Mediasi Berhasil, Masyarakat Apresiasi Peran Polres Labuhanbatu Dalam Penyelesaian Kasus di SPBU Negeri Lama

  Labuhanbatu l Bersuararakyat.online — 07 /01/2026 Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan apresiasi kepada Polres Labuhanbatu setelah para pihak yang terlibat dalam perkara dugaan tindak kekerasan di SPBU Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, menempuh jalur perdamaian melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh kepolisian.   Perkara dugaan tindak kekerasan tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah para pihak menandatangani Surat Kesepakatan Perdamaian di Polres Labuhanbatu pada Rabu (7/1/2026).   Berdasarkan dokumen resmi yang diterima redaksi, surat perdamaian itu ditandatangani oleh Sahat Parulian Purba dan Samsul Nababan selaku Pihak Pertama, serta Simpan Malem Tarigan, Julio Silalahi, dan Tomy Cardo Parlindungan Nababan selaku Pihak Kedua. Kesepakatan tersebut dibuat secara sadar, tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun, dan diketahui oleh penyidik Polres Labuhanbatu.   Dalam isi surat kesepakatan perdamaian tersebut, Pihak Kedua secara tertulis mengakui kesalahan, menyampaikan permohonan maaf kepada Pihak Pertama, serta menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Pihak Kedua juga bersedia mengganti kerugian yang dialami Pihak Pertama. Sementara itu, Pihak Pertama menyatakan menerima permohonan maaf tersebut dan sepakat untuk tidak memperpanjang maupun melanjutkan tuntutan hukum di masa mendatang.   Surat kesepakatan perdamaian tersebut merujuk pada dua laporan polisi, yakni:   LP/B/1557/XII/2025/SPKT/Polres Labuhanbatu, tertanggal 11 Desember 2025; dan LP/B/284/XII/2025/SPKT/Polsek Bilah Hilir, tertanggal 10 Desember 2025.   Dokumen tersebut menegaskan bahwa peristiwa di SPBU Negeri Lama merupakan perkara saling lapor yang diproses oleh kepolisian di dua satuan kerja, yakni Polsek Bilah Hilir dan Polres Labuhanbatu.   Seiring tercapainya kesepakatan damai tersebut, masyarakat Kabupaten Labuhanbatu menilai langkah Polres Labuhanbatu yang membuka ruang mediasi sebagai bentuk pendekatan humanis dan responsif dalam penegakan hukum, khususnya dalam menangani perkara yang melibatkan konflik antar warga.   Para pihak yang terlibat dalam perkara ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa, serta Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Teuku Rivanda Ikhsan, S.T.K., S.I.K., M.A., atas kesempatan dan fasilitasi mediasi yang diberikan sehingga penyelesaian perkara dapat ditempuh secara kekeluargaan.   Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu menjelaskan bahwa perkara tersebut merupakan peristiwa saling lapor yang masing-masing ditangani di Polsek Bilah Hilir dan Polres Labuhanbatu. Berdasarkan hasil gelar perkara, kedua laporan dinyatakan telah memenuhi unsur dan alat bukti, sehingga para pihak ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Penyidik juga menjadwalkan mediasi sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan.   Red

Read More

ULB Raih Peringkat 8 Kampus Terbaik di Sumatera Utara Versi Webometrics 2026

Bersuarakyat.online | Labuhanbatu – Universitas Labuhanbatu (ULB) yang berada di Jl. Sisingamangaraja No. 126 A, Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, membuktikan sebagai salah satu kampus terbaik di Sumatera Utara dengan meraih peringkat 8 dari 15 kampus Versi Webometrics 2026. Hal Ini merupakanbsebuah lompatan besar bagi ULB, menandai kenaikan peringkat paling signifikan di tahun 2026. – Rangking Indonesia: 156 – Rangking Dunia: 3385 – Rangking Impact: 2307 Reputasi internasional ULB terus meningkat, terbukti dari prestasi di Webometrics 2025 (peringkat 156 nasional), masuk klaster utama tahun 2024, serta kegiatan internasional seperti ULB International Academic Fest 2025. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam visibilitas digital dan kualitas akademik ULB juga kembali meneguhkan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui penambahan dosen dengan jabatan fungsional tertinggi. Senin (08/12/2025), dilaksanakan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Jabatan Fungsional Guru Besar kepada Prof. Dr. Novilda Elizabeth Mustamu, dosen tetap di Universitas Labuhanbatu yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Labuhanbatu. Prosesi ini berlangsung di Aula LLDikti Wilayah I Sumatera Utara dan dipimpin oleh Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Matondang, M.A., Ph.D., yang menyerahkan SK tersebut secara resmi kepada Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. “ULB Dengan Tata Nilai TANJAK: Integritas, Tangguh dan Berkarakter menjadi Ciri Khas dalam setiap penyambutan Tamu undangan dan kegiatan yang di gelar Di ULB salah satu bentuk kepedulian melestarikan budaya melayu di Sumatera Utara,” ungkap Rektor ULB, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. ULB Terus berkomitmen melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi keilmuan pada masyarakat. Dengan demikian, ULB membuktikan diri sebagai salah satu kampus terbaik di Sumatera Utara dan terus meningkatkan kualitasnya untuk menjadi yang terbaik. (Red)

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Hrp, Lantik PPPK PW Sekaligus Penyerahan SK Pengangkatan

Paluta-Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Halaman Kantor Bupati Paluta, Pada Rabu : 7/01/2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penataan sumber daya aparatur serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Padang Lawas Utara. Sebanyak 3.390 orang PPPK Paruh Waktu secara resmi dikukuhkan yang terdiri dari Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis di lingkungan Pemkab Paluta. Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Utara H.Reski Basyah Harahap, S.STP.,M.Si menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merupakan wujud komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dalam melaksanakan kebijakan penataan tenaga Non-ASN secara terencana, terukur, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pengambilan sumpah dan penyerahan SK hari ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan awal perjalanan pengabdian yang menuntut tanggung jawab, dedikasi, dan kesungguhan. Saya mengucapkan selamat bergabung kepada saudara-saudari dalam keluarga besar Aparatur Sipil Negara Pemkab Paluta,” ujar Bupati. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa sumpah dan janji yang diucapkan bukan hanya pertanggungjawaban kepada diri sendiri, melainkan juga kepada masyarakat dan daerah, serta menjadi janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Bekerjalah dengan disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab. Laksanakan setiap tugas dengan integritas dan loyalitas yang tinggi. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta jaga etika, sikap, dan perilaku sebagai aparatur negara,” tegas Bupati. Kehadiran ribuan PPPK Paruh Waktu ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja pemerintah daerah, baik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, percepatan pembangunan daerah, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan aparatur yang kuat, profesional, dan berkarakter. Oleh karena itu, PPPK Paruh Waktu dituntut untuk menjadi bagian dari solusi, inovasi, dan penggerak perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang selanjutnya dibagikan di instansi masing-masing, menandai dimulainya tugas dan tanggung jawab baru sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Padang Lawas Utara. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basri Harahap, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Padang Lawas Utara, Dandim 0212 TS, Kapolsek Padang Bolak, Sekretaris Daerah Kabupaten, Perwakilan Kejari, Kepala OPD, Para Camat, TP PKK dan DWP dan Seluruh Peserta Upacara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Perkuat Koordinasi dan Mutu Layanan, Kantor Pertanahan Labuhanbatu Laksanakan Pengarahan Internal

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Guna memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pelayanan, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan pengarahan dan pembinaan internal bagi unsur pendukung kerja. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Ismail, A.Md., S.E., dan diikuti oleh Pramubakti, Satuan Pengamanan (Satpam), Cleaning Service, serta Supir. Dikonfirmasi media pada Rabu (7/1/2026) Kepala Kantor Pertanahan menegaskan bahwa peran tenaga pendukung sangat vital dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kerja sama lintas fungsi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menyatukan pemahaman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Labuhanbatu,” ungkapnya.

Read More

Terkait Tambang Pasir BHN Akan Geruduk UPTD Rantauprapat, Mapolres LB dan Dinas Lingkungan Hidup

  Bersuarakyat.online | Labuhanbatu 6 Januari 2026 – Tambang pasir sungai adalah kegiatan ekstraksi pasir dari dasar sungai yang memiliki dampak ekonomi (lapangan kerja, PAD) namun sangat rentan menyebabkan kerusakan lingkungan seperti abrasi, erosi, penurunan kualitas air, hingga ancaman krisis air, seringkali karena penambangan ilegal, sehingga penegakan regulasi dan alih profesi penambang menjadi krusial untuk menjaga ekosistem sungai dan kesejahteraan masyarakat, seperti kasus di Sungai Progo   Terkait tambang pasir di kota Rantauprapat Bintang Hijau Nusantara (BHN) akan menggelar aksi unjuk rasa damai pada kamis 08 Januari 2026, dengan didampingi korban dampak aktivitas tambang pasir ilegal di bawah Jembatan Sungai Bilah Rantauprapat. Aksi ini mengangkat empat tuntutan utama terkait pelayanan publik dan kelestarian lingkungan, serta menuntut tanggung jawab atas dampak yang dialami masyarakat. TUNTUTAN UTAMA BHN: 1. Penutupan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara UPTD Rantauprapat – Diduga tidak menjalankan fungsi pengawasan dan pengelolaan dengan baik, sehingga memungkinkan aktivitas yang merugikan masyarakat berlangsung. 2. Penutupan segera tambang pasir ilegal di bawah Jembatan Sungai Bilah – Aktivitas tersebut tidak hanya mengancam struktur jembatan, namun juga telah menimbulkan dampak kesehatan pada warga sekitar. 3. Pencabutan izin usaha PT Siringo-Ringo – Kebun sawit perusahaan tersebut menanam sawit di daerah Aliran Sungai PT Siringo (DAS), yang berpotensi memperparah kerusakan ekosistem lokal maupun erosi dan pencemaran aliran sungai. 4. Pemeriksaan menyeluruh AMDAL PT Lingga Tiga Sawit (PT LTS) Sigambal – Untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan hidup. Salamat Lubis, salah satu warga yang terkena dampak kepada awak media mengaku mengalami gangguan kesehatan secara berkala akibat debu dan getaran dari aktivitas tambang pasir ilegal. “Saya harus rujuk ke rumah sakit minimal sekali sebulan karena sesak napas dan nyeri di dada. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari setahun,” ucapnya (selasa,6/01/2026) di cafe Depan Polres Labuhanbatu Menurutnya, banyak warga sekitar juga mengalami keluhan kesehatan serupa, namun belum mendapatkan perhatian atau tanggapan dari pihak berwenang. LOKASI TUJUAN DEMO: Aksi akan menggeruduk tiga instansi terkait berturut-turut: 1. Kantor Dinas PUPR Provinsi Sumut UPTD Rantauprapat 2. Mapolres Labuhanbatu 3. Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu “Pihak dari BHN akan melakukan aksi secara Damai, dan meminta pihak terkait untuk menindaklanjuti tuntutan dimaksud,” Tutup ISHAK Red

Read More

Ngopi Tanpa Sekat, Bupati Labusel Duduk Bersama Pejuang Kebersihan Daerah

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menunjukkan kepemimpinan yang membumi dengan duduk bersahaja, menyeruput kopi, dan berbincang hangat bersama para petugas kebersihan, pengangkut sampah, dan penata taman se-Labusel, Selasa (6/1/2026). Ramah tamah bertajuk serambi ngopi bersama itu berlangsung di taman perkantoran Bupati Labusel. Sebanyak 107 petugas kebersihan dan pengangkut sampah serta 6 petugas taman pada Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan hadir dalam suasana sederhana namun penuh makna. Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, Asisten Perekonomian Ralikul Rahman, Asisten Administrasi Umum Fuadi, serta Kepala DLHP Syaripudin. Dalam suasana santai namun sarat pesan, Bupati Fery menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja dalam senyap, berjibaku dengan panas, debu, dan berbagai keterbatasan demi menjaga Labusel tetap bersih dan tertata. “Hari ini saya melihat langsung wajah-wajah orang hebat. Orang-orang yang selama ini bekerja tanpa banyak sorotan, namun jasanya sangat besar. Bapak ibu inilah yang membuat Labusel terlihat rapi dan bersih. Walau banyak rintangan, hari ini saya hadir di tengah bapak ibu untuk menyampaikan terima kasih yang tulus,” ujar Bupati. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk penghargaan dan empati pemerintah daerah. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sebagai wujud perhatian, dengan harapan dapat membantu kebutuhan keluarga para petugas. Tak hanya itu, Bupati Fery juga menyoroti prestasi luar biasa DLHP dalam capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang berhasil melampaui target hingga di atas 100 persen. “Ini prestasi besar. Prestasi siapa? Prestasi bapak ibu semua. Tanpa kerja keras di lapangan, capaian ini tidak mungkin terwujud,” tegasnya. Kepala DLHP Labusel, Syaripudin, dalam laporannya menyebut para petugas kebersihan dan taman sebagai pejuang kebersihan, garda terdepan yang tak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan PAD daerah. “Mereka ini petarung kebersihan, Pak Bupati. Orang-orang yang setia membantu kami di lapangan dan ikut mendorong kemajuan Labusel melalui sektor lingkungan hidup,” ungkapnya. Suasana haru terasa saat perwakilan petugas kebersihan, Ucok, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati yang bersedia duduk sejajar dan mendengar langsung aspirasi mereka. “Terima kasih Pak Bupati sudah mau hadir dan duduk bersama kami. Kami mohon bimbingan dan arahan. Kalau kami salah di lapangan, kami siap ditegur dan diberi masukan,” ucapnya penuh hormat. Kesaksian menyentuh juga datang dari salah seorang petugas kebersihan perempuan. Dengan suara bergetar, ia menceritakan perjalanan panjangnya bekerja sejak masa sulit, dengan gaji yang dahulu hanya Rp300 ribu, hingga kini mencapai Rp1,8 juta. “Alhamdulillah Pak, dari gaji itu anak-anak kami bisa sekolah, semua tamat SMA/SMK. Kami tidak pernah mengeluh. Berapa pun gajinya, yang penting kami bisa bekerja dan menafkahi keluarga. Kalau memang bisa dinaikkan kami bersyukur, kalau belum pun kami tetap Alhamdulillah,” tuturnya tulus. Pertemuan sederhana ini menjadi potret kepemimpinan yang humanis ketika pemimpin hadir, mendengar, dan menghargai mereka yang selama ini bekerja di balik layar. Dari secangkir kopi dan obrolan tanpa jarak, tumbuh rasa saling percaya dan semangat bersama untuk terus merawat Labusel sebagai rumah yang bersih, layak, dan bermartabat bagi semua.

Read More