Giat GSN di Labuhanbatu: Polisi Sita Bong dan Bakar Lapak Narkoba
LABUHANBATU – Bersuarakyat.online, Kepolisian Sektor (Polsek) Bilah Hilir bergerak cepat memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Mistranius Purba, S.H., petugas melakukan operasi penggerebekan di sebuah kebun kelapa sawit yang diduga kuat menjadi sarang transaksi dan tempat mengonsumsi barang haram tersebut, Sabtu (22/8/2026) malam. Kapolres Labuhanbatu melalui Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal membenarkan adanya kegiatan Patroli dan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) tersebut. Langkah tegas ini diambil berdasarkan informasi dan keresahan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. “Operasi GSN ini merupakan komitmen kami dalam melakukan penindakan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan. Target kita adalah membersihkan wilayah Bilah Hilir dari ruang gerak peredaran narkoba,” ujar AKP Armen Faisal dalam keterangannya, Sabtu malam. Penggerebekan yang dimulai sekira pukul 19.00 WIB ini menyasar area perkebunan kelapa sawit milik warga yang berada tepat di belakang sekolah SMP Negeri 2, Dusun Kampung Tengah 3, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dalam operasi tersebut, Polsek Bilah Hilir juga melibatkan unsur pemerintahan desa dan masyarakat setempat, di antaranya Kepala Dusun Bapak Jepri Sulardi beserta warga sekitar. Kehadiran tokoh masyarakat ini menjadi bentuk sinergi kuat antara Polri dan warga dalam memerangi narkoba. Saat petugas mengepung dan menyisir lokasi, para terduga pelaku disinyalir telah melarikan diri memanfaatkan situasi kebun sawit yang gelap. Kendati demikian, di tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang tertinggal. “Di lokasi, personel menemukan satu buah tikar yang digunakan sebagai tempat duduk. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif di sekitar area, kami menemukan satu set alat hisap sabu atau bong, beberapa plastik klip bekas, dua buah mancis, empat buah pipet, serta satu buah kaca pireks bekas pakai,” jelas Kapolsek. Meskipun tidak ditemukan narkotika aktif di lokasi, keberadaan barang-barang tersebut menjadi bukti otentik adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di tempat tersebut. Guna memastikan tempat tersebut tidak dapat digunakan kembali oleh para pelaku, petugas mengambil tindakan tegas di lapangan dengan merobohkan dan membakar tikar serta fasilitas posko darurat yang ada di kebun sawit tersebut. Operasi yang berlangsung hingga pukul 19.50 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Pihak Polsek Bilah Hilir menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin dan memperketat pengawasan di area-area rawan, khususnya yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan, demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika (Red)