Ratusan Mahasiswa Yang Tergabung Menyuarakan Stop MBG

Bersuarakyat.online Ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai universitas di Jakarta menggelar demonstrasi menyuarakan Stop Makanan Bergizi Gratis (MBG) di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada hari Senin, 4 Mei 2026. Para demonstran terdiri dari mahasiswa Universitas Indonesia, Universitas Nasional, Universitas Pancasila, dan aliansi Cipayung Plus. Mereka secara bergantian menyampaikan orasi menentang proyek Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mengambil alokasi dana pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seruan untuk menghentikan program MBG juga disampaikan melalui poster-poster yang dibawa oleh mahasiswa di depan kementerian pendidikan untuk segera menghetikan program Makan Bergizi Gratis.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Narkoba Mengancam Generasi Labuhanbatu, Polres Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Bersuarakyat.id, LABUHANBATU — Polres Labuhanbatu menegaskan komitmennya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dinilai kian mengancam masa depan generasi muda di Kabupaten Labuhanbatu. Melalui sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), aparat kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat tidak lagi bersikap pasif menghadapi ancaman narkoba. Kegiatan berlangsung di Ruang Data dan Karya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Jalan SM Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Kamis (7/5/2026), dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda. Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Hasan Heri Rambe, yang hadir mewakili Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., menegaskan bahwa narkoba bukan lagi ancaman biasa, melainkan persoalan serius yang dapat menghancurkan masa depan daerah jika tidak dilawan bersama. Menurutnya, generasi muda kini menjadi sasaran paling rentan dalam peredaran narkotika. Karena itu, pemuda harus tampil sebagai benteng utama penyelamatan generasi. “Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan. Kesadaran tentang bahaya narkoba harus terus ditanamkan agar generasi kita tidak hancur oleh penyalahgunaan narkotika,” tegas Hasan Heri Rambe. Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H., menegaskan perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Ia menyebut, keberhasilan pemberantasan narkotika sangat ditentukan oleh keberanian masyarakat untuk melawan dan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. “Peredaran narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan anak-anak kita. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak diam. Laporkan jika mengetahui adanya aktivitas narkoba,” ujar AKP Hardiyanto. Ia juga memastikan Polres Labuhanbatu membuka akses pengaduan selama 24 jam melalui call center Polri 110 dan layanan WhatsApp di nomor 0813-6091-7798. Sosialisasi P4GN tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polres Labuhanbatu untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya narkotika yang terus mengintai hingga ke lingkungan keluarga dan kalangan pelajar. Di tengah maraknya peredaran narkoba di berbagai daerah, Polres Labuhanbatu menegaskan bahwa perang melawan narkotika bukan sekadar slogan seremonial, melainkan perjuangan bersama demi menyelamatkan generasi dan menjaga masa depan Kabupaten Labuhanbatu tetap bersih dari narkoba.(Red)

Read More

MAN Labuhanbatu Butuh Perhatian Serius, Ribuan Pendaftar Berebut Masuk Namun Ruang Kelas Terbatas

Bersuarakyat.id, LABUHANBATU – Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu menjadi bukti kuat besarnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan madrasah tersebut. Namun di balik capaian prestasi yang terus meningkat, MAN Labuhanbatu kini menghadapi persoalan mendasar berupa keterbatasan ruang kelas yang menyebabkan ratusan calon siswa setiap tahun gagal diterima. Berdasarkan data pihak sekolah, jumlah pendaftar MAN Labuhanbatu setiap tahun mencapai sekitar 1.000 calon siswa. Sementara daya tampung yang tersedia hanya sekitar 280 siswa baru. Kondisi itu membuat sekitar 500 hingga 700 calon peserta didik terpaksa mencari sekolah lain karena keterbatasan fasilitas belajar. Situasi tersebut memunculkan harapan besar dari masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan perhatian serius terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut. “Sangat disayangkan banyak anak-anak Labuhanbatu tidak bisa masuk ke MAN bukan karena mereka tidak mampu bersaing, tetapi karena kapasitas sekolah yang terbatas,” ujar seorang warga Labuhanbatu, Kasiro, Rabu (7/5/2026). Ia berharap pemerintah dapat membantu pengadaan lahan tambahan untuk mendukung pembangunan ruang belajar baru. “Kalau ada aset tanah pemerintah di sekitar sekolah yang belum dimanfaatkan, sebaiknya dapat dihibahkan satu hektar guna pembangunan ruang kelas baru agar dapat menampung lebih banyak siswa. Ini demi masa depan generasi muda Labuhanbatu,” katanya. Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN Labuhanbatu, Tapa Simbolon, S.Ag., membenarkan tingginya jumlah pendaftar setiap tahun. Menurutnya, pihak sekolah terpaksa melakukan seleksi ketat akibat keterbatasan sarana pendidikan. “Daya tampung kami hanya sekitar 280 siswa, sekitar 500 hingga 700 calon siswa terpaksa mencari sekolah lain karena keterbatasan kuota, Guna mendukung pembangunan ruang kelas baru, pihak sekolah telah mengajukan proposal permohonan hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, jelas Tapa. Sementara itu, Kepala MAN Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., mengatakan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan penambahan fasilitas sekolah telah disampaikan kepada Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu maupun Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara. “Alhamdulillah, hasil komunikasi yang dilakukan mendapat respons positif. Kementerian Agama menyampaikan akan berupaya membantu pembangunan apabila lahan tersedia. Semoga harapan masyarakat Labuhanbatu ini dapat terwujud,” ujar Munir saat ditemui di ruang kerjanya. Dati berita yang dihimpun MAN Labuhanbatu selama ini dikenal sebagai salah satu madrasah berprestasi di Sumatera Utara. Selain menanamkan nilai keimanan dan pembinaan karakter, sekolah tersebut juga konsisten melahirkan lulusan berprestasi yang diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi keagamaan negeri ternama di Indonesia. Pada tahun 2026, tercatat sebanyak 98 siswa MAN Labuhanbatu berhasil lulus ke berbagai perguruan tinggi negeri. Sebelumnya, pada 2022, sebanyak 143 siswa juga diterima di PTN dan PTKIN melalui berbagai jalur seleksi nasional. Tak hanya unggul di bidang akademik, MAN Labuhanbatu juga pernah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri, predikat tertinggi sekolah berbudaya lingkungan tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Saat ini sekolah tersebut juga terus berupaya menuju penghargaan Adiwiyata tingkat ASEAN. Capaian tersebut memperkuat posisi MAN Labuhanbatu sebagai salah satu madrasah unggulan yang dinilai memiliki daya saing tinggi, baik dari sisi prestasi akademik, pembinaan karakter, maupun budaya lingkungan sekolah. Besarnya animo masyarakat menjadi sinyal bahwa kebutuhan penambahan fasilitas pendidikan di MAN Labuhanbatu bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan nyata yang mendesak. Masyarakat berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada apresiasi prestasi, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret berupa penambahan lahan dan pembangunan ruang kelas baru agar lebih banyak putra-putri Labuhanbatu dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.(Red).

Read More

Soroti Antrean BBM di Rohul, Dr. Achmad: Jangan Biarkan Subsidi Jatuh ke Tangan Industri

ROKAN HULU, Bersuarakyat.online – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat, Dr. H. Achmad, M.Si., meminta PT Pertamina (Persero) Wilayah Riau untuk memperketat pengawasan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini menyusul adanya fenomena antrean panjang dan isu kelangkaan BBM yang memicu kepanikan warga (panic buying) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Dalam kunjungan reses dan audiensi bersama Bupati Rohul Anton, ST., MM., Selasa (05/05/2026), Achmad menegaskan bahwa secara data, stok BBM subsidi sebenarnya dalam kategori aman dan mencukupi. Mantan Bupati Rokan Hulu dua periode ini menyoroti karakteristik Riau sebagai daerah dengan luas perkebunan yang masif. Ia memperingatkan agar kuota BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi rakyat kecil tidak diselewengkan untuk kepentingan operasional industri. “Pertamina harus meningkatkan pengawasannya di lapangan. Jangan sampai BBM bersubsidi ini disalahgunakan untuk industri. Di Riau ini perkebunannya banyak, jangan sampai subsidi pemerintah malah tidak tepat sasaran,” tegas Dr. Achmad. Selain masalah industri, Achmad juga menyinggung dugaan adanya “permainan” di level akar rumput. Ia menerima laporan mengenai maraknya pelansir BBM bersubsidi yang diduga bekerja sama dengan oknum petugas SPBU. “Yang perlu diawasi adalah keberadaan pelansir yang cukup ramai. Diduga di setiap SPBU ada dan ada kerja sama dengan petugas. Itulah yang harus ditertibkan agar distribusi BBM benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak,” lanjutnya. Untuk mengatasi antrean yang kerap dianggap sebagai kelangkaan, Achmad menyarankan Pertamina menambah armada pengangkut minyak agar pengisian stok di SPBU tidak mengalami keterlambatan. Jika armada kurang dan distribusi terlambat, hal itu akan memperkuat isu kelangkaan yang sebenarnya tidak terjadi. Di sisi lain, ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk proaktif memberikan edukasi kepada warga agar tidak terjebak dalam panic buying. “Kapasitas APBD kita terbatas, maka sinergi dengan pusat melalui APBN harus kita kawal. Kita ingin pembangunan di Rohul tetap berjalan lancar tanpa terkendala urusan dasar seperti ketersediaan energi,” pungkasnya. (Josua Tarigan & Amiruddin)

Read More

Momentum Harlah PMII ke-66, Bupati Fery Sahputra Simatupang Tegaskan Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri kegiatan silaturahim sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke-66 yang dirangkai dengan dialog interaktif bersama Pengurus Cabang IKA-PMII Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan di Kafe SM 77 Kotapinang, Rabu (6/5/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antar alumni dan kader, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam membangun Labusel ke arah yang lebih progresif. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menekankan pentingnya peran pemuda, khususnya kader PMII, sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk IKA-PMII, untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat, serta aktif dalam merespons berbagai tantangan zaman. “PMII bukan hanya organisasi kaderisasi, tetapi juga wadah lahirnya pemimpin masa depan. Saya berharap, melalui momentum Harlah ke-66 ini, PMII semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Labuhanbatu Selatan,” ujar Bupati. Dialog interaktif yang digelar turut menghadirkan berbagai pandangan konstruktif dari para peserta. Sementara itu, perwakilan IKA-PMII Labusel menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemikiran, gagasan, serta aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Labusel Ruslan Tambak, Staf Ahli Bupati Sahrul Tanjung, Komisioner KPU, Ketua MUI, perwakilan pemuda Ansor, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya yang semakin menambah semarak suasana. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik temu yang mempererat kolaborasi lintas sektor, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai pilar penting dalam mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang maju, religius, dan berdaya saing.

Read More

Pemerintah Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pemegang HGU Diminta Siaga

Bersuarakyat.online Medan – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Palembang, Rabu (06/05/2026), Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk aktif melakukan langkah pencegahan kebakaran lahan. “Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pemegang HGU untuk wajib melakukan tindakan pencegahan kebakaran lahan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016,” tegas Ossy Dermawan. Dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelepasan atau Pembatalan Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Pakai (HP), disebutkan bahwa pemegang HGU diwajibkan mengelola dan menjaga lahannya secara bertanggung jawab. Kewajiban tersebut mencakup memelihara kesuburan tanah, mencegah kerusakan lingkungan, menyediakan sarana pengendalian kebakaran serta sumber air, hingga memastikan tata kelola lahan tetap aman dan tidak mudah terbakar. Wamen ATR/Waka BPN juga mendorong jajaran di daerah untuk melakukan pemantauan rutin terhadap wilayah HGU yang berpotensi mengalami kebakaran. Pengawasan dilakukan dengan membandingkan data bidang HGU dengan titik panas (hotspot) yang terpantau. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar tidak akan ditoleransi. Pemegang HGU yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Sanksi dapat berupa peringatan, evaluasi terhadap pemanfaatan tanah, hingga langkah administratif lainnya sesuai tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan lintas instansi,” ujar Wamen Ossy. Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Kegiatan diawali dengan pemantauan pasukan Satgas Karhutla, serta dilanjutkan dengan demonstrasi pemadaman api menggunakan berbagai peralatan oleh petugas di lapangan.

Read More