SIJAGO MERAH LALAP 3 UNIT RUMAH DI JANTUNG KOTA PASAR GUNUNG TUA LK II KEC. P.BOLAK, KASATPOL PP INDRA SAPUTRA NASUTION, S.STP., MM TURUNĀ  IKUT PADAMKAN API

  Paluta – Bersuarakyat.Online. Innalillahi. Warga pusat kota Pasar Gunung Tua Lingkungan II, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) digegerkan dengan amukan Sijago Merah.   Pada Rabu : 07/10/2026, sekitar pukul ” 14’30 wib kurang lebih dan api besar membubung tinggi menghanguskan 3 Unit Rumah, di pusat kota Pasar G.Tua, Lk II Kec. P.Bolak. Asap hitam pekat membumbung setinggi pohon kelapa terlihat dari kejauhan jarak 1 km. Kepanikan terjadi. Warga berlarian menyelamatkan barang-barang. Akses jalan utama pasar lumpuh total karena warga berkerumun. KASATPOL PP PALUTA TURUN GUNUNG – IMBOB TURUT PADAMKAN API. Mendapat laporan kebakaran, “Kasatpol PP Kab. Paluta Indra Saputra Nasution, S.STP., MM (Imbob), langsung turun ke lokasi dan ikut berjibaku dalam pemadaman. Kasatpol PP dengan baju putih bersama anggota ‘Damkar Paluta” dan aparat kepolisian memegang selang air bertekanan tinggi berusaha menjinakkan api. Di foto kedua, api masih berkobar besar di antara atap seng rumah kayu yang padat penduduk, asap hitam pekat menutupi langit Pasar G.Tua. Kesigapan Damkar Paluta dan Kasatpol PP patut diacungi jempol. Api yang hampir merembet ke ruko-ruko di sebelahnya berhasil dilokalisir setelah lebih dari 1 jam pemadaman.   Kasatpol PP Kab Paluta Indra Saputra Nasution, S.STP., MM. (Imbob) Turun Gunung Ikut Pemadaman Sijago Merah Di Pusat Kota Pasar G.Tua Lk II Kec P.Bolak,” tulis keterangan dalam foto dokumentasi warga. Hingga berita ini dirilis, kerugian materi belum diketahui, pasti, diperkirakan ratusan juta rupiah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 3 KK kehilangan tempat tinggal. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Dugaan sementara akibat korsleting listrik karena kondisi rumah kayu yang saling berhimpitan di pusat pasar tertua di Paluta tersebut. Warga berharap Pemkab Paluta melalui BPBD dan Dinas Sosial segera memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran. Penulis: Harahap Kuro-Kuro – Biro Paluta Bersuarakyat.online. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Inspektorat Tapsel Panggil Mantan Kades Parsalakan serta Kadus Huta Lambung

    Tapanuli Selatan/bersuarakyat.online. Beberapa Waktu Belakangan ini Viral di Media Sosial Facebook ( Medsos FB) yang di duga Kuat Suara perangkat Kantor Desa Parsalakan , dalam unggahan inisial NJ   Dalam unggahan berupa rekaman suara tersebut ada tulisan yang dibuat si pengunggah ” Diduga suara kadus hutalambung dusun ll parsalakan kec.angkola barat,kab Tapsel melakukan acting Agar tidak diproses APH,karna diduga melakukan korupsi an pungli,ayok kapolda baru turun ke TAPSEL ” Dan terdengar suara perempuan dengan nada histeris mengatakan berbagai hal yang merasa dirinya tak bersalah dan tak mesti di panggil inspektorat tapsel   Terpisah, Divisi Investigasi Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Informasi Rakyat Tapanuli Bagian Selatan ( DPD Li-Ra Tabagsel) Harahap mengatakan mendapat informasi bahwa Mantan Kepala Desa Parsalakan dan Kadus Huta Lambung desa Parsalakan di panggil Pihak Inspektorat Tapanuli Selatan ( Tapsel)   ” Informasi yang kami dapatkan Inspektorat Tapsel sudah mengeluarkan surat pemanggilan terhadap dua orang, Surya Darma siregar sebagai mantan Kepala Desa Parsalakan dan Rukiah Lubis selaku Kepala Dusun Huta Lambung Desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat ” Terang Harahap   Harahap juga mengatakan pemanggilan yang dilakukan Inspektorat terhadap mantan Kades Parsalakan dan Kadus Huta lambung terkait Laporan Li-Ra Tabagsel Terdahulu   ” Sesuai dengan surat pemanggilan terhadap mantan Kepala Desa Parsalakan Surya Darma siregar dan Kepala Dusun Huta lambung Desa Parsalakan untuk memberikan keterangan terkait adanya laporan kami terdahulu yang masih berproses di Inspektorat tapsel ” Imbuhnya   Untuk mendapatkan keterangan dan perimbangan pemberitaan awak media ini berupaya konfirmasi terhadap Kadus Huta lambung namun belum membuahkan hasil   Kemudian awak media ini konfirmasi kepada Pihak Inspektorat Tapsel terkait surat pemanggilan yang dikeluarkan , Irban bidang Pencegahan dan investigasi Inal Mardia Rangkuti membenarkan surat pemanggilan tersebut. Red

Read More

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Aceh Timur — bersuarakyat.online Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur dasar hingga ke pelosok wilayah. Salah satunya melalui pembangunan ruas jalan Sungai Raya–Gajah Mentah yang kini mulai dikerjakan. Ruas jalan sepanjang sekitar 1,35 kilometer tersebut dibangun untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas hasil pertanian dan potensi alam dan akses menuju lembaga pendidikan dari kawasan tersebut.   Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meninjau langsung proses awal pembangunan jalan tersebut, Senin, 5 Oktober 2026.   Dalam giat itu Al-Farlaky mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program yang terus dipacu Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.   Menurutnya, pembangunan ruas Sungai Raya–Gajah Mentah juga merupakan bentuk respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang selama ini mengharapkan kondisi akses jalan yang lebih baik.   ā€œPembangunan jalan Sungai Raya–Gajah Mentah ini merupakan jawaban pemerintah atas keluhan masyarakat selama ini. Pembangunannya kita lakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, kita kucurkan anggaran sekitar Rp4,7 miliar,ā€ ujar Al-Farlaky saat meninjau lokasi.   Ia menjelaskan, ruas jalan yang dikerjakan pada tahap awal memiliki panjang sekitar 1,35 kilometer. Pihak perusahaan pemenang tender juga mulai (besok-red ) melakukan pekerjaan awal, termasuk pemasangan Base A sebagai bagian dari tahapan pengerasan sebelum pengaspalan.   Selain pembangunan badan jalan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan talud guna memperkuat struktur bahu jalan. Saat ini, pekerjaan talud telah mencapai sekitar 550 meter.   ā€œTalud ini kita bangun untuk memperkuat struktur bahu jalan, sehingga jalan yang nantinya digunakan masyarakat memiliki konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama,ā€ jelasnya.   Bupati berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, pembangunan jalan tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk merawat dan menggunakannya secara baik.   ā€œPemerintah sudah berupaya membangun jalan. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaganya agar bisa bertahan lama dan terus difungsikan, terutama untuk mendukung masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan hasil alam,ā€ katanya.   Al-Farlaky menilai, akses Sungai Raya–Gajah Mentah memiliki arti penting karena kawasan tersebut dikenal memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Karena itu, peningkatan infrastruktur jalan diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.   ā€œWilayah Sungai Raya–Gajah Mentah ini memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Karena itu, dukungan infrastruktur jalan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendongkrak perekonomian di kawasan ini,ā€ ujar Bupati.   Ia menambahkan, luas wilayah Kabupaten Aceh Timur menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi juga menyentuh wilayah pelosok.   ā€œAceh Timur memiliki wilayah yang sangat luas. Karena itu, pemerataan pembangunan harus terus kita dorong agar infrastruktur dapat dirasakan masyarakat di berbagai pelosok,ā€ pungkas Al-Farlaky. (hsb)

Read More

Kapolres Aceh Timur Imbau Penyampaian Aspirasi Dilakukan Secara Tertib

Bersuarakyat.online – Aceh Timur   Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan. Imbauan tersebut disampaikan saat Kapolres memantau langsung simulasi pelayanan pengamanan unjuk rasa di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Rabu (07/10/2026) pagi. Kapolres mengatakan, pihaknya memperoleh informasi adanya sejumlah warga yang akan menyampaikan aspirasi kepada Bupati Aceh Timur terkait persoalan hak guna usaha (HGU) hingga jaminan hidup (jadup). Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, kebebasan tersebut harus dilakukan dengan tetap menghormati aturan dan hak masyarakat lainnya. ā€œKami mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara tertib, damai dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, sekaligus menjaga agar situasi tetap kondusif,ā€ ujar AKBP Aris. Ia menegaskan, perbedaan pendapat maupun tuntutan masyarakat merupakan bagian dari dinamika dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui komunikasi dan dialog tanpa tindakan anarkis. ā€œSilakan sampaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai persoalan yang ingin diperjuangkan justru berkembang menjadi gangguan keamanan atau merugikan masyarakat lainnya. Tugas kami adalah mengawal agar hak menyampaikan pendapat tetap berjalan, tetapi ketertiban dan keamanan juga harus terjaga,ā€ tegas Kapolres.     *Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa* Dalam simulasi tersebut, aparat memperagakan sejumlah skenario penanganan unjuk rasa mulai dari situasi hijau, kuning hingga merah. Simulasi melibatkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri dari personel Polres Aceh Timur, Polres Aceh Utara, Polres Langsa, Brimob Polda Aceh dan BPBD Kabupaten Aceh Timur. Kapolres mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi saat pengamanan aksi penyampaian pendapat dan personel harus memiliki kesiapan menghadapi setiap kemungkinan. Menurutnya, pengamanan aksi unjuk rasa tidak semata-mata berorientasi pada tindakan Kepolisian, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi dengan peserta aksi. ā€œYang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan pada saat yang sama situasi keamanan tetap terjaga. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Aceh Timur tetap aman, damai dan kondusif.ā€ Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Simulasi tersebut turut dihadiri Dandim 0104/Aceh Timur, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh, Kompol Muzakir serta Wakapolres Aceh Timur Kompol H. Abdul Muin, S.H., M.M.(hsb)

Read More

Kini Bisa Pilih Tanggal, Layanan Pengukuran Tanah ATR/BPN Ditarget Selesai 12 Hari

Bersuarakyat.online Medan – Masyarakat kini memiliki kemudahan dalam menentukan jadwal pengukuran tanah sebagai salah satu tahapan dalam proses sertipikasi tanah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) mengembangkan layanan Pengukuran Terjadwal yang memberikan kepastian waktu kepada masyarakat. Layanan tersebut dikembangkan sejak Juli 2025 dan resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2026. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memilih sendiri tanggal pengukuran berdasarkan slot jadwal petugas ukur yang tersedia. Direktur Jenderal (Dirjen) SPPR, Virgo Eresta Jaya, mengatakan pada tanggal yang telah dipilih, petugas ukur akan datang langsung ke lokasi atau tempat pemohon sesuai jadwal yang telah ditentukan. ā€œPengukuran Terjadwal ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan sendiri tanggal pengukuran melalui slot ketersediaan jadwal petugas ukur yang tersedia. Pada tanggal yang telah dipilih, petugas ukur akan datang ke lapangan atau tempat pemohon sesuai jadwal yang telah ditentukan,ā€ ujar Virgo dalam keterangannya yang diterima media pada Selasa (6/10/2026). Saat ini, layanan Pengukuran Terjadwal telah diterapkan di 466 Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia. Dengan sistem tersebut, masyarakat terlebih dahulu memilih tanggal yang tersedia sesuai waktu yang diinginkan. Selanjutnya, petugas ukur akan datang ke lokasi untuk melakukan pengukuran pada tanggal yang telah dipilih. Virgo menjelaskan, keseluruhan layanan Pengukuran Terjadwal memiliki target penyelesaian selama 12 hari. Rinciannya, waktu tunggu pengukuran selama tujuh hari, kemudian proses pengukuran hingga penyelesaian produk pengukuran berupa Peta Bidang Tanah (PBT) selama lima hari. ā€œKonsepnya ada dua, yaitu waktu tunggu ukur selama tujuh hari dan proses pengukuran serta penyelesaian selama lima hari. Jadi, total layanan Pengukuran Terjadwal ini selama 12 hari,ā€ jelasnya. Namun, untuk memperlancar proses tersebut, masyarakat diminta memastikan batas bidang tanah sudah jelas sebelum mengajukan permohonan pengukuran. Salah satunya dengan memasang pagar atau patok pada batas tanah yang dimiliki. Kejelasan batas tanah menjadi salah satu faktor penting agar petugas dapat melakukan pengukuran dengan lebih mudah di lapangan. ā€œKalau punya tanah, dipagarin. Minimal pasang patok, dijaga batasnya karena itu kunci utamanya. Pengukuran itu kan cuma mengukur pagarnya, mengukur patoknya,ā€ tutur Virgo. Selain memastikan batas tanah, masyarakat juga diminta menyediakan waktu untuk hadir atau berada di lokasi saat pengukuran berlangsung sesuai jadwal yang telah dipilih. Persyaratan administrasi yang diperlukan juga harus dipersiapkan sebelum petugas datang ke lokasi. Kesiapan pemohon dan kelengkapan dokumen diharapkan dapat membuat proses pengukuran berjalan sesuai jadwal. ā€œKita ingin bergerak cepat, kita ingin melayani masyarakat dengan cepat. Tapi, masyarakat juga harus membantu kita menyiapkan persyaratan-persyaratan sehingga mudah, lancar jalannya. Jadi tolong masyarakat, bantu kita supaya ATR/BPN bisa lebih baik melayani Anda semua,ā€ pungkas Virgo. #Red

Read More

BRI BO Rantauprapat Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – BRI BO Rantauprapat turut mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar pada 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi insan BRI untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan penghormatan, sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan serta ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Pemimpin Cabang BRI Rantauprapat, Teuku Zulham, mengatakan keikutsertaan BRI BO Rantauprapat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan bagian dari komitmen insan BRI untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas. Menurutnya, nilai nasionalisme, integritas, kedisiplinan, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang positif sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, BRI BO Rantauprapat berharap semangat persatuan dan nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi landasan dalam bekerja, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar Teuku Zulham pada Selasa (6/10/2026). Ia menambahkan, semangat tersebut diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan BRI kepada masyarakat. #Red

Read More