Mengawali Pesan, Wabup Paluta H.Basri Harahap, Ucapan Selamat Merayakan Hari Waisak 2570 BE

Bersuarakyat.online Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan situs bersejarah Candi Bahal I, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Minggu : 24/05/2026. Di pelataran candi kebanggaan masyarakat tersebut, Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten untuk menyampaikan sambutan hangatnya dalam perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE. ​Di hadapan unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh adat, serta umat Buddha yang memadati lokasi, H. Basri Harahap mengawali pesannya dengan ucapan selamat merayakan hari suci Waisak. Ia menaruh harapan besar agar perayaan tahun ini mampu menebarkan kedamaian, cinta kasih, serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Padang Lawas Utara. ​Menurutnya, Waisak bukan sekadar momentum spiritual bagi umat Buddha, melainkan juga pengingat bagi seluruh warga untuk terus merawat toleransi dan budaya gotong royong. ​Pesan tersebut sangat sejalan dengan tema yang diusung pada perayaan tahun ini, yakni “Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju”. Wakil Bupati menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah, bahkan bangsa, tidak akan terwujud tanpa adanya persatuan di akar rumput. Kemajuan daerah dan bangsa hanya dapat tercapai apabila seluruh elemen masyarakat bersatu, saling menghormati, dan bekerja bersama tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan,” tegas wakil bupati. ​Lebih lanjut, beliau memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia Waisak Bersama, masyarakat Desa Bahal, serta semua pihak yang telah bergotong royong menyukseskan acara ini. Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang di acara ini dinilai sebagai wujud nyata kuatnya kerukunan di Padang Lawas Utara. ​Selain menyoroti pentingnya kerukunan, wakil bupati juga menekankan pentingnya pelestarian warisan leluhur. Ia menyambut baik pemanfaatan kawasan Candi Bahal I tidak hanya sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya dan sejarah. ​Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, tegasnya, mendukung penuh langkah pelestarian ini sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata daerah. Ke depannya, Candi Bahal I diharapkan dapat memberikan dampak ganda yang positif bagi masyarakat: Menjadikan situs ini semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menarik lebih banyak kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga sekitar. Menjadikan peninggalan bersejarah ini sebagai fondasi kebanggaan dan identitas budaya Kabupaten Padang Lawas Utara yang terus hidup. ​Menutup sambutannya, Wakil Bupati kembali mendoakan agar kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Padang Lawas Utara senantiasa kokoh, demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Akhir kata, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak. Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Namo Buddhaya,” pungkasnya, mengakhiri perayaan dengan pesan kedamaian. Turut mendampingi wakil bupati, para staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, camat portibi beserta tamu undangan lainnya.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Tim Gabungan Polri-TNI Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Lintas Provinsi di Labuhanbatu

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kerja sama antara Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu dan personel Intel Kodim 0209 Labuhanbatu kembali membuahkan hasil. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, tim gabungan mengumumkan keberhasilan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar yang terjadi sehari sebelumnya. Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang masuk pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Warga melaporkan adanya seorang pria mencurigakan yang diduga membawa narkotika jenis sabu menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang dipimpin IPDA Sastrawan Ginting dan IPDA Risnal Situngkir langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif di sekitar lokasi yang disebutkan. Sekitar pukul 22.30 WIB, petugas mencurigai seorang pengendara sepeda motor dengan gerak-gerik tidak wajar. Tanpa membuang waktu, tim melakukan penghentian dan pemeriksaan. Hasilnya, seorang pria berinisial R alias Temon (23) asal Provinsi Jambi berhasil diamankan di tempat. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus besar sabu seberat kurang lebih 1 kilogram yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor milik pelaku. Selain sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Dari hasil pemeriksaan awal, R mengaku hanya berperan sebagai kurir. Ia menyebut diperintah oleh seseorang yang identitasnya masih dirahasiakan dan berada di Provinsi Jambi. Untuk tugas tersebut, R dijanjikan imbalan Rp10 juta jika berhasil mengantarkan barang haram itu sampai ke tujuan. Pelaku juga mengaku memperoleh sabu dari wilayah Panipahan, Provinsi Riau. Rencananya, barang tersebut akan dibawa dan diserahkan di wilayah Jambi. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K.,M.Si., melalui Kasi Humas AKP Aswin Irwan, S.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil sinergi kuat antara Polri dan TNI dalam menjaga wilayah dari ancaman narkotika. “Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Keberhasilan ini adalah bukti nyata keseriusan kami bersama TNI dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi,” tegas Aswin. Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, R dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang menanti adalah penjara seumur hidup atau paling singkat 20 tahun. Polres Labuhanbatu menyatakan tidak akan berhenti pada penangkapan kurir. Pihaknya akan terus meningkatkan intensitas penindakan dan mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih besar di balik peredaran narkotika lintas provinsi tersebut. #slh/Tim

Read More

Bupati Fery Sahputra Simatupang tutup pelaksanaan MTQ dan FSQ, Ribuan Warga Padati Teluk Panji

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-17 tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Sabtu (23/5/2026). Penutupan berlangsung meriah dan penuh antusias masyarakat. Selain menjadi ajang syiar Islam dan pencarian generasi Qur’ani terbaik, malam penutupan juga semakin semarak dengan hadiah utama berupa 5 paket umrah dan 1 unit sepeda motor. Dari total hadiah umrah tersebut, 1 paket merupakan persembahan dari Bank Sumut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, Wakil Ketua DPRD Labusel Irmayanti Siregar, anggota DPRD Labusel, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para camat, serta tokoh agama dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ dan FSQ ke-17 sehingga berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, dewan hakim dan dewan juri, camat, Forkopimda, instansi terkait, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini dengan baik,” ucap Bupati. Bupati juga memberikan motivasi kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Ia berharap para juara dapat membawa nama Kabupaten Labuhanbatu Selatan hingga ke tingkat Provinsi Sumatera Utara. “Kami berharap para peserta yang berhasil menjadi juara dapat terus mengembangkan prestasinya dan nantinya mampu mewakili Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan datang,” lanjutnya. Sementara kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Bupati memberikan pesan penuh semangat agar tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk meraih prestasi di masa mendatang. Pada pelaksanaan tahun ini, Kecamatan Torgamba berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ Kabupaten Labuhanbatu Selatan, sedangkan Juara Umum FSQ diraih Kecamatan Kampung Rakyat. Di akhir acara juga diumumkan bahwa Kecamatan Torgamba akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ dan FSQ Kabupaten Labuhanbatu Selatan tahun 2027 mendatang. Penutupan MTQ dan FSQ ke-17 ini menjadi bukti kuat bahwa semangat syiar Islam, persatuan masyarakat, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh dan mengakar di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. #Red/Tim

Read More

Wisuda 628 Mahasiswa, ULB Dorong Lulusan Jadi Generasi Adaptif dan Berdaya Saing

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti prosesi Wisuda Angkatan XXIX dan Pascasarjana VII Universitas Labuhanbatu yang digelar di Aula Dr. H. Khairullah Nasution, M.B.A, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 628 wisudawan resmi dikukuhkan setelah menyelesaikan pendidikan dari berbagai fakultas dan program pascasarjana. Rektor ULB, Ade Parlaungan Nasution dalam pidatonya mengajak para lulusan untuk menjadi generasi yang tangguh dan mampu beradaptasi di tengah perubahan dunia yang semakin dinamis. Ia menilai berbagai peristiwa global yang terjadi belakangan ini harus menjadi pelajaran penting bagi mahasiswa agar tidak mudah panik dalam menghadapi situasi sulit. “Kita harus mengubah pola pikir di tahun 2026 ini. Dunia sedang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik internasional hingga dampaknya terhadap ekonomi. Bahkan ketika terjadi pemadaman listrik, banyak masyarakat langsung panik. Mahasiswa tidak boleh seperti itu, tetapi harus mampu menyesuaikan diri dalam kondisi apa pun,” ujarnya. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus siap menghadapi persaingan dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. “Setelah diwisuda, perjuangan sebenarnya baru dimulai. Jadilah lulusan yang mampu bersaing dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya. Ade juga menekankan pentingnya restu orang tua sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan hidup. “Jangan lupa meminta restu kepada orang tua. Saya percaya restu orang tua adalah kekuatan terbesar dalam perjalanan hidup seseorang,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan pendidikan tinggi di Labuhanbatu yang dinilai terus mengalami kemajuan. Ketua Yayasan ULB, Halomoan Nasution mengatakan peningkatan jumlah wisudawan setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap ULB. Ia berpesan agar para alumni menjaga nama baik kampus dan terus mengembangkan kemampuan diri. “Teruslah berkarya dan jangan berhenti mencari ilmu maupun informasi. Informasi adalah jendela dunia yang akan membuka banyak peluang,” ucapnya. Halomoan juga menjelaskan bahwa ULB terus melakukan peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan fasilitas kampus. “Dari 13 program studi yang ada, 10 sudah meraih akreditasi Baik Sekali, sedangkan tiga lainnya terus kami tingkatkan. Saat ini kami juga sedang membangun gedung Fakultas Hukum tiga lantai,” jelasnya. Mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Ahmad Subhan mengingatkan para wisudawan agar memiliki komitmen tinggi dalam bekerja dan berorganisasi. “Orang yang memiliki komitmen organisasi biasanya lebih mudah berkembang dalam karier. Mereka siap bekerja ekstra dan mampu bekerja sama dengan tim,” katanya. Ia juga mengapresiasi perkembangan ULB yang dinilai terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Sementara itu, salah satu orang tua wisudawan, Purwadi mengaku puas menyekolahkan anaknya di ULB karena biaya pendidikan yang relatif terjangkau namun tetap berkualitas. “Kalau jurusannya sama, kenapa harus jauh-jauh kuliah ke luar daerah? Di ULB biayanya lebih ringan dan bisa dicicil. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya. Adapun rincian wisudawan yang dikukuhkan terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 77 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 148 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 208 orang, Fakultas Hukum 123 orang, serta Pascasarjana sebanyak 72 orang. #Red

Read More

Diduga Kembali Terjadi Penganiayaan di Lahan Milik Drs. Robert Aritonang Cs, Korban Alami Luka Serius

Bersuarakyat.online | LABUHANBATU UTARA– Aksi dugaan penganiayaan kembali terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit milik kelompok usaha Drs. Robert Aritonang Cs yang berada di Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026) sekira pukul 12.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pekerja bernama Awi (51) mengalami luka serius diduga akibat dianiaya oleh sekelompok orang yang berjumlah lebih kurang 10 orang. Adapun nama-nama yang disebut diduga terlibat di antaranya Arkemo Nadeak, Toraman Sihotang alias Hercules, Herianto Gurning, Manogar Tamba, seorang pria bermarga Silalahi, serta beberapa orang lainnya yang masih dalam proses identifikasi. Menurut keterangan korban, saat itu dirinya bersama sejumlah pekerja lainnya tengah melakukan pengecekan lahan perkebunan karena sering terjadi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di area tersebut. Saat berada di lokasi, para pekerja mendapati dua orang diduga sedang melakukan pencurian TBS kelapa sawit berikut barang bukti berupa keranjang gandeng dan tojok. Salah seorang yang diamankan diketahui berinisial TS alias Hercules bersama seorang rekannya yang belum diketahui identitasnya. “Sekitar setengah jam kemudian datang teman-teman dari pelaku pencurian yang keberatan rekannya diamankan. Terjadi adu argumen hingga berujung penganiayaan,” ujar korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala, luka robek pada tangan kiri, tangan kiri terkilir, memar pada lutut kanan, serta memar di tangan kanan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua orang yang diduga terlibat yakni HG (Herianto Gurning) dan TS (Toraman Sihotang alias Hercules) sebelumnya pernah menjalani hukuman pidana dalam perkara penganiayaan dan pengancaman terhadap pekerja di lahan yang sama. Keduanya disebut masing-masing divonis lima bulan penjara oleh Pengadilan Negeri. Selain itu, Toraman Sihotang alias Hercules bersama Manogar Tamba juga sebelumnya pernah dilaporkan oleh Daulat Sitohang dengan nomor laporan polisi LP/B/597/V/2024/SPKT/Polres Labuhanbatu/Polda Sumut. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Drs. Robert Aritonang menyampaikan penyesalannya atas kembali terjadinya dugaan tindak kekerasan tersebut. “Perbuatan penganiayaan ini sangat kita sesalkan karena sudah berulang dilakukan oleh orang yang sama. Komplotan ini selalu mengancam pekerja di lahan kita agar mereka bisa leluasa melakukan pencurian di lahan sawit milik kita,” ujarnya. Robert Aritonang juga berharap aparat penegak hukum dapat segera bertindak tegas terhadap para pelaku. “Kita sudah membuat laporan polisi dengan harapan Polres Labuhanbatu dapat memberikan penegakan hukum. Semoga di negeri ini masih ada hukum yang dapat memberikan keamanan kepada masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, korban penganiayaan dikabarkan telah membuat laporan resmi ke Polres Labuhanbatu dan berharap para pelaku segera diamankan karena dinilai bertindak brutal dan meresahkan masyarakat sekitar.   **(Tim Redaksi)**

Read More