Forum Diskusi Kecamatan Idi Rayeuk: Sinergi Pers dan Kepala Desa untuk Kemajuan dan Transparansi

    Aceh Timur, bersuarakyat.online 21 Maret 2025 – Dalam upaya memperkuat pembangunan desa yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing, DPK APDESI Kecamatan Idi Rayeuk menggelar Forum Diskusi yang mempertemukan berbagai elemen penting, mulai dari aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga insan pers.   Bertempat di salah satu kafe dan resto di Kecamatan Idi Rayeuk, acara ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wujud kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim serta buka puasa bersama.   Kolaborasi untuk Desa yang Lebih Baik   Dengan mengusung tema “Pers Aceh Timur Bersama Kepala Desa Membangun Desa Transparan untuk Kemajuan Desa,” forum ini bertujuan untuk: ✔️ Mendorong keterbukaan informasi dalam pengelolaan desa ✔️ Meningkatkan sinergi antara pemerintah desa dan media untuk memastikan transparansi ✔️ Mengawasi program pembangunan desa agar berjalan sesuai aturan   Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, antara lain: ✅ Kapolres Aceh Timur, AKBP Nova Suryandaru, S.I.K. (diwakili oleh Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat) ✅ Kapolsek Idi Rayeuk, AKP Teuku Syahril, S.E. ✅ Camat Idi Rayeuk, Hasby, S.E., M.M. ✅ Danramil 05/Idi Rayeuk, Kapten Arh Nana Sutiana ✅ Ketua APDESI Kabupaten Aceh Timur, Syamsuar, S.E. ✅ Ketua APDESI Kecamatan Idi Rayeuk, Muhammad Adam, S.H. ✅ Sekcam Idi Rayeuk, A. Yudi, S.H. ✅ Ketua AWAI, Dedi Saputra, S.H. ✅ 35 Kepala Desa dari seluruh Kecamatan Idi Rayeuk ✅ Rekan-rekan jurnalis dari berbagai media ✅ 10 anak yatim penerima santunan   Peran Pers dalam Transparansi Desa   Acara dimulai pukul 17.00 WIB, dipandu oleh MC Heny Permata Sari, Sekretaris DPK APDESI Idi Rayeuk, dan dimoderatori oleh Ketua JWI Aceh Timur, Hendrika Saputra.   Sebagai narasumber utama, Kasmidi Panjaitan, S.IP., menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas desa. Dengan informasi yang objektif dan edukatif, masyarakat bisa turut mengawasi pembangunan di wilayahnya.   Senada dengan itu, Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat menekankan bahwa pengawasan terhadap pengelolaan dana desa harus diperketat agar tidak ada penyalahgunaan.   Ketua DPK APDESI Idi Rayeuk, Muhammad Adam, S.H., juga menegaskan bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan nasional. Oleh karena itu, keterbukaan informasi sangat diperlukan agar desa bisa semakin maju dan mandiri.   Ketua APDESI Kabupaten Aceh Timur, Syamsuar, S.E., menambahkan bahwa dari 513 desa di Aceh Timur, 35 di antaranya berada di Kecamatan Idi Rayeuk. Dengan jumlah yang cukup besar, peran media sangat dibutuhkan agar seluruh informasi pembangunan desa tersampaikan dengan baik.   Santunan Anak Yatim dan Kebersamaan dalam Buka Puasa   Sebagai wujud kepedulian sosial, sepuluh anak yatim menerima santunan dalam acara ini. Momen ini menjadi pengingat bahwa transparansi dan pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan sosial.   Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama, mempererat hubungan antara kepala desa, aparat keamanan, dan insan pers yang selama ini berperan dalam mengawal pembangunan desa.   Membangun Aceh Timur dari Desa   Forum ini diharapkan menjadi awal dari komitmen berkelanjutan untuk menciptakan desa-desa yang lebih transparan, akuntabel, dan maju. Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah desa dan media, Aceh Timur dapat berkembang menjadi daerah yang lebih adil dan sejahtera.   “Mari bangun Indonesia melalui desa.” – Muhammad Adam, S.H., Ketua DPK APDESI Idi Rayeuk. hsb

Read More

Sahabat Yatim Darul Aman Galang Sumbangan untuk Anak Yatim Menjelang Lebaran

    Aceh Timur, bersuarakyat.online 21 Maret 2025 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Sahabat Yatim Darul Aman kembali menggelar aksi sosial dengan menggalang sumbangan untuk anak yatim di wilayah Darul Aman. Program tahunan yang sudah memasuki tahun kelima ini bertujuan membantu anak yatim merasakan kebahagiaan di hari kemenangan, seperti anak-anak lainnya.   Dalam inisiatif ini, masyarakat diajak untuk berdonasi dalam bentuk uang maupun barang yang nantinya akan disalurkan langsung kepada anak-anak yatim yang membutuhkan. Bantuan dapat dikirimkan melalui rekening Bank BSI No. 7230470663 atas nama Sahabat Yatim Darul Aman. Bukti pengiriman bisa dikonfirmasi melalui WhatsApp di nomor berikut:   📞 0813-2278-9478 📞 0853-7204-9411 📞 0852-0768-6735   Harapan untuk Masa Depan: Tidak Hanya untuk Anak Yatim, tetapi Juga Anak Piyatu dan Fakir Miskin   Tahun ini, Sahabat Yatim Darul Aman juga berharap program ini terus berjalan setidaknya dua tahun ke depan. Bahkan, mereka berencana memperluas cakupan bantuan tidak hanya untuk anak yatim, tetapi juga anak piyatu serta fakir miskin yang hidup dalam keterbatasan.   “Masih banyak adik-adik kita yang belum merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya. InsyaAllah, dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan senyum bagi mereka di hari yang suci ini,” ujar perwakilan Sahabat Yatim Darul Aman.   Bagi yang ingin berkontribusi, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini! Hsb

Read More

Polsek Panai Hilir Diserbu Warga, Desak Tangkap Bandar Narkoba

        Bersuarakyat.online | Labuhanbatu Ratusan warga menyerbu kantor Polsek Panai Hilir, Polres Labuhanbatu. Massa meminta agar Polisi menangkap bandar narkoba jenis sabu-sabu yang disebut-sebut bernama Iwan alias Balwan warga Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (21/3/2025).   Di halaman Mapolsek Panai Hilir, sejumlah massa tersulut amarah pasca penggerebekan yang terjadi pada Kamis (20/3/2025), terhadap dua warga yang dinilai penuh kejanggalan.   Massa mendesak Polisi untuk melepas dua warga bernama Ilham dan Ihza yang diduga pelaku narkotika. Yang ditangkap diduga tanpa miliki barang bukti.   Menurut salah seorang warga yang ikut dalam aksi, Ilham dan Ihza disebut sebagai tumbal bandar narkoba.   “Mereka (Ilham dan Ihza) itu tumbal bang,” papar warga.   Sebelumnya, kedua warga Kecamatan Panai Tengah itu digeledah personil Polsek Panai Hilir di seputaran Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan Mesjid Annur Sei Berombang.   Waktu digeledah, personil Polsek Panai Hilir tidak menemukan barang bukti terhadap keduanya.   Namun, selang beberapa jam usai penggerebekan, oleh petugas, barang bukti ditemukan di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) . Hal itu yang menimbulkan amarah warga.   “Kurang lebih selama dua jam melakukan pencarian barang bukti, mereka tidak menemukan barang buktinya. Akan tetapi, tiba-tiba saja Polisi menemukan barang bukti di TKP. Kami heran dari mana barang bukti itu,” ungkap warga lain yang enggan namanya ditulis.   Akibatnya, situasi massa semakin ramai dan tegang lantaran menilai barang bukti yang ditemukan petugas bukanlah milik Ilham dan Ihza   “BB (barang bukti) tempel itu bang,” sebut warga.   Kata warga, barang bukti tersebut diduga didatangkan melalui tangan seorang pria inisial Ris. Menurut saksi mata di TKP penggerebekan, Ris terciduk menjatuhkan bungkusan kecil.   Diketahui, sosok Ris adalah anak buah yang juga merupakan keponakan terduga bandar narkoba bernama Balwan. Ia disebut-sebut kerap melakukan transaksi sabu di kawasan penduduk Panai Hilir.   Sejumlah saksi melihat barang bukti yang ditemukan Polisi bukan milik Ilham dan Ihza melainkan milik Ris. Tujuannya agar Ilham dan Ihza dapat diboyong ke Mapolsek Panai Hilir.   Masih kata warga, saat barang bukti ditemukan, Polisi perintahkan keduanya untuk pegang barang bukti. Namun, Ilham dan Ihza menolak, sambil menyebut barang tersebut bukan miliknya.   Dengan melakukan perlawanan, kedua pria tersebut diboyong paksa ke Mapolsek Panai Hilir menggunakan mobil patroli.   Kapolsek Panai Hilir, AKP Rustam E Silaban saat dikonfirmasi hingga berita ini dikirim ke Redaksi belum bersedia memberikan tanggapan. Red

Read More

H.Obon Giat Melaksanakan Rangkaian Syafari Ramadhan 1446 H Di Desa Hutaibaru Kec, Halonganan. 

    H. Reski Basyah Harahap. S.STP.,MSi yang disebut nama panggilan (H.Obon) sebagai Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) giat melaksanakan kan rangkaian Syafari Ramadhan 1446 H dan mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di warga, Kecamatan Halongonan untuk bersama-sama bergandeng tangan dalam keperdulian membangun Kabupaten Padang Lawas Utara demi mewujudkan program pemerintah Pembangunan Berkelanjutan. ⁣ Dalam hal ini, Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H. Reski Basyah Harahap, menyampakan ketika melaksanakan rangkaian Syafari Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara di Masjid Nurul Iman, desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Pada : Jumat 21/03/2025 ⁣ Hadir dalam acara, Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, Wakil Ketua II DPRD Jonner Partaonan Harahap, Anggota DPRD Khoirul Harahap, Sekretaris Daerah Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM., Para Asisten Setdakab Padang Lawas Utara, Ketua FKUB, Baznas Padang Lawas Utara, Para Pimpinan OPD, Camat Halongonan, Polri – TNI, Para Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat Kecamatan Halongonan. ⁣ Bupati Padang Lawas Utara mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan Pilkada serentak 2024 lalu.⁣ ⁣ Terima Kasih karena telah mempercayakan kami untuk melanjutkan pembangunan di Bumi Balakka, mari bersama kita bergandeng tangan dan bersatu padu dalam Keberlanjutan Pembangunan di Kabupaten Padang Lawas Utara, karena kunci utama dalam pembangunan yakni semangat kebersamaan, Ucap Beliau H.Reski Basyah Dalam kegiatan rangkaian syafari Ramadhan 1446 H yang terlaksanah di desa hutaibaru, Kecamatan Halonhonan. ⁣ Bupati Padang Lawas Utara mengajak untuk selalu merawat kebersamaan dengan baik dan saling mendukung melalui kolaborasi dan sinergi dalam membangun Kabupaten Padang Lawas Utara dengan visi dan misi dengan program pemetintah dapat mewujudkan pembangunan berkelanjuta dengan harapan kita bersama daerah yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat.⁣ ⁣ Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap menyalurkan sejumlah bantuan, diantaranya :⁣   1). Berupa bantuan yang diberikan, 5 Gulung Ambal Sajadah Untuk Keperluan di Masjid Nurul Iman Desa Hutaimbaru Kecamatan Halongonan.   2). Berupa Bantuan Program Pemerintah yang berperantaraan Baznas Paluta Peduli (Bantuan Masyarakat Miskin) sebesar Rp 500 ribu kepada 25 orang masyarakat penerima, yang bersumber dari Zakat ASN Pemkab Paluta yang dikelola oleh Baznas Kab Paluta.⁣ ⁣ Pungkas Bupati Paluta H.Obon, semoga bantuan ini dapat bermamfaat bagi masyarakat penerima bantuan ini, begitu juga dengan masyarakat sangat desa hutaimbaru sangat bersyukur dan berterima kasih atas sebesar-besar nya.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Anak Piyatu Terpinggirkan: Pemerhati Sosial Desak Pemerintah dan Dermawan untuk Peduli.

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Jumat 21 Maret 2025. Nasib anak piyatu (anak yang kehilangan ibu) seringkali luput dari perhatian, berbeda dengan anak yatim yang lebih banyak mendapat santunan dan bantuan sosial. Fenomena ini dikritik oleh pemerhati sosial dan aktivis hak asasi manusia, Razali alias Nyakli Maop, yang menyoroti ketidakadilan dalam penyaluran bantuan bagi anak-anak yang kehilangan ibunya. Saat ditemui media di Kecamatan Darul Aman pada Kamis sore, Razali menegaskan bahwa anak piyatu juga memiliki hak yang sama dalam Undang-Undang negara untuk mendapatkan bantuan dan perhatian. Namun kenyataannya, banyak dari mereka yang hidup dalam kondisi yang lebih sulit karena kehilangan figur ibu sebagai pengasuh utama. “Di Aceh Timur saja, ada lebih dari seratus anak piyatu yang seharusnya mendapatkan perhatian. Tapi realitanya, mereka terabaikan. Bantuan sering hanya mengalir untuk anak yatim, sementara anak piyatu seperti tidak dianggap,” ujar Razali dengan nada kecewa. Lutfi: Potret Pilu Anak Piyatu yang Terlupakan Salah satu kisah yang mencerminkan ketidakadilan ini adalah Lutfi, seorang bocah yang kehilangan ibunya dan kini diasuh oleh neneknya yang sudah renta. Sejak sang ibu meninggal, ayah Lutfi menghilang entah ke mana, meninggalkan anaknya tanpa kejelasan. Namun, meskipun hidup dalam keterbatasan, Lutfi tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah desa maupun kecamatan. “Sekolah saja tidak ada yang peduli. Siapa yang memperhatikan masa depan mereka? Neneknya pun hidup dalam serba kekurangan,” ucap Razali dengan nada geram. Menurutnya, kondisi seperti ini bukan hanya dialami oleh Lutfi, tapi oleh banyak anak piyatu lainnya yang terpaksa bertahan hidup tanpa bimbingan orang tua dan tanpa dukungan yang cukup dari masyarakat maupun pemerintah. Desakan untuk DPRK dan Dermawan Razali mendesak pemerintah, para dermawan, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan anak piyatu. Ia menegaskan bahwa anak-anak ini berhak mendapatkan bantuan dan pendidikan yang layak, agar mereka tidak semakin terpuruk dalam kemiskinan dan keterasingan. “Anak piyatu juga bagian dari generasi penerus. Kita harus memastikan bahwa mereka tidak hanya dipandang sebelah mata. Jika memungkinkan, berikan mereka bantuan yang layak,” tutur pria yang akrab disapa Nyakli Maop. Fenomena ini menjadi tamparan bagi pihak-pihak yang selama ini lebih mengutamakan anak yatim dalam program bantuan sosial, sementara anak piyatu harus berjuang sendiri tanpa ada jaminan kehidupan yang layak. Kini, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya sekadar mendengar, tapi juga bertindak. Akan kah ada perubahan, atau anak-anak piyatu akan terus hidup dalam bayang-bayang ketidakpedulian?

Read More

Nestapa di Lingkar Tambang: Kisah Pilu Nyak Dah dan Keluarganya

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online 20 Maret 2025 Di sudut terpencil Dusun CV7, Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, berdiri sebuah rumah yang nyaris roboh. Rumah berdinding kayu lapuk, beratapkan seng tua yang bolong-bolong, dan berlantaikan tanah. Rumah yang tak layak huni itu menjadi satu-satunya tempat berteduh bagi Nyak Dah (42), seorang janda malang yang berjuang seorang diri demi dua anaknya, Muhammad Ilham (16) dan Muhammad Ikram (13), serta adiknya yang cacat, Amiruddin (35). Nyak Dah kehilangan suaminya beberapa tahun lalu, meninggalkan beban berat yang harus ia pikul sendiri. Sejak saat itu, hidupnya berubah menjadi perjuangan tanpa henti. Setiap hari, ia bangun sebelum matahari terbit, menyiapkan apa yang ada untuk anak-anaknya, lalu berangkat mencari nafkah sebagai penderes getah karet. Tapi, upahnya jauh dari cukup. Uang yang ia dapat hanya sekadar untuk membeli beras, garam, dan sedikit lauk sekadarnya. Rumahnya tetap lapuk, bocor setiap hujan turun, dan dingin menusuk saat angin malam berembus. Di dalam rumah kecil itu, Ilham dan Ikram sering terpaksa belajar di bawah temaram lampu minyak karena mereka tak mampu membayar listrik dengan lancar. Ilham, yang seharusnya menikmati masa remajanya dengan penuh semangat, kini lebih banyak termenung. Ia ingin membantu ibunya, tapi ia masih terlalu muda. Sementara Ikram, adik bungsunya, hanya bisa diam saat melihat ibunya menangis dalam gelap, menahan keluh yang tak berujung. Yang lebih menyayat hati, di sudut rumah yang hampir roboh itu, Amiruddin duduk dalam diam. Sejak kecil, ia mengalami cacat yang membuatnya tak bisa bekerja. Ia hanya bisa menatap kakaknya, Nyak Dah, yang setiap hari berjuang mati-matian untuk mereka semua. Kadang, ia merasa bersalah, tapi apalah daya? Di lingkar tambang Medco E&P Malaka, hanya sekitar 6-8 kilometer dari rumah mereka, kemewahan industri berdiri megah. Namun, di balik kejayaan itu, ada keluarga yang hidup dalam nestapa, tanpa uluran tangan, tanpa harapan yang nyata. “Aku ingin anak-anakku punya rumah yang layak, agar mereka tidak lagi tidur dalam ketakutan kalau rumah ini rubuh. Aku tidak meminta banyak, hanya tempat berteduh yang lebih baik untuk mereka,” lirih Nyak Dah, sambil menyeka air mata yang jatuh di pipinya yang mulai keriput karena lelah. Hatinya semakin pedih saat melihat anak-anaknya tidur berdesakan di atas tikar lusuh yang sudah robek. Tak ada kasur empuk, tak ada selimut hangat. Hanya doa yang ia panjatkan setiap malam, berharap ada tangan baik yang bersedia mengulurkan bantuan. Kini, harapan Nyak Dah tertuju pada pemerintah daerah dan perusahaan Medco E&P Malaka. Ia tak meminta kemewahan, hanya secuil kepedulian agar anak-anaknya tidak lagi hidup dalam ketakutan akan atap yang roboh atau dinding yang runtuh. “Mungkin hari ini kami masih bisa bertahan. Tapi sampai kapan? Aku hanya ingin anak-anakku punya tempat tinggal yang lebih layak. Itu saja,” katanya, dengan suara bergetar menahan pilu. Sebuah rumah di ujung desa, di lingkar tambang yang kaya, menyimpan kisah getir seorang ibu yang berjuang di batas harapan. Akankah ada yang mendengar tangisannya?

Read More

BUPATI KARO PERINTAHKAN Plt.KEPALA DINAS KESEHATAN, DIREKTUR RSUD KABANJAHE, DAN SELURUH KEPALA PUSKESMAS UNTUK OPTIMALKAN LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT AGAR LEBIH BERKUALITAS

  Bersuarakyat.online – Karo Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG, M.Kes memberi perintah kepada Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Kabanjahe, serta 19 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo untuk terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Karo.   Bupati Karo menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan fasilitas, ketersediaan tenaga medis, serta pelayanan yang lebih cepat dan efisien. Dengan optimalisasi ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih baik, baik di tingkat rumah sakit maupun puskesmas. “Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Saya meminta seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Karo untuk terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujar Bupati Karo.   Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk mendukung upaya peningkatan layanan kesehatan yang berkualitas melalui berbagai kebijakan dan koordinasi lintas sektor. Diharapkan dengan langkah ini, kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Karo semakin meningkat, sehingga mereka lebih aktif dalam memanfaatkan layanan yang tersedia.

Read More

H.Reski Basyah Mengajak Masyarakat Bergandeng Tangan Membangun Kab Paluta.

Paluta – bersuarakyat.online   H.Reski Basyah Harahap. S.STP.,MSi sebagai Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya, di Kecamatan Batang Onang untuk bersama-sama bergandeng tangan dalam membangun Kabupaten Padang Lawas Utara demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk lebih baik dan maju kedepan nya. ⁣ Seperti Hal di atas, yang disampaikan oleh Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H.Obon, ketika melaksanakan Safari Ramadan 1446 H Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara di Masjid Jami Al Abror, desa Pasar Matanggor, Kecamatan Batang Onang, Pada : Kamis 20/03/2025. ⁣ Hadir dalam acara, Anggota DPRD Padang Lawas Utara Hasran Harahap dan Gusman Efendi Siregar, Para Asisten Setdakab Padang Lawas Utara, Ketua FKUB, Baznas Padang Lawas Utara, Para Pimpinan OPD, Camat Batang Onang, Polri – TNI, Para Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat Kecamatan Batang Onang.⁣ ⁣ Bupati Padang Lawas Utara mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan Pilkada serentak 2024 lalu.⁣ ⁣ Terima Kasih karena telah mempercayakan kami untuk melanjutkan pembangunan di Bumi Balakka, mari bersama kita bergandeng tangan dan bersatu padu dalam Keberlanjutan Pembangunan di Kabupaten Padang Lawas Utara, karena kunci utama dalam pembangunan yakni semangat kebersamaan, kata Beliau.⁣ ⁣ Bupati Padang Lawas Utara mengajak untuk selalu merawat kebersamaan dengan baik dan saling mendukung melalui kolaborasi dan sinergi dalam membangun Kabupaten Padang Lawas Utara menjadi daerah yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat.⁣ ⁣ Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap menyalurkan sejumlah bantuan, diantaranya :⁣ ⁣ 1). Berupa bantuan yang diberikan 5 Gulung Ambal Sajadah, Untuk Masjid Jami Al Abror⁣ ⁣ 2).Berupa Bantuan Program Paluta Peduli Kepada Masyarakat (Bantuan Masyarakat Miskin) sebesar Rp 500 ribu kepada 25 orang penerima yang bersumber dari Zakat ASN Pemkab Paluta yang dikelola oleh Baznas Paluta untuk penyaluran nya.   Harahap Kuro-Kuro. ⁣

Read More

Bupati ikuti Ibadah bersama jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Karo,BersuaRakyat.Online Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menghadiri Ibadah Oikumene yang digelar di Aula Kantor Bupati Karo, pada Jumat (21/03/2025). Ibadah yang rutin dilaksanakan dua kali dalam sebulan ini menjadi wadah bagi aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperkuat keimanan serta kebersamaan dalam menjalankan tugas. Bupati Karo menegaskan bahwa kegiatan ibadah ini sejalan dengan visi kepemimpinannya untuk mewujudkan Karo Beriman. Bupati berharap ibadah ini dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan dan meningkatkan keimanan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja maupun dalam bermasyarakat.

Read More

Istri Bupati dan Wabup Tebar Asa Ditengah Duka Kebakaran Di Simpang Ulim

    Simpang Ulim — bersuarakyat.online Asap masih mengepul tipis dari sisa-sisa rumah yang kini hanya berupa arang dan puing. Bau kayu terbakar masih menyengat meskipun kebakaran itu telah terjadi sepekan yang lalu.   Warga yang kehilangan tempat tinggalnya duduk selonjor di tikar lusuh, menatap kosong ke arah rumah yang dulu mereka bangun dengan keringat dan doa.   Suasana di lokasi kebakaran masih menyisakan kepedihan. Puing-puing rumah yang hangus terbakar menjadi saksi bisu musibah yang menimpa Khaidir (55), Ratna Dewi (45), Syarbaini (48), Nurhayati (32) dan Sarsamita (40), semua mereka Warga Gampong Blang Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur.   Di tengah situasi sulit ini, sebuah harapan datang. Istri Bupati Aceh Timur Ny.Lismawani Iskandar Al-Farlaky S.Pd.,M.Ag dan istri wakil Bupati Aceh Timur Ny.Erni Handayani T.Zainal S.Keb, turun langsung melihat kondisi pasca kebakaran serta menyerahkan bantuan bagi para korban.   Rombongan istri Bupati dan wakil Bupati disambut sederhana oleh korban musibah kebakaran disebuah teratak tenda yang tidak jauh dari bekas kediaman mereka yang dilahap jago Merah pada Jum’at lalu.   Rombongan disana juga disambut Camat simpang ulim serta beberapa jajarannya yang terlihat standby. Hadir juga dalam kesempatan itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur M.Ihsan Ahyar, S.STP, M.AP.   Dihadapan korban musibah,Ny.Lismawani Iskandar Al-Farlaky S.Pd.,M.Ag meminta bersabar atas musibah yang telah terjadi. Ia juga sangat prihatin atas apa yang telah terjadi.   “Saya sangat prihatin dengan musibah ini. Semoga ibuk- ibuk yang mengalami musibah bersabar dengan tidak berkecil hati. Karena semua inilah adalah titipan. Yang terpenting ibuk harus tetap semangat,” kata Lismawani.   Istri Bupati tak hanya datang untuk menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan dasar. Ia mendengarkan, memeluk, dan menguatkan. Di tengah kondisi yang penuh keputusasaan, kehadiran seseorang yang mau mendengar sudah seperti cahaya di ujung lorong gelap.   “ Jika apa yang diperlukan silahkan koordinasikan dengan Camat dan dinas terkait. Kami akan berusaha memastikan warga yang terdampak bisa bangkit lagi,” katanya.   Secara terpisah Camat M. Yusuf mengapresiasi kehadiran ibuk Bupati dan wakil Bupati Aceh Timur ditengah masyarakatnya yang sedang berduka.   “Ini merupakan wujud kepedulian dan semangat bagi kami dan masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga kehadiran ibu membantu meringankan keluarga yang terkena musibah,” kata M. Yusuf.   Dalam laporannya, Camat mengaku pemerintah Gampong dan pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah andil membantu korban pasca kebakaran.   “Bantuan tanggap darurat baik dari gampong dan kabupaten telah disalurkan. Dan Alhmdulilah hari peduli ibuk Bupati dan ibuk wakil Bupati menjadi ladang amal,” demikian tutup Camat M. Yusuf.   Sementara itu bantuan yang disalurkan oleh Ibu Bupati terhimpun dari Bantuan khusus Bupati Aceh Timur Iskandar Al- Farlaky dan wakil Bupati T. Zainal Abidin. Terlihat juga ada beberapa paket dari Ketua TP- PPK Aceh.   Bantuan sumbangan juga terkumpul dari IGTKI, HIMPAUDI dan Pokja Bunda PAUD kab. Aceh Timur. Sumbangan dari IGTKI & HIMPAUDI berupa uang berasal dri sumbangan/sedekah dri pengurus & para kepsek/guru TK/PAUD . Sementara Pokja bunda PAUD menyerahkan sembako brupa beras, telur dan gula. (Hsb

Read More