Pameran & Festival Properti Hadir di Labuhanbatu

  Bersuarakyat.online – Labuhanbatu – BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebutuhan hunian masyarakat dengan menyelenggarakan Pameran & Festival Properti di Suzuya Mall Rantauprapat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga Labuhanbatu untuk memperoleh informasi lengkap, penawaran spesial, serta kesempatan memilih beragam produk properti sesuai kebutuhan.   Acara tersebut turut mendapatkan perhatian dari Bupati Labuhanbatu, Hj. Maya Hasmita, yang hadir sekaligus memberikan dukungan penuh. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah BRI yang terus menghadirkan solusi pembiayaan melalui produk KPR BRI, yang dinilai mempermudah masyarakat memiliki rumah dengan mekanisme pengajuan yang praktis, cepat, dan aman.   Kehadiran Bupati menjadi bukti kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan BRI dalam mendorong pertumbuhan sektor perumahan dan perekonomian wilayah. Pameran ini melibatkan sejumlah developer terpercaya yang menampilkan berbagai tipe hunian, mulai dari rumah subsidi hingga properti komersial modern.   Para pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan petugas BRI terkait perhitungan kredit, persyaratan pengajuan, serta promo istimewa yang hanya tersedia selama acara berlangsung.   Tak hanya fokus pada informasi properti, festival ini juga dilengkapi dengan berbagai hiburan, doorprize menarik, hingga aktivitas interaktif yang menambah kemeriahan suasana. Antusias masyarakat terlihat tinggi sejak acara dibuka pada pagi hari.   Melalui Pameran & Festival Properti ini, BRI berharap semakin banyak warga Labuhanbatu dapat mewujudkan rumah idaman mereka. BRI mengundang seluruh masyarakat untuk hadir di Suzuya Rantau Prapat dan menikmati beragam layanan terbaik yang telah disiapkan untuk pengunjung. Ren

Read More

Mahasiswa Labura Desak Penindakan Dugaan Perambahan Hutan di Desa Sibito, Diduga Dibekingi Oknum APH. 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu Utara — Dugaan praktik perambahan hutan dan ilegal logging kembali menjadi sorotan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Aktivitas tersebut disebut berlangsung di kawasan Desa Sibito, Kecamatan Aek Natas, dan diduga melibatkan seorang oknum berinisial B.L yang dikabarkan mendapat backing dari oknum aparat penegak hukum (APH). Seorang mahasiswa asal Labura, Ahmad Iqbal, menjadi pihak pertama yang mengungkap aktivitas ilegal tersebut. Ia mengaku mendapati serta mendokumentasikan aktivitas dugaan mafia kayu yang merusak kawasan hutan secara terstruktur. “Kami meminta Kapolda Sumut, Pangdam I/BB, Dandim, dan Kapolres untuk segera menangkap siapa pun oknum yang terlibat dalam perambahan hutan ini. Kalau dibiarkan, kerusakan lingkungan makin parah. Lihat sekarang, bencana terjadi di mana-mana,” tegas Ahmad Iqbal. Sebagai langkah lanjutan, Ahmad Iqbal menyatakan siap melakukan aksi demonstrasi di depan Kodam I Bukit Barisan dan Polda Sumatera Utara apabila dalam beberapa hari ke depan tidak ada penertiban atau tindakan tegas dari aparat. “Kami akan turun ke Kodam dan Polda Sumut kalau tidak ada tindakan. Ini soal keselamatan lingkungan dan masa depan masyarakat,” ujar Iqbal. Terkait maraknya perusakan hutan di berbagai wilayah, Presiden RI dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari para perusak lingkungan. “Negara tidak boleh kalah dari para perusak lingkungan. Aparat harus bertindak tegas tanpa pandang bulu. Hutan adalah masa depan bangsa, dan siapa pun yang merusaknya harus bertanggung jawab.” Pernyataan ini kembali relevan dengan kondisi yang terjadi di Labuhanbatu Utara. Kementerian Pertahanan RI juga telah menegaskan bahwa pengamanan kawasan hutan adalah bagian dari ketahanan dan keamanan negara. “Pengamanan hutan bukan sekadar isu lingkungan, tetapi bagian dari keamanan nasional. Setiap bentuk pembalakan liar harus ditindak tegas, termasuk bila melibatkan oknum aparat.” Kemenhan menegaskan bahwa institusi TNI siap mendukung proses hukum terhadap siapa pun prajurit yang kedapatan terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut. Jika dugaan keterlibatan oknum aparat terbukti, sejumlah regulasi nasional memungkinkan pemberlakuan sanksi pidana berlapis, antara lain: 1. UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pidana penjara hingga 10 tahun Denda hingga Rp10 miliar 2. UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pidana 5–15 tahun Denda Rp5–10 miliar 3. Jika Oknum APH Terlibat Dapat dijerat Pasal 421 KUHP (penyalahgunaan kekuasaan) Ancaman penjara hingga 5 tahun Serta sanksi etik dan pemecatan tidak hormat (PTDH) dari institusi 4. Jika Oknum TNI Terlibat Diproses melalui Peradilan Militer Dapat dikenai pidana umum ditambah pelanggaran disiplin dan kode etik TNI Potensi sanksi: Penjara Pecat dari kedinasan Pencabutan hak-hak keperajuritan TNI dan Polri dalam berbagai kesempatan telah menyatakan tidak akan memberikan perlindungan kepada anggota yang terlibat kejahatan kehutanan. Kasus dugaan perambahan hutan di Desa Sibito kini menjadi perhatian masyarakat luas. Warga berharap agar aparat segera menindak tegas seluruh pelaku dan oknum yang terlibat, sehingga kerusakan hutan tidak semakin meluas dan risiko bencana ekologis dapat diminimalisir. Gerakan mahasiswa, warga, serta elemen masyarakat lainnya menilai bahwa penyelamatan hutan harus menjadi prioritas bersama, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum demi keselamatan generasi mendatang.   Tim/Red

Read More

BO Rantau Prapat Sosialisasikan Qlola di KPPN Bersama Instansi Pemerintahan

    Bersuarakyat.online – Labuhanbatu   – BRI BO Rantau Prapat mempertegas komitmennya dalam mendukung digitalisasi keuangan pemerintah melalui kegiatan Sosialisasi Qlola yang digelar di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Rantau Prapat.   Sejumlah instansi pemerintahan hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola keuangan yang lebih efisien dan transparan.   Berdasarkan rilis yang diterima media pada Sabtu (29/11/2025), sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan serta memberikan pemahaman mendalam mengenai BRI Qlola platform digital yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan keuangan organisasi, khususnya di instansi pemerintah. Melalui Qlola, proses transaksi, monitoring anggaran, hingga pelaporan keuangan dapat dilakukan secara real-time, aman, dan terintegrasi.   Dalam pemaparannya, Tim BRI BO Rantau Prapat menjelaskan berbagai fitur unggulan Qlola, mulai dari dashboard pengelolaan dana, kemudahan otorisasi transaksi, keamanan berlapis, hingga integrasi sistem dengan aplikasi keuangan pemerintah. Para peserta juga mengikuti sesi tanya jawab serta simulasi langsung untuk memahami alur kerja platform tersebut.   Kepala KPPN Rantau Prapat dan perwakilan instansi pemerintahan lainnya menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengapresiasi inovasi yang ditawarkan BRI, yang dinilai mampu mendorong efisiensi serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah dan lembaga vertikal.   Melalui sosialisasi ini, BRI BO Rantau Prapat berharap kerja sama dengan instansi pemerintahan semakin kuat, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di sektor publik. Dengan terus menghadirkan solusi finansial yang inovatif, BRI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kemajuan daerah.

Read More

Ibadah Minggu Advent Pertama HKI Rantauprapat Berlangsung Khidmat, Tertib, dan Penuh Sukacita

    Labuhanbatu | Bersuararakyat.online — Huria Kristen Indonesia (HKI), anggota Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Resort Khusus Rantauprapat menggelar Ibadah Minggu Advent I pada Minggu, 30 November 2025. Ibadah berlangsung penuh kekhidmatan di Gedung Gereja HKI, Jalan H. Adam Malik Kayu Raja By Pass No. 23, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.   Ibadah dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Pendeta Resort, Pdt. SB Sipahutar, S.Th, yang membawakan liturgi dengan tertib, jelas, dan penuh penghayatan. Sejak awal hingga akhir ibadah, ratusan jemaat yang hadir membangun suasana peribadahan yang damai dan kondusif.   Pelayanan liturgis turut diperkuat oleh para pelayan gereja. St. MH Tambunan, A.Md menyampaikan khotbah (jamita), St. R. Situmeang memimpin agenda, sementara doa syafaat dipimpin St. S. Pakpahan. Pelayanan pintu diampu oleh St. C. RB Gultom dan St. S. Panjaitan. Ibadah juga diiringi musik organis oleh N. Br Sihombing, didukung song leader dari PNB yang menambah kekhidmatan pujian jemaat.   Pembacaan Efistel bersumber dari Roma 13:11–14, dan nats khotbah diambil dari Yesaya 2:1–5. Pembacaan firman dalam bahasa Batak Toba memberikan karakteristik liturgis yang khas, memperkaya spiritualitas dan identitas peribadahan HKI.   Rangkaian pujian semakin meneguhkan suasana ibadah melalui persembahan koor dari PPr Ina Kamis, Koor Sola Gratia, PNB Remaja, dan Koor PA. Penampilan Tingting, yang membawakan tangiang melalui nyanyian rohani dari Buku Ende, memberikan nuansa teduh dan reflektif bagi jemaat.   Keterlibatan aktif para pelayan, koor, dan seluruh jemaat menghadirkan kebersamaan yang kuat serta memperdalam makna perayaan Advent sebagai momen penantian penuh pengharapan. Ibadah yang berjalan tertib dan tertata ini menjadi penguatan rohani menjelang penutupan tahun gerejawi.   Selain ibadah Minggu, HKI Resort Khusus Rantauprapat juga konsisten menggelar partangiangan atau ibadah persekutuan rumah tangga di lima sektor jemaat. Seluruh informasi kegiatan disampaikan secara berkala melalui warta gereja.   Ibadah Advent Pertama ditutup dengan doa berkat, meninggalkan kesan mendalam bagi jemaat yang mengikuti seluruh rangkaian peribadahan.   Penulis: Ramses Sihombing

Read More

Keluarga Besar Rutan Kabanjahe Gelar FMD dan Family Gathering

  karo.bersuarakyat.online Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB sukses menyelenggarakan kegiatan istimewa bertajuk FMD (Fisik,Mental dan Disiplin) dan Family Gathering. Acara ini diselenggarakan di Area Hotel Sinabung Hills Berastagi, Kabupaten Karo pukul 08.00 WIB.Mendorong Kekompakan dan Silaturahmi   Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk mempererat tali silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan, tidak hanya antar pegawai Rutan Kabanjahe tetapi juga melibatkan seluruh anggota keluarga, termasuk istri/suami dan anak-anak. Acara Family Gathering ini mengangkat tema “Satu Tekad, Satu Tujuan, Menuju Rutan Kabanjahe PASTI Bersih, Melayani, dan Berkualitas”. Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H dalam kesempatannya menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pilar utama dalam mendukung kinerja pegawai. “Keluarga adalah sumber kekuatan terbesar kita. Melalui acara Family Gathering ini, kita berharap seluruh keluarga besar Rutan Kabanjahe dapat saling mengenal lebih dekat, menumbuhkan rasa kekeluargaan yang lebih erat, dan mendukung upaya kita dalam mewujudkan Rutan Kabanjahe yang lebih baik,” ujar Karutan.   FMD: Awali Pagi dengan Semangat   Rangkaian acara diawali dengan Apel Bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. FMD ini bukan sekadar apel atau baris-berbaris biasa, melainkan sesi olahraga dan kegiatan fisik ringan yang dikemas secara menyenangkan dan interaktif, bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan membangun semangat kerja tim sebelum memasuki kegiatan inti.   Kehangatan dalam Family Gathering   Setelah FMD, acara dilanjutkan dengan Family Gathering. Berbagai kegiatan yang menarik dan menghibur telah disiapkan untuk seluruh peserta: * Permainan Tim (Team Building Games) yang melibatkan pegawai dan keluarga, bertujuan untuk melatih kerja sama dan komunikasi. * Pemberian doorprize dan hadiah menarik, menambah semarak suasana kebersamaan. * Makan Bersama (Lunch Together) dalam suasana santai dan akrab.   Komitmen Pelayanan dan Integritas   Di sela-sela kegiatan, Karutan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja keras mereka. Beliau berharap bahwa semangat kekeluargaan yang terbangun pada hari itu dapat diterjemahkan ke dalam peningkatan kinerja dan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Kebersamaan yang kita rasakan hari ini adalah modal berharga. Saya berharap energi positif ini akan terus mengalir, menjadikan Rutan Kabanjahe sebagai institusi yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas dalam melayani masyarakat,” tutupnya. Acara FMD dan Family Gathering Rutan Kabanjahe berakhir dengan sukses, meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya sinergi antara pekerjaan dan kehidupan keluarga dalam mencapai tujuan organisasi. DB

Read More

6 Warga Rantauprapat Korban Bencana Alam Taput Ditemukan. 

Bersuarakyat.online Sebanyak enam orang warga Kota Rantauprapat yang menjadi korban dampak bencana alam tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (25/11/2025) lalu telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Update jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam di Taput terus bertambah. Bahkan yang berhasil dievakuasi dari 15 orang jadi 23 orang, dan dinyatakan hilang 28 orang,” kata Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak melalui Kepala Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing, Sabtu 29/11/2025. Penemuan jenazah dilakukan Tim gabungan dari Kepolisian, TNI, Pemkab, BPBD, dan BNPB serta para relawan dengan menyisir dan membersihkan lokasi sekitar pukul 16.20 wib dari Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput. Meski demikian lanjut Walpon, akses transportasi ke lokasi kejadian masih belum pulih. Sedangkan salah seorang anggota DPRD Labuhanbatu, Tomy yang ikut dalam pencarian para korban di lokasi kejadian memberikan informasi bahwa seluruh jenazah warga Rantauprapat sedang menjalani proses forensik. “Saat ini masih diperiksa dokter forensik di RS Tarutung, Taput. Selesai diperiksa langsung dikafani, dan akan dibawa ke rumah duka,” ujarnya. Untuk evakuasi ke rumah duka, keenam jenazah akan dibawa dengan tiga ambulan yang didatangkan dari Rantauprapat. Yakni, ambulan milik anggota dewan Fraksi PDIP, Tomy, ambulan Yayasan Budi dan ambulan Dinas Kesehatan Labuhanbatu. Berikut Daftar nama korban meniinggal di kecamatan Adiankoting : 1. Bangun sitompul,l (45) Tahun warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankototing 2. Rey Bastian sitompul,(1) warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankototing. 3. Aksel Hutagalung, (6) warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankototing bulan. 4. Cantika sitompul,(11 )warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankoting. 5. Nurmaida hutagalung,(64)warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankoting. 6. Tasya sitompul, (8 ) warga Desa Pagaran Pisang, kecamatan, Adiankoting. 7. Ucok Sitompul ( 4 Bulan ) pagaran pisang Kecamatan Adiankoting Taput 8. Jeslin Sitompul (2 Thn ) desa pagar pisang kecamatan Adiankoting Taput 9. Nurmala Hutagalung ( 63 ) desa pagaran pisang kecamatan Adiankoting Taput 10. Tiomina Simamora ( 54 ) warga Desa Sibalanga kecamatan Adiankoting 11. Jones Sitompul ( 32 ) warga Desa Sibalanga kecamatan Adiankoting 12. Nerla Simanjuntak (Rantauprapat) 13. Sumiati (Rantauprapat) 14. Nur Asiyah (Rantauprapat) 15. Amelia Azhari (Rantauprapat) 16. Uswatun Hasanah (Rantauprapat) 17 . Nurjanah (Rantauprapat) 18. Indri Laura Hutabarat (Desa Sibalanga) Sedangkan korban meninggal dunia Di Kecamatan Parmonangan Taput. 1. Santiur br Marbun 2. ⁠Reza Manalu 3. Farida ( 40 ) warga tebing tinggi. 4. Gideon Manalu ( 25 ) warga Desa Manalu Dolo, kecamatan Parmonangan. 5. Sahat Manalu ( 40 ) warga Desa Hutatua Kec Parmonangan. #Red

Read More