Kutbah Jumat oleh Ustaz/Abah Nurdin – Masjid Nurul Hidayah, Desa Sematang Arun, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur

Aceh timur,BersuaRakyat.Online Mencari Rezeki yang Halal dan Keutamaan Sedekah Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya dengan sikap yang baik, jujur, dan penuh keikhlasan. 1. Mencari Rezeki adalah Bagian dari Ibadah Julok Katib Masjid menekankan bahwa mencari rezeki bukan hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan duniawi, melainkan juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Rezeki yang halal akan membawa berkah dan memudahkan kita untuk melaksanakan ibadah lainnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mencari rezeki: Niatkan mencari rezeki sebagai ibadah kepada Allah. Jalankan usaha atau pekerjaan dengan jujur dan amanah. Hindari cara-cara yang haram atau tidak etis. Gunakan rezeki tersebut untuk meningkatkan ibadah dan berbagi kebaikan. 2. Keutamaan Sedekah dalam Kehidupan Sedekah bukan hanya sekadar memberi, tapi juga merupakan bentuk keimanan yang kuat dan wujud syukur kepada Allah SWT. Ada banyak manfaat dari sedekah, di antaranya: Menghindarkan dari bala dan musibah. Membawa keberkahan dalam hidup, baik materi maupun non-materi. Meningkatkan keimanan dan kesadaran spiritual. Memudahkan proses sakaratul maut dan meraih husnul khatimah. 3. Istighfar sebagai Penjernih Jiwa Istighfar adalah jalan untuk membersihkan hati dari dosa-dosa. Ia menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperoleh petunjuk-Nya, dan menjalani hidup dengan lebih tenang serta sabar. Manfaat dari istighfar: Mendekatkan diri kepada Allah. Membersihkan hati dan jiwa. Meningkatkan kesadaran spiritual. Membantu menghadapi tantangan hidup. 4. Allah Maha Mengetahui dan Maha Memberi Rezeki Percayalah bahwa Allah mengetahui setiap kebutuhan hamba-Nya. Kita tidak perlu berlebihan dalam mengejar dunia, karena Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki. Dengan keyakinan ini, kita akan lebih tenang dan fokus pada usaha yang baik serta doa yang tulus. Penutup dan Doa Semoga kita semua diberi kemampuan untuk mencari rezeki yang halal, memperbanyak sedekah, dan rutin beristighfar. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita, memberi keberkahan dalam hidup, dan memudahkan urusan dunia serta akhirat kita.   Aamiin ya Rabbal ‘alamin

Read More

Peusijuek di Julok, Bupati Aceh Timur Tegaskan Semua Kecamatan Diperlakukan Setara

    Aceh Timur — bersuarakyat.online Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak seluruh tokoh masyarakat Kecamatan Julok untuk bersama-sama mendukung dan membantu pemerintah dalam membangun Aceh Timur yang lebih baik.   Ajakan tersebut disampaikannya dalam acara peusijuek yang digelar oleh Forum Keuchik Kecamatan Julok di Masjid Al-Kubra, pada Jumat (18/4/2025).   Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa membangun Aceh Timur bukanlah pekerjaan yang mudah dan tidak bisa dilakukan seorang diri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.   > “Membangun Aceh Timur tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ini butuh sentuhan dan kerja sama dari berbagai pihak,” ujar Bupati.       Ia juga menyampaikan bahwa Aceh Timur masih menghadapi berbagai persoalan yang perlu diselesaikan secara bertahap. Ia meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar mampu menjalankan amanah yang diembannya dengan baik.   > “Sekarang saya sedang fokus membereskan satu per satu. Banyak sekali pekerjaan rumah yang harus ditangani. Mohon doa dan dukungan agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan petunjuk dan pertolongan dari Allah,” lanjutnya.       Salah satu poin penting yang disampaikan Bupati adalah komitmennya untuk memperlakukan seluruh kecamatan secara adil dan setara. Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi perbedaan perlakuan dalam pembangunan antar wilayah di Aceh Timur.   > “Tinggalkan dinamika politik masa lalu. Sekarang saatnya kita bergerak bersama menuju arah pembangunan baru dengan semangat baru. Semua kecamatan di mata saya sama. Saya kembali ke daerah ini untuk mengabdi kepada seluruh masyarakat Aceh Timur,” tegas Bupati Al-Farlaky.       Sebelum acara peusijuek berlangsung, Bupati terlebih dahulu menunaikan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Kubra. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat serta para tokoh Kecamatan Julok.

Read More

Pemkab Aceh Timur Dorong Validasi Data Bansos, Wabup Bertemu Direktur Jamsos di Jakarta

    Jakarta, — bersuarakyat.online Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.H, melaksanakan rapat koordinasi bersama Direktur Jaminan Sosial pada Direktorat Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Faisal, S.S.T., M.Si, di Jakarta, Kamis (17/4/2025).   Pertemuan ini membahas berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program jaminan sosial di Kabupaten Aceh Timur.   Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, T. Zainal Abidin menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan, termasuk masih adanya masyarakat yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial serta pentingnya pembaruan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).   “Kami menginginkan adanya solusi konkret dan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam hal validasi data penerima manfaat agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” ujar T. Zainal Abidin.   Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan perlindungan kepada masyarakat miskin dan rentan.   Sementara itu, Direktur Jaminan Sosial Kemensos RI, Faisal, SST, M.Si, yang juga merupakan putra asli Aceh Timur asal Peureulak, menyambut baik masukan dan laporan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. serta akan menindaklanjuti berbagai isu yang disampaikan untuk mencari solusi bersama.   Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan dari perangkat daerah terkait, yakni Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam upaya menyelesaikan permasalahan sosial secara menyeluruh. Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat koordinasi lintas sektor demi tercapainya tujuan pembangunan kesejahteraan sosial yang lebih merata di Aceh Timur. (Hsb

Read More

Masyarakat Suak Air Hitam, Ucapkan Terimakasih Kepada H. Bistaman, Jony Charles, Beserta Dinas PUTR Rohil

    Rokan Hilir.Bersuarakyat. Online Masyarakat di Kepenghuluan Suak Air Hitam, Di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati, dan Wakil Bupati Rokan Hilir, beserta kepala Dinas PUTR Rohil, atas perbaikan jalan yang selama ini di keluhkan oleh warga.   Berdasarkan keterangan dari warga sekitar ,yang di wakili oleh pedet, ketua RT 06, di Kepen ghuluan Suak air hitam dirinya mengucapkan ribuan terima kasih terhadap kepala daerah, beserta jajaran terkait “   Kami dari warga masyarakat di Kepenghuluan Suak Air Hitam, mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Bistaman dan bapak Johnny Charles, beserta bapak kepala Dinas PUTR Rokan Hilir, yang telah peduli terhadap jalan kami, yang selama ini di keluhkan oleh warga ” Ucap Pedet Ketua RT06 pada Kamis 17 April 2025.   Pedet Juga mengatakan bahwa ” Atas adanya bantuan untuk memperbaiki jalan ini, kesus ahan yang kami alami selama ini,pastinya terbantu, sebab kondisi jalan di perdesaan kami sangat memprihatinkan ” Ucapnya waktu itu.   Sementara itu, Dinas PUTR Rokan Hilir mengatakan bahwa ” Sebagai lembaga teknis, di kepemerintahan daerah,sudah sepantasnya kita menanggapi persoalan sedemikian, apalagi di bawah perintah Bapak Bupati Rokan Hilir, yang meminta, agar kita Dinas PUTR melakukan tindakan, yang sifatnya membangun daerah ini ” Ucap Asnar.   (Reporter: Panca Sitepu).

Read More

Pesan Wabup Rohil di Apel Pagi, Pastikan Tidak Ada Jual Beli Jabatan dan TPP ASN Harus Dibayarkan

      ROHIL, Bersuarakyat.online -Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menegaskan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintahan, khususnya dalam konteks profesionalisme dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Pagi pada Kamis, (17/4/2025)   Dalam arahannya, Wabup menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat dapat terkikis apabila ASN terus bertahan dalam zona nyaman yang diwariskan oleh sistem birokrasi feodal. Menurutnya, stagnasi kinerja yang disebabkan oleh pola pikir birokratis harus segera ditinggalkan.   “Sudah terlalu lama ASN terjebak dalam kenyamanan semu yang dibentuk oleh budaya birokrasi lama. Ini harus direformasi secara menyeluruh agar produktivitas aparatur negara dapat ditingkatkan,”ujar Jhony Charles di hadapan seluruh peserta apel.   Lebih lanjut, Wabup Jhony menyampaikan keprihatinannya terhadap dinamika media sosial yang dalam beberapa hari terakhir dipenuhi oleh komentar-komentar publik yang mempertanyakan keterlambatan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2025. Ia mengakui bahwa persoalan tersebut dapat berdampak langsung terhadap motivasi dan performa kerja para ASN.   “Saya berharap Kepala BPKAD segera memberikan penjelasan secara terbuka terkait keterlambatan pencairan TPP, UP, serta gaji ASN. Keterlambatan ini bukan hanya berdampak pada aspek kesejahteraan, tetapi juga berpotensi menurunkan semangat kerja aparatur,” kata Wabup seraya mengingatkan jangan sampai ada transaksional dalam jabatan.   Namun demikian, Jhony Charles mengimbau agar segala bentuk aspirasi, kritik, maupun pertanyaan disampaikan melalui jalur komunikasi yang formal dan konstruktif. Ia menekankan bahwa dirinya senantiasa membuka ruang dialog langsung dengan seluruh pegawai.   “Saya persilakan siapa pun untuk menyampaikan langsung kepada saya. Ruangan kerja saya selalu terbuka. Bahkan, saya sering menjadi yang terakhir meninggalkan kantor, kecuali sedang menjalankan tugas di lapangan,” ucapnya.   Lebih jauh, Wabup juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan ketulusan dalam menjalankan tugas. Ia menolak praktik pencitraan atau formalitas semata, serta menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memaksa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendampingi dalam kunjungan lapangan.   “Saya tidak butuh pencitraan. Yang saya butuhkan adalah pejabat yang memahami dengan benar peran dan tanggung jawabnya,” tandasnya(.TIM / RED)

Read More

Diduga Rumah Kos Kepala Sekolah Dijadikan Tempat Mesum, Warga Peunaron Geram

Bersuarakyat.online- Aceh Timur – Sebuah rumah kos yang diduga milik Ibu Bersih Boru Tarigan, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Peunaron, menjadi sorotan warga setelah digerebek karena diduga dijadikan tempat perbuatan mesum. Kejadian ini terjadi di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu malam, 13 April 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.   Menurut informasi yang dihimpun awak media dari sumber terpercaya, satu orang wanita dan tiga orang pria muda tertangkap warga tengah melakukan tindakan asusila di rumah kos yang berada tepat di depan SMA Negeri 1 Peunaron. Mirisnya, para pelaku diketahui masih berusia remaja dan diduga masih duduk di bangku sekolah.   Kronologi Kejadian   Kronologi bermula saat salah satu pelaku pria membawa seorang wanita ke rumah kos tersebut, yang diduga telah dibooking untuk perbuatan mesum bergilir oleh tiga pria dengan tarif Rp50.000 per orang. Perbuatan mereka diketahui oleh seorang pemuda yang melintas di depan lokasi, yang kemudian memberitahu warga lainnya.   Sekitar 50-an warga berkumpul dan menggerebek tempat kejadian. Namun, karena situasi mulai memanas, seorang warga menghubungi rekannya untuk meminta bantuan Babinsa dari Desa Bukit 3. Setelah mengetahui bahwa lokasi kejadian berada di Desa Arul Pinang, Babinsa menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk menangani perkara tersebut.   Penyelesaian Secara Adat   Setelah para pelaku diamankan, seorang guru yang bertetangga dengan tempat kejadian mengarahkan warga untuk membawa mereka ke pemilik rumah kos. Hasil musyawarah menyepakati sanksi berupa denda adat sebesar Rp9 juta untuk ritual pembersihan tempat, yang diserahkan kepada Ibu Bersih sebagai pemilik kos karena tempat usahanya dianggap tercemar.   Selain itu, ketiga pria pelaku juga dikenai tambahan denda sebesar Rp20 juta, yang secara mengejutkan justru diserahkan kepada wanita pelaku mesum. Hal ini menimbulkan tanda tanya dan kejanggalan di tengah masyarakat, mengingat wanita tersebut juga merupakan pelaku.   Tanggapan Aparat dan Pihak Terkait   Ketika dikonfirmasi, Kanit Intel Polsek Peunaron mengatakan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. “Bang, nanti saya coba komunikasikan lagi dengan Kapolsek,” ujarnya.   Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Arul Pinang belum memberikan tanggapan resmi.   Masyarakat Tuntut Proses Hukum   Warga Peunaron merasa kecewa dan resah karena belum ada proses hukum yang jelas dari pihak berwenang, baik dari Dinas Syariat Islam maupun aparat penegak hukum lainnya. Terlebih lagi, beberapa hari setelah kejadian, wanita pelaku dilaporkan kembali tertangkap basah melakukan tindakan serupa dengan pria lain di lokasi yang berbeda.   Kejadian ini mencoreng citra masyarakat religius dan menimbulkan kekhawatiran atas rusaknya moral generasi muda. Masyarakat berharap ada tindakan tegas, bukan hanya penyelesaian secara kekeluargaan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.   Hsb

Read More