Diduga Janggal Terkait Simpan Pinjam Koperasi,Kinerja Dinas Koperasi Rokan Hilir Mulai Mendapat Sorotan Publik.

  Rokan Hilir,BersuaRakyat.Online Terakhir belakangan ini, bobbroknya kinerja opd Daerah Pemkab Rokan hilir tampaknya mangkin lama semangkin memprihatinkan. Ha itu berdasarkan, dengan sederetan persoalan yang saat ini kerap kali mencuat ke permukaan publik, diduga kuat belum bisa terselesaikan. Persoalan tersebut terbukti, dengan adanya beberapa opd Daerah Pemkab Rokan Hilir yang diduga,mengalami cedera dalam tupoksinya, mirisnya lagi, tak Hanya ternilai cedera dalam bertugas, bahkan ada yang saat ini diduga kuat terbentur hukum. Dugaan sementara, kejadian tersebut di picu, karena lemahnya pengawasan dari pemimpin daerah,(Bupati Rokan Hilir) sehingga persoalan tersebut tak bisa di hindarkan. Setelah beberapa opd pemkab Rokan hilir, yang kerap kali di sorot publik tentang kinerjanya, hal yang sama juga terjadi di Dinas koperasi UMKM Rokan Hilir. Hal itu berdasarkan, keberadaan koperasi simpan pinjam di Rokan Hilir, tampaknya mulai di pertanyakan tentang prosedur yang telah dijalankan oleh koperasi itu sendiri. Berdasarkan informasi sementara yang di terima oleh awak media, simpan pinjam koperasi di rohil berjalan diduga tak berlandaskan ketentuan yang ada, yang mana, simpan pinjam koperasi bisa di jalankan tanpa memenuhi syarat tertentu. Untuk itu, publik telah melakukan konfirmasi terhadap kepala Dinas koperasi UMKM Rokan Hilir pada kamis Siang 01 Mei 2025 melalui via Wattshapnya. Dalam itu Sri Haslina menyebut, bahwa ” Beroperasinya koperasi di Rokan Hilir di awasi oleh tem pengawas yang lahir dari Dinas koperasi UMKM itu sendiri” Ucap Sri Haslina. Haslina Juga menyebutkan bahwa ” Sesuai yang mereka awasi, salah satu koperasi bernama brother, mereka melaksanakan rat tiap tahunnya dan mempunyai aggota, sementara, untuk menjamin itu tidak di atur oleh UU perkoperasian, dan hasil rat dilaporkan ke kemenkop melalui sistem ODS” sebut Sri Haslina. Sementara itu, ada beberapa pertanyaan publik yang diduga tak mampu di jawab oleh Sri Haslina terkait beroperasinya koperasi UMKM di Rokan Hilir.   TIM.

Read More

Ketua DPRD Rohil Tanggapi Sorotan Soal Anggaran Rumah dan Mobil Dinas Rp1,4 Miliar.

Rokan Hilir,BersuaRakyat.Online Ketua DPRD Rokan Hilir (Rohil), Ilhammi, S.Tr.Keb, angkat bicara terkait kritik dari organisasi Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GARMASI) Rohil mengenai rencana penganggaran rehabilitasi rumah dinas dan pembelian mobil dinas senilai Rp1,4 miliar pada APBD 2025. GARMASI dalam pernyataannya meminta agar rencana tersebut dibatalkan dan anggaran dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat. Mereka juga mendesak Bupati dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lebih selektif dalam menyetujui usulan anggaran, serta meminta Inspektorat dan BPK turut mengawasi kebijakan tersebut. Menanggapi hal itu, Ilhammi menyatakan bahwa seluruh proses penganggaran telah sesuai dengan aturan yang berlaku. “Penganggaran rehabilitasi rumah dan pengadaan mobil dinas sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ilhammi dalam pesan tertulis yang diterima pada Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Lebih lanjut, politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk menilai urgensi rencana tersebut. Bahkan, jika usulan itu akhirnya dibatalkan, Ilhammi menyatakan tak mempermasalahkannya. “Kalau dibatalkan juga tidak masalah, saya serahkan kepada Sekwan DPRD Rohil,” tambahnya. Ilhammi juga berharap polemik ini tidak berlarut-larut dan mengalihkan perhatian publik dari isu-isu penting lainnya, seperti banjir, pendidikan, serta perbaikan infrastruktur jalan. Sekretaris DPRD Rohil, Syarman Syahroni, menanggapi polemik ini dengan menjelaskan bahwa pembelian mobil dinas untuk Ketua DPRD bukan bagian dari efisiensi anggaran yang disuarakan GARMASI. Menurutnya, efisiensi sudah dilakukan, termasuk pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. “Selama ini Ketua DPRD hanya menggunakan mobil dinas milik Sekwan jenis Innova Reborn. Maka pembelian kendaraan dinas baru ini wajar karena memang dibutuhkan,” kata Syarman. Ia juga mengajak GARMASI untuk melihat langsung kondisi rumah dinas Ketua DPRD yang berlokasi di jantung Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, agar dapat menilai apakah renovasi memang diperlukan. “Silakan lihat kondisi rumah dinas itu, apakah perlu direnovasi atau tidak,” ucapnya. Syarman menegaskan bahwa rehabilitasi rumah dan pengadaan kendaraan dinas telah melalui proses penganggaran resmi dalam penyusunan APBD. Ia menyebut hal ini sebagai proses rutin yang terkesan dibesar-besarkan. Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, menyatakan bahwa proses penyusunan APBD 2025 telah final dan tidak dapat diubah. “Kalau diutak-atik terus, APBD tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Kita semua berharap kegiatan pemerintahan bisa segera terlaksana,” ujarnya. Fauzi juga menegaskan bahwa seluruh kebijakan anggaran Pemkab Rohil dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan bersama antara eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum. (Panca Sitepu)

Read More

DUKUNG PENINGKATAN EKONOMI DESA, BUPATI KARO HADIRI SOSIALISASI KOPERASI MERAH PUTIH.

Medan,BersuaRakyat.Online Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi melalui program strategis nasional Koperasi Merah Putih yang menargetkan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan sebagai instrumen utama pemberdayaan masyarakat. Untuk mempercepat implementasi, Gubernur Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (30/4/2025). Kegiatan ini dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, termasuk Bupati Karo Brigjen. Pol. (Purn.) DR. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, yang hadir bersama Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo dan kepala dinas terkait. “Koperasi adalah wadah gotong royong ekonomi rakyat. Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, kita dorong percepatan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya. Bupati menambahkan bahwa Pemkab Karo akan segera mengoordinasikan lintas OPD serta pemerintah desa untuk memastikan pembentukan koperasi berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami siap bergerak bersama perangkat desa agar manfaat program ini benar-benar dirasakan dari bawah,” tambahnya. Menurutnya, koperasi menjadi jawaban atas tantangan pembangunan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan UMKM. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga, tetapi bagian dari transformasi ekonomi nasional. Ia menyoroti dominasi tengkulak dalam rantai distribusi hasil tani. “Kalau kami lihat ada sekitar Rp300 triliun perputaran uang di tengkulak. Mereka membeli produk petani dengan harga murah. Lewat Koperasi Merah Putih, kita berantas itu,” tegas Budi Arie. Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menyatakan kesiapan daerahnya menjalankan program ini, mengingat Sumut memiliki 6.110 desa dan kelurahan yang berpotensi besar. “Kalau satu koperasi mendapat Rp5 miliar, berarti ada sekitar Rp30 triliun lebih putaran uang bertambah di Sumut, dan itu terjadi di desa,” ujar Bobby. Bupati Karo menyampaikan bahwa Kabupaten Karo memiliki banyak potensi ekonomi di sektor pertanian dan pariwisata yang belum tergarap maksimal. Dengan dukungan kelembagaan koperasi yang kuat dan partisipatif, potensi-potensi ini menurutnya bisa menjadi sumber pertumbuhan baru yang berpihak kepada masyarakat desa. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Kepala BI Sumut, dan pejabat Kemenkop UKM sebagai langkah awal mewujudkan desa mandiri dan sejahtera berbasis koperasi.

Read More

Bantahan Terhadap Pernyataan Menyesatkan Nasrudin S.E. di Media Komparatif.ID

Aceh Timur – bersuarakyat.online Ketua Tuha Peut Gampong, Hasbi, menegaskan bahwa kegiatan pelatihan pembuatan website profil desa di Aceh Timur sama sekali tidak menabrak aturan, seperti yang disampaikan secara keliru oleh Nasrudin S.E. melalui media Komparatif.ID. Menurut Hasbi, pelatihan ini sudah masuk dalam dokumen resmi perencanaan desa tahun anggaran 2025 dan merupakan hasil dari proses Musrenbang Desa, yang melibatkan seluruh unsur masyarakat dan kelembagaan desa. Bahkan, rencana tersebut telah disampaikan dan disepakati dalam Musdus (Musyawarah Dusun) di tiap-tiap desa, sebelum naik ke forum Musrenbang Desa. “Kami tegaskan, pelatihan pembuatan website desa bukan program tiba-tiba. Ini sudah melalui mekanisme resmi sesuai Permendagri No. 114 Tahun 2014 dan Permendes PDTT No. 21 Tahun 2020. Semua telah disampaikan, dimusyawarahkan, dan disepakati secara terbuka,” ujar Hasbi pada Kamis, 1 Mei 2025. Hasbi juga menambahkan, tidak ada satu pun aturan yang dilanggar dalam proses ini. Tata kelola dana desa dan penggunaan anggaran untuk pelatihan sudah memiliki payung hukum yang jelas, serta pendampingan langsung dari pendamping desa. Lebih lanjut, ia menuding pemberitaan yang berjudul “Pelatihan Pembuatan Website Profil Desa di Aceh Timur Tabrak Aturan” sebagai berita yang menyesatkan dan berpotensi merusak citra aparatur desa, yang sebenarnya telah bekerja berdasarkan aturan dan regulasi yang sah. “Nasrudin S.E. salah kaprah dan terlalu gegabah menyampaikan opini pribadi seolah sebagai kebenaran mutlak. Padahal jelas, kegiatan ini sudah masuk dalam rencana pembangunan desa dan disetujui dalam forum resmi,” tegas Hasbi. Hasbi menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi keliru yang dapat memicu kegaduhan serta merusak semangat transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. (RED)

Read More

Buka Musda, Al- Farlaky : BKPRMI Harus Jadi Penyelamat Generasi

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online IDI RAYEUK – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.S.I, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Ke V Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Timur, yang digelar di Aula Serbaguna Pendopo Bupati, Kamis, 1 Mei 2025. Meski bertepatan dengan hari libur nasional, Bupati Al-Farlaky tetap meluangkan waktu untuk hadir. Ia menyampaikan bahwa BKPRMI bukanlah organisasi yang asing baginya. Bahkan, saat masih menjabat sebagai anggota DPRA, ia pernah memperjuangkan anggaran untuk kegiatan Festival Anak Saleh yang diselenggarakan oleh BKPRMI, meski saat itu bukan termasuk bidang tugasnya secara langsung. “Ini bagian dari dukungan kita agar roda organisasi tetap berjalan, apalagi tujuannya untuk kepentingan umat,” ujarnya. Menurut Al-Farlaky, sejak awal pembentukannya, BKPRMI tidak hanya bertujuan memakmurkan masjid, tetapi juga menjaga peran masjid sebagai pusat pendidikan, terutama ketika lembaga pendidikan formal menghadapi tantangan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, saya mengapresiasi langkah-langkah positif yang dilakukan BKPRMI Aceh Timur. Setiap ormas dan OKP yang mendukung kebijakan pemerintah tentu akan kami dukung,” kata Bupati. Ia juga berharap, kepengurusan BKPRMI ke depan dapat bersinergi dengan program-program pembangunan daerah, termasuk sosialisasi lintas kecamatan melalui masjid-masjid dan panggung terbuka. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba dan pengaruh negatif lainnya. “Pengurus BKPRMI adalah anak-anak muda, calon pemimpin masa depan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan semua elemen masyarakat,” tegasnya. Ketua DPW BKPRMI Aceh, Dr. Mulia Rahman, S.Pd.I, MA, dalam sambutannya mengatakan bahwa kepengurusan BKPRMI Aceh Timur telah berjalan selama empat tahun. Ia berharap Musda kali ini melahirkan kepengurusan yang lebih baik dan mampu menjadi contoh bagi daerah lain. “BKPRMI bukan milik satu lembaga atau golongan. Ia lahir dari semangat masjid sebagai pemersatu umat. Maka jalankan Musda ini dengan semangat musyawarah dan kebijaksanaan. Pilihlah kader terbaik untuk melanjutkan perjuangan,” pesannya. (hsb).

Read More

Karmila Sari Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan Tinggi di Riau.

Pekanbaru,BersuaRakyat.Online Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau pada hari Rabu, 30 April 2025. Kedatangan para wakil rakyat ini bertujuan untuk menjaring secara langsung masukan, saran, serta pendapat dari berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan tinggi terkait dengan rencana strategis revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Selain agenda penting tersebut, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melihat konsep pembangunan gedung baru LLDIKTI Wilayah XVII. Hadir Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani, ST, dan rombongan anggota-anggota, Mercy Chriesty Barends, ST, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, Ratih Megasari Singkarru, MSc, Lita Machfud Arifin, Muhammad Hilman Mufidi, SE, SH, H Dedi Wahidi, Dr drh Hj Dewi Coryati, MSi, dan Drs Sabam Sinaga, MM. Tidak hanya anggota dewan, kunjungan ini turut hadir Staf Ahli Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek) RI, Nur Syarifah, SH, LLM. Kedatangan rombongan Komisi X DPR RI disambut Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, beserta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan agenda utama kunker ini adalah untuk mengumpulkan berbagai perspektif terkait dengan rencana revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Lebih lanjut, Lalu Hadrian yang juga sebagai ketua rombongan mengatakan berbagai aspirasi dari para Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang hadir. “Poin penting yang menjadi pembahasan adalah program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), serta Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta (BOPTS),” ujarnya. Sementara, anggota Komisi X, Dr Karmila Sari, menyoroti urgensi pemerataan kualitas pendidikan tinggi di seluruh pelosok negeri, agar revisi undang-undang Sisdiknas nantinya dapat mempermudah akses pendidikan tinggi, terutama bagi putra daerah dari berbagai latar belakang ekonomi. “Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Riau untuk meraih pendidikan yang berkualitas,” harap Legislator asal Dapil 1 Riau ini. Senada, Staf Ahli Kemendiktisaintek, Nur Syarifah, mengatakan bahwa saat ini DPR RI dan Kemendiktisaintek koordinasi yang intensif dalam proses revisi undang-undang Sisdiknas. “Pembagian tugas antara kedua lembaga negara ini diharapkan dapat menghasilkan revisi yang lebih komprehensif dan mampu mengakomodir kebutuhan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, terutama dalam menghadapi tuntutan dunia kerja di era revolusi industri 4.0.,” ungkapnya. Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, termasuk usulan terkait penurunan amanat undang-undang ke level peraturan yang lebih teknis seperti Peraturan Pemerintah, Nur Syarifah menegaskan bahwa Kemendiktisaintek akan mencatat dengan seksama seluruh masukan yang disampaikan. Pihaknya akan memperhatikan baik aspek formal maupun material dalam proses pembentukan peraturan turunan dari undang-undang yang direvisi nantinya. Di sisi lain, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr Nopriadi, memanfaatkan kesempatan berharga menyampaikan usulan dukungan pembangunan gedung baru LLDIKTI Wilayah XVII. Selain itu, pihaknya mengajukan permohonan penambahan kuota beasiswa KIP Kuliah untuk wilayah Riau. Harapannya agar kuota KIP Kuliah dapat meningkat dari 2.300 mahasiswa pada tahun sebelumnya menjadi 6.000 mahasiswa pada tahun 2025, pungkasnya. Kunjungan kerja Komisi X DPR RI ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah XVII kepada perwakilan Komisi X DPR RI.   (RED).

Read More

KPU Rohil Resmi Kembalikan Rp 6 Miliar Lebih Sisa Dana Hibah Pilkada 2024.

BaganSiapiapi,BersuaRakyat.Online Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hilir (Rohil) secara resmi mengembalikan sisa dana hibah pilkada, pemilihan bupati dan wabup Rohil 2024, kepada pemerintah daerah. Pengembalian secara simbolis diserahkan langsung Ketua KPU Rohil Eka Murlan SE Sy, kepada Wabup Jhony Charles BBA MBA di kantor Bupati Rohil di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Ketua KPU Eka Murlan hadir didampingi komisioner, yakni Suryadi (Divisi Hukum dan Pengawasan), Kaswanto Dahlan (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi) dan Datuk Zulhidayat, (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM). Ketua KPU Rohil Eka Murlan menyebutkan pengembalian sisa dana hibah tersebut mengacu pada ketentuan dimana sesuai UU 10/2016, bahwa pelaksanaan pilkada dibebankan pada APBD daerah. “KPU Rohil telah menerima hibah pada 2023 dan 2024, dengan angka Rp41 miliar lebih, diterima pada dua tahun anggaran,” kata Eka Murlan. Selanjutnya dana tersebut dipergunakan untuk pelaksanaan kegiatan, seluruh tahapan terkait pemilihan kepala daerah dan realisasi anggaran sekitar Rp35miliar dan sisa Rp6 miliar lebih. “Sesuai dengan ketentuan, kami diwajibkan mengembalikan sisa dana hibah, tiga bulan setelah pengusulan pelantikan. Selanjutnya dengan telah dikembalikan dana sisa ini mudah-mudahan bisa dipergunakan kembali oleh pemda Rohil untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. Eka Murlan menyampaikan terimakasih dengan dukungan pemda Rohil terhadap KPU Rohil. Terkait pemanfatan hibah terangnya tak ada persoalan dan kendala. Bahkan Rohil tercatat sebagai daerah yang sukses mengelar pilkada, dan dengan tingkat partisipasi tertinggi ketiga se-Riau. “Tentu hal itu tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, pemda, forkopimda dan juga media yang menyebarkan informasi terkait tahapan pilkada,” katanya. Selanjutnya tambah Eka, pasca pilkada maka kegiatan yang dilaksanakan nantinya lebih pada berkaitan dengan pendidikan pemilih, pemutakhiran data pemilih berkelanjuta dan pihaknya mengharapkan dukungan dari Pemkab Rohil sehingga proses demokratisasi di Rohil dapat berjalan dan mengalami peningkatan, dari pemilihan ke pemilihan berikutnya. Wabup Rohil Jhony Charles menyampaikan terimakasih dengan penyerahan sisa dana hibah yang telah dilaksanakan oleh KPU Rohil.   Panca Sitepu.

Read More

Wabup Rohil Jhoni ChalresHadiri Peringatan May Day 2025 di Polres Rohil.

Rokan Hilir,BersuaRakyat.Online Dalam rangka memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025, Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menghadiri acara bertajuk “May Day is Kolaborasi” yang digelar di halaman Polres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riau–Sumut KM 167, Kamis (1/5/2025). Acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para pekerja serta ajang silaturahmi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan serikat pekerja di Rokan Hilir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Rohil Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Rohil Ilhami, serta Ketua Serikat Pekerja Rohil H. Puad. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jhony Charles menyampaikan apresiasi atas peran penting para pekerja dalam membangun daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja demi menciptakan iklim kerja yang harmonis dan produktif. Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen semua pihak untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh di Rokan Hilir.   (Panca Sitepu).

Read More

TAK KUNJUNG DAPAT JAWABAN ALASAN MENERIMA AGUNAN TANPA DIKETAHUI AHLI WARIS, SAPMA IPK KEMBALI GELAR AKSI. 

Rantauprapat,BersuaRakyat.Online Puluhan kader Satuan Pelajar Dan Mahasiswa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (SAPMA DPD IPK) Kabupaten Labuhanbatu kembali aksi demontrasi di depan gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Rantauprapat, Selasa (29/30/25). Aksi demontrasi ini merupakan aksi lanjutan pada pekan lalu terkait adanya perilaku cacat administrasi yang diduga dilakukan pihak BRI Cabang Rantauprapat Ahmadi Ritonga, S.IP selaku ketua SAPMA DPD IPK Labuhanbatu dalam menyampaikan dalam orasinya bahwasanya pihak BRI Cabang Rantauprapat tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan – pertanyaan yang sudah kami sampaikan pada minggu lalu. “Kami kembali datang untuk menanyakan secara konkret pertanyaan yang sudah kami berikan, namun disayangkan kembali pertanyaan mendasar alasan menerima agunan tanpa diketahui seluruh ahli waris tidak ada satu pun bisa menjawabnya” ujar Ahmadi Ritonga Lanjutnya, Ahmadi Ritonga menyampaikan bahwasanya ada 4 (empat) orang yang katanya diperintahkan kepala cabang untuk menemui kami, tapi pernyataan mengenai alasan menerima agunan tanpa diketahui ahli waris tidak ada yang bisa menjawab. Jansen Nainggolan selaku KORDA DPD IPK Labuhanbatu Raya yang juga hadir pada aksi demontrasi tersebut menyampaikan bahwasanya satu diantara empat orang yang diperintahkan kepala cabang BRI Cabang Rantauprapat menyampaikan tidak boleh menerima agunan tanpa diketahui seluruh pemilik “Saya menanyakan secara umum, boleh atau tidak menerima agunan tanpa di ketahui ahli waris, lalu ada yang menjawab tadi namanya pak Jhon, dirinya menjawab tidak boleh harus di ketahui pemilik, dan itu sudah kami rekam” ujar Jansen Nainggolan. Selanjutnya, Jansen Nainggolan mengungkapkan pemilik dari tanah tersebut kalau membaca undang – undang yaitu ahli waris sesui Pasal 833 ayat (1) jo. Pasal 832 ayat (1) KUHPer Dalam akhir orasi, Ahmadi Ritonga yang juga sebagai kordinator aksi menyampaikan kekecewaan kepada pihak BRI Cabang Rantauprapat “Saya mengecewakan pimpinan perusahaan BRI Cabang Rantauprapat, masa tidak ada yang bisa menjawab kenapa mereka dulu menerima agunan, padahal jelas-jelas tidak di ketahui seluruh ahli waris” ujar Ahmadi Ritonga Langkah selanjutnya SAPMA DPD IPK Kabupaten Labuhanbatu akan mendampingi Rivai Hasibuan selaku ahli waris untuk melaporkan secara pidana maupun perdata terkait permasalahan ini.

Read More

Camat Peureulak Timur, T. Taharuddin, S.P., Resmi Memasuki Masa Pensiun Setelah Pengabdian Puluhan Tahun

Aceh Timur –BersuaRakyat.Online Camat Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, T. Taharuddin, S.P., resmi memasuki masa pensiun setelah mengabdi dalam pemerintahan selama bertahun-tahun. Rabu dini hari, 30 April 2025, menjadi hari terakhir beliau aktif berkantor di Kecamatan Peureulak Timur, sekaligus menandai absensi terakhirnya sebagai camat. Dalam pertemuan dengan awak media di ruang kerjanya, T. Taharuddin mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan yang telah diberikan untuk melayani masyarakat. “Hari ini adalah absen barkot terakhir saya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama ini,” ujarnya. T. Taharuddin dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam tugasnya. Selama masa jabatannya, ia aktif mengelola administrasi pemerintahan dan mendorong pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Peureulak Timur. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah piagam penghargaan, termasuk untuk pelayanan terbaik dan ketepatan waktu dalam pengelolaan administrasi kepegawaian. Piagam tersebut diberikan oleh Pj. Bupati Aceh Timur, Maiyuddin, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja beliau. Masa pensiun bagi seorang camat menandai akhir dari jabatan administrasi sesuai peraturan pemerintah. Sesuai ketentuan, pejabat administrasi pensiun pada usia 58 tahun, pejabat pimpinan tinggi pada usia 60 tahun, dan PNS dengan jabatan fungsional ahli utama hingga usia 65 tahun. Dengan berakhirnya masa tugas T. Taharuddin, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diperkirakan akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk memastikan kelangsungan layanan pemerintahan di Kecamatan Peureulak Timur.

Read More