LAMA SUMUT Laporkan Dugaan Praktik Prostitusi di Paluta Polres Paluta & Satpol PP, Minta Tindak Tegas

Bersuarakyat.online Gunung Tua, Padang Lawas Utara Lembaga Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara (LAMA SUMUT) secara resmi melayangkan laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan aktivitas yang meresahkan dan berpotensi melanggar norma sosial di Kabupaten Padang Lawas Utara. Surat pengaduan bernomor 288/LAMA SUMUT/VI/2026, tertanggal ,25 Juni 2026, tersebut ditujukan kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Paluta. Isi Pengaduan LAMA SUMUT. Dalam surat tersebut, LAMA SUMUT yang mengaku mewakili unsur mahasiswa dan masyarakat Paluta menyampaikan hasil pengamatan di lapangan. Poin utama pengaduan: 1.Dugaan praktik prostitusi terselubung. Aktivitas tersebut diduga dilakukan oleh seorang perempuan yang dikenal dengan sebutan “Mami Rossa. 2.Modus usaha. Yang bersangkutan diduga sering mengumpulkan sejumlah perempuan di kediamannya dengan kedok usaha penjualan pakaian dan makanan. 3.Mempertemukan tamu. Berdasarkan informasi masyarakat, “Mami Rossa” juga diduga menawarkan atau mempertemukan perempuan dengan tamu tertentu di sejumlah lokasi hiburan malam di wilayah Paluta. LAMA SUMUT menilai aktivitas ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan dikhawatirkan berdampak negatif terhadap moral generasi muda di Kabupaten Padang Lawas Utara. 5 Tuntutan kepada Satpol PP Paluta. Melalui surat tersebut, LAMA SUMUT menyampaikan 5 tuntutan: 1.Melakukan, peninjauan dan pengawasan, terhadap lokasi yang menjadi objek pengaduan. 2.Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum* dan instansi terkait apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum. 3.Menindak segala bentuk aktivitas* yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat sesuai kewenangan. 4.Melakukan langkah preventif, guna menjaga moralitas serta ketertiban sosial di Paluta. 5.Pelapor dalam surat ini adalah Masyarakat Kabupaten Paluta dan Lembaga Aspirasi Mahasiswa (LAMA). Harapan LAMA SUMUT, “Demikian laporan pengaduan ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis LAMA SUMUT di bagian penutup surat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara terkait tindak lanjut atas laporan tersebut. Kasus dugaan prostitusi dan mucikari sendiri secara hukum merupakan ranah penyidikan Satreskrim Polres Paluta, sementara Satpol PP memiliki kewenangan untuk penertiban tempat dan pelanggaran Perda.   Harahap Kuro-Kuro

Read More

Diduga Jadi Mucikari, “Mami Rossa” Dilaporkan Bawa Wanita Malam ke Tempat Karaoke di Pasar Gunung Tua

Bersuarakyat.online Dugaan praktik prostitusi yang melibatkan seorang perempuan berinisial “Mami Rossa” di Kabupaten Padang Lawas Utara kembali mencuat ke publik. Informasi ini mencuat setelah *Lembaga Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara (LAMA SUMUT)* melayangkan surat laporan pengaduan resmi bernomor *288/LAMA SUMUT/VI/2026* kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Paluta pada : 25 Juni 2026. *Modus yang Dilaporkan* Dalam surat pengaduan tersebut, LAMA SUMUT yang mewakili unsur mahasiswa dan masyarakat Paluta menduga “Mami Rossa” menjalankan aktivitas yang meresahkan masyarakat. Beberapa poin yang disorot: 1. *Menyediakan wanita*. Yang bersangkutan diduga sering mengumpulkan sejumlah perempuan di kediamannya dengan modus usaha jualan pakaian dan makanan. 2. *Memfasilitasi ke tempat hiburan malam*. Berdasarkan informasi dari masyarakat, “Mami Rossa” diduga menawarkan atau mempertemukan para perempuan tersebut dengan tamu di sejumlah lokasi hiburan malam. 3. *Lokasi disorot*. Salah satu lokasi yang disebut dalam laporan masyarakat adalah tempat karaoke di *Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta*. Aktivitas ini dinilai telah menimbulkan keresahan dan berpotensi melanggar norma sosial serta ketertiban umum di wilayah Paluta. *Tuntutan LAMA SUMUT ke Aparat* Melalui suratnya, LAMA SUMUT meminta Satpol PP Paluta untuk: 1. Segera melakukan *peninjauan dan pengawasan* ke lokasi yang dilaporkan. 2. *Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum* seperti Polres Paluta jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana. 3. *Menindak tegas* segala bentuk aktivitas yang mengganggu ketertiban umum sesuai kewenangan. *Ranah Hukum* Perbuatan diduga menjadi mucikari dan memfasilitasi prostitusi merupakan tindak pidana yang diatur dalam *Pasal 296 dan 506 KUHP*. Penanganannya menjadi kewenangan *Satreskrim Polres Paluta*, sementara Satpol PP bertugas melakukan penertiban tempat usaha yang melanggar Perda dan ketertiban umum. Hingga berita ini diturunkan, baik Satpol PP Paluta maupun Polres Paluta belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut. Masyarakat dan LAMA SUMUT berharap aparat segera turun tangan agar keresahan ini tidak berdampak lebih luas, khususnya terhadap moral generasi muda di Paluta.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Terkait Sengketa Rumah di jalan Tenis Rantauprapat Kantor Hukum Beriman Panjaitan Layangkan Somasi

    LABUHANBATU – bersuarakyat.online   Kuasa hukum Erni Mijayawati dari Kantor Hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. & Partners, secara resmi mengirimkan Surat Somasi Pertama (Teguran Hukum) kepada M S P sebagai langkah awal penyelesaian sengketa tanah melalui jalur nonlitigasi sebelum menempuh proses hukum di pengadilan.   Surat somasi tersebut dikirim pada **28 Juli 2026** melalui layanan **Pos Indonesia (Pos Aja!)** dari Agen Perisai menggunakan layanan Pos Reguler yang ditujukan ke alamat MSP  di Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Beriman Panjaitan menjelaskan, somasi merupakan bentuk itikad baik sekaligus kesempatan yang diberikan kepada pihak yang disomasi untuk menyelesaikan sengketa secara damai dan musyawarah tanpa harus langsung berproses di pengadilan.   “Klien kami memilih mengedepankan penyelesaian secara persuasif terlebih dahulu. Karena itu, kami menyampaikan somasi resmi sebagai peringatan hukum sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik,” ujar Beriman Panjaitan, Rabu (29/7/2026).   Ia menerangkan, pengiriman somasi dilakukan sesuai prosedur dan telah dilengkapi dengan **bukti resi Pos Indonesia Nomor P2807280127091**, yang menjadi bukti administratif bahwa surat telah diserahkan kepada jasa pengiriman untuk diteruskan kepada penerima.   Dalam isi somasi, MSP diminta menghentikan seluruh aktivitas di atas objek tanah yang menjadi pokok sengketa, mengosongkan serta menyerahkan penguasaan objek tanah yang diklaim sebagai milik kliennya. Pihak yang disomasi juga diberikan waktu **7 (tujuh) hari** sejak diterimanya surat tersebut untuk memenuhi tuntutan atau memberikan tanggapan.   Beriman Panjaitan menegaskan, apabila hingga batas waktu yang diberikan tidak terdapat tanggapan maupun penyelesaian dari pihak yang disomasi, maka pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna melindungi hak dan kepentingan hukum kliennya.   “Somasi ini merupakan tahapan awal sebelum upaya hukum berikutnya ditempuh. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara damai, namun apabila tidak ada iktikad baik, tentu kami akan mengambil langkah hukum yang diperlukan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.   Ia juga menekankan bahwa somasi bukan merupakan putusan pengadilan dan tidak menentukan siapa yang benar ataupun salah. Somasi hanya merupakan peringatan hukum dari salah satu pihak sebagai upaya penyelesaian sengketa di luar pengadilan, sedangkan penentuan hak para pihak tetap menjadi kewenangan lembaga peradilan apabila penyelesaian secara musyawarah tidak tercapai.   Dengan dikirimkannya somasi tersebut, kuasa hukum berharap sengketa dapat diselesaikan secara baik tanpa harus berlanjut ke proses litigasi yang lebih panjang, sehingga memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.   **(Tim/Red)**

Read More

Bangun Semangat Kebersamaan, BRI BO Rantauprapat Istiqamah Gelar Pengajian Rutin

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kesibukan melayani nasabah tidak membuat BRI Branch Office (BO) Rantauprapat melupakan pentingnya pembinaan spiritual. Setiap Jumat, jajaran manajemen bersama Insan BRILiaN beragama Islam meluangkan waktu mengikuti pengajian rutin sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan kerja. Pengajian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama dan tausiyah yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam bekerja maupun menjalani kehidupan sehari-hari. Pemimpin Cabang BRI BO Rantauprapat, Teuku Zulham, Jumat (31/7/2026), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter yang terus dijaga secara berkesinambungan. Menurutnya, keberhasilan dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kekuatan iman, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. “Melalui pengajian rutin ini, kami ingin membangun insan yang tidak hanya unggul dalam memberikan pelayanan kepada nasabah, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, saling menguatkan, dan menjaga kebersamaan di lingkungan kerja,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan serupa juga menjadi budaya positif yang dilaksanakan di berbagai unit kerja BRI sebagai upaya memperkokoh nilai-nilai spiritual di tengah dinamika dunia kerja. Dengan adanya pengajian rutin tersebut, BRI BO Rantauprapat berharap seluruh Insan BRILiaN senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah sehingga mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi nasabah serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. #Red

Read More

Dua Bulan Mengendap, Penyidik Akhirnya Turun ke TKP Dugaan Pembakaran Brutal di Sei Apung Labura

  LABUHANBATU UTARA – bersuarakyat.online Setelah hampir dua bulan sejak laporan polisi diterima, penyidik Polres Labuhanbatu akhirnya melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP)  atas kasus dugaan pembakaran dan pembacokan yang mengguncang areal Kelompok Tani Sumber Sari, Dusun I, Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pemeriksaan TKP yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) dipimpin langsung oleh Kanit Pidana Umum (Pidum) bersama dua orang penyidik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencocokkan kondisi di lapangan dengan laporan polisi serta keterangan para saksi yang telah diperiksa sebelumnya. Kasus ini bermula dari peristiwa **Sabtu, 6 Juni 2026 sekitar pukul 11.30 WIB**, ketika sekelompok orang diduga menyerang kawasan Kelompok Tani Sumber Sari. Selain menyebabkan seorang pekerja, **Ilham (35)**, mengalami luka bacok, aksi tersebut juga **diduga disertai pembakaran secara sistematis** terhadap sejumlah aset milik kelompok tani.   Berdasarkan laporan korban, api melalap **dua unit barak karyawan, satu unit gudang pupuk, satu unit truk, empat unit sepeda motor, dua unit mesin genset, mesin chainsaw (sinso), peralatan kerja, puluhan ton pupuk, pakaian karyawan, serta berbagai barang inventaris lainnya**. Total kerugian diperkirakan mencapai **sekitar Rp500 juta**. Laporan resmi atas peristiwa tersebut tercatat di Polres Labuhanbatu dengan **Nomor: LP/B/890/VI/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA**, tertanggal **20 Juni 2026**. Dalam pemeriksaan TKP, penyidik menelusuri titik-titik yang menjadi lokasi pembakaran dan meminta para saksi memperagakan posisi serta kronologi kejadian. Seluruh keterangan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan.   Yang menjadi sorotan, pemeriksaan lapangan baru dilakukan setelah laporan tersebut telah berjalan sekitar dua bulan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari pihak korban mengenai kecepatan penanganan perkara, mengingat objek-objek yang terbakar telah lama mengalami perubahan akibat cuaca dan waktu. Kuasa hukum korban, **Beriman Panjaitan, S.H., M.H.**, berharap pemeriksaan TKP menjadi titik balik dalam penanganan perkara yang dinilai telah cukup lama menunggu perkembangan. > “Kami menghormati langkah penyidik yang akhirnya melakukan pemeriksaan TKP. Namun kami berharap proses ini tidak berhenti sebagai formalitas semata. Seluruh alat bukti, hasil pemeriksaan lokasi, serta keterangan saksi sudah sepatutnya menjadi dasar untuk segera mengungkap pelaku dan menetapkan pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum,” tegas Beriman Panjaitan. Menurut pihak korban, dugaan aksi pembakaran tersebut bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Sebelumnya, pekerja lain bernama **Nawawi** juga menjadi korban pembacokan dan telah membuat laporan polisi dengan **Nomor: LP/B/752/V/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA**. Hingga kini, menurut pihak pelapor, perkembangan penanganan perkara tersebut juga belum memberikan kepastian hukum. Pendiri Kelompok Tani Sumber Sari, **Drs. Robert Aritonang**, menyatakan bahwa pihaknya telah berulang kali melaporkan berbagai dugaan tindak pidana, mulai dari pencurian tandan buah segar (TBS), pengancaman, penganiayaan, hingga pembakaran aset. Ia berharap seluruh laporan tersebut dapat ditangani secara menyeluruh sehingga tidak memunculkan kesan bahwa pelaku kebal terhadap proses hukum. Pihak korban menegaskan bahwa pemeriksaan TKP yang dilakukan hari ini diharapkan menjadi awal dari langkah penegakan hukum yang lebih konkret. Mereka meminta penyidik segera menuntaskan penyidikan, mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat, serta memberikan kepastian hukum agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Red

Read More

Bangun Budaya Kerja Sehat, ATR/BPN Gelar Program Rutin “Slow Run” Setiap Selasa

Bersuarakyat.online Medan – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memulai program olahraga rutin bertajuk “Slow Run ATR/BPN” yang akan digelar setiap Selasa malam usai jam kerja di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kegiatan perdana berlangsung pada Selasa (28/7) dan dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan. Program ini menjadi bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN membangun budaya kerja yang sehat, aktif, dan produktif di lingkungan kementerian, sekaligus mendorong pegawai menjaga kebugaran di tengah padatnya aktivitas pekerjaan. “Saat ini kita mulai berolahraga bersama teman-teman ATR/BPN. Biar kita juga tidak selalu memikirkan pekerjaan. Kita luangkan waktu setiap Selasa malam, setiap habis Magrib, kita bersama-sama menggerakkan badan. Biar sehat, biar tidak di depan komputer terus,” ujar Dalu Agung Darmawan melalui rilis yang diterima media pada Kamis (30/7/2026). Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama bagi setiap pegawai untuk tetap produktif dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. “Saya mengajak seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN untuk harus berolahraga. Kata kuncinya olahraga. Silakan saja olahraga yang disukai, apa pun,” imbaunya. Kegiatan Slow Run ATR/BPN dilaksanakan dengan konsep lari santai mengelilingi kawasan GBK sehingga dapat diikuti oleh seluruh pegawai dengan berbagai tingkat kemampuan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan antarsesama pegawai. Pada pelaksanaan perdana, sejumlah pejabat pimpinan turut ambil bagian, di antaranya Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Dwi Budi Martono, Staf Ahli Bidang Hukum Agraria dan Masyarakat Adat Slameto Dwi Martono, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pegawai Kementerian ATR/BPN lainnya. Melalui program ini, Kementerian ATR/BPN berharap semangat hidup sehat dapat terus tumbuh di lingkungan kerja sehingga mendukung terciptanya sumber daya manusia yang bugar, produktif, dan siap memberikan pelayanan publik yang semakin optimal. #Red

Read More

Kadisdik Paluta Resmi Tutup Kompetisi GSI Tingkat SMP, SMPN 1 Padang Bolak Raih Juara 1 Se Kab Paluta

Bersuarakyat.online Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, Rahmat Hudayat Harahap, S.STP., MSP, yang diwakili oleh Kabid SMP, Saiful Ramadhan Pohan, secara resmi menutup Kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP Se-Kabupaten Paluta, Pada Kamis : 30/07/2026. Acara penutupan turut dihadiri oleh, Ketua KONI Paluta, Ketua PSSI Paluta, dan Kepala SMP Negeri 1 Padang Bolak dan para tamu undangan. Dalam sambutannya, Saiful Ramadhan Pohan, mengapresiasi semangat sportivitas seluruh peserta. Ia berharap GSI menjadi ajang pembinaan atlet muda berbakat dari sekolah-sekolah di Paluta yang berlangsung turnamen di Stadion Gelora Purba Sinomba. Selamat kepada para juara, Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi dan kekalahan sebagai evaluasi untuk berprestasi lebih baik lagi,” ujarnya. Berikut daftar juara Kompetisi GSI Tingkat SMP Se-Kabupaten Paluta: – Juara 1 : SMPN 1 Padang Bolak – Juara 2 : SMPN Batang Onang – Juara 3 : SMPN Halongonan Timur – Juara 4 : SMPN 2 Padang Julu Dengan ditutupnya kompetisi ini, para juara 1 akan mewakili Kabupaten Paluta ke tingkat Provinsi Sumatera Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

SMP Negeri 1 Padang Bolak Raih Juara I Kompetisi Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara

Bersuarakyat.online Paluta- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 1 Padang Bolak. Tim perwakilan sekolah berhasil meraih”,Juara I dalam ajang Kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara, Pada Kamis : 30/07/2026. Kompetisi GSI yang diikuti oleh SMP/MTs se-Kabupaten Paluta ini menjadi ajang unjuk bakat, sportivitas, dan kekompakan siswa dalam bidang olahraga dan seni. Dengan semangat dan kerja keras, tim SMPN 1 Padang Bolak mampu menunjukkan performa terbaik dan keluar sebagai yang terbaik. Kepala SMP Negeri 1 Padang Bolak,Roslina Siregar, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, ini buah dari latihan disiplin, kerja sama tim, dan dukungan semua pihak. Saya ucapkan terima kasih kepada pelatih, guru, orang tua, dan anak-anak hebat yang sudah berjuang mengharumkan nama sekolah kita di tingkat kabupaten,” ujar beliau. Pelatih tim, Muhammad Ali, juga mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan intensif selama beberapa minggu sebelum kompetisi. “Anak-anak luar biasa. Mereka latihan dengan semangat tinggi meski di tengah kesibukan sekolah. Juara ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar SMPN 1 Padang Bolak,” katanya. Dengan kemenangan ini, SMP Negeri 1 Padang Bolak akan mewakili Kabupaten Padang Lawas Utara ke tahap kompetisi selanjutnya di tingkat yang lebih tinggi. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga di bidang non-akademik.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

BRI Rantauprapat Pererat Kolaborasi dengan Universitas Labuhanbatu di Dies Natalis ke-28

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Rantauprapat menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan dengan menghadiri perayaan Dies Natalis ke-28 Universitas Labuhanbatu (ULB), Rabu (29/7/2026). Mengusung tema “Inovasi Lokal Menuju Global”, peringatan Dies Natalis ke-28 menjadi momentum bagi Universitas Labuhanbatu untuk memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu mencetak lulusan yang kompetitif. Kehadiran BRI Rantauprapat menjadi wujud dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Labuhanbatu. Selain memberikan ucapan selamat, BRI juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia perbankan dan perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pemimpin BRI Branch Office Rantauprapat, Teuku Zulham, mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar Universitas Labuhanbatu atas perjalanan 28 tahun dalam mengabdi di dunia pendidikan. “Selamat Dies Natalis ke-28 Universitas Labuhanbatu. Semoga ULB terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, serta mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, BRI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan literasi keuangan, penguatan jiwa kewirausahaan, serta pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, kemitraan antara dunia pendidikan dan sektor perbankan memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan perkembangan ekonomi yang terus berubah. Partisipasi BRI dalam perayaan Dies Natalis ke-28 Universitas Labuhanbatu diharapkan semakin mempererat hubungan yang telah terjalin selama ini. Melalui sinergi tersebut, BRI ingin terus hadir sebagai mitra strategis yang mendukung lahirnya generasi muda yang inovatif, produktif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. #Red

Read More

Nyonya Refina Reski Basyah Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Paluta Ikut Menghadiri Pelatihan Bimtek

Bersuarakyat.online Nyonya Refina Reski Basyah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Lawas Utara, ikut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Tim Penggerak Kelompok-Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPK3PKK) Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader PKK dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, Kamis : 30/07/2026. Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara, Ny. Refina Reski Basyah Harahap mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir, khususnya para Ketua TP PKK Kecamatan, sekretaris TP PKK kecamatan, serta seluruh kader PKK se-Kabupaten Padang Lawas Utara yang menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis tersebut. Ny. Refina menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan menambah wawasan seluruh kader PKK, khususnya bagi pengurus di 12 kecamatan yang mengalami pergantian kepengurusan. Menurutnya, peningkatan kompetensi kader menjadi langkah penting agar pelaksanaan program PKK dapat berjalan lebih baik dan berkesinambungan. Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara telah memasuki tahap evaluasi tingkat Provinsi Sumatera Utara dan berhasil masuk dalam enam besar dari 33 kabupaten/kota. Capaian tersebut merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi tantangan untuk terus dipertahankan. Kita patut bersyukur karena berhasil masuk enam besar di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh kader PKK, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa. Saya berharap tahun depan kita mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” ujarnya. Lebih lanjut, Ny. Refina menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kekompakan dan kerja sama seluruh tim PKK. Ia mengaku bangga atas dedikasi para kader yang tetap bersemangat menjalankan berbagai program, meskipun harus menjangkau desa-desa yang letaknya jauh dan memiliki medan yang cukup berat. Semoga ilmu yang diperoleh pada kegiatan ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kinerja kita bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita terus bekerja dengan semangat, kompak, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan PKK Kabupaten Padang Lawas Utara,” tutupnya. Dalam sesi Bimbingan Teknis, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Drs. Ruhyat, menyampaikan berbagai materi strategis yang menjadi fokus program PKK, di antaranya Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Aku Hatinya PKK, tertib administrasi PKK, penguatan kelembagaan, serta evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Materi tersebut disampaikan sebagai bekal bagi para kader untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di tingkat kecamatan maupun desa. Dalam pemaparannya, Drs. Ruhyat menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai garda terdepan dalam memberdayakan keluarga, baik melalui peningkatan ekonomi keluarga, pembinaan pola asuh anak dan remaja yang sehat dan berkarakter, maupun pemanfaatan pekarangan rumah melalui program Aku Hatinya PKK sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya administrasi yang tertib, inovasi program, serta kerja sama yang solid agar pelaksanaan program PKK semakin efektif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More