PALUTA, Bersuarakyat.Online – Masyarakat Desa Padang Matinggi Simundol, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara, dikejutkan oleh tindakan pihak Puskesmas Simundol. Dalam kegiatan pelayanan Posyandu minggu ini, warga justru menerima pembagian kotak makanan yang sama sekali tidak ada isinya (kosong).
Awalnya, masyarakat mengira pembagian kotak tersebut bersumber dari program pemerintah desa. Namun setelah ditelusuri, kegiatan tersebut ternyata merupakan program resmi Posyandu dari Puskesmas Simundol.
Warga menilai tindakan ini sebagai bentuk pembodohan publik yang nyata. Ironisnya, saat pembagian kotak makanan kosong tersebut, masyarakat justru diminta untuk berfoto bersama. Hal ini memicu dugaan kuat bahwa dokumentasi tersebut hanya digunakan sebagai formalitas belaka demi menggugurkan kewajiban laporan pertanggungjawaban kegiatan Puskesmas Simundol.
Hingga saat ini, Kepala Puskesmas Simundol belum memberikan klarifikasi maupun permohonan maaf secara resmi kepada masyarakat Desa Padang Matinggi Simundol terkait video bukti yang telah beredar luas.
Tuntutan Masyarakat: Desak Kejaksaan Periksa Dugaan Korupsi
Tindakan membagikan kotak kosong ini memicu kemarahan warga karena anggaran untuk penyediaan makanan tambahan beserta kotaknya dipastikan telah dialokasikan oleh negara.
Masyarakat menduga kuat adanya indikasi tindak pidana korupsi yang bertujuan untuk mencari keuntungan pribadi atau memperkaya diri sendiri dan kelompok tertentu, yang jelas-jelas merugikan masyarakat serta keuangan negara.
Oleh karena itu, masyarakat Desa Padang Matinggi Simundol menyampaikan tuntutan tegas sebagai berikut:
1. Mendesak pencopotan dan pemberhentian segera Kepala Puskesmas Simundol dari jabatannya karena dinilai gagal menjaga integritas pelayanan publik.
2. Meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas Utara untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Puskesmas Simundol terkait seluruh anggaran Penyelenggaraan Posyandu (termasuk Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, hingga Insentif Kader Posyandu).
Masyarakat menegaskan tidak akan tinggal diam dan menuntut transparansi penuh atas hak-hak kesehatan yang telah dirampas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Harahap Kuro-Kuro.