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sekaligus perkembangan organisasi TNI di Provinsi Maluku Utara. Riwayat Pendidikan Nefra Firdaus menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1992. Pendidikan serta pengembangan profesional yang tercantum dalam riwayatnya meliputi: – Akademi Militer (Akmil), 1992. – Sussarcabif atau Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, 1992. – Pendidikan Para (Dik PARA). – Pendidikan Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus. – Selapa I/Infanteri, 1997. – Selapa II/Infanteri, 2000. – Dikreg Sesko TNI, 2015. – Dikreg Lemhannas, 2019. – Pendidikan akademik magister manajemen dan gelar doktor sebagaimana tercantum dalam profil yang tersedia. Riwayat Jabatan Berikut sejumlah jabatan yang tercantum dalam riwayat karier Nefra Firdaus: – Danyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus (2008     2009). – Dandim 1415/Selayar (2010–2012). – Danbrigif 16/Wira Yudha (2014–2015). – Denma Mabesad dalam rangka pendidikan Sesko TNI (2015–2016). – Aster Kasdam Iskandar Muda (2016–2017). – Danrem 012/Teuku Umar (2017–2018). – Paban IV/Komsos Ster TNI (2020). – Kadispenad (2020–2021). – Wakil Komandan Kodiklatad (2021–2024). – Kasdam XV/Pattimura (2024–2026). – Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (2026), sebagaimana tercantum dalam data riwayat jabatan. – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha (2026–sekarang). Penugasan sebagai Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menempatkan Mayjen TNI Nefra Firdaus sebagai pimpinan pertama komando daerah militer yang dibentuk untuk Provinsi Maluku Utara.(Red)

Read More

Jumat Berkah, Kapolsek Torgamba Turun Langsung Sambangi Warga Sakit Menahun dan Lansia, Salurkan Bantuan Sembako

LABUHANBATU SELATAN – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui penegakan hukum. Kehadiran aparat kepolisian juga dibutuhkan untuk menyentuh langsung kehidupan warga, terutama mereka yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi, usia lanjut, maupun sakit menahun. Hal tersebut ditunjukkan Kapolsek Torgamba, AKP S. Gurusinga, S.H., bersama sejumlah personel melalui kegiatan bakti sosial bertajuk Jumat Berkah dengan menyambangi dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di Dusun Simpang IV, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (2/10/2026), sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama personel mendatangi langsung rumah warga penerima manfaat. Bantuan diberikan kepada masyarakat lanjut usia, warga yang mengalami sakit menahun, serta keluarga yang membutuhkan perhatian sosial. Paket bantuan yang disalurkan terdiri atas beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan teh. Meski tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi penerima manfaat, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok mereka. Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga mengatakan, kegiatan Jumat Berkah merupakan program kepedulian sosial yang rutin dilaksanakan jajarannya sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya. “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan,” ujar Gurusinga kepada awak media. Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia dan masyarakat yang menderita sakit menahun, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah maupun kepolisian. Peran serta masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi juga diperlukan agar semangat gotong royong tetap terjaga. “Kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih agar turut menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama para lansia, warga kurang mampu, dan mereka yang mengalami sakit menahun,” ajaknya. Adapun warga penerima bantuan dalam kegiatan tersebut yakni Pola Gurning (57), yang disebut mengalami sakit menahun; Sujirah, yang tercatat sebagai lansia; Supia (75), juga seorang lansia; serta Rona Uli Arta Manik (35), yang disebut mengalami sakit menahun. Kehadiran Kapolsek bersama personel di tengah warga tersebut mendapat sambutan dan apresiasi dari perwakilan penerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan sembako yang diberikan. Masyarakat berharap kegiatan sosial semacam ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar warga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit maupun menghadapi persoalan kesehatan tetap mendapatkan perhatian. Program Jumat Berkah Polsek Torgamba ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, pelayanan, dan kehadiran nyata di tengah kehidupan masyarakat.(Red)

Read More

Bangunan Kosong Diduga Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sita 1,7 Gram Sabu!

Bersuarakyat Online LABUHANBATU SELATAN — Informasi warga mengenai dugaan aktivitas narkotika di sebuah bangunan kosong di Dusun Teluk Pinang, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, akhirnya ditindaklanjuti aparat kepolisian. Unit Reskrim Polsek Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan, mengamankan seorang pria berusia 26 tahun berinisial ZAS di lokasi tersebut, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Dari pengamanan itu, polisi menyita tiga plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 1,7 gram bruto. Barang yang diduga sabu tersebut disebut ditemukan di dalam kotak rokok merek Surya yang dibalut lakban warna kuning. Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut sebuah bangunan kosong atau terbengkalai di Dusun Teluk Pinang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika. Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga, S.H. dengan memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Rajo Irawan Hamonangan, S.H., M.H., bersama tim operasional melakukan penyelidikan. Pada Jumat sore, personel Unit Reskrim kemudian mengamankan ZAS. Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan tiga plastik klip yang disebut berisi kristal diduga sabu. Untuk menyaksikan proses pengamanan, personel turut menghadirkan Kepala Dusun Teluk Pinang. Sabu Diduga Disimpan dalam Kotak Rokok Selain tiga plastik klip dengan berat keseluruhan 1,7 gram bruto, polisi mengamankan sejumlah barang lain yang disebut berkaitan dengan temuan tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain satu kotak rokok merek Surya dan satu potong lakban warna kuning. ZAS bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Torgamba untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (Red)

Read More

HT Milwan Ajak Pelajar Bilah Hilir Kejar Prestasi Berlandaskan Pancasila

Bersuarakyat Online LABUHANBATU – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, penguatan karakter dinilai menjadi fondasi penting bagi generasi muda. Pendidikan yang berkualitas, berpadu dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila, diyakini menjadi bekal untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, di SMK Negeri 1 Bilah Hilir dan SMA Negeri 2 Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, pada 27–28 Juli 2026. Dalam kegiatan itu, HT Milwan menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara, Dr. Faisal Andi Mahrawa, S.IP., M.Si., untuk berbagi pengalaman sekaligus memotivasi para pelajar agar berani bermimpi besar dan menempuh pendidikan setinggi mungkin. Menurut HT Milwan, tantangan generasi muda saat ini bukan hanya persaingan akademik, tetapi juga menjaga karakter dan jati diri kebangsaan di tengah perubahan zaman. Karena itu, pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan harus berjalan seiring. “Jangan pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi keluarga. Prestasi membuka banyak jalan. Beasiswa tersedia bagi mereka yang mau berusaha, disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh,” kata HT Milwan. Ia menegaskan, kualitas sumber daya manusia akan menentukan arah kemajuan Indonesia pada masa depan. Karena itu, generasi muda didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri tanpa kehilangan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam berpikir dan bertindak. Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa mengisahkan perjalanan pendidikannya sebagai bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan hambatan untuk meraih cita-cita. Ia menempuh pendidikan Sarjana di Universitas Airlangga, Magister di Universitas Indonesia, dan Doktor di Universitas Padjadjaran melalui berbagai program beasiswa prestasi. Pengalaman tersebut, menurut Faisal, menunjukkan bahwa kesempatan selalu terbuka bagi mereka yang memiliki tekad kuat, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar. “Ilmu yang tinggi harus diawali dengan adab yang baik. Milikilah tujuan hidup yang jelas, fokus pada cita-cita, manfaatkan teknologi untuk mencari informasi beasiswa, dan jangan pernah berhenti belajar. Jadilah kebanggaan orang tua melalui prestasi,” ujarnya. Selain menjadi akademisi, Faisal aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum kebangsaan di tingkat provinsi dan nasional. Ia juga mendirikan Sekolah Kebangsaan sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Faisal mengingatkan, perkembangan teknologi semestinya dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Menurut dia, gawai tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga dapat membuka akses terhadap informasi beasiswa, ilmu pengetahuan, dan peluang pengembangan kompetensi. Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, cara membangun mental berprestasi, hingga strategi memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah, para guru, dan para pelajar itu berlangsung hangat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi penyampaian materi hingga dialog. Menutup kegiatan, HT Milwan mengajak para pelajar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan masa depan. “Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, dan siap bersaing melalui prestasi,” ujar HT Milwan.(Red)

Read More

Kepemimpinan Munir Nasution Diakui, Kepala MAN Labuhanbatu Raih The Best Leadership Education 2026

JAKARTA – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan The Best Leadership Education 2026 dalam ajang Indonesia Visionary Leader Award 2026 yang diselenggarakan Award Magazine di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Grand Award Gala Award Magazine 6.0, yang memberikan apresiasi kepada tokoh, profesional, pelaku usaha, dan institusi yang dinilai memiliki kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi di bidang masing-masing. Berdasarkan keterangan penyelenggara, kategori The Best Leadership Education 2026 diberikan kepada pemimpin pendidikan yang dinilai mampu menghadirkan perubahan melalui kepemimpinan yang visioner dan transformatif. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain inovasi pembelajaran, capaian akademik dan nonakademik, tata kelola lembaga, serta kemampuan mengembangkan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam proses penilaian tersebut, Munir Nasution dinilai berhasil mendorong penguatan tata kelola MAN Labuhanbatu, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan inovasi pembelajaran, serta pembinaan karakter peserta didik. Atas dasar penilaian itu, penyelenggara menetapkannya sebagai penerima penghargaan The Best Leadership Education 2026. Menanggapi penghargaan tersebut, Munir mengatakan apresiasi yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah, bukan semata pencapaian individu. “Penghargaan ini bukan milik saya seorang. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh guru, tenaga kependidikan, staf, peserta didik, komite madrasah, serta semua pihak yang selama ini bersama-sama membangun MAN Labuhanbatu menjadi madrasah yang terus maju, disiplin, inovatif, dan berkarakter,” ujar Munir. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Labuhanbatu. “Kami akan terus berinovasi, memperkuat mutu layanan pendidikan, mengembangkan kompetensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing global,” katanya. Wakil Kepala MAN Labuhanbatu, Tapa Simbolon, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Munir Nasution. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kepemimpinan yang telah membawa MAN Labuhanbatu berkembang di tingkat nasional. “Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Munir Nasution atas penghargaan The Best Leadership Education 2026. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta mendorong prestasi peserta didik,” ujar Tapa. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mewujudkan visi MAN Labuhanbatu sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing. Penghargaan ini menambah daftar apresiasi yang diterima MAN Labuhanbatu dalam bidang pengembangan pendidikan. Namun demikian, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dari penyelenggara berdasarkan kriteria yang mereka tetapkan. Bagi pihak madrasah, capaian itu dipandang sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan secara berkelanjutan.(Red)

Read More

Misteri ST KTV Labuhanbatu: Dugaan Operasi Tanpa Izin dan Bayang-Bayang Narkoba Jadi Perhatian Publik

LABUHANBATU – Operasional tempat hiburan malam Sing Together (ST) KTV di Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi sorotan. Tempat hiburan yang disebut-sebut milik seorang pengusaha berinisial AC itu diduga belum mengantongi izin operasional yang dipersyaratkan. Di sisi lain, lokasi tersebut juga dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan narkotika yang kini menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ST KTV diduga tetap beroperasi meski status perizinannya dipertanyakan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah yang memastikan legalitas operasional tempat hiburan tersebut. Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas di lokasi itu. Mereka meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran administrasi maupun dugaan tindak pidana yang disebut-sebut terjadi di tempat tersebut. Keresahan masyarakat tidak lepas dari peristiwa meninggalnya seorang pria berinisial AIS di salah satu ruang karaoke ST KTV beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga meninggal setelah mengalami overdosis. Namun, penyebab pasti kematian tersebut tetap menunggu hasil penyelidikan dan pembuktian berdasarkan proses hukum yang berlaku. Selain peristiwa tersebut, beredar informasi di tengah masyarakat yang mengaitkan ST KTV dengan dugaan peredaran narkotika, termasuk pil ekstasi dan zat yang dikenal sebagai pod etomidate. Hingga kini, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan pembuktian melalui penyelidikan aparat penegak hukum. Masyarakat menilai seluruh dugaan itu tidak boleh dibiarkan menjadi isu tanpa kejelasan. Mereka mendesak Kepolisian, Badan Narkotika Nasional, Satpol PP, serta instansi perizinan melakukan inspeksi terpadu guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sekaligus mengusut apabila ditemukan dugaan tindak pidana. Apabila nantinya terbukti beroperasi tanpa izin atau terbukti menjadi lokasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, warga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola ST KTV, pihak yang disebut dalam pemberitaan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, dan Polres Labuhanbatu mengenai status perizinan serta berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat.(Tim)

Read More

Laporan Warga Berujung Penangkapan, Polisi Sita 10,57 Gram Sabu di Bilah Hulu

Bersuarakyat Online LABUHANBATU — Informasi dari masyarakat menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan peredaran narkotika di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Seorang pria berinisial ZS, 40 tahun, diamankan personel Polsek Bilah Hulu pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, setelah kedapatan membawa dua paket yang diduga berisi sabu dengan berat bersih 10,57 gram. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui keterangan resmi menyatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang diterima Tim Opsnal Polsek Bilah Hulu sekitar pukul 20.30 WIB. Warga menginformasikan bahwa Dusun Mualmas, Desa Kampung Dalam, diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri Dalimunthe memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Juandi Ginting bersama personel opsnal melakukan penyelidikan dan pengamatan di lokasi. Sekitar pukul 21.25 WIB, petugas melihat seorang pria mengendarai sepeda motor matik dengan gerak-gerik yang dianggap mencurigakan. Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa pria tersebut, yang belakangan diketahui berinisial ZS, warga Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu. Dalam penggeledahan, polisi menemukan dua bungkus plastik klip transparan ukuran sedang yang diduga berisi sabu. Barang itu dibungkus menggunakan tisu putih dan disimpan di dalam tas sandang hitam. Polisi juga menyita satu telepon genggam Oppo A54, uang tunai Rp95 ribu, serta satu unit sepeda motor Honda Vario Techno tanpa pelat nomor polisi yang diduga digunakan tersangka. Kepada penyidik, ZS mengaku memperoleh barang yang diduga narkotika tersebut dari seseorang yang dipanggil Koko. Berdasarkan keterangan itu, petugas langsung melakukan pengembangan untuk mencari pemasok yang disebutkan. Namun hingga berita ini disusun, orang tersebut belum berhasil ditemukan. Polisi kemudian membawa ZS beserta seluruh barang bukti ke Polsek Bilah Hulu sebelum perkara dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu. Penyidik kini mendalami asal-usul barang bukti, jalur distribusi, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan jaringan peredaran narkotika. Polres Labuhanbatu mengajak masyarakat terus berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Kepolisian menegaskan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(Red)

Read More