DINAS PERINDAG DAN DLHK PALUTA BOBROK KINERJANYA! SAMPAH BERSERAKAN DI TUGU SEJARAH 17-08-45, LUMPUR SETINGGI MATA KAKI, KARCIS RETRIBUSI SAMPAH TANPA TANGGAL DAN HARI TERTULIS.

    Paluta – Bersuarakyat.online.   Inilah potret paling memalukan di pusat Ibukota Kabupaten Padang Lawas Utara. Selasa, 06 Oktober 2026, Pasar Gunung Tua yang dikelola *Dinas Perindag* dan kebersihannya tanggung jawab *Dinas LHK (Lingkungan Hidup dan Kebersihan)* benar-benar *BIBROK, BOBROK, DAN GAGAL TOTAL.   Bersuarakyat.online, turun langsung ke lokasi. Yang kami temukan bukan pasar, tapi “kubangan kerbau dan tempat pembuangan sampah.   1. TUGU SEJARAH 17-08-19 JADI TEMPAT SAMPAH: Di depan Tugu Peninggalan Belanda momen perjuangan veteran yang cuma satu-satunya di G.Tua itu, sampah berserakan. Keranjang bambu pecah berisi plastik, botol aqua, puntung rokok, sisa sayur. Taman bunga diinjak-injak meja lapak kayu. Tidak ada petugas kebersihan. aktivis kita sampai berdiri di tengah sampah.   2. PASAR LUMPUR DAN DRAINASE TERSUMBAT: Foto 6,7,8 paling menyayat. Jalan pasar becek berlumpur hitam setinggi mata kaki. Air parit meluap penuh sampah. Pedagang daging di foto 6 harus pakai batu besar buat pijakan. Pembeli perempuan menggendong anak harus lewat lumpur. Bau busuk menyengat.   3. PUNGLI KARCIS RETRIBUSI SAMPAH – SKANDAL BARU!* Ini yang paling kejam. Pedagang menjerit ke Bersuarakyat.   Padahal sampah tidak pernah diangkut. Retribusi ditarik, pelayanan NOL.   Mendengar laporan ini, Aktivis Paluta Panyahatan Ritonga, naik pitam dan memberikan pernyataan keras kepada Bersuarakyat.online.   Saya PR, dengan tegas mengatakan Dinas Perindag dan DLHK Paluta itu BOBROK kinerjanya! Nol besar! Lihat pasar kita hari ini Selasa 06/10/2026, itu bukan pasar, itu kubangan babi! Lumpur, sampah, bau, Tugu Sejarah 17-08-1945 peninggalan Belanda jadi tong sampah. Dimana Kadis Perindag? Dimana Kadis LHK? Tidur?”*   Yang lebih brengsek lagi, pedagang kecil dipalak dengan karcis retribusi sampah yang tidak pakai tanggal dan hari. Satu tempat kadang ada yang dikasih 3 karcis. Ini namanya PUNGLI, ini maling, ini merampok rakyat kecil! Uang sampah masuk kantong siapa? Kalau karcis tanpa tanggal, bagaimana mempertanggungjawabkan PAD-nya? Saya minta Bupati Paluta copot Kepala Pasar Gunung Tua dan periksa Kadis Perindag dan Kadis LHK. Kalau tidak mampu urus sampah, mundur!”   Cuma satu ini peninggalan sejarah di G.Tua Kec. P.Bolak, sejak jaman penjajahan Belanda. Dulu sampingnya Kantor Camat P.Bolak masih Kab Tapsel. Sekarang Paluta sudah mekar sejak 2007, tapi tugu itu dibiarkan hancur. Pemkab harus malu! Pemkab harus peduli!”   TUNTUTAN BERSUARAKYAT:   1. Bupati Paluta perintahkan audit karcis retribusi sampah Pasar Gunung Tua yang tanpa tanggal dan hari tersebut, Diduga ada pungli sistematis. 2. Copot Kadis Perindag dan kepala Pasar Gunung Tua dan Kabid Kebersihan DLHK. 3. Bersihkan pasar hari ini juga, angkut lumpur dan sampah di sekitar Tugu 17-08-1945. 4. Selamatkan Tugu Sejarah 17-8-19, buat pagar dan larang lapak di atas tamannya.   Kalau Dinas Perindag dan LHK tidak mampu jaga kebersihan, bubarkan saja dinasnya, kasih ke masyarakat yang urus!.   *Penulis: Harahap Kuro-Kuro – Biro Paluta http://Bersuarakyat.online* Lokasi: Pasar Gunung Tua, Tugu 17-08-1945, Selasa 06/10/2026.

Read More

KANTOR PERTANIAN DARUL AMAN KOSONG, WARGA KECEWA: PELAYANAN HANCUR, MOHON BUPATI EVALUASI!

ACEH TIMUR, Bersuarakyat.online – Warga di lingkungan Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, meluapkan kekecewaan mendalam karena pelayanan yang sangat buruk. Berkali-kali warga datang meminta layanan terkait urusan kelompok tani, namun yang ditemukan hanya ruangan kosong tidak ada satu pun pegawai yang bertugas di tempat. Seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan menyampaikan, warga sudah berniat datang dengan harapan urusan segera selesai, kenyataannya pintu kantor sepi. Padahal ini jam kerja resmi, seharusnya petugas siap melayani, bukan hilang entah ke mana. “Saat kami hendak pulang, baru ada satu pegawai datang bernama Nidar. Bukannya melayani, malah disuruh pulang saja, dibilang ‘sudah capek, pulanglah dulu’. Padahal kami datang jauh-jauh untuk urusan penting kelompok tani, bukan main-main,” ujar warga tersebut dengan nada kecewa. Warga menegaskan: saat diangkat atau ditunjuk jadi pegawai, prosesnya cepat sekali. Tapi giliran melayani rakyat, susahnya minta ampun. Warga sudah tidak sabar menunggu perubahan, bukan cuma sekali, tapi sudah berulang kali kejadian seperti ini. Karena itu, warga memohon kepada Bupati Aceh Timur untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pegawai BPP Kecamatan Darul Aman. Jangan biarkan posisi yang seharusnya melayani rakyat malah dibiarkan kosong dan mengabaikan kepentingan warga yang membutuhkan. “Kami butuh pelayanan yang sungguh-sungguh, bukan janji kosong dan pegawai yang tidak hadir di tempat tugas. Harus ada tindakan tegas, jangan biarkan ini terus berulang,” tegas warga. Semoga pihak berwenang segera menindaklanjuti, agar kantor pertanian ini kembali berfungsi sebagaimana mestinya — ada orangnya, ada pelayanannya, dan peduli pada warga yang datang. Laporan: Warga Darul Aman

Read More

Menjabat Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Pererat Sinergisitas dengan Bupati Al-Farlaky

Aceh Timur – bersuarakyat.online   Mengawali masa jabatannya, Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K. melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,M.Si. Pertemuan formal yang berlangsung hangat ini digelar di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (17/09/2026) pagi. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergisitas dan koordinasi antara Kepolisian dengan pemerintah kabupaten demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Aceh Timur. Kapolres Aceh Timur menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah kabupaten dan seluruh elemen masyarakat sangat krusial bagi Kepolisian dalam menjalankan tugasnya. “Sebagai pejabat baru, silaturahmi ini adalah langkah awal yang sangat penting bagi kami. Kami menyadari bahwa menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Aceh Timur tidak bisa dilakukan oleh Polri sendirian. Perlu ada sinergi yang kokoh dengan jajaran Forkopimda, terutama Bupati selaku kepala daerah,” ujar AKBP Aris Cai. Ia juga menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang sudah berjalan sekaligus melakukan pendekatan humanis dalam pelayanan masyarakat. “Kami siap berkolaborasi mendukung program pembangunan daerah. Sinergisitas inilah yang akan menjadi modal utama kita menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K.. Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyambut baik kedatangan Kapolres baru beserta jajarannya. Pihak Pemkab Aceh Timur menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh langkah-langkah Polres Aceh Timur dalam menciptakan iklim daerah yang kondusif. hsb

Read More

43 Nakes Tanjung Haloban Hadiri Undangan RDP dengan komisi 4 DPRD labuhanbatu 

    Bersuarakyat.online – LABUHANBATU     Terkait polemik yang viral di media sosial dugaan pemotongan dana serta dugaan pungutan liar (pungli) yang dikaitkan dengan pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Tanjung Haloban, 43 tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu memenuhi Undangan yang Mereka sampaikan ke DPRD Labuhanbatu untuk Menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) di Kantor DPRD yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat,( Kamis,10/9/2026). Salah seorang Nakes Jenni Silalahi kepada awak media mengatakan Kedatangan kami para nakes puskesmas Tanjung Haloban ke gedung Dewan ini karena sebelumnya kami Memang meminta kepada anggota DPRD Untuk Bertemu terkait persoalan yang ada di Puskesmas Tanjung Haloban, dan hari ini agenda itu dapat Terlaksana.   Kehadiran kami yang berjumlah 43 orang nakes ini merupakan Perjuangan kami terkait persoalan mengenainya Hak kami selaku Nakes yang belum Terselesaikan, kami hadir untuk rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi 4 DPRD Labuhanbatu yang membidangi Persoalan kami tentang polemik yang sempat viral di media sosial mengenai adanya dugaan pemotongan dana dan dugaan pungutan liar (pungli) atas pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Tanjung Haloban. Ditambahkannya 43 nakes yang ikut hadir di gedung DPRD ini,  6 orang nakes, 5 Orang Anggota DPRD komisi 4, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban serta Kepala Dinas Kesehatan yang mengikuti RDP didalam ruangan, ucapnya.   Harapan kami Agar Kepala Puskesmas Tanjung Haloban diganti, Semoga Dengan RDP ini Para anggota Dewan dapat Memberikan rekomendasi dan Solusi Terbaik bagi Kami para nakes yang merasa Terdzolimi selama ini.   Red

Read More

KADIN Aceh Timur Tolak MBG Diubah Jadi Kantin Sekolah

    ACEH TIMUR – bersuarakyat.online Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Timur menolak wacana pengalihan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) ke kantin sekolah. KADIN menilai kebijakan tersebut akan mempersempit sasaran penerima manfaat dan melemahkan dampak ekonomi program.   Pernyataan sikap itu disampaikan Pengurus KADIN Aceh Timur, Nurdin alias Din Kopassus, di Aceh Timur, Kamis 10 September 2026.   *SPPG HARUS DIPERKUAT, BUKAN DITINGGALKAN*   Menurut Nurdin, SPPG merupakan bagian penting dalam sistem MBG yang sudah dibangun pemerintah. Jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, maka solusinya adalah evaluasi dan pembenahan, bukan penghapusan.   “SPPG ini sudah dibangun sebagai bagian dari sistem MBG. Kalau ada kekurangan, tentu harus dievaluasi dan diperbaiki. Bukan justru sistemnya yang ditinggalkan” tegas Nurdin.   *SASARAN MBG TIDAK HANYA ANAK SEKOLAH*   KADIN Aceh Timur menilai wacana MBG melalui kantin sekolah perlu dikaji ulang. Sebab, sasaran program MBG tidak hanya terbatas pada siswa.   “Jangan sampai karena ingin menyelesaikan persoalan di satu sisi, justru penerima manfaat di sisi lain menjadi terbatas. MBG harus dilihat sebagai program pemenuhan gizi masyarakat, bukan hanya program makanan untuk anak sekolah,” ujarnya.   Ia menyebut kelompok lain yang juga menjadi sasaran MBG seperti santri di pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kelompok rentan lainnya.   *BERDAMPAK PADA EKONOMI UMKM*   Sebagai organisasi yang membina dunia usaha, KADIN juga menyoroti dampak ekonomi dari keberadaan SPPG. Kebutuhan bahan pangan dapur SPPG dalam jumlah besar berpotensi menghidupkan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal.   “Bahan pangan yang digunakan seharusnya melibatkan masyarakat lokal. Dengan begitu manfaat MBG tidak berhenti pada penerima makanan saja, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah,” jelas Nurdin.   Dengan sistem terpusat, SPPG dinilai mampu menjaga mutu, standar gizi, hingga distribusi secara lebih terukur dan transparan.   “Kalau sistemnya diperbaiki, SPPG bisa menjadi kekuatan MBG. Pengawasan diperketat, kualitas makanan dijaga, distribusi diperbaiki, dan anggaran dibuat semakin transparan,” tambahnya.   *DESAK PEMERINTAH KAJI ULANG*   KADIN Aceh Timur meminta pemerintah dan Badan Gizi Nasional tidak terburu-buru mengubah pola pelaksanaan MBG tanpa kajian menyeluruh.   “Yang perlu dilakukan adalah memperkuat SPPG, bukan menghilangkannya. Kalau ada masalah, benahi titik masalahnya. Jangan sampai perubahan sistem justru membuat manfaat MBG semakin terbatas,” pungkas Nurdin. Hsb

Read More

Pelanggan Simpang Ulim Minta Kejelasan & Solusi Cepat Atas Gangguan Air SPAM Lhok Nibong

    Bersuarakyat.online – Aceh Timur, 10 September 2026*   Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Peusada di wilayah *Kecamatan Simpang Ulim* menyampaikan bantahan dan keluhan terkait pemadaman aliran air yang diumumkan mulai hari ini.   Dalam pengumuman resmi PERUMDA Tirta Peusada tertanggal 10 September 2026, disebutkan bahwa gangguan terjadi akibat pemeliharaan pipa transmisi dan jaringan distribusi di SPAM Lhok Nibong. Wilayah yang terdampak termasuk Simpang Ulim.   *Poin bantahan dari pelanggan Simpang Ulim:*   1. *Minimnya sosialisasi jauh hari* Warga mengaku baru mengetahui pemadaman pada hari H. Padahal Simpang Ulim termasuk daerah yang sangat bergantung pada pasokan air PDAM untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.   2. *Dampak langsung ke masyarakat* “Kami butuh kejelasan berapa lama air akan mati. Banyak ibu-ibu, sekolah, dan warung yang kesulitan air bersih,” ujar salah satu perwakilan pelanggan di Simpang Ulim.   3. *Minta solusi alternatif* Pelanggan meminta pihak Tirta Peusada menyediakan *distribusi air tangki* selama perbaikan berlangsung, terutama untuk titik-titik vital seperti puskesmas, sekolah, dan masjid.   4. *Harapan transparansi* Warga Simpang Ulim berharap setelah perbaikan selesai, kualitas air tidak keruh dan tekanan air kembali normal seperti imbauan dalam pengumuman.   Kami memahami pentingnya pemeliharaan demi pelayanan yang lebih baik. Namun kami minta PERUMDA Tirta Peusada lebih proaktif memberi informasi, estimasi waktu selesai, dan bantuan darurat air bersih selama gangguan. (hsb,   –

Read More

HT Milwan Ajak Pelajar Bilah Hilir Kejar Prestasi Berlandaskan Pancasila

Bersuarakyat Online LABUHANBATU – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, penguatan karakter dinilai menjadi fondasi penting bagi generasi muda. Pendidikan yang berkualitas, berpadu dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila, diyakini menjadi bekal untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, di SMK Negeri 1 Bilah Hilir dan SMA Negeri 2 Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, pada 27–28 Juli 2026. Dalam kegiatan itu, HT Milwan menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara, Dr. Faisal Andi Mahrawa, S.IP., M.Si., untuk berbagi pengalaman sekaligus memotivasi para pelajar agar berani bermimpi besar dan menempuh pendidikan setinggi mungkin. Menurut HT Milwan, tantangan generasi muda saat ini bukan hanya persaingan akademik, tetapi juga menjaga karakter dan jati diri kebangsaan di tengah perubahan zaman. Karena itu, pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan harus berjalan seiring. “Jangan pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi keluarga. Prestasi membuka banyak jalan. Beasiswa tersedia bagi mereka yang mau berusaha, disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh,” kata HT Milwan. Ia menegaskan, kualitas sumber daya manusia akan menentukan arah kemajuan Indonesia pada masa depan. Karena itu, generasi muda didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri tanpa kehilangan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam berpikir dan bertindak. Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa mengisahkan perjalanan pendidikannya sebagai bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan hambatan untuk meraih cita-cita. Ia menempuh pendidikan Sarjana di Universitas Airlangga, Magister di Universitas Indonesia, dan Doktor di Universitas Padjadjaran melalui berbagai program beasiswa prestasi. Pengalaman tersebut, menurut Faisal, menunjukkan bahwa kesempatan selalu terbuka bagi mereka yang memiliki tekad kuat, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar. “Ilmu yang tinggi harus diawali dengan adab yang baik. Milikilah tujuan hidup yang jelas, fokus pada cita-cita, manfaatkan teknologi untuk mencari informasi beasiswa, dan jangan pernah berhenti belajar. Jadilah kebanggaan orang tua melalui prestasi,” ujarnya. Selain menjadi akademisi, Faisal aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum kebangsaan di tingkat provinsi dan nasional. Ia juga mendirikan Sekolah Kebangsaan sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Faisal mengingatkan, perkembangan teknologi semestinya dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Menurut dia, gawai tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga dapat membuka akses terhadap informasi beasiswa, ilmu pengetahuan, dan peluang pengembangan kompetensi. Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, cara membangun mental berprestasi, hingga strategi memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah, para guru, dan para pelajar itu berlangsung hangat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi penyampaian materi hingga dialog. Menutup kegiatan, HT Milwan mengajak para pelajar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan masa depan. “Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, dan siap bersaing melalui prestasi,” ujar HT Milwan.(Red)

Read More

Kepemimpinan Munir Nasution Diakui, Kepala MAN Labuhanbatu Raih The Best Leadership Education 2026

JAKARTA – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan The Best Leadership Education 2026 dalam ajang Indonesia Visionary Leader Award 2026 yang diselenggarakan Award Magazine di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Grand Award Gala Award Magazine 6.0, yang memberikan apresiasi kepada tokoh, profesional, pelaku usaha, dan institusi yang dinilai memiliki kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi di bidang masing-masing. Berdasarkan keterangan penyelenggara, kategori The Best Leadership Education 2026 diberikan kepada pemimpin pendidikan yang dinilai mampu menghadirkan perubahan melalui kepemimpinan yang visioner dan transformatif. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain inovasi pembelajaran, capaian akademik dan nonakademik, tata kelola lembaga, serta kemampuan mengembangkan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam proses penilaian tersebut, Munir Nasution dinilai berhasil mendorong penguatan tata kelola MAN Labuhanbatu, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan inovasi pembelajaran, serta pembinaan karakter peserta didik. Atas dasar penilaian itu, penyelenggara menetapkannya sebagai penerima penghargaan The Best Leadership Education 2026. Menanggapi penghargaan tersebut, Munir mengatakan apresiasi yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah, bukan semata pencapaian individu. “Penghargaan ini bukan milik saya seorang. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh guru, tenaga kependidikan, staf, peserta didik, komite madrasah, serta semua pihak yang selama ini bersama-sama membangun MAN Labuhanbatu menjadi madrasah yang terus maju, disiplin, inovatif, dan berkarakter,” ujar Munir. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Labuhanbatu. “Kami akan terus berinovasi, memperkuat mutu layanan pendidikan, mengembangkan kompetensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing global,” katanya. Wakil Kepala MAN Labuhanbatu, Tapa Simbolon, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Munir Nasution. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kepemimpinan yang telah membawa MAN Labuhanbatu berkembang di tingkat nasional. “Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Munir Nasution atas penghargaan The Best Leadership Education 2026. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta mendorong prestasi peserta didik,” ujar Tapa. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mewujudkan visi MAN Labuhanbatu sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing. Penghargaan ini menambah daftar apresiasi yang diterima MAN Labuhanbatu dalam bidang pengembangan pendidikan. Namun demikian, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dari penyelenggara berdasarkan kriteria yang mereka tetapkan. Bagi pihak madrasah, capaian itu dipandang sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan secara berkelanjutan.(Red)

Read More

H.Basri Harahap Didampingi Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hsb, Penyerahan 40 Bantuan Alsintan Kepada Poktan.

Bersuarakyat.online – Paluta.   Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H.Basri Harahap didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Paluta, Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Penyerahan 40 bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (Poktan) untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara bertempat di halaman kantor Bupati, Pada Jum’at : 17/07/2026.   Bantuan alsintan yang diserahkan terdiri atas 5 unit traktor roda empat (TR4), 25 unit pompa air, dan 10 unit power thresher yang diperuntukkan bagi kelompok tani di berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Lawas Utara.   Dalam sambutannya, Wakil Bupati Padang Lawas Utara menyampaikan bahwa penyerahan bantuan alsintan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para kelompok tani dan kepala desa. Ia berharap bantuan yang diterima dapat menjadi penyemangat bagi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di masing-masing wilayah.   Wakil Bupati menjelaskan bahwa bantuan alsintan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama Dinas Pertanian akan terus berupaya memperjuangkan tambahan bantuan alsintan guna memenuhi kebutuhan mekanisasi pertanian di daerah.   Bantuan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Padang Lawas Utara. Jika dimanfaatkan dengan baik, Insya Allah ke depan kita akan memperoleh tambahan bantuan lagi,” ujar Wakil Bupati.   Ia juga menegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan diberikan kepada kelompok tani, bukan kepada perorangan. Karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani.   Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan agar kepala desa mengetahui keberadaan dan pemanfaatan bantuan alsintan di wilayahnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL/BPP) sangat penting untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, dan benar-benar mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Kabupaten Padang Lawas Utara.   Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas Utara beserta jajaran, Staf Ahli, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala organisasi perangkat daerah terkait, para camat, kepala desa, koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP), penyuluh pertanian lapangan (PPL), para ketua kelompok tani penerima bantuan alsintan.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

    Aceh Timur, bersuarakyat.online Jumat, 17 Juli 2026   – Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) kembali menyalurkan beasiswa kepada 431 pelajar berprestasi di wilayah kerja Blok A, Aceh Timur. Program yang telah rutin dilaksanakan sejak 2020 ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi. Penyerahan beasiswa secara simbolis dilaksanakan di Idi Rayeuk, dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, pihak sekolah, serta perwakilan siswa penerima manfaat, Kamis (16/7/2026). Program beasiswa ini menjangkau pelajar di empat kecamatan sekitar wilayah operasi, yaitu Indra Makmu, Julok, Nurussalam, dan Banda Alam. Sebanyak 431 penerima terdiri atas siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga mahasiswa yang memenuhi kriteria program.   Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., mengatakan, “Kami mengapresiasi Medco E&P dan BPMA yang secara konsisten menyalurkan beasiswa bagi pelajar di Aceh Timur. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk berprestasi dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.         Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Perusahaan yang bertujuan mendukung pelajar berprestasi dapat terus mengembangkan potensi akademiknya. Sejak 2020, program beasiswa Medco E&P dan BPMA telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1000 pelajar Aceh Timur.   “Pendidikan merupakan salah satu fokus PPM Medco E&P. Kami ingin memberikan dukungan kepada pelajar berprestasi agar dapat terus melanjutkan pendidikan sesuai kemampuan serta cita-citanya. Kami juga berterima kasih atas dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sehingga operasi Medco E&P di Blok A dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Leony.   Seleksi penerima beasiswa dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui pihak sekolah untuk memastikan bantuan diberikan kepada pelajar yang memenuhi kriteria program. (Hsb)

Read More