43 Nakes Tanjung Haloban Hadiri Undangan RDP dengan komisi 4 DPRD labuhanbatu 

    Bersuarakyat.online – LABUHANBATU     Terkait polemik yang viral di media sosial dugaan pemotongan dana serta dugaan pungutan liar (pungli) yang dikaitkan dengan pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Tanjung Haloban, 43 tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu memenuhi Undangan yang Mereka sampaikan ke DPRD Labuhanbatu untuk Menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) di Kantor DPRD yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat,( Kamis,10/9/2026). Salah seorang Nakes Jenni Silalahi kepada awak media mengatakan Kedatangan kami para nakes puskesmas Tanjung Haloban ke gedung Dewan ini karena sebelumnya kami Memang meminta kepada anggota DPRD Untuk Bertemu terkait persoalan yang ada di Puskesmas Tanjung Haloban, dan hari ini agenda itu dapat Terlaksana.   Kehadiran kami yang berjumlah 43 orang nakes ini merupakan Perjuangan kami terkait persoalan mengenainya Hak kami selaku Nakes yang belum Terselesaikan, kami hadir untuk rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi 4 DPRD Labuhanbatu yang membidangi Persoalan kami tentang polemik yang sempat viral di media sosial mengenai adanya dugaan pemotongan dana dan dugaan pungutan liar (pungli) atas pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Tanjung Haloban. Ditambahkannya 43 nakes yang ikut hadir di gedung DPRD ini,  6 orang nakes, 5 Orang Anggota DPRD komisi 4, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban serta Kepala Dinas Kesehatan yang mengikuti RDP didalam ruangan, ucapnya.   Harapan kami Agar Kepala Puskesmas Tanjung Haloban diganti, Semoga Dengan RDP ini Para anggota Dewan dapat Memberikan rekomendasi dan Solusi Terbaik bagi Kami para nakes yang merasa Terdzolimi selama ini.   Red

Read More

Siswi SMAN 3 Rantau Utara ARISKA NATASYAH Br SIREGAR  RAIH JUARA I DAN JUARA HARAPAN II PAKAIAN Terbaik FESTIVAL SOLO MELAYU

    LABUHANBATU – Bersuarakyat.online   SMA Negri 3 Rantau prapat meraih 2 Piala,” Dalam Perlombaan Budaya Melayu Vokal suara solo , Ariska Natasya Br Siregar dari kelas 12/6 yang di unggul kan untuk mengikuti perlombaan telah meraih juara 1 dalam Perlombaan Festival suara solo budaya melayu juga meraih juara harapan 2 Debes pakaian terbaik. Ariska Natasya Br Siregar membawa 2 Fiala dan penghargaan dari Acara Perlombaan Festival Budaya Melayu yang di adakan Anak KKN Mahasiswa Universitas Labuhan Batu. Di dalam acara perlombaan di ikuti dari 26 Peserta Dari 9 kecamatan Labuhanbatu .   Jurnalis Bersuara Rakyat Online Melakukan konfirmasi terhadap ibu Orang tua Ariska Natasya Br Siregar pada hari kamis tanggal 10 September 2026 pukul untuk 16.00wib di Lapangan bola kaki Afd II Aek Tayas Kecamatan Bilah barat tentang keberhasilan Anak nya meraih juara 1 dan juara harapan 2 ,iya mengatakan saya sangat berterima kasih pada Ibu kepala sekolah SMA Negri 3 Rantau prapat IRMA SARY S.Pd.i yang telah membimbing dan membina anak saya ,di dalam kegiatan belajar mengajar , sampai anak saya mendapatkan Juara 1 di dalam perlombaan festival Budaya Melayu fokal solo juga anak saya meraih juara harapan 2 dari Debes pakaian terbaik sambil meneteskan air mata sangkin senang dan gembira.terhadap jurnalis Bersuara Rakyat Online   Di tempat yang sama jurnalis melakukan Konfirmasi terhadap Ketua Penitia Budaya Melayu Soni Raja Prabowo turnip yang di Dampingi Ketua KKN ULB Muhammad Yassir tentang kegiatan Perlombaan Festival Budaya Melayu iya mengatankan di dalam kegiatan ini,kita mencari Bibit-bibit unggul yang bisa di tampilkan untuk pertandingan tingkat provinsi Cetusnya. Di tambahkan nya lagi kegiatan ini di Sposori oleh:   1) PTPN IV Regional 1 Rantau prapat 2). Media Swara Prima 3). PUDAM Tirta Bina 4). PT. Nur Armaz Sejahtera 5). Partai Demokrat 6). Pucuk Rebung 7). Dunia Melayu Dunia Islam 8). Karakter Kopi 9). Pemerintah Desa Afd II PTPN IV Regional 1 Rantau prapat Mengakhiri Perkataan nya terhadap Jurnalis Bersuara Rakyat Online.       Penulis: *** DR.Rangkuti ***

Read More

KADIN Aceh Timur Tolak MBG Diubah Jadi Kantin Sekolah

    ACEH TIMUR – bersuarakyat.online Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Timur menolak wacana pengalihan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) ke kantin sekolah. KADIN menilai kebijakan tersebut akan mempersempit sasaran penerima manfaat dan melemahkan dampak ekonomi program.   Pernyataan sikap itu disampaikan Pengurus KADIN Aceh Timur, Nurdin alias Din Kopassus, di Aceh Timur, Kamis 10 September 2026.   *SPPG HARUS DIPERKUAT, BUKAN DITINGGALKAN*   Menurut Nurdin, SPPG merupakan bagian penting dalam sistem MBG yang sudah dibangun pemerintah. Jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, maka solusinya adalah evaluasi dan pembenahan, bukan penghapusan.   “SPPG ini sudah dibangun sebagai bagian dari sistem MBG. Kalau ada kekurangan, tentu harus dievaluasi dan diperbaiki. Bukan justru sistemnya yang ditinggalkan” tegas Nurdin.   *SASARAN MBG TIDAK HANYA ANAK SEKOLAH*   KADIN Aceh Timur menilai wacana MBG melalui kantin sekolah perlu dikaji ulang. Sebab, sasaran program MBG tidak hanya terbatas pada siswa.   “Jangan sampai karena ingin menyelesaikan persoalan di satu sisi, justru penerima manfaat di sisi lain menjadi terbatas. MBG harus dilihat sebagai program pemenuhan gizi masyarakat, bukan hanya program makanan untuk anak sekolah,” ujarnya.   Ia menyebut kelompok lain yang juga menjadi sasaran MBG seperti santri di pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kelompok rentan lainnya.   *BERDAMPAK PADA EKONOMI UMKM*   Sebagai organisasi yang membina dunia usaha, KADIN juga menyoroti dampak ekonomi dari keberadaan SPPG. Kebutuhan bahan pangan dapur SPPG dalam jumlah besar berpotensi menghidupkan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal.   “Bahan pangan yang digunakan seharusnya melibatkan masyarakat lokal. Dengan begitu manfaat MBG tidak berhenti pada penerima makanan saja, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah,” jelas Nurdin.   Dengan sistem terpusat, SPPG dinilai mampu menjaga mutu, standar gizi, hingga distribusi secara lebih terukur dan transparan.   “Kalau sistemnya diperbaiki, SPPG bisa menjadi kekuatan MBG. Pengawasan diperketat, kualitas makanan dijaga, distribusi diperbaiki, dan anggaran dibuat semakin transparan,” tambahnya.   *DESAK PEMERINTAH KAJI ULANG*   KADIN Aceh Timur meminta pemerintah dan Badan Gizi Nasional tidak terburu-buru mengubah pola pelaksanaan MBG tanpa kajian menyeluruh.   “Yang perlu dilakukan adalah memperkuat SPPG, bukan menghilangkannya. Kalau ada masalah, benahi titik masalahnya. Jangan sampai perubahan sistem justru membuat manfaat MBG semakin terbatas,” pungkas Nurdin. Hsb

Read More

Unjuk Rasa di Mapolres Paluta, GAM Tabagsel Desak Usut Dugaan Keterlibatan Oknum APH dan Pengusaha “Mafia Tanah” ARH

Bersuarakyat.online PALUTA- Gabungan Aliansi Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (GAM TABAGSEL) bersama masyarakat dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Padang Lawas Utara pada Kamis, 10/09/2026. Aksi ini dipicu beredarnya sebuah video yang luas di media sosial dan memicu perdebatan publik. Dalam video tersebut diduga memperlihatkan adanya tindakan kesewenang-wenangan oleh oknum pengusaha berinisial *Abdul Rahim Harahap / ARH* terkait penyerobotan lahan milik masyarakat kecil di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kab. Padang Lawas Utara. Menurut GAM TABAGSEL, lahan tersebut merupakan tanah warisan yang telah dikuasai dan dikelola secara turun-temurun sejak tahun 1983 oleh generasi kakek dan buyut para pemilik sah. Dalam pernyataan sikapnya, massa menduga adanya penyalahgunaan kekuasaan oleh oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang diduga diperalat oleh ARH. Puncaknya, 3 orang pemilik lahan yang sah justru ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Negeri Paluta atas pelimpahan dari Polsek Padang Bolak. Proses hukum ini kami nilai tidak logis dan tidak manusiawi. Laporan korban sejak 2023 atas dugaan kriminalisasi oleh oknum ARH tidak diproses. Sebaliknya, laporan dari pihak ARH langsung diproses cepat hingga berujung penahanan,” ujar Korlap Aksi. GAM TABAGSEL menduga kuat adanya praktik penyuapan dan persekongkolan antara oknum ARH dengan oknum APH. Massa juga menyoroti adanya larangan bagi pihak keluarga untuk menjenguk ketiga korban di Lapas Gunung Tua. Kondisi ini mencederai prinsip kesetaraan di hadapan hukum _equality before the law_ dan keadilan restoratif. Publik menilai hukum di negeri ini tajam ke bawah namun tumpul ke atas,” tegasnya. Dalam aksinya, GAM TABAGSEL menuntut Kapolres Paluta untuk: 1. Mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum APH yang berpihak kepada pengusaha ARH. 2. Memeriksa Abdul Rahim Harahap terkait dugaan mafia tanah, penyuapan, dan penyerobotan lahan. 3. Menegakkan supremasi hukum dan rasa keadilan bagi rakyat kecil di wilayah Paluta. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Padang Lawas Utara belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa. GAM TABAGSEL menegaskan aksi ini murni untuk mengawal keadilan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Massa GAM Tabagsel “Gegeruduki” Mapolres Paluta, Desak Copot Oknum dan Usut Dugaan Keterlibatan “Mafia Tanah

Bersuarakyat.online PALUTA- Ratusan masyarakat, pemuda, dan Gabungan Aliansi Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (GAM TABAGSEL) menggelar unjuk rasa di Mapolres Padang Lawas Utara pada Kamis, 10/09/2026. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap dugaan adanya oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai berpihak kepada “pengusaha mafia tanah” serta dugaan praktik penyuapan dan “kong kali kong”. Dalam pernyataan sikap yang diserahkan kepada Kapolres Paluta, GAM TABAGSEL menyampaikan 5 poin tuntutan utama: 1. *Periksa Penyidik* bernama Bripka MR Tanjung di Polsek Padang Bolak terkait penetapan tersangka atas nama Ali Wahyudin Dasopang, Amaludin Dasopang, dan Audil Fitra Dasopang yang diduga berpihak kepada Mafia Tanah. 2. *Berikan sanksi dan lakukan mutasi* terhadap oknum penyidik Bripka MR Tanjung dari Bumi Paluta. Massa menilai APH harusnya menjadi pelindung, bukan alat oknum mafia untuk mengkriminalisasi rakyat kecil. 3. *Periksa Abdul Rahim Harahap* yang diduga sebagai otak mafia dibalik peristiwa ini. Massa menuding yang bersangkutan melakukan penyerobotan dan eksekusi paksa tanah milik Almarhum Mara Saing Dasopang tanpa dasar putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. 4. *Kembalikan harkat dan martabat* Ali Wahyudin, Audil Fitra, Amaludin karena telah menjadi korban kriminalisasi, serta meminta maaf secara publik kepada korban dan seluruh masyarakat Paluta. 5. *Usut tuntas ARH* yang diduga tidak hanya sebagai mafia tanah, tetapi juga mafia minyak subsidi dan mafia kayu. Massa menyebut ARH kebal hukum karena kedekatan dengan oknum APH. Koordinator aksi dari GAM TABAGSEL menegaskan, pihaknya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Namun mereka mendesak Kapolres Paluta segera menindaklanjuti tuntutan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Harapan kami aspirasi ini diproses dan ditindaklanjuti. Kami tidak menerima oknum penegak hukum yang tidak berintegritas dan tidak punya empati kepada rakyat miskin yang memperjuangkan haknya,” tegas orator. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Padang Lawas Utara belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan tersebut.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Tongkat Komando Polres Aceh Timur Beralih ke AKBP Aris Cai Dwi Susanto

Bersuaraakyat.online -Aceh Timur   AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K. resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolres Aceh Timur menggantikan AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K.,S.H.,M.H. di Lobi Mapolda Aceh, Kamis (10/09/2026) pagi. Kasi Humas Polres Aceh Timur AKP Hardi, S.H. mengatakan, sertijab tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VI/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Dalam surat tersebut, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. menjabat Kapolres Bener Meriah. Sementara AKBP Irwan Kurniadi akan menjabat sebagai Kapolres Luwu Timur, Polda Sulawesi Selatan. Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain menjadi bagian dari pembinaan karier personel, pergantian jabatan juga menjadi momentum untuk menghadirkan penyegaran sehingga organisasi semakin dinamis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. AKP Hardi mengatakan, dalam kesempatan tersebut Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di jajaran Polda Aceh. “Kepada pejabat baru, Kapolda berharap agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, serta terus memperkuat sinergi internal maupun eksternal untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.,” ujar AKP Hardi. @hsb

Read More

Pelanggan Simpang Ulim Minta Kejelasan & Solusi Cepat Atas Gangguan Air SPAM Lhok Nibong

    Bersuarakyat.online – Aceh Timur, 10 September 2026*   Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Peusada di wilayah *Kecamatan Simpang Ulim* menyampaikan bantahan dan keluhan terkait pemadaman aliran air yang diumumkan mulai hari ini.   Dalam pengumuman resmi PERUMDA Tirta Peusada tertanggal 10 September 2026, disebutkan bahwa gangguan terjadi akibat pemeliharaan pipa transmisi dan jaringan distribusi di SPAM Lhok Nibong. Wilayah yang terdampak termasuk Simpang Ulim.   *Poin bantahan dari pelanggan Simpang Ulim:*   1. *Minimnya sosialisasi jauh hari* Warga mengaku baru mengetahui pemadaman pada hari H. Padahal Simpang Ulim termasuk daerah yang sangat bergantung pada pasokan air PDAM untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.   2. *Dampak langsung ke masyarakat* “Kami butuh kejelasan berapa lama air akan mati. Banyak ibu-ibu, sekolah, dan warung yang kesulitan air bersih,” ujar salah satu perwakilan pelanggan di Simpang Ulim.   3. *Minta solusi alternatif* Pelanggan meminta pihak Tirta Peusada menyediakan *distribusi air tangki* selama perbaikan berlangsung, terutama untuk titik-titik vital seperti puskesmas, sekolah, dan masjid.   4. *Harapan transparansi* Warga Simpang Ulim berharap setelah perbaikan selesai, kualitas air tidak keruh dan tekanan air kembali normal seperti imbauan dalam pengumuman.   Kami memahami pentingnya pemeliharaan demi pelayanan yang lebih baik. Namun kami minta PERUMDA Tirta Peusada lebih proaktif memberi informasi, estimasi waktu selesai, dan bantuan darurat air bersih selama gangguan. (hsb,   –

Read More

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 568 Taruna/i Politeknik Agraria STPN Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, Menteri Nusron mengingatkan untuk selalu menjaga integritas dan menggunakan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. “Di mana pun Saudara bekerja, integritas harus dijaga. Saudara akan berhadapan dengan tanah yang menyangkut kehidupan masyarakat, tempat tinggal, mata pencaharian, investasi, pembangunan, bahkan masa depan keluarga. Karena itu, pekerjaan di bidang pertanahan dan agraria membutuhkan tanggung jawab moral yang sangat besar.” ujar Menteri Nusron dalam acara wisuda yang berlangsung di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman melalui rilis yang diterima media pada Rabu (9/9/2026). Selain menyelamati wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Agraria STPN, Menteri Nusron juga mengapresiasi orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama ini. Apresiasi juga disampaikan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh _civitas academica_ Politeknik Agraria STPN yang telah mendampingi dan mempersiapkan generasi baru di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Menurut Menteri Nusron, wisuda perdana sejak STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN ini adalah momen penting bagi lembaga yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Transformasi diharapkan semakin memperkuat kapasitas pendidikan vokasi dan bisa melahirkan generasi penerus yang mampu menjawab berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. “Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” ungkap Menteri Nusron yang hadir didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah oleh Menteri Nusron dan Wamen Ossy kepada para wisudawan dan wisudawati. Prosesi dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria kepada para lulusan. Dalam kesempatan ini, Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, juga menyampaikan apresiasinya bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah mencapai tahap akhir perjalanan akademiknya. Menurutnya, wisuda perdana ini adalah momentum istimewa, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi seluruh _civitas academica_ Politeknik Agraria STPN. “Kelulusan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan. Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” tutur Sri Yanti Achmad. Dalam wisuda kali ini, tiga taruna/i meraih predikat lulusan terbaik. Mereka ialah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi NTT dengan IPK 3,94; Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91; dan Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90. Turut hadir mengikuti rangkaian prosesi wisuda, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia beserta jajaran. #Red

Read More

SMP SRIKANDI PERINGATI MAULID NABI 1448 H, TEKANKAN AKHLAK RASULULLAH SEBAGAI TELADAN GENERASI MUDA

  bersuarakyat.online – JAKARTA   —(10/9/2026) Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW kembali terasa di lingkungan sekolah. SMP Srikandi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada *Senin, 28 September 2026 / 16 Rabiul Akhir 1448 H* bertempat di Lapangan Sekolah, mulai pukul 07.30 WIB s.d selesai.   Kegiatan ini mengusung tema *”Rosulullah sebaik-baik teladan untuk generasi muda yang beriman dan berkarakter”*.   Acara dibuka dengan lantunan Hadroh oleh siswa-siswi SMP Srikandi. Nuansa religi juga semakin khusyuk dengan tausiyah dan dongeng islami yang disampaikan oleh *Penceramah Ka Adi*.   *Pesan Kepala Sekolah: Jadikan Al-Qur’an dan Akhlak Nabi sebagai Pedoman*   Kepala SMP Srikandi, *Ibu USWATUN HASANAH, http://S.Pd*, dalam sambutannya menyampaikan seruan kepada seluruh guru, siswa, dan orang tua agar menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi momentum meneladani akhlak Rasulullah.   Beliau mengutip firman Allah SWT dalam *QS. Al-Ahzab ayat 21*: _”Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”_   _”Ayat ini mengingatkan kita bahwa Nabi Muhammad SAW adalah role model terbaik sepanjang masa. Sebagai sekolah, tugas kita adalah membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga beriman dan berkarakter seperti yang diajarkan Rasulullah,”_ ujar Ibu Uswatun.   Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi melalui *QS. Al-Qalam ayat 4*: _”Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.”_   _”Mari kita tanamkan 4 sifat utama Rasul: Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah kepada anak-anak kita. Dengan begitu, lahirlah generasi muda SMP Srikandi yang jujur, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi umat,”_ pesannya.   Ibu Uswatun Hasannah juga mengajak seluruh warga sekolah untuk memperbanyak shalawat dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk cinta kepada Nabi. _”Allah berfirman dalam *QS. Al-Ahzab ayat 56*: ‘Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.’”_   *Rangkaian Acara* Kegiatan Maulid di SMP Srikandi diisi dengan: 1. *Pembukaan dan Tilawah Al-Qur’an* 2. *Penampilan Hadroh Siswa Siswi SMP Srikandi* 3. *Ceramah Agama dan Dongeng Islami oleh Ka Adi* 4. *Doa Bersama untuk Kedamaian Bangsa*   Peringatan Maulid ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat nilai-nilai religius, disiplin, dan berakhlak mulia di lingkungan SMP Srikandi.   _Penulis: ilhams’87 http://Bersuarakyat.online_

Read More