Bersuarakyat.online
Sergai – PT Socfin Indonesia melalui kebun Tanah Besih menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan ini ditandai dengan peresmian bantuan mobiler berupa meja dan bangku sekolah untuk SD Negeri 107463 Paya Pasir. Peresmian dilakukan langsung oleh Nyonya Principal Director, Luluk Williams, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Tak hanya memberikan bantuan fasilitas belajar, perusahaan melalui unit Kebun Tanah Besih juga melakukan renovasi ruang kelas, meliputi pemasangan plafon dan pengecatan. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan belajar bagi para siswa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan, seperti praktik mencuci tangan serta sosialisasi pola makan 3S (sehat, sedap, sederhana). Kunjungan ke PAUD dan pemeriksaan rumah karyawan turut menjadi bagian dari program, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat sekitar.
Kepala sekolah, Agustina, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu proses belajar mengajar di sekolahnya.
“Bantuan ini memberikan dampak besar bagi kenyamanan siswa dalam belajar,” ungkapnya.
Pada sesi berikutnya, Socfin juga menggelar pelatihan pembuatan tempe “superfood” yang melibatkan ibu-ibu PKK dari Desa Tanah Besih dan Desa Kuta Pinang. Kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya usaha rumahan berbasis pangan sehat dan higienis.
Dalam sambutannya, Luluk Williams menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa, termasuk rencana pengembangan rumah produksi tempe.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Camat Tebing Syahbandar, Edy Syahputra, mengapresiasi langkah konsisten perusahaan dalam mendukung masyarakat. Ia menyebut, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah akan terus diperkuat, termasuk melalui rencana pelatihan lanjutan di Medan.
Peserta terpilih nantinya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut agar mampu memproduksi tempe secara mandiri, baik untuk pasar lokal maupun mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Group Manager III Irwan Saban berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Apresiasi juga disampaikan Askep Kebun Tanah Besih, Junaidi Permana Putra, atas kehadiran langsung pimpinan perusahaan dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala desa, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen dan karyawan PT Socfin Indonesia Kebun Tanah Besih.
#Red