Tak Hanya Kejar Kinerja, BRI BO Rantauprapat Rutin Gelar Kebaktian Setiap Minggu

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Tidak hanya fokus pada pencapaian kinerja dan pelayanan kepada nasabah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Rantauprapat juga memberikan perhatian terhadap penguatan nilai keagamaan bagi para pekerjanya. Salah satunya melalui kegiatan kebaktian yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu dan diikuti oleh pekerja BRI yang beragama Kristen. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pekerja untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus membangun kebersamaan di luar aktivitas pekerjaan. Pemimpin BRI BO Rantauprapat, Teuku Zulham, mengatakan penguatan nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas. “Bagi kami, pencapaian kinerja harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Karena itu, kami memberikan ruang kepada pekerja untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan ibadah secara rutin,” ujar Teuku Zulham, Senin (31/8/2026). Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan keagamaan dapat menjadi landasan bagi pekerja dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Ia berharap kebaktian rutin tersebut tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga mampu mempererat hubungan antarkaryawan serta menciptakan suasana kerja yang lebih positif dan harmonis. Teuku Zulham menegaskan, BRI BO Rantauprapat memberikan ruang bagi pekerja untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. “Harapannya, dengan kehidupan spiritual yang baik, para pekerja dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang, penuh integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. #Red

Read More

BRI Rantauprapat Sosialisasikan Layanan Perbankan di ITK Ika Bina Labuhanbatu

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Rantauprapat terus memperkuat edukasi dan literasi perbankan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kali ini, BRI Rantauprapat melaksanakan kegiatan sosialisasi perbankan di Institut Teknologi dan Kesehatan (ITK) Ika Bina Labuhanbatu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk memperkenalkan berbagai layanan dan produk perbankan sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan serta pemanfaatan layanan perbankan secara aman dan bijak. Pemimpin Cabang BRI Rantauprapat, Teuku Zulham, kepada media, Senin (31/8/2026), mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai layanan perbankan, termasuk dalam melakukan transaksi keuangan secara digital. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait layanan perbankan, sehingga mereka dapat memanfaatkan produk dan layanan BRI secara tepat, aman dan bertanggung jawab,” ujar Teuku Zulham. Ia menambahkan, perkembangan teknologi telah membuat aktivitas perbankan semakin mudah dan cepat. Namun, kemudahan tersebut juga harus diiringi dengan pengetahuan mengenai keamanan dalam bertransaksi. Melalui kegiatan tersebut, BRI Rantauprapat berharap mahasiswa ITK Ika Bina Labuhanbatu dapat menjadi generasi yang semakin melek keuangan serta mampu memanfaatkan layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan pendidikan maupun aktivitas sehari-hari. #Red

Read More

BRI Rantauprapat Jalin Silaturahmi ke Pesantren Nurul Iman, Dorong Sinergi Berkelanjutan

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Memperkuat hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Rantauprapat dalam menjalankan peran sosial dan kemasyarakatan di wilayah kerjanya. Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan jajaran BRI Rantauprapat ke Pesantren Nurul Iman, Kabupaten Labuhanbatu. Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi BRI Rantauprapat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan pengurus dan keluarga besar Pesantren Nurul Iman. Pemimpin Cabang BRI Rantauprapat, Teuku Zulham, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya BRI untuk terus hadir dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai elemen masyarakat. “Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk mempererat hubungan dengan keluarga besar Pesantren Nurul Iman sekaligus membangun komunikasi yang baik,” ujar Teuku Zulham kepada media, Kamis (27/8/2026). Ia menilai pesantren memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, keberadaan pesantren tidak hanya memberikan manfaat bagi para santri, tetapi juga memiliki peran sosial yang cukup besar bagi lingkungan di sekitarnya. Atas dasar itu, BRI Rantauprapat berupaya membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan pesantren. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk menciptakan berbagai bentuk sinergi yang positif. “Kami berharap hubungan yang sudah terjalin ini dapat terus dijaga dan dikembangkan. Semoga ke depan ada berbagai bentuk sinergi yang dapat memberikan manfaat bagi pesantren maupun masyarakat,” katanya. Teuku Zulham menegaskan, BRI Rantauprapat akan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan dan keberadaan BRI kepada masyarakat. #Red

Read More

Tak Gentar Tempuh Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM hingga Pelosok

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Bagi M A Hasibuan, menjadi Kepala Unit BRI bukan hanya tentang bekerja di balik meja dan melayani nasabah di kantor. Hampir setiap hari, ia harus turun langsung menemui masyarakat untuk memastikan pelaku usaha mendapatkan akses permodalan dan pendampingan. Bertugas sebagai Kepala Unit BRI Sigambal, BO Rantau Prapat, Sumatera Utara, selama hampir dua tahun, Hasibuan telah merasakan beragam tantangan dalam menjalankan tugasnya. Mulai dari kondisi jalan yang belum sepenuhnya beraspal, medan berlumpur ketika hujan, hingga sulitnya mendapatkan jaringan komunikasi. Berbagai kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Hasibuan dalam mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Meski demikian, keterbatasan akses tidak membuatnya mengurangi intensitas kunjungan kepada masyarakat. Justru, kondisi tersebut menjadi alasan baginya untuk semakin dekat dengan para pelaku usaha. Menurut Hasibuan, tugas sebagai Kepala Unit BRI memiliki makna lebih dari sekadar pekerjaan perbankan. Ia melihat perannya sebagai kesempatan untuk membantu masyarakat memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup melalui pengembangan usaha. “Menjadi Kepala Unit BRI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat,” ujar Hasibuan kepada media, Kamis (27/8/2026). Ia mengatakan, modal yang diberikan kepada pelaku UMKM mungkin terlihat kecil. Namun, jika dikelola dengan baik dan dibarengi pendampingan, modal tersebut dapat menjadi titik awal perubahan bagi sebuah keluarga. “Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ungkapnya. Hasibuan juga menilai hubungan antara perbankan dan nasabah tidak cukup dibangun melalui transaksi. Menurutnya, pemasar mikro harus memahami kondisi usaha secara langsung agar dapat memberikan solusi yang sesuai. Karena itu, ia berupaya mendengarkan keluhan nasabah, memahami kebutuhan usaha, serta memberikan pendampingan ketika pelaku UMKM menghadapi kendala dalam mengembangkan bisnisnya. Pendekatan tersebut perlahan memberikan hasil. Sejumlah nasabah yang sebelumnya memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) mampu meningkatkan skala usahanya hingga mendapatkan pembiayaan komersial. Perkembangan tersebut menjadi salah satu kepuasan tersendiri bagi Hasibuan. Ia melihat keberhasilan nasabah dalam mengembangkan usaha sebagai bagian dari keberhasilan tugasnya mendampingi masyarakat. Selain akses permodalan, Hasibuan turut mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Edukasi dilakukan dengan memperkenalkan berbagai layanan digital BRI, seperti BRImo, QRIS dan BRILink Agen. Melalui pemanfaatan layanan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses layanan keuangan formal sekaligus mampu menjalankan aktivitas usaha secara lebih aman dan efisien. Branch Office Head BRI BO Rantau Prapat, Teuku Zulham, mengatakan Kepala Unit BRI memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kehadiran Kepala Unit BRI di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari strategi dalam membangun inklusi keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan,” kata Teuku Zulham. Ia menambahkan, kedekatan dengan masyarakat memungkinkan BRI memahami kebutuhan pelaku UMKM secara lebih baik, sehingga pembiayaan dan layanan yang diberikan dapat semakin tepat sasaran. #Red

Read More