HT Milwan Ingatkan Pelajar Pangkatan: Sekali Terjerumus, Cita-Cita Bisa Pupus

Bersuarakyat.Online LABUHANBATU — Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, meminta pelajar SMK Negeri 1 Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, tidak memberi ruang bagi narkotika dalam kehidupan mereka. Ia mengingatkan, masa depan pelajar dapat rusak ketika pendidikan dikalahkan oleh pergaulan yang salah. Pesan itu disampaikan HT Milwan saat menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di SMK Negeri 1 Pangkatan, Kamis (8/8). Dalam kegiatan tersebut, HT Milwan menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., untuk memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membuka wawasan siswa mengenai pendidikan dan peluang melanjutkan studi. HT Milwan menempatkan pelajar sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Ia meminta siswa memanfaatkan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengejar prestasi. “Teruslah giat belajar dengan sungguh-sungguh agar apa yang kalian cita-citakan dapat tercapai. Hormati orang tua, bapak dan ibu guru, serta orang yang lebih tua,” kata HT Milwan. Ia juga mengingatkan siswa agar tidak mengabaikan peran keluarga. Menurut dia, dukungan dan doa orang tua merupakan bagian penting dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Kepala Sekolah: Jangan Coba-coba Kepala SMK Negeri 1 Pangkatan, Asmida Wati, M.Pd., mengapresiasi sosialisasi tersebut. Ia menilai edukasi mengenai narkoba penting diberikan kepada siswa sebagai langkah pencegahan. Asmida meminta anak didiknya tidak mencoba narkoba, termasuk karena rasa ingin tahu atau ajakan teman. “Jangan pernah mendekati narkoba dan jangan mencari tahu tentang narkoba. Sekali mencoba bisa menjadi kebiasaan,” ujar Asmida. Ia mengingatkan penyalahgunaan narkoba memiliki konsekuensi luas. Selain risiko terhadap kesehatan, persoalan tersebut dapat berujung pada masalah hukum dan mengganggu masa depan pendidikan siswa. Asmida kemudian meminta peserta mengikuti materi dengan serius dan mengambil pengetahuan yang dapat digunakan untuk melindungi diri. Pendidikan Bukan Hanya Jalan ke Dunia Kerja Dr. Faisal Andri Mahrawa dalam pemaparannya mengingatkan siswa SMK tidak boleh membatasi cita-cita hanya pada dunia kerja. Ia menyebut lima siswa SMK Negeri 1 Pangkatan telah diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Capaian tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa lulusan SMK juga memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Fungsional SMK memang dipersiapkan untuk bekerja. Tetapi bukan berarti lulusan SMK tidak memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Faisal. Ia meminta siswa mengenali minat dan bakat sebelum menentukan jurusan maupun perguruan tinggi. Kesalahan memilih bidang pendidikan, menurut dia, dapat membuat potensi siswa tidak berkembang secara maksimal. Faisal juga mendorong siswa memanfaatkan telepon seluler untuk hal produktif. Informasi mengenai perguruan tinggi, beasiswa, pelatihan, dan peluang pengembangan diri dapat diakses melalui teknologi. Ia membagikan pengalamannya memperoleh tiga beasiswa selama menempuh pendidikan. “Berbagai program beasiswa bisa kalian dapatkan. Saya waktu kuliah mendapat tiga beasiswa. Kalian juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama jika mempersiapkan diri,” ujarnya. Pergaulan Menjadi Titik Rawan Faisal menilai lingkungan pergaulan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pelajar. Karena itu, ia meminta siswa selektif memilih teman. “Carilah teman yang saling memotivasi untuk meraih prestasi. Kalau ada teman mengajak menggunakan narkoba, harus tegas mengatakan tidak,” kata Faisal. Ia juga meminta siswa tidak bersikap pasif ketika mengetahui temannya mulai terpengaruh narkoba. Persoalan tersebut dapat disampaikan kepada orang tua atau guru bimbingan konseling agar mendapatkan penanganan yang tepat. Menurut Faisal, pencegahan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Keluarga dan sekolah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mampu melindungi pelajar dari penyalahgunaan narkotika. Ia menggambarkan dampak sosial narkoba dengan perumpamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. “Dulu yang hilang ember buruk, sekarang ember bagus pun hilang. Dulu kunci pagar yang hilang, sekarang pagarnya pun ikut hilang,” ujarnya. Faisal kemudian menegaskan bahwa narkoba dapat menjadi ancaman serius terhadap cita-cita pelajar. “Jangan dekati narkoba. Tidak ada artinya cita-cita setinggi langit kalau kita memakai narkoba. Harapan itu bisa pupus,” katanya. Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara Faisal dan para siswa. Pertanyaan yang muncul antara lain mengenai cara menghadapi pengaruh lingkungan, bahaya narkoba, peluang memperoleh beasiswa, serta strategi mempertahankan semangat belajar. Sosialisasi tersebut tidak hanya menekankan aspek pencegahan narkoba, tetapi juga mendorong siswa membangun masa depan melalui pendidikan, prestasi, dan lingkungan pergaulan yang sehat.(Red)

Read More

Munir Nasution Bawa MAN Labuhanbatu Tembus Penghargaan Asia di Malaysia

Bersuarakyat.Online Kuala Lumpur Malaysia — Prestasi MAN Labuhanbatu menembus panggung penghargaan pendidikan di Malaysia. Di bawah kepemimpinan Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., madrasah itu menerima Certificate of Recognition dalam ajang Top-In Excellence Islamic Education Exemplary Awards 2026 di Aloft Kuala Lumpur Hotel, Malaysia, Sabtu (8/8). Capaian tersebut menjadi sorotan karena penghargaan diterima di luar negeri dan membawa nama MAN Labuhanbatu ke forum pendidikan regional. Munir hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Bagi Munir, penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif. Dia mendedikasikannya kepada guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu. «“First and foremost, I dedicate this award to the entire MAN Labuhanbatu family, whose dedication, hard work, and commitment have brought this achievement to us today,” kata Munir.» Munir dorong madrasah tak berhenti pada seremoni Munir tidak ingin penghargaan tersebut berhenti sebagai seremoni. Dia menempatkan capaian itu sebagai pemicu untuk memperkuat mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Menurut dia, madrasah harus mampu berjalan beriringan antara pendidikan agama, pembentukan karakter, penguasaan sains dan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan. “Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat inovasi, dan membangun budaya peduli lingkungan,” ujarnya. Arah tersebut sejalan dengan perhatian MAN Labuhanbatu terhadap program ekoteologi Kementerian Agama. Lingkungan sekolah dikembangkan sebagai ruang belajar yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan. Komitmen itu sebelumnya diperkuat dengan keberhasilan MAN Labuhanbatu meraih Adiwiyata Mandiri 2025. Capaian tersebut kini ingin dinaikkan satu tingkat. Munir menargetkan MAN Labuhanbatu dapat mengejar ASEAN Adiwiyata Award pada 2027. «“Therefore, with great humility, we ask for the prayers and support of everyone here today, so that MAN Labuhanbatu may be blessed with the opportunity to achieve the ASEAN Adiwiyata Award,” ujarnya.» Target itu menunjukkan bahwa bagi Munir, penghargaan di Kuala Lumpur bukan garis finis. Justru dari capaian tersebut, madrasah dituntut membuktikan konsistensi melalui program dan prestasi yang berkelanjutan. Dukungan lintas lembaga Munir juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang disebut berkontribusi terhadap perkembangan MAN Labuhanbatu, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu, M.A., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, serta Bupati Labuhanbatu Dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM. Menurut Munir, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan MAN Labuhanbatu. Penghargaan di Kuala Lumpur sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi madrasah. Setelah memperoleh pengakuan tersebut, tantangannya adalah menjaga kualitas, memperkuat inovasi, dan memastikan prestasi tidak berhenti pada satu momentum. Munir didampingi Wakil Kepala Madrasah Tapa Simbolon, S.Ag., Dalilawati, dan Wilda Istiani Nasution saat menerima penghargaan. Tapa mengatakan capaian tersebut menjadi pemacu bagi keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk bekerja lebih keras. “Penghargaan ini memacu semangat kita meningkatkan mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Kami terus belajar dan berinovasi, menumbuhkan semangat kekeluargaan antara guru dan siswa, serta sama-sama berkomitmen untuk kemajuan madrasah,” kata Tapa. Dia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Apapun bisa kita capai jika kita bersama-sama. Selamat buat pimpinan madrasah,” ujar Tapa.(Red)  

Read More

HT Milwan Dorong Pelajar MTsN 3 Pangkatan Memaknai Pancasila

Bersuarakyat.Online Labuhanbatu — Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, HT Milwan, mengajak pelajar tidak berhenti memahami Pancasila sebagai hafalan. Ia mendorong nilai-nilai dasar negara itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Pesan tersebut disampaikan HT Milwan saat menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di MTsN 3 Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa, (11/8). Kegiatan itu digelar menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut HT Milwan, pelajar merupakan kelompok penting dalam menjaga keberlanjutan nilai kebangsaan karena mereka akan menentukan arah Indonesia pada masa mendatang. “Pancasila jangan hanya dihafalkan. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilainya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata HT Milwan. Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru bagi pelajar. Informasi yang datang tanpa batas dapat menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga membuka ruang bagi disinformasi, intoleransi, dan paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Karena itu, kata dia, penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar. Dalam kegiatan tersebut, HT Milwan menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., sebagai narasumber. Faisal merupakan dosen tetap FISIP Universitas Sumatera Utara, pendiri Sekolah Kebangsaan, serta pernah menjadi panelis debat calon Gubernur Sumatera Utara. Ia juga aktif dalam dunia jurnalistik dan tercatat sebagai salah satu pengurus DPP Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Faisal mengemas materi Pancasila dan wawasan kebangsaan melalui dialog dengan para siswa. Pembahasan lima sila tidak disampaikan semata sebagai teori, melainkan dikaitkan dengan kehidupan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Para siswa juga diberi kesempatan bertanya. Sejumlah pertanyaan berkaitan dengan cara membangun motivasi belajar, meraih prestasi, hingga mendapatkan beasiswa. HT Milwan kemudian menekankan pentingnya kesungguhan dalam belajar. Ia mengatakan kondisi ekonomi tidak semestinya menjadi penghalang bagi seorang anak untuk mengejar pendidikan dan masa depan. Ia mencontohkan perjalanan Faisal yang berasal dari keluarga sederhana tetapi mampu menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor dengan dukungan beasiswa dan prestasi. “Belajar dengan sungguh-sungguh. Keterbatasan biaya bukan alasan untuk berhenti meraih prestasi,” ujar HT Milwan. Bagi HT Milwan, pendidikan kebangsaan dan pendidikan akademik harus berjalan beriringan. Pelajar tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menyaring informasi. Pancasila dari Ruang Kelas Kepala MTsN 3 Pangkatan, Hirwansah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengatakan kehadiran HT Milwan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperoleh perspektif lain mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan. “Terima kasih kepada Bapak HT Milwan yang telah memilih sekolah kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan memotivasi siswa untuk lebih giat belajar,” kata Hirwansah. Ia juga mengapresiasi Faisal yang dinilai mampu membangun komunikasi dengan siswa sehingga materi yang disampaikan tidak terasa sebagai pelajaran satu arah. Menurut Hirwansah, salah satu pesan yang penting bagi siswa adalah menempatkan adab sebelum ilmu. Pendidikan, kata dia, tidak semata-mata mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk sikap dan karakter. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali Pancasila kepada generasi muda melalui pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Bagi HT Milwan, memahami Pancasila berarti menjadikannya pedoman dalam bersikap, bukan sekadar mengingat lima sila untuk kebutuhan ujian.(Red)

Read More

Muhammad Rizqi Sukarno Pimpin IKA Politeknik WBI Periode 2026–2029, Siap Perkuat Sinergi Alumni dan Kampus

Bersuarakyat.online Medan – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI) resmi memiliki kepengurusan perdana. Muhammad Rizqi Sukarno terpilih sebagai Ketua Umum IKA Politeknik WBI untuk masa bakti 2026–2029 dalam pembentukan sekaligus pelantikan pengurus yang digelar di Auditorium Politeknik WBI, Kamis (30/7/2026). Terpilihnya Rizqi menandai langkah awal organisasi alumni dalam membangun jaringan yang lebih kuat antara lulusan dengan almamater, dunia industri, serta masyarakat. Saat dikonfirmasi media, Senin (3/8/2026), Rizqi mengungkapkan rasa syukur atas terbentuknya IKA Politeknik WBI. Menurutnya, organisasi alumni ini merupakan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghimpun potensi para alumni agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas. “Terbentuknya IKA Politeknik WBI bukan hanya menjadi sebuah seremoni, tetapi merupakan awal dari lahirnya rumah bersama bagi seluruh alumni. Saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab,” katanya. Ia berharap IKA Politeknik WBI mampu berkembang menjadi organisasi yang inklusif, solid, dan adaptif terhadap berbagai tantangan di masa depan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi juga oleh keterlibatan aktif seluruh alumni. “Kami ingin seluruh alumni merasa memiliki organisasi ini. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula kontribusi yang dapat kita berikan bagi almamater maupun masyarakat,” ujarnya. Rizqi menuturkan, kepengurusan IKA Politeknik WBI periode 2026–2029 akan berfokus pada penguatan kolaborasi antaralumni dari berbagai sektor industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi lulusan Politeknik WBI melalui program mentoring, magang, pengembangan karier, hingga penyaluran tenaga kerja. Selain memperkuat hubungan alumni dengan kampus, IKA Politeknik WBI juga akan mendorong lahirnya berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semangat kewirausahaan yang menjadi identitas Politeknik WBI, kata Rizqi, akan menjadi landasan dalam setiap program kerja organisasi. “Kami ingin IKA Politeknik WBI menjadi mitra strategis kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, kami optimistis organisasi ini dapat terus berkembang dan memberi kontribusi nyata,” tutupnya. #Red

Read More

SMP Negeri 1 Padang Bolak Lolos Ke – FINAL GSI PALUTA, Tantang SMPN 1 Batang Onang Di Stadion Gelora Purba Sinomba

Bersuarakyat.online Tim sepak bola SMP Negeri 1 Padang Bolak berhasil melaju ke babak final ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP Se Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2026, Kepastian itu didapat setelah tim berjuluk “Laskar Bolak” menaklukkan lawan di babak semifinal dengan permainan solid dan semangat juang tinggi. Pada laga puncak, SMPN 1 Padang Bolak akan menghadapi tuan rumah, SMP Negeri 1 Batang Onang. Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Purba Sinimba, Batang Onang, Pada Kamis : 30/07/2026. Kepala SMPN 1 Padang Bolak Ibu Roslina Siregar, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan dukungan masyarakat. “Alhamdulillah anak-anak sudah berjuang maksimal sampai ke final. Ini bukti kerja keras pembinaan olahraga di sekolah. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Paluta, khususnya Padang Bolak, agar bisa membawa pulang gelar juara,” ujarnya. GSI merupakan ajang bergengsi untuk menjaring bibit-bibit pesepakbola usia SMP. Keikutsertaan SMPN 1 Padang Bolak hingga final juga menjadi motivasi bagi pembinaan sepak bola usia dini di wilayah selatan Paluta. Pihak sekolah dan orang tua wali murid juga menghimbau suporter untuk datang ke Stadion Gelora Purba Sinimba dengan tertib, menjunjung sportivitas, dan mendukung anak-anak bertanding dengan fair play. Pertandingan final GSI Kab. Paluta antara SMPN 1 Padang Bolak vs SMPN 1 Batang Onang* dipastikan akan menjadi laga sengit dan menarik untuk disaksikan. SMP Negeri 1 Padang Bolak. 1. Tanggal 30/07/2026 & Jam. 17’00 wib. Tambahkan tanggal pasti finalnya. Contoh: Pada Kamis, 30 Juli 2026 pukul 15.00. Wib Gelora Purba Sinomba. 2. Nama Kepala Sekolah SMP Negeri I Padang Bolak Roslina Siregar, Sedang Pelatih Yang Sudah Profesional, Muhammad Ali, Kapten : Usnan Hasibuan dan seluruh team mempunyai sportifitas dan bakat yang luar biasa di kanca olah raga sepak di bumi balakka Kab Paluta.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Kadisdik Abdi Jaya Pohan Wakili Bupati Maya Hasmita Hadiri Seminar Nasional dan Konfercab GMNI, Labuhanbatu, Dukung Sekolah Cerdas dan Bersinar

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H., yang mewakili Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., dalam Seminar Nasional dan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu, Senin (27/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kesadaran Kebangsaan dan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda” ini berlangsung khidmat di Aula Permata Land Hotel & Resort Rantauprapat. Seminar tersebut dihadiri ratusan kader GMNI dari berbagai komisariat, pelajar SMA se-Kabupaten Labuhanbatu, unsur Forkopimda, tokoh pendidikan, serta organisasi kepemudaan lainnya. Dalam pemaparannya, para narasumber seminar menekankan urgensi penanaman nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan cinta tanah air sebagai benteng utama menghadapi tantangan zaman. Beberapa isu strategis turut menjadi sorotan, mulai dari bahaya radikalisme, intoleransi, perpecahan, hingga derasnya arus globalisasi yang dapat mengikis jati diri bangsa. Para pemateri mengajak seluruh peserta, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI melalui pemahaman yang kuat terhadap sejarah, ideologi, dan budaya bangsa. Menanggapi hal tersebut, Kadisdik Abdi Jaya Pohan menegaskan bahwa Pemkab Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati Maya Hasmita sangat terbuka untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi pemuda dan pelajar, dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter. “Kami sangat mengapresiasi langkah GMNI Labuhanbatu yang menggelar Seminar Nasional sekaligus Konfercab dan menghadirkan siswa SMA. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa. Dinas Pendidikan mendukung penuh setiap inisiatif yang bertujuan membangun SDM siswa yang cerdas dan berkarakter. Pemuda dan pelajar adalah mitra strategis pemerintah dalam mengawal pendidikan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujar Abdi Jaya di hadapan peserta. Lebih lanjut, Abdi Jaya juga menekankan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan untuk tidak hanya aktif di kampus, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat sekolah. Ia juga mengajak kader GMNI agar mau turun ke sekolah menyusun program untuk membentuk karakter peserta didik, Menurutnya, kehadiran mahasiswa di sekolah dapat menjadi energi baru dalam menumbuhkan semangat belajar, disiplin, dan cinta tanah air sejak dini. Pada kesempatan itu, Kadisdik juga memaparkan beberapa program prioritas Pemkab Labuhanbatu di bidang pendidikan yang sejalan dengan visi “Labuhanbatu Cerdas dan Bersinar”. Salah satu program unggulan yang disorot adalah program Sekolah TK Gratis. “Sebanyak 5.000 calon siswa TK akan kita bayarkan uang sekolahnya. Ini adalah bentuk komitmen nyata kita agar tidak ada satu pun anak usia dini di Labuhanbatu yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena terkendala biaya,” jelasnya. Selain itu, untuk memperkuat fondasi pendidikan dari hulu, Pemkab juga menyiapkan program beasiswa bagi calon guru TK. “Kita akan memberikan beasiswa kepada 50 calon guru TK setiap tahun. Tujuannya agar kualitas pendidik di tingkat dasar semakin baik, sehingga anak-anak kita mendapatkan pendidikan awal yang kuat dan berkualitas,” tambahnya. Terkait pelaksanaan Konfercab, Kadisdik berpesan agar seluruh rangkaian agenda dapat berjalan demokratis dan menghasilkan kepemimpinan baru yang sesuai dengan marwah organisasi. “Semoga melalui Konfercab ini GMNI Labuhanbatu dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang peduli terhadap rakyat, berjiwa Marhaenis, dan siap mengabdi untuk kemajuan daerah. Jadikan GMNI sebagai rumah perjuangan untuk membela kepentingan rakyat kecil,” pesannya. Seminar Nasional dan Konfercab GMNI ini dinilai sangat sejalan dengan visi Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., yakni mewujudkan Labuhanbatu “Cerdas dan Bersinar”. Untuk mewujudkan siswa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, Dinas Pendidikan saat ini juga tengah menggulirkan program Gerakan Sekolah Cerdas Bersinar. Program tersebut kini sedang disosialisasikan secara intensif kepada para kepala sekolah yang ada di seluruh Kabupaten Labuhanbatu. #AJN

Read More

Dewan Pers Tegaskan : Hormati Profesi Wartawan Sebagai Jurnalis Menyampaikan Imformasi Kepada Masyarakat

Bersuarakyat.online Profesi wartawan adalah salah satu pilar penting demokrasi. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan berhak mengajukan pertanyaan, menggali fakta, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Melalui surat pernyataannya, Dewan Pers menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindakan yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers. Dewan Pers menegaskan bahwa perbedaan pendapat atau ketidaknyamanan terhadap pertanyaan wartawan seharusnya disampaikan dengan cara yang santun, rasional, dan menghormati etika. Dewan Pers juga mengingatkan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, seluruh pihak diharapkan menghormati tugas wartawan sebagai bagian dari upaya memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar. Mari bersama menjaga marwah profesi pers, menghormati kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta membangun budaya komunikasi yang saling menghargai demi kepentingan publik. #DewanPers #Wartawan #KebebasanPers #Jurnalisme #KodeEtikJurnalistik #ProfesiWartawan #PersIndonesia.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Kepemimpinan Munir Nasution Diakui, Kepala MAN Labuhanbatu Raih The Best Leadership Education 2026

JAKARTA – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan The Best Leadership Education 2026 dalam ajang Indonesia Visionary Leader Award 2026 yang diselenggarakan Award Magazine di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Grand Award Gala Award Magazine 6.0, yang memberikan apresiasi kepada tokoh, profesional, pelaku usaha, dan institusi yang dinilai memiliki kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi di bidang masing-masing. Berdasarkan keterangan penyelenggara, kategori The Best Leadership Education 2026 diberikan kepada pemimpin pendidikan yang dinilai mampu menghadirkan perubahan melalui kepemimpinan yang visioner dan transformatif. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain inovasi pembelajaran, capaian akademik dan nonakademik, tata kelola lembaga, serta kemampuan mengembangkan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam proses penilaian tersebut, Munir Nasution dinilai berhasil mendorong penguatan tata kelola MAN Labuhanbatu, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan inovasi pembelajaran, serta pembinaan karakter peserta didik. Atas dasar penilaian itu, penyelenggara menetapkannya sebagai penerima penghargaan The Best Leadership Education 2026. Menanggapi penghargaan tersebut, Munir mengatakan apresiasi yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah, bukan semata pencapaian individu. “Penghargaan ini bukan milik saya seorang. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh guru, tenaga kependidikan, staf, peserta didik, komite madrasah, serta semua pihak yang selama ini bersama-sama membangun MAN Labuhanbatu menjadi madrasah yang terus maju, disiplin, inovatif, dan berkarakter,” ujar Munir. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Labuhanbatu. “Kami akan terus berinovasi, memperkuat mutu layanan pendidikan, mengembangkan kompetensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing global,” katanya. Wakil Kepala MAN Labuhanbatu, Tapa Simbolon, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Munir Nasution. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kepemimpinan yang telah membawa MAN Labuhanbatu berkembang di tingkat nasional. “Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Munir Nasution atas penghargaan The Best Leadership Education 2026. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta mendorong prestasi peserta didik,” ujar Tapa. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mewujudkan visi MAN Labuhanbatu sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing. Penghargaan ini menambah daftar apresiasi yang diterima MAN Labuhanbatu dalam bidang pengembangan pendidikan. Namun demikian, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dari penyelenggara berdasarkan kriteria yang mereka tetapkan. Bagi pihak madrasah, capaian itu dipandang sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan secara berkelanjutan.(Red)

Read More

Bupati Paluta, Diwakili Kadispen Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., MSi Memimpin Upacara MPLS Di SMP Negeri I P.Bolak

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si. diwakili Kepala Dinas Pendidikan Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP memimpin Upacara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di halaman SMP Negeri 1 Padang Bolak Gunung Tua, Pada Senin : 13/07/2026. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menyakini bahwa, setiap siswa yang datang ke sekolah ini dengan membawa mimpi. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, polisi, atlet, pengusaha, programmer, atau profesi lainnya. Mimpi itu sangat berharga, karena mimpi adalah arah yang akan menuntun langkah kalian. namun, beliau mengingatkan bahwa mimpi tidak akan menjadi kenyataan hanya karena kita menginginkannya. Mimpi akan menjadi kenyataan ketika kita mau belajar, bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Prestasi bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Prestasi dibangun dari kebiasaan baik setiap hari, datang tepat waktu, menghormati guru, rajin belajar, jujur saat mengerjakan tugas, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman. Lebih dari itu, prestasi tidak selalu berupa piala atau nilai yang tinggi. Prestasi juga terlihat ketika kalian berhasil menjadi pribadi yang lebih baik daripada kemarin. Berani meminta maaf ketika salah, berani berkata jujur, peduli kepada teman, dan menjaga nama baik sekolah adalah prestasi yang sama berharganya. Lebih lanjut beliau berpesan, Selama mengikuti MPLS dan belajar di sekolah ini, jangan takut mencoba hal-hal baru, jangan takut bertanya ketika belum memahami pelajaran, dan jangan takut gagal. Kegagalan bukan akhir dari perjalanan, tetapi bagian dari proses menuju keberhasilan. Sekolah ini berkomitmen menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjauhi perundungan, serta membangun budaya yang penuh kepedulian dan kebersamaan. Prestasi akan tumbuh lebih baik di lingkungan yang saling mendukung. Datanglah ke sekolah dengan membawa mimpi yang besar, pulanglah setiap hari dengan ilmu yang bertambah, karakter yang semakin baik, dan semangat yang tidak pernah padam. Itulah jalan menuju prestasi yang sesungguhnya” tegas Kepla Dinas. Selamat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, semoga hari ini menjadi langkah awal bagi lahirnya generasi yang beriman, berkarakter, berprestasi, dan siap memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara” tutup Kepala Dinas. Turut hadir Jajaran Dinas Pendidikan, para guru SMP Negeri 1 Padang Bolak beserta orangtua wali siswa yang mengantarkan anaknya ke sekolah. Upacara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga serentak dilaksanakan di semua sekolah SPM dan SD se-Kabupaten Padang Lawas Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

SDN 14 Bilbar adakan MPLS terhadap 20 Siswa – siswi Baru untuk Kelas 1 Tahun ajaran 2026

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Hari pertama masuk Sekolah Kepala Sekolah Ripi Salim S.Pd dan Guru -guru mengadakan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) terhadap Siswa – siswi kelas Satu Jurnalis Bersuara Rakyat Online melakukan melakukan kunjungan kerja ke sekolah dasar 14 Bilah barat terlihat ibu – ibu orang tua siswa baru sedang menunggu anak-anak nya Pulang dari sekolah begitu juga Kepala sekolah dasar Negri 12 Bilah barat bersama Guru – guru sedang Melakukan MPLS di Lingkungan Sekolah dan dalam ruangan (kelas) tepatnya pada hari Senin tanggal 13 Juli 2026 pukul 7.30wib di Halaman Sekolah. Jurnalis melakukan konfirmasi terhadap Kepala Sekolah Ripi salim S.Pd tentang pelaksanaan MPLS yang di laksakan Pada Hari pertama masuk Sekolah iya mengatankan bahwasa di laksanakan MPLS ini pada hari pertama masuk sekolah disebabkan , biar anak-anak kelas 1 kenal semua kepada Kakak kelasnya mulai dari kelas 2 sampai kelas 6 serta mengenal Wali kelas kelasnya masing – masing mulai dari kelas 1 Sampai kelas 6 Ungkap Ripi Salim S.Pd . Di tempat yang sama jurnalis meminta tanggapan Terhadap Orang tua murid kelas satu yang bernama Wildan , Siti Nurjannah serta ayah wildan Malino dengan Angkat bicara ,saya merasa bangga dan senang terhadap Bapak kepala sekolah dan Guru -guru yang ada di SD Negri 14 Bilah barat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara , karena anak saya mendapatkan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah . Oleh sebab itu anak saya bisa menerima Lingkungan Sekolah dan berteman terhadap kawan – kawannya yang ada di Sekolah ini serta kawannya satu kelas Pungkasnya.   Penulis: *** ( DR.Rangkuti) ***

Read More