H.Reski Basyah Bersama Kaban BPKPAD Amri Hamonangan, Menghadiri Rakornas TPKAD Tahun 2026.

PALUTA, Bersuarakyat Online – Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Pada Kamis : 22/10/2026. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Padang Lawas Utara, Amri Hamonangan Siregar, S.STP., M.M. Rakornas TPAKD Tahun 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, serta merumuskan strategi percepatan akses keuangan daerah pada tahun 2027. Penyelenggaraan Rakornas tersebut merupakan wujud sinergi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan. Perluasan akses keuangan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui akses terhadap layanan keuangan formal, masyarakat diharapkan memperoleh peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, mendapatkan pembiayaan, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Bagi Kabupaten Padang Lawas Utara, penguatan akses keuangan menjadi salah satu aspek strategis dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perdagangan, pertanian, serta berbagai potensi ekonomi lokal lainnya. Melalui optimalisasi peran TPAKD, pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perbankan dan pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha produktif. Upaya tersebut juga perlu diiringi dengan peningkatan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memahami serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak sesuai kebutuhan. Dalam rangkaian Rakornas TPAKD Tahun 2026, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan memberikan arahan kepada para kepala daerah selaku pengarah TPAKD. Kegiatan tersebut juga diagendakan dengan penyerahan TPAKD Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong percepatan akses keuangan melalui pelaksanaan program kerja sepanjang tahun 2025. Keikutsertaan Bupati Padang Lawas Utara dalam Rakornas ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta lembaga terkait, guna mendukung perluasan akses keuangan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara diharapkan dapat terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Pemkab Paluta Peringati Hari Santri, H. Basri Harahap Sebagai Pembina Upacara Dan Asisten I Lairar Rusdi Nst Selaku Perwira Upacara.

PALUTA, Bersuarakyat Online – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Santri tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Pasa Kamis : 22/10/2026. Dalam Upacara tersebut , Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap bertindak sebagai Pembina Upacara, Asisten I Lairar Rusdi Nasution, S.STP, MM sebagai Perwira Upacara, serta Purna Paskibraka Tahun 2025 sebagai Pemimpin Upacara. Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas. Dalam sambutan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober merupakan momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan para ulama serta santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh santri di mana pun berada untuk menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pelopor persatuan, penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan. Nilai-nilai agama hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk merawat bumi, menebarkan kedamaian, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Selain itu, pesantren diharapkan dapat semakin optimal menjalankan tiga fungsi utamanya, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui fungsi pendidikan, pesantren melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Melalui fungsi dakwah, pesantren menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa. Sementara itu, melalui fungsi pemberdayaan masyarakat, pesantren diharapkan mampu mendorong kemandirian, meningkatkan kesejahteraan, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” ujar Wakil Bupati. Menutup sambutannya, Wakil Bupati juga Mengenang jasa para ulama, santri, dan pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Tahun 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren di Indonesia, seraya mengajak mereka untuk terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang perlombaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kejari Padang Lawas Utara Muhammad Junaidi, S.H., M.H, Wakapolres Padang Lawas Utara, Kompol Dahrul Harahap, S.H, Danramil 05/PB Kapten Inf Misran Dalimunthe, Sekretaris Daerah Padang Lawas Utara Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, TP PKK, Muslimat NU, BKMT, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para santri dan seluruh undangan lainnya. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Bupati Labusel Hadiri Semarak 35 Tahun Transfest, Tandatangani Prasasti Monumen Transmigrasi Teluk Panji IV

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Semarak 35 Tahun Transfest yang digelar di Lapangan Bola Desa Teluk Panji IV, Kecamatan Kampung Rakyat, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus mengenang perjalanan transmigrasi yang telah menjadi bagian dari sejarah dan perkembangan Desa Teluk Panji IV. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery Sahputra didampingi Anggota DPRD Labusel Sutiman, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Assisten dan Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat Kampung Rakyat, tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat setempat menandatangani prasasti Tugu Monumen Transmigrasi 1991 Teluk Panji IV. Penandatanganan prasasti tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengenang perjalanan sejarah transmigrasi sejak 1991, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang perjuangan, kebersamaan, dan semangat masyarakat dalam membangun kehidupan di daerah tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Semarak 35 Tahun Transfest 2026. Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, ia menyambut baik kegiatan yang dinilai tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, kegiatan seperti Transfest dapat menjadi wadah untuk mendorong kreativitas, memperluas peluang usaha, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha lokal dan generasi muda. “Semarak Transfest ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kemeriahan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan potensi daerah, mendukung produk lokal, serta memperkuat semangat kebersamaan demi kemajuan Labuhanbatu Selatan,” ujar Bupati. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi juga dari kebersamaan masyarakat dalam menjaga suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. Bupati berharap Semarak 35 Tahun Transfest dapat terus menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat lintas generasi, sekaligus memperkuat nilai persatuan dan gotong royong yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. “Dengan kebersamaan, kita dapat terus menjaga persatuan dan membangun Labuhanbatu Selatan menjadi daerah yang semakin maju. Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Semarak Transfest 2026. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat serta kemajuan daerah yang kita cintai,” tutupnya. #AJN

Read More

Wabup Paluta H.Basri Harahap, Selaku Inspektur Upacara Penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2025/2026 Yonif 123 Rajawali

Bersuarakyat.online PALUTA- Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Upacara Penyambutan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan di Papua TA 2025–2026 Yonif 123/RJW, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Mako Yonif 123/RJW, Rabu (21/10/2026). Bertindak sebagai Perwira Upacara Kapten Inf. Ilham Harahap dan Komandan Upacara Kapten Inf. Gerry Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan tugas negara di Tanah Papua. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para prajurit Satgas Yonif 123/RJW dalam keadaan sehat walafiat setelah menyelesaikan tugas negara di Tanah Papua. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanan para prajurit yang telah menjaga kehormatan dan mengharumkan nama baik TNI Angkatan Darat, khususnya Yonif 123/RJW. Wakil Bupati berharap keberhasilan yang telah ditunjukkan selama penugasan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam menghadapi tugas-tugas berikutnya. Menurutnya, setiap penugasan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh semangat, disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kembali kepada seluruh prajurit di Tanah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Ia berharap para prajurit dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada prajurit yang tetap bertugas di homebase sehingga kegiatan satuan dapat berjalan dengan aman dan lancar selama rekan-rekan mereka melaksanakan penugasan di Papua. Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap Yonif 123/RJW terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat Tabagsel, membantu masyarakat, serta ikut menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut sejalan dengan semangat pengabdian TNI, yaitu “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menutup sambutannya, Wakil Bupati kembali menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 123/RJW. Ia berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk, dan bimbingan kepada seluruh prajurit dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Turut hadir dalam upacara, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Se Tabagsel, Pimpinan OPD, dan para tamu undangan lainnya.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Sapa Warga Langgapayung, Bupati Fery Sahputra Dengarkan Keluhan dan Hadirkan Solusi

Bersuarakyat.online LABUSEL- Mendengar langsung keluhan masyarakat menjadi salah satu cara Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Hal itu terlihat saat Bupati Fery menyapa masyarakat di Lingkungan Langgapayung, Kecamatan Sungai Kanan, Senin (19/10/2026). Dalam suasana penuh keakraban, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan genangan air saat hujan, pembangunan jalan hingga kebutuhan fasilitas olahraga bagi generasi muda. Bagi masyarakat, persoalan yang mereka hadapi sehari-hari membutuhkan perhatian dan penanganan nyata. Salah satunya adalah genangan air yang kerap meluap hingga ke bahu jalan utama setiap kali hujan turun. Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Fery memastikan pembangunan parit untuk memperlancar aliran air dilaksanakan pada tahun ini. Pengerjaan parit saat ini sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Pembangunan ini diharapkan mampu mengatasi persoalan aliran air yang selama ini dikeluhkan warga, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu oleh genangan setiap kali hujan turun. Apresiasi pun datang dari salah seorang warga Langgapayung, Hj. Dewi. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Fery atas perhatian terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat di lingkungannya. Bagi warga, pembangunan saluran air tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan harapan agar lingkungan menjadi lebih nyaman dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan baik. Di tengah dialog bersama masyarakat, perhatian Bupati juga tertuju kepada generasi muda. Sejumlah pemuda Langgapayung menyampaikan aspirasi berupa kebutuhan bola kaki dan kostum untuk mendukung kegiatan olahraga di lingkungan mereka. Bupati Fery langsung mengabulkan permintaan tersebut. Dukungan ini menjadi bentuk perhatian terhadap semangat anak-anak muda agar terus aktif berolahraga, membangun kebersamaan, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. Kegiatan menyapa masyarakat ini turut dihadiri Anggota DPRD Labusel Habibi dan Sabib, Kapolsek Sungai Kanan, perwakilan Danramil 12 Sungai Kanan, Camat Sungai Kanan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Melalui kegiatan ini, Bupati Fery menegaskan pentingnya mendengar masyarakat secara langsung. Sebab, pembangunan yang baik bukan hanya tentang apa yang dikerjakan pemerintah, tetapi juga tentang bagaimana hasilnya dapat dirasakan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dari Langgapayung, pesan itu terlihat sederhana: ketika warga diberi ruang untuk menyampaikan keluhan dan harapan, pemerintah memiliki kesempatan untuk menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan. #AJN

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi Menghadiri Bimtek Peningkatan KKD Penyelenggaraan NEK Dalam PRKBI.

PALUTA, Bersuarakyat.online – Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP.,M.Si menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pembangunan Rendah Karbon Berketahanan Iklim yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup, Pada selasa, (15/10/2026) di Jakarta. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan diikuti 124 pimpinan daerah tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mengintegrasikan kebijakan pengendalian perubahan iklim, pengurangan emisi, dan pembangunan berkelanjutan ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Upaya pengendalian perubahan iklim membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing wilayah. Pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan langkah nyata agar kebijakan pembangunan rendah karbon dapat diterapkan secara efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar bupati. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat menegaskan, kerja sama pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon. Ia berharap manfaat ekonomi dan ekologis dari kebijakan tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di daerah. Menurut menteri, pemerintah pusat terbuka untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar penerapan instrumen ekonomi karbon dapat berjalan sesuai potensi dan kebutuhan wilayah masing-masing. Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto menekankan bahwa penerapan Nilai Ekonomi Karbon harus bertumpu pada aksi nyata penurunan emisi gas rumah kaca. Nilai ekonomi karbon, menurutnya, merupakan hasil dari upaya bersama dalam mengurangi emisi dan memenuhi komitmen penanganan perubahan iklim. Dalam bimbingan teknis tersebut, pemerintah daerah juga memperoleh penguatan pemahaman mengenai target Nationally Determined Contribution (NDC), kebijakan Zero Waste Zero Emission (ZWZE), serta tata kelola perdagangan karbon, khususnya pada sektor limbah. Materi lainnya mencakup mekanisme pencatatan melalui Sistem Registri Nasional (SRN) dan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), sertifikasi penurunan emisi, serta peluang pembiayaan iklim yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan rendah karbon di daerah. (Harahap Kuro-Kuro)

Read More

250 Anak Ramaikan FASI Idi Rayeuk, Ny. Erni Handayani Tekankan Pentingnya Iman dan Akhlak.

Aceh Timur, Bersuarakyat.online – Istri Wakil Bupati Aceh Timur Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin S.Keb membuka secara resmi Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-VI tingkat Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat malam, 16 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Idi Rayeuk, Gampong Jawa, Kabupaten Aceh Timur, itu diikuti 250 peserta yang berkompetisi dalam tujuh kategori perlombaan. Festival ini menjadi salah satu upaya mendorong pembinaan generasi muda Islam sejak dini melalui pendidikan agama, pengembangan bakat, dan penguatan akhlak. Ketua FASI Kecamatan Idi Rayeuk, Tgk. Darmawan, mengatakan festival tahun ini mempertandingkan tujuh cabang, yakni azan dan iqamah, tilawah, ceramah bahasa Indonesia, cerdas cermat, tahfizd Al-Qur’an, mewarnai, serta i’ktikad 50. Menurutnya, antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai Islam sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri. Sementara itu, Ketua PKRMI Aceh Timur, H. Muhammad Ishak S.Pd.I., M.A., meminta seluruh pihak terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan FASI, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Ia menilai dukungan bersama diperlukan agar pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dapat berjalan berkelanjutan. Terlebih, FASI tingkat Kabupaten Aceh Timur dijadwalkan berlangsung pada 24, 25, 26 November mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Timur. Dalam sambutannya, Erni Handayani yang juga ketua BKMT Aceh Timur menegaskan FASI tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan cerdas. “Melalui festival ini, kita tidak hanya mencari anak-anak yang berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga berupaya membentuk generasi yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, serta kecerdasan untuk menghadapi masa depan,” Kata Ny Erni dalam sambutannya. Ia berharap FASI dapat menjadi sarana pembinaan yang berkesinambungan, dengan melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak usia dini. (*hsb)

Read More

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Bupati Aceh Timur Perjuangkan Pemasangan Lampu Lalu Lintas di Simpang Empat Kota Binjei

ACEH TIMUR, Bersuarakyat.onlone – Masyarakat Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, meminta Bupati Aceh Timur segera mengusulkan pemasangan lampu pengatur lalu lintas dan rambu-rambu keselamatan di Simpang Empat Kota Binjei. Persimpangan tersebut dinilai rawan kecelakaan, terutama saat jam sibuk ketika arus kendaraan meningkat. Permintaan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan para pengguna jalan yang melintasi kawasan itu. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar risiko kecelakaan dapat ditekan dan aktivitas lalu lintas menjadi lebih tertib. Pom Waki, salah seorang warga yang menyampaikan aspirasi tersebut kepada media, Jumat (16/10/2026), meminta Bupati Aceh Timur agar segera memperjuangkan usulan itu kepada Pemerintah Provinsi Aceh, sesuai dengan kewenangan pengelolaan jalan dan fasilitas lalu lintas di lokasi tersebut. Menurutnya, pemasangan lampu pengatur lalu lintas serta rambu-rambu yang memadai sangat dibutuhkan untuk membantu mengatur arus kendaraan dari berbagai arah. Terlebih, pada jam-jam sibuk, pengendara kerap menghadapi situasi lalu lintas yang padat sehingga berpotensi membahayakan keselamatan. Masyarakat Kecamatan Julok berharap aspirasi ini tidak sekadar menjadi permintaan tanpa tindak lanjut. Mereka meminta Bupati Aceh Timur berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi agar kondisi Simpang Empat Kota Binjei segera mendapat perhatian dan solusi yang konkret. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Warga berharap pemerintah tidak menunggu sampai jatuh lebih banyak korban untuk mengambil tindakan pencegahan di persimpangan yang dinilai rawan tersebut. Ujarnya Hsb

Read More

Antisipasi Banjir Akhir Tahun, Keuchik Minta BPBD dan Dinsos Aceh Timur Siapkan Lumbung Sembako Darurat di Setiap Kecamatan

ACEH TIMUR, Bersuarakyat.online – Para keuchik di Kabupaten Aceh Timur meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Timur segera menyiapkan lumbung sembako tanggap darurat di setiap kecamatan rawan banjir sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir pada akhir tahun 2026. Permintaan tersebut disampaikan menyusul imbauan pemerintah dan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir di sejumlah wilayah. Para keuchik menilai, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini dengan memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat apabila banjir kembali melanda wilayah Aceh Timur. Ketua Forum Keuchik Kecamatan Indra Makmu, Romi Syahputra, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten perlu mengambil pelajaran dari pengalaman banjir pada akhir tahun 2025 lalu, ketika sejumlah desa terdampak dan membutuhkan penanganan darurat selama beberapa hari. Jum’at (16/10/2026). Menurutnya, saat banjir melanda, para keuchik terpaksa mendirikan sejumlah dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan makanan warga yang terdampak bencana. Namun, keterbatasan pasokan sembako dari pemerintah kabupaten menjadi kendala serius, terutama ketika akses transportasi terputus dan jaringan komunikasi tidak berfungsi. “Ketika banjir datang, para keuchik harus bergerak cepat mendirikan dapur darurat untuk memastikan warga tetap mendapatkan makanan. Namun, saat akses jalan terputus dan komunikasi terganggu, pasokan sembako dari kabupaten tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan warga secara cepat,” ujar Romi. Ia menjelaskan, dalam kondisi tersebut, para keuchik terpaksa mencari bahan kebutuhan dapur darurat dengan berutang di kedai-kedai milik warga setempat. Pengadaan bahan pangan itu bahkan menelan biaya hingga puluhan juta rupiah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. Ironisnya, beban tersebut belum sepenuhnya selesai. Dalam sejumlah rapat keuchik, beberapa kepala desa mengaku masih menanggung utang pembelian kebutuhan dapur darurat akibat banjir sebelumnya. “Kita tidak ingin kejadian serupa kembali terulang. Para keuchik tentu akan berupaya membantu masyarakat ketika bencana datang, tetapi penanganan bencana tidak seharusnya membebani keuchik dengan utang kepada pedagang karena kebutuhan dasar warga belum tersedia,” tegasnya. Romi mengusulkan agar BPBD dan Dinas Sosial Aceh Timur membangun sistem lumbung sembako tanggap darurat yang dipusatkan di ibu kota setiap kecamatan. Persediaan tersebut nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum di desa-desa yang terdampak banjir. Menurutnya, keberadaan lumbung sembako di tingkat kecamatan akan mempercepat distribusi bantuan, terutama ketika akses menuju pusat kabupaten terputus akibat banjir. Stok kebutuhan pokok yang disiapkan di setiap kecamatan diharapkan mampu menopang operasional dapur darurat selama beberapa hari pertama setelah bencana terjadi, sembari menunggu bantuan lanjutan dari pemerintah kabupaten maupun pihak terkait lainnya. “Lumbung sembako ini penting sebagai bentuk kesiapsiagaan. Ketika banjir terjadi, kecamatan sudah memiliki persediaan awal untuk membantu desa-desa terdampak tanpa harus menunggu distribusi dari kabupaten yang mungkin terkendala akses,” jelas Romi. Ia juga berharap persediaan tersebut mencakup kebutuhan pangan pokok yang dapat segera dimanfaatkan untuk memasak makanan bagi warga terdampak, dengan pengelolaan stok, pendataan, serta mekanisme distribusi yang jelas dan terkoordinasi. Lebih lanjut, Romi menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan sebelum banjir datang, bukan setelah masyarakat mulai kesulitan mendapatkan bahan makanan. Ia meminta pemerintah kabupaten melalui BPBD dan Dinas Sosial segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta para keuchik untuk memetakan wilayah rawan banjir, memperkirakan kebutuhan logistik, dan memastikan ketersediaan stok darurat. Menurutnya, pengalaman banjir di sejumlah daerah serta kejadian banjir Aceh Timur pada akhir 2025 harus menjadi bahan evaluasi bersama agar penanganan bencana berikutnya lebih terencana. (Red/hsb)

Read More

Pemkab Aceh Timur Siap Gelar MTQ Tingkat Kabupaten ke-39 di Simpang Ulim, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky Ajak Masyarakat Meramaikan

Bersuarakyat.online IDI RAYEUK, ACEH TIMUR –Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memastikan akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten ke-39. Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melalui Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Istarni Usman, pada Selasa (13/10/2026). Menurut Istarni, MTQ ke-39 ini direncanakan akan digelar pada bulan November 2026 mendatang. Untuk jadwal tanggal pasti pelaksanaannya, pihaknya akan melakukan briefing lebih lanjut. “MTQ ini akan digelar pada bulan November dan mengenai jadwal tanggal akan kita briefing,” ujar Istarni kepada media. Istarni juga mengajak dan meminta dukungan seluruh masyarakat Aceh Timur untuk ikut meramaikan dan menyukseskan pelaksanaan MTQ tersebut yang akan dipusatkan di Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Pemkab Aceh Timur berharap melalui MTQ ke-39 ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Aceh Timur ke tingkat provinsi. #Hsb

Read More