Keluarga Geram: AB Harus Pulangkan NS Sekarang!

  Aceh Timur —bersuarakyat.online Seorang gadis berinisial N.S (20), warga Dusun Titi Putih, Desa Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan hilang sejak 19 Januari 2026. Pihak keluarga menduga korban dibawa kabur oleh seorang pria berinisial AB, yang merupakan abang iparnya.   Ibu korban, H, kepada media ini menyampaikan bahwa terakhir kali melihat anaknya saat mengantarnya ke tempat kerja sekitar pukul 15.00 WIB. Namun setelah itu, korban sempat mengirim pesan kepada kakaknya agar mengambil kendaraan yang dititipkan dan berjanji akan kembali keesokan hari.   “Setelah itu kami coba hubungi, tapi tidak ada jawaban,” ujar H dengan nada cemas.   Keesokan harinya, keluarga menerima pesan dari AB yang mengaku bahwa korban berada bersamanya. Namun saat diminta untuk memulangkan, yang bersangkutan justru tidak dapat lagi dihubungi.   Diketahui, AB merupakan suami dari kakak korban yang telah meninggal dunia pada Desember 2025 lalu. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian sebagai kasus orang hilang. Keluarga juga menduga korban dibawa tanpa persetujuan dan bahkan ada kemungkinan dipaksa untuk menikah.   “Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang sudah menikah, harus secara sah dan melibatkan keluarga,” kata H.Jumat (3/4/2026)   Belakangan, keluarga mendapat informasi bahwa korban diduga telah menikah dengan AB. Namun hal tersebut masih menimbulkan tanda tanya, terutama terkait keabsahan pernikahan dan wali nikah.   Saat pihak keluarga mencoba mendatangi keluarga AB, mereka tidak mendapatkan penjelasan yang pasti. Pihak terkait terkesan enggan memberikan keterangan. Hingga kini, keberadaan korban belum diketahui secara pasti. Keluarga berharap agar N.S segera dipulangkan dan persoalan ini dapat diselesaikan secara baik-baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan. Hsb

Read More

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. Febri Adriansyah Tegas Dan Transparan Menangani Kasus Pidana Khusus.

  Bersuarakyat.Online –  Paluta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr.Febri Adriansyah didampingi Sekretaris Jampidsus Dr.Andi Herman menyampaikan beberapa arahan strategis terkait penanganan perkara tindak pidana khusus di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara daring kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia Pada Rabu : tanggal 1 Maret 2026. Kajati Sumatera Utara diwakili Wakajatisu Abdullah Noer Denny, SH.,MH didampingi Aspidsus Johny William Pardede dan jajaran kepala seksi pada bidang tindak pidana khusus hingga Kepala seksi penerangan hukum mengikuti kegiatan tersebut dari ruang rapat lantai II Kejati Sumatera Utara. Dalam arahannya, Jampidsus menyampaikan beberapa arahan strategis serta memaksimalkan penanganan perkara tindak pidana khusus secara profesional serta dengan mengedepankan upaya penyelamatan dan pemulihan kerugian keuangan negara. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Usung Konsep Alami, Cafe SEHATEA Jadi Pilihan Kuliner Sehat di Serdang Bedagai

Bersuarakyat.online Sergai – Cafe herbal milik PT Socfin Indonesia di Kabupaten Serdang Bedagai kini menjadi salah satu destinasi kuliner sehat yang menarik perhatian masyarakat. Mengusung konsep alami, kafe ini menyajikan beragam minuman herbal berkhasiat serta makanan segar berbahan dasar rempah dan kombucha. Berlokasi di Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, kafe ini menawarkan suasana nyaman dengan aroma khas rempah yang menenangkan. Menu yang disajikan tidak hanya lezat, tetapi juga menekankan manfaat kesehatan bagi para pengunjung. Salah satu karyawan, Suhadi, kepada media, Kamis (2/4/2026), menyebutkan bahwa kafe ini telah beroperasi sejak 12 November 2024 di bawah naungan Socfindo Conservation dan diresmikan oleh Principal Director, Luluk Williams. “Kami menyajikan menu yang dominan berbahan herbal, mulai dari teh herbal, mi herbal, hingga kombucha yang kaya manfaat bagi kesehatan,” ujar Suhadi. Selain sajian kuliner, kafe ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti gedung pertemuan, rumah produksi teh, serta spa herbal khusus wanita yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB, kecuali hari Minggu. Salah satu pengunjung, Dewi, mengaku kafe ini menjadi tempat favoritnya untuk bersantai bersama keluarga. “Tempatnya nyaman, makanannya enak, dan menyehatkan. Saya suka kombucha apel dan mi sehat di sini. Menu lain seperti rice bowl, ayam geprek, kopi, dan minuman lainnya juga enak. Sangat saya rekomendasikan,” ujarnya.

Read More

Luluk Williams Dorong PKK Dolok Masihul Ciptakan Olahan Tempe Kreatif

Bersuarakyat.online Sergai – Nyonya Principal Director Luluk Williams mengajak masyarakat Dolok Masihul berkreasi dengan tempe dalam pelatihan yang digelar di PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, tepatnya di gedung Seed Production and Laboratories (SSPL), Kamis (2/4/2026). Pelatihan ini disambut antusias warga hingga Camat Jimmy Louis Karona Purba berencana mengirim pengurus PKK dari 27 desa untuk mengikuti pelatihan lanjutan. Peserta, yang berasal dari dua desa, termasuk Camat dan Ketua TP PKK, belajar membuat berbagai olahan tempe unik seperti bakso tempe, sate tempe, sambal andaliman, dan saus khas yang ikut dilombakan. “Kami melihat kreativitas masyarakat sangat tinggi. Tempe bisa diolah menjadi berbagai bentuk makanan menarik. Tren vegetarian dan vegan meningkat, sehingga tempe menjadi pilihan tepat,” ujar Luluk Williams. Ia menambahkan, tempe kaya protein nabati, vitamin, dan mineral, sehingga baik untuk kesehatan dan bisa menarik minat anak-anak yang sebelumnya kurang menyukainya. Pelatihan ini diinisiasi oleh Luluk Williams bersama rombongan, termasuk Ny. Teresia Enthoven (Estate Adviser), Ny. Hartaty Martina Tarigan (General Manager), Ny. Indun Mindiarna Sugihartana (Kabag Umum), dr. Michael Tamalate, Ny. Katarina Purba (Grp Manager 2), serta ibu-ibu KISS Kebun Bangun Bandar. Camat Dolok Masihul menyampaikan apresiasi. Ia menyebut pelatihan tersebut sangat bermanfaat. “Pelatihan ini luar biasa, memanfaatkan potensi masyarakat sekitar. Kami berharap seluruh pengurus PKK dari desa-desa bisa kembali belajar olahan tempe di sini. Ini sangat bermanfaat bagi warga,” pungkasnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Grp Manager 2 Hugo RPM Napitupulu, Ka SSPL H. Indra Syahputra, pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar Samuel Situmorang, Askep Manatap Simarmata, tekniker Ferry Sidabutar, Kepala Desa Bantan Jafar, Kepala Desa Dame Fernando Siahaan, serta staf dan karyawan kebun Bangun Bandar.

Read More

PRESIDEN WAJIB TUNAIKAN JANJI Nyaklimaop Desak Jakarta Hentikan Sandiwara Data dan Segera Bangun Rumah untuk Rakyat Aceh!

  ACEH Timur– bersuarakyat.online Genderang tuntutan keadilan kembali ditabuh dari Tanah Rencong.Nyaklimaop (Nyakli) sosok yang dikenal vokal sebagai Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia,melayangkan kritik keras yang menghujam langsung ke jantung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.       Dengan nada geram, Nyakli menegaskan bahwa Jakarta tidak boleh lagi menggunakan alasan klasik “data tidak sinkron” atau kerumitan birokrasi pasca-banjir untuk menunda hak-hak dasar rakyat Aceh. Baginya, ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan utang martabat yang wajib dilunasi. tamparan Keras untuk Jakarta Jangan Hanya Keruk Devisa, lupakan Rakyat!   Nyakli mengingatkan dengan tajam bahwa Indonesia berutang napas pada Aceh.dari modal pembelian pesawat pertama RI hingga status Aceh sebagai lumbung devisa raksasa melalui kekayaan alamnya, kontribusi Aceh bagi tegaknya NKRI tidak tertandingi.     “Jangan hanya mau mengambil hasil buminya, tapi menutup mata pada kemelaratan rakyatnya. Ini momen krusial! Jika pemerintah pusat punya uang untuk hal lain, maka rakyat Aceh yang masih hidup di bawah garis kemiskinan wajib diberikan rumah sekarang juga,” tegas Nyakli dalam kapasitasnya sebagai Satgasus Investigasi.       Sebagai aktivis HAM, Nyakli menyoroti bahwa kesejahteraan adalah bagian dari hak asasi yang tak terpisahkan. Ia mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengeksekusi kebijakan **Satu Keluarga Satu Rumah** bagi masyarakat miskin dan korban konflik yang hingga kini masih terabaikan.       “Nyakli menilai alasan data banjir yang tidak sinkron adalah bentuk kelalaian yang sengaja dipelihara untuk menunda bantuan.     * **Prioritas Korban Konflik:** Menagih janji lapangan kerja bagi eks-kombatan GAM dan masyarakat terdampak operasi militer yang tertuang dalam MoU Helsinki. * **Keadilan Ekonomi:** Jika lapangan kerja belum mampu diciptakan secara massal, maka jaminan hunian layak adalah kompensasi minimal yang harus diberikan tanpa tapi.   ” Libatkan Ulama dan Santri, Pangkas Birokrasi Korup Guna memastikan bantuan tidak salah sasaran dan bebas dari manipulasi politik, Nyakli menuntut agar verifikasi data dilepaskan dari sekat-sekat birokrasi yang kaku. Ia mengusulkan keterlibatan penuh dari: 1. **Pemerintah Desa:** Sebagai akar rumput yang paling paham kondisi warga. 2. **Tokoh Ulama & Santri Aceh:** Sebagai benteng moral yang menjamin keadilan distribusi bantuan. > “Data dari tokoh agama dan desa jauh lebih jujur daripada laporan di atas meja kantor. Kecuali mereka yang sudah kaya, rakyat Aceh yang miskin harus diprioritaskan tanpa melihat latar belakang politiknya,” tambahnya.   Menutup pernyataannya, Nyakli menantang keberanian Presiden Prabowo Subianto untuk membuktikan ucapannya bahwa Indonesia adalah negara kaya yang mampu membiayai rakyatnya. Sebagai Satgasus Investigasi Badan Advokasi Indonesia, ia berjanji akan terus mengawal dan menginvestigasi setiap butir janji pemerintah pusat yang hingga kini masih menjadi “angan-angan” bagi rakyat Aceh.     “Inilah saatnya pusat menunjukkan keseriusan. Jangan biarkan rakyat Aceh terus bertanya: Di mana keadilan bagi penyumbang devisa terbesar negara ini?”** pungkasnya. Hsb

Read More

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Labuhanbatu Perkuat Komitmen Pelayanan Berkualitas

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dalam rangka meningkatkan kinerja pelaksanaan program strategis nasional, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026. Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, didampingi jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan kantor. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan PTSL harus menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program PTSL sangat bergantung pada peran aktif seluruh pegawai. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan secara cermat, cepat, dan tepat guna memastikan hasil yang akurat. “Kepercayaan masyarakat harus kita jaga dengan memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya. Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan PTSL Tahun 2026 di Kabupaten Labuhanbatu dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pertanahan yang berkelanjutan.

Read More