Forkopimda Karo Gelar Ziarah Makam Pahlawan dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ke-79.

Karo,BersuaRakyat.Online Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karo ke-79, jajaran Pemerintah Kabupaten Karo menggelar upacara ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada Sabtu(08/03/2025) pukul 13.30 WIB. Upacara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karo, termasuk Bupati Karo Antonius Ginting, Ketua DPRD Karo Iriani br Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M. Tr. Opsla, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Ahmad Afryan Rangkuti, serta Kajari Karo Darwis Burhansyah, S.H., M.H. Kegiatan ziarah ini turut diikuti oleh personel gabungan TNI-Polri serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Karo. Dalam suasana khidmat, Forkopimda Karo bersama sama melakukan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah berkorban demi bangsa dan negara. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M. Tr. Opsla menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan serta pembangunan daerah. “Sebagai generasi penerus, kita harus terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Karo agar semakin maju,” ujar Kapolres. Selain ziarah, dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ke-79, Forkopimda Karo juga menyerahkan bantuan sembako dari Kementerian Sosial RI kepada para lanjut usia (lansia) yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warga Karo. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ke-79 ini menjadi momen penting untuk mengenang sejarah, menghormati para pahlawan, serta mempererat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih baik.

Read More

Bupati Karo dan Wakil Bupati Karo Dampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-79 Kabupaten Karo Tahun 2025.

Karo,BersuaRakyat.Online Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP. OG, M.Kes dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P.,dampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya B.Sc hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-79 Kabupaten Karo tahun 2025 yang bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Karo, Jln. Veteran No.14 Telp. 20450- 20354 Kabanjahe. Sabtu, (08/03/2025) Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo Ke 79 tahun 2025 kali ini, mengambil tema “Kabupaten Karo Beriman, Berbudaya, Unggul, Modern, dan Sejahtera”. Tema ini merupakan harapan dan keinginan bersama dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Karo. Suku Karo memiliki warisan dan budaya yang kaya dan unik , tercermin dalam sejarah, tradisi, rumah adat, makanan dan pakaian adat yang ada. “Marilah kita bersama sama berupaya untuk meningkatkan kemajuan dan daya saing daerah kita mensukseskan program yang telah kita buat dan rencanakan seperti pemberdayaan UKM di Kabupaten Karo, melaksanakan pembangunan pariwisata secara terintegrasi, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, penurunan angka stunting, peningkatan mutu pendidikan, melakukan inovasi di daerah, pemberdayaan pertanian berkelanjutan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan fasilitas publik lainnya untuk kesejahteraan masyarakat” Ucap Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan dalam menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara rapat Paripurna. “Melalui rangkaian acara di Hari Jadi Karo tahun 2025 ini saya berharap kepada masyarakat Karo untuk memiliki rasa cinta dan bangga akan warisan budaya serta produk lokal yang kita miliki,guna mewujudkan masyarakat Karo sejahtera” Tambah Bupati Karo Dilanjutkan dengan Sambutan dari Wakil Gubernur Sumut yang sangat mengapresiasi tema yang diusung pada peringatan Hari Jadi Karo ke 79 yang mencerminkan komitmen Kabupaten Karo untuk terus bertumbuh dengan nilai nilai religiusitas, menjaga budaya luhur, meningkatkan daya saing, beradaptasi dengan modernisasi, serta menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan. Turut hadir dalam Rapat ini, jajaran Forkopimda Karo, Para Kepala Daerah yang bertetangga dengan Kabupaten Karo atau yang mewakili, Para Kepala OPD, Para anggota DPRD Kabupaten Karo, Para Camat se-Kabupaten Karo.

Read More

AMBIL KEBERKAHAN RAMADHAN, PAC IPK PANAI HULU AKTIF SANTUNI ANAK YATIM HINGGA BERBAGI TAKJIL.

LabuhanBatu,BersuaRakyat.Online Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) kecamatan Panai Hulu gelar buka puasa bersama serta santuni anak yatim dan berbagi takjil di kantor sekretariat PAC IPK Panai Hulu, Jl Ajamu, kecamatan Panai Hulu, Labuhanbatu, Sabtu (8/3/2025). Ketua PAC IPK Panai Hulu, Julianto atau sering disapa Anto Mentari turun langsung bersama kader IPK Panai hulu untuk melaksanakan kegiatan sosial yang sudah di rencanakan “Kami bersyukur bisa mengadakan kegiatan ini, Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi dan mempererat kebersamaan, terutama dengan anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kita semua” ucap Julianto. Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh anggota PAC IPK Panai Hulu dan masyarakat sekitar. Selain sebagai ajang berbagi, acara ini juga mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan kader PAC IPK Panai Hulu. Sekretaris Umum PAC IPK Panai Hulu, Hasanul Habibi Harahap, SP menyampaikan bahwasanya kegiatan sosial sudah aktif dilakukan dari awal Ramadhan tahun 2025 ini “Kami PAC IPK Panai Hulu sejak awal masuk bulan suci Ramadhan tahun ini, kami sudah aktif melakukan kegiatan -kegiatan sosial yang bisa menambah amalan puasa seperti kegiatan berbagi” ujar Habibi selaku sekretaris Umum PAC IPK Panai Hulu. Suasana penuh kehangatan terasa sepanjang acara, yang diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Seluruh anggota PAC IPK Panai Hulu berharap kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. #Red

Read More

PLT Kadis Sosial Aceh Timur Lakukan Kunjungan Kerja ke Gajah Mentah

BersuaRakyat.Online Aceh Timur, 7 Maret 2025 – Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Aceh Timur, Sulaiman, didampingi oleh Wakil Kadis Sosial, Zulkifli, serta beberapa tokoh masyarakat, melakukan kunjungan kerja ke Desa Gajah Mentah, Kecamatan Sungairaya. Kunjungan ini bertujuan untuk mempersiapkan penetapan Gampong KAT (Keluarga Masyarakat Terpencil) di desa tersebut. Menurut Sulaiman, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Sosial Republik Indonesia guna memastikan bahwa masyarakat di daerah terpencil mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Dalam pertemuan yang berlangsung, PLT Kadis Sosial Aceh Timur dan rombongan mengadakan musyawarah dengan Kepala Desa serta tokoh masyarakat setempat. Musyawarah ini bertujuan untuk memastikan bahwa penetapan Gampong KAT dapat dilakukan secara transparan dan sesuai dengan kebutuhan warga. “Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Gajah Mentah. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh masyarakat dalam proses ini sangat penting agar program berjalan dengan baik,” ujar Sulaiman. Kunjungan kerja ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Aceh Timur terhadap kesejahteraan warganya. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat di Gajah Mentah bisa mendapatkan akses yang lebih baik terhadap bantuan sosial dan fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Read More

KEPALA DESA BLANG MAJRON DIDUGA GELAPKAN DANA BLT, BENDARA DESA GERAM: “TANDA TANGAN SAYA DIPALSU.

        Aceh Utara – bersuarakyat.online Sabtu 8 maret 2025 Dugaan skandal korupsi mencuat di Gampong Blang Majron, Aceh Utara. Muhammadsyah, Kepala Desa Blang Majron, dituding telah memalsukan tanda tangan bendahara desa,( Afiah ) demi menggelapkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2024.   Afiah, yang menjabat sebagai bendahara desa, mengungkapkan kemarahannya setelah mengetahui namanya dicatut tanpa sepengetahuannya dalam pencairan dana desa. Ia hanya digunakan sebagai formalitas saat menarik uang desa dan diberi imbalan Rp200 ribu, sementara seluruh dana desa langsung diambil alih oleh kepala desa tanpa transparansi.     Saya tidak tahu ke mana uang desa dibawa setelah dicairkan. Saya hanya disuruh tarik uang, setelah itu semua diambil kepala desa Muhammadsyah. Saya tidak pernah diberitahu penggunaannya, tapi tanda tangan saya dipalsukan untuk kepentingan pribadi kepala desa,” tegas Afiah dengan nada geram.     Bahkan, dalam salah satu kejadian, Afiah terpaksa berutang hanya untuk membeli materai dan kwitansi guna mencairkan dana desa. Namun ironisnya, ketika ia menggunakan Rp100 ribu dari dana desa untuk melunasi utang tersebut—yang juga demi kepentingan administrasi desa—ia justru dimaki-maki oleh kepala desa.     PENYALAHGUNAAN DANA DESA TERJADI BERULANG KALI   Afiah juga mengungkap bahwa ini bukan pertama kalinya pemalsuan tanda tangan terjadi. Dugaan penyalahgunaan dana desa oleh Kepala Desa Muhammadsyah telah berlangsung lama, termasuk dalam pengelolaan BLT yang seharusnya menjadi hak masyarakat miskin.     BLT yang seharusnya untuk rakyat, malah dimakan sendiri oleh kepala desa. Tandatangan masyarakat juga dipalsukan. Ini bukan lagi masalah kecil, ini kejahatan!” tegas Afiah.     Kasus ini mencerminkan maraknya praktik korupsi di tingkat desa yang merugikan rakyat kecil. Afiah meminta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh Kepala Desa Blang Majron.     Saya tidak akan tinggal diam. Saya akan laporkan ini ke polisi, inspektorat, dan siapapun yang bisa menegakkan keadilan!” tegasnya.     Masyarakat Blang Majron pun mulai resah dengan ulah kepala desa yang diduga memperkaya diri sendiri dari uang rakyat. Warga berharap pihak kepolisian dan kejaksaan segera bertindak agar hukum ditegakkan seadil-adilnya.     Korupsi di desa bukan hanya mencuri uang, tapi juga mencuri harapan rakyat. Jangan biarkan pejabat desa yang rakus merampas hak masyarakat kecil,; Hsb

Read More

Ketua DPD APPI Aceh Utara Ancam Laporkan Kepala Desa Blang Majron ke Polisi: “Jangan Seret Nama Keluarga Saya yang Sudah Meninggal!.

Bersuarakyat.online – Aceh Utara         Aceh Utara sabtu 8 maret 2025 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad mengecam keras tindakan Kepala Desa Blang Majron yang diduga memalsukan tanda tangan orang yang sudah meninggal untuk kepentingan tertentu.   Muhammad mengaku geram karena nama adik dari ibunya yang sudah almarhum masih dibawa-bawa dalam urusan pemerintahan desa. Ia menegaskan bahwa tindakan ini tidak bisa dibiarkan dan akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan.     Saya tidak terima! Nama almarhum keluarga saya dipakai seenaknya oleh kepala desa. Apa urusannya dia menyeret-nyeret orang yang sudah meninggal? Ini sudah keterlaluan!” tegas Muhammad.     Lebih lanjut, Muhammad juga menuding Kepala Desa Blang Majron telah mencurangi hak masyarakat dengan tindakan ilegalnya.     Ini bukan hanya satu kasus. Ada banyak nama orang yang sudah meninggal yang dipalsukan tandatangannya oleh kepala desa. Ini jelas pelanggaran hukum! Saya harap Polres Lhokseumawe segera bertindak tegas,” katanya.     Muhammad menegaskan, jika aparat penegak hukum tidak merespons kasus ini dengan serius, ia akan mengambil langkah lebih besar.     Kalau kasus ini dibiarkan, berarti ada sesuatu yang disembunyikan. Saya pastikan masalah ini tidak akan berhenti di sini. Jika tidak ada tindakan, kami siap membawa masalah ini ke tingkat yang lebih tinggi!” pungkasnya dengan nada penuh amarah.     Kasus dugaan pemalsuan dokumen oleh kepala desa ini kini menjadi sorotan di Aceh Utara. Masyarakat setempat berharap aparat kepolisian segera mengusut dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bersalah.     Bukan satu Orang yang pernah menjabat sebagai kepala desa di blang majron tapih ini yang paling parah dibanding kepala desa yang sudah pernah menjabat, Parahnya kepala desa yang kini masih menjabat sekarang Muhammadsyah yang tidak ada hati nurani kepada orang yang sudah meninggal dunia tapi masih di bawa bawa nama Orang yang sudah meninggal dunia demi keuntungan pribadi. Hsb

Read More