Sigap dan Tanggap Serta Penuh Tantangan Saat Kapolsek Simpang Jernih Serahkan Bantuan Kepada Warga Korban Angin Beliung. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Dengan menggunakan sarana transportasi perahu kayu, Kapolsek Simpang Jernih, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Ipda Safwadinur, S.H.,M.H. harus menempuh waktu lebih kurang dua jam menembus derasnya arus sungai Simpang Jernih untuk menuju Desa Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Kamis, (03/07/2025). Keberangkatan Kapolsek bersama Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur Jamaluddin S.Sos.,M.Si., Plt. Camat Simpang Jernih Cut Sriwahyuni, S.E., Danramil 10/SPJ Kapten Inf. Edi Candra dan TKSK Simpang Jernih adalah untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada warga yang tertimpa musibah angin puting beliung. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Simpang Jernih mengakibatkan tiga rumah warga Desa Tampur Paloh diantaranya rumah milik Sawaludin (28) warga Dusun Pebulon, Sudin (48) dan Husin (80) warga Dusun Alur Betung mengalami kerusakan akibat diterpa angin beliung pada Senin, (01/07/2025) sekira pukul 18.00 WIB. Setelah mengarungi sungai, Kapolsek Simpiang Jernih bersama rombongan harus menempuh perjalanan kaki untuk tiba di lokasi. Setibanya Desa Tampur Paloh, kedatangan Kapolsek Simpang Jernih beserta rombongan disambut oleh Geuchik (Kepala Desa) Gampong Tampur Paloh dan warga dengan penuh suka cita. “Sarana transportasi untuk menuju ke Tampur Paloh satu satunya alat adalah perahu kayu, karena rumah warga sebagian besar tersebar di pinggir sungai Simpang Jernih,” ujar Kapolsek. Kendati demikian, Safwadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Muspika Kecamatan Simpang Jernih telah melakukan upaya mulia terhadap masyarakat yang terdampak angin puting beliung. “Perjalanan yang cukup melelahkan, namun semua itu terobati ketika kami melihat warga yang tertimpa musibah angin puting beliung tersenyum bahagia saat menerima bantuan, semoga bantuan ini bisa meringankan saudara kita yang tertimpa musibah,” ungkap Safwadi. Dalam kesempatan itu pula, Kapolsek menyoroti tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan khususnya bagi warga yang melakukan aktivitas di luar rumah sebagai bentuk perlindungan diri dan sesama. “Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami (Polri). Oleh sebab itu semua pihak diimbau untuk selalu waspada potensi bahaya yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem ini,” imbau Kapolsek. Tak hanya itu, orang nomor satu di jajaran Polsek Simpang Jernih ini pun mengajak masyarakat apabila ditemukan kejadian maupun adanya kondisi kedaruratan yang memerlukan penanganan Kepolisian, bisa menghubungi layanan Call Center Polres Aceh Timur 110, sehingga dapat dengan segera mengambil langkah-langkah cepat. Terang Kapolsek Simpang Jernih Ipda Safwadinur, S.H.,M.H.

Read More

Publik bertanya efesensi anggaran, tapi proyek Siluman bermunculan. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Publik Aceh Timur mempertanyakan efisiensi anggaran pemerintah karena munculnya proyek-proyek yang tidak jelas sumber anggarannya. Di 18 titik lokasi Puskesmas di Aceh Timur, ditemukan proyek pembangunan fasilitas pengolahan limbah medis. Publik heran mengapa proyek ini muncul di setiap Puskesmas, sementara tidak ada informasi tentang sumber anggaran yang digunakan. Kepala Puskesmas yang dihubungi enggan memberikan komentar, namun saat ditanya, Kadis Kesehatan PLT Rijalul menyebutkan bahwa dana tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara itu, Wakil Bupati T. Zainal Abidin belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan. Publik masih menunggu klarifikasi lebih lanjut tentang proyek ini. efesensi anggaran tapi proyek siluman bermunculan di 18 titik lokasi yang berada di wilayah aceh timur di duga kata warga pakre akrab di itu punya wakil bupati katanya saat di wanwancara di dekat pembuatan proyek limbah medis di tiap tiap pukesmas di 18 pukesmas. Publik bertanya mengapa di tiap tiap pukesmas dari 18 titik pukesmas dapat proyek limbah dan pengolahan limbah masarakat bertanya ,dapat juga pembuatan dan pengolahan limbah cair dari tiap tiap pukesmas heran, Publik heran mengapa tidak ada plang informasi dari mana anggaran sumber nya kok bisa di buat trus dan masyarakat bertanya dari tiap tiap puskesmas dari 18 yang dapat proyek pengolahan limbah medis dan heran katanya efesensi anggaran tapi publik tak tau dari mana sumber anggaran nya. Ketika di minta tanggapan Kepala pukesmas yang tak mau du tulis di media ini itu dari dinas kesehatan ketika di temeu kadis kesehatan plt ,Rijalul itu dana dari DAK dana alokasi kusus kata kadis plt rijalul saat di temui di dinas kesehatan. Saat di minta tanggapan wakil bupati T zainal abidin Belun ada tanggapan sampai berita ini tayang

Read More

Polres Tanah Karo Ikuti Kegiatan Peningkatan Kemampuan Teknis Pengemban Strategi Polmas. 

Medan-Bersuarakyat.online Satuan Binmas Polres Tanah Karo turut serta dalam kegiatan Peningkatan Kemampuan dan Pelatihan Teknis Pengemban Strategi Polmas yang digelar di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Kamis(3/7/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ditbinmas Polda Sumut dan diikuti oleh seluruh Kasat Binmas, Kanit Bin Polmas serta perwakilan Kanit Binmas Polsek dari seluruh jajaran Polres di wilayah Polda Sumatera Utara. Dari Polres Tanah Karo, hadir Kasat Binmas Iptu Agustina Nainggolan, S.H., M.H., bersama Aiptu Jonny Sitepu (Kanit Bin Polmas), Iptu H.F. Marpaung, S.H., M.H. (Kanit Binmas Polsek Kuta Buluh), serta Ipda Zunaidi, S.H. (Kanit Binmas Polsek Berastagi) sebagai peserta. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari, diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Dirbinmas Polda Sumut, Kombes Pol Yus Nurjaman, S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, Dirbinmas menekankan pentingnya peningkatan kualitas personel pengemban fungsi Polmas, sebagai ujung tombak Polri dalam membina kemitraan dengan masyarakat. Beberapa materi penting turut disampaikan oleh narasumber dari Ditbinmas Polda Sumut, antara lain tentang pembinaan Satpam, pengawasan Polsus, serta strategi pembinaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif. Kasat Binmas Polres Tanah Karo, Iptu Agustina Nainggolan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas personel di jajaran Binmas. “Kami dari Polres Tanah Karo sangat mengapresiasi pelatihan ini. Materi yang diberikan sangat relevan dengan dinamika di lapangan, apalagi dalam menghadapi program nasional kedepan menuju Indonesia Emas, yang membutuhkan pendekatan Polmas yang humanis dan komunikatif,” ujar Iptu Agustina. Dari pelatihan ini, Polres Tanah Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan teknis dan strategi personel Binmas dalam rangka memperkuat sinergi dengan masyarakat serta mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Karo.

Read More

PERSONEL BASARNAS POS SAR TANJUNG BALAI ASAHAN TEMUKAN JASAD PEGAWAI KEJAKSAAN YANG HANYUT DI SUNGAI ASAHAN. 

Asahan-Bersuarakyat.online 03 Juli 2025, Setelah melakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad seorang pegawai Kejaksaan Negeri Simalungun yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, tepatnya di Kelurahan Kisaran Timur, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Korban yang diketahui bernama Raynanda Primta Ginting (26) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi (4/7) sekitar pukul 10.19 WIB, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian. Proses evakuasi dilakukan oleh personel Pos SAR Tanjung Balai Asahan bersama unsur gabungan dari BPBD, TNI/Polri, masyarakat setempat, dan potensi SAR lainnya. Diketahui sebelumnya,Pada hari Rabu, 02 Juli 2025, sekitar pukul 17.00 wib Personil Kejari Kab. Simalungun memintai keterangan kepada Kepala Desa Banjar Hulu Kab. Simalungun namun pada saat diberikan surat BAP, Kepala Desa kabur dan melompat ke Sungai sehingga di kejar oleh personil Kejaksaan namun terbawa arus sungai. Salah seorang masyarakat yang menyaksikan a.n Muhammad Safari Siregar berusaha menolong akan tetapi karena derasnya arus sungai ikut terseret arus Sungai juga. Warga sekitar berusaha menolong dan melakukan pencarian korban namun hingga saat ini hasil pencarian nihil. Melalui Bapak Pijai Satgas BPBD Asahan melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan. Menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Tanjung Balai Asahan segera mengerahkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan SAR air. Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan menggunakan perahu LCR dan observasi visual dari darat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi dan belasungkawa atas kejadian ini. “Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian ini. Ditemukannya korban merupakan wujud sinergi dan kerja sama yang baik antara Basarnas dan seluruh potensi SAR, selanjutnya operasi pencarian masih dilakukan terhadap korban kedua yakni M. Safari Siregar (41) yang hingga sore ini belum kunjung ditemukan dan akan dilanjutkan esok pagi,” ujar Hery Marantika. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Abdul Manan untuk proses selanjutnya. Basarnas juga kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di lokasi dengan arus yang deras dan medan yang licin.

Read More

Perkuat Asta Cita Presiden, Wakapolres Aceh Timur menyerahkan Alsintan bantuan Kementrian Pertanian RI kepada Brigade Pangan. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Sebagai bentuk komitmen POLRI dalam memperkuat ketahanan pangan Nasional, Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K,. diwakili oleh Wakapolres Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, STP,MSi.menyerahkan 10 (sepuluh) unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa Rotavator. Penyerahan yang berlangsung di Gudang Alsintan dan Workshop Peureulak Barat pada Kamis, (03/07/2025) pagi ini turut dihadiri oleh Dandim 0104/Atim diwakili Danramil 14/RTP Kapten Inf Ahmad Suheri, Ps. Kabag SDM Polres Aceh Timur AKP Dasril, S.E., Kasat Binmas Polres Aceh Timur AKP M. Daud, S.H., Kasat Samapta Polres Aceh Timur Iptu Teuku Nasli, S.H.,M.H., Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Aceh Timur Sopyan, S.E., MAP., Camat Peureulak Barat Irham, S.Sos.I, Kapolsek Peureulak Barat Iptu M. Vito Romadhonsyah, Para Penyuluh pertanian Kabupaten Aceh Timur serta perwakilan Brigade Pangan penerima bantuan Alsintan. Dalam Sambutannya, Waka Polres Aceh Timur mengatakan, TNI dan Polri mendukung program Asta Cita Bapak Presiden RI, khususnya ketahanan pangan, untuk itu kami dari pihak TNI dan Polri mengharapkan kepada seluruh Brigade Pangan untuk dapat menggunakan bantuan Alsintan ini dengan sebaik baiknya, apabila ada kerusakkan segera diperbaiki dan diharapkan hasil pertaniannya dapat meningkat sehingga dapat lebih mensejahterakan para petani. Dikatakan, pada saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan panen raya padi menyampaikan, saat ini stock padi nasional telah mencapai 4 (empat) juta ton, dan itu merupakan stock padi terbanyak sejak Indonesia Merdeka dan saat ini kita akan mengekspor padi ke luar negeri. “Selanjutnya pada bulan Juni 2025 yang lalu Presiden juga telah melakukan panen jagung Triwulan II di Kalimantan Barat sekaligus melepas ekspor jagung pertama kali ke Serawak, Malaysia,” ungkap Wakapolres. Itu membuktikan komitmen Polri bahwasanya seluruh jajaran Polri mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, dalam hal ini tanaman jagung. Dikatakan, TNI – POLRI sebagai pendamping dan pendukung serta penyemangat bagi para petani khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Timur. Oleh karena itu Alsintan yang telah diserahkan oleh pemerintah agar digunakan dengan sebaik baiknya serta penuh rasa tanggung jawab, sehingga nantinya Indonesia khususnya Kabupaten Aceh Timur ke depannya dapat menjadi lumbung pertanian baik tanaman padi maupun jagung. “Terang Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, STP, MSi. dalam laporannya menyampaikan, bahwa pada tahun 2025 Menteri Pertanian Republik Indonesia dengan Kapolri telah melakukan MoU terkait pendampingan ketahanan pangan terutama tanaman jagung. Oleh karena itu saat ini kita diawasi oleh TNI – POLRI sehingga pengguna manfaat harus menjaga serta memanfaatkan alat batuan yang telah di serahkan. “Dengan adanya pengawasan ini, kami ingatkan kepada seluruh Manager Brigade pangan untuk tertib admnistrasi,” ujar Erwin. Disebutkan, 10 (sepuluh) unit Rotavator tersebut diperuntukkan 10 Brigade Pangan diantaranya; 5 (lima) unit untuk Brigade Pangan Kecamatan Peureulak Barat, 1 (satu) unit untuk Brigade Pangan Kecamatan Peureulak Kota, 2 (dua) unit untuk Brigade Pangan Kecamatan Simpang Ulim dan 2 (dua) unit untuk Brigade Pangan Kecamatan Madat. “Semoga dengan bantuan Alsintan ini bisa mempermudah pengolahan lahan bagi para petani.” Pungkas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, STP, MSi.

Read More

Bangun Sinergi Keamanan Industri, Kapolresta Barelang Hadiri Undangan Coffee Morning Tenant Batamindo

*Rabu, 02 Juli 2025* Bersuarakyat.online – Polresta Barelang  Dalam rangka mempererat sinergi antara Kepolisian dengan kalangan dunia usaha dan industri, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin, S.I.K. menghadiri kegiatan Coffee Morning bersama para pimpinan Batamindo Cakrawala (BIC) dan perwakilan tenant kawasan industri. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB, bertempat di Lantai 3 Wisma Kawasan Industri BatamIndo, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sungai Beduk. Rabu (2/7/2025). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya GM BatamIndo Mook Sodi Wah, Manager GNO Maggei, Manager CSO Jack, serta sejumlah manajer HR, legal, dan perwakilan tenant perusahaan. Dari jajaran kepolisian, turut hadir Kasat Intelkam Kompol Yudiarta Rustam, A.Md., S.S., M.M., Kasat Reskrim Kompol Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H., serta Kapolsek Sungai Beduk Iptu Alex Yasral, S.E., M.H. Acara dimulai dengan pemutaran video profil, dilanjutkan sambutan dari pihak BatamIndo yang diwakili oleh GM Mook Sodi Wah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolresta Barelang dan jajarannya yang telah menyempatkan waktu untuk hadir. “Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kepercayaan dan sinergi antara dunia industri dan institusi penegak hukum,” ungkapnya. Dalam sambutannya, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin, S.I.K. menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara kepolisian dan pihak kawasan industri. “Kami berharap melalui forum seperti ini, kami bisa menerima masukan langsung dari para tenant maupun pengelola kawasan industri, sebagai bagian dari upaya kami mewujudkan Asta Cita Presiden RI,” ungkap Kapolresta. Beliau juga menyampaikan bahwa wilayah hukum BatamIndo masuk dalam cakupan Polsek Sungai Beduk, dan pelayanan yang diberikan setara dengan polsek lainnya. Pada sesi diskusi, sejumlah perwakilan tenant menyampaikan harapan dan keluhan. Dadi dari PT Kemet mengusulkan peningkatan kontrol keamanan di sekitar kawasan industri, sementara Teguh dari Infineon mengeluhkan adanya balapan liar pada malam hari. Imran dari Exelitas menyampaikan perlunya penyediaan nomor telepon darurat oleh pengelola kawasan. Semua masukan tersebut langsung ditanggapi oleh Kapolresta dengan menyampaikan bahwa Kepolisian kini telah menyediakan layanan nomor darurat 110 yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk karyawan kawasan industri. Kegiatan ditutup dengan pemberian cendera mata, sesi foto bersama, serta penegasan kembali komitmen antara Polresta Barelang dan BatamIndo untuk menciptakan iklim kerja yang aman, nyaman, dan kondusif. Acara selesai pada pukul 10.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. (Al)

Read More

Tak Terima Putusan PN Rantauprapat, Beriman Panjaitan, S.H., M.H. Banding 

      Bersuarakyat.online | Labuhanbatu, Sumut – Perkara Gugatan perdata terkait kepemilikan tanah yang berada di kelurahan Ujung Bandar dan kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah keluarnya putusan Pengadilan Negeri (PN )Rantauprapat yang dinilai tidak memberikan rasa keadilan.   Gugatan ini dilakukan Jurtini Siregar (66), seorang wanita tua sebagai ahli waris sah atas tanah seluas 2 hektare berdasarkan segel asli tahun 1982. Dimana Tanah tersebut diduga telah dirampas oleh pihak yang menjadi tergugat, termasuk empat perusahaan, diantaranya perusahaan showroom mobil. Dalam Persidangan dengan nomor perkara 129/Pdt.G/2024/PN RAP memutuskan bahwa para Tergugat tetap berhak atas kepemilikan tanah yang telah bersertifikat sejak tahun 1995 Namun, pihak penggugat menilai putusan tersebut Tidak mempertimbangkan bukti-bukti otentik dan kesaksian para saksi saksi yang di hadirkan dalam persidangan di pengadilan. “Kami menilai putusan hakim sangat janggal dan menyalahi aturan hukum. Ini menguatkan dugaan adanya mafia tanah dan mafia hukum Peradilan di Pengadilan negeri Rantau Prapat,” Ucap Jurtini Siregar saat dikonfirmasi pada Rabu (2 juli 2025). Penggugat menyampaikan bahwa segel tanah milik orang tuanya tidak pernah diperjual belikan, Ia menegaskan bahwa bukti surat yang diajukan tergugat, yaitu segel tahun 1990, diduga membuat tanda tangan palsu.   “Hakim dinilai telah mengabaikan fakta bahwa kami tidak pernah menandatangani surat jual beli. Tanah itu murni warisan orang tua kami,” sebut Jurtini. Dalam persidangan, penggugat telah menyerahkan berbagai bukti kuat, seperti: Segel tanah asli tahun 1982 yang belum pernah dialihkan, surat keterangan waris dari Desa dan Kecamatan, pernyataan resmi dari Kepala Desa dan Camat yang menyebutkan bahwa tanah tersebut merupakan warisan dari Ramali Siregar kepada anak-anaknya, Serta dua saksi fakta yang memperkuat klaim kepemilikan Namun menurut penggugat, semua bukti dan kesaksian tersebut diabaikan oleh majelis hakim. “Kami sudah ajukan semua bukti yang sah, bahkan disaksikan oleh pejabat desa. Tapi entah mengapa hakim Menolak Gugatan Penggugat dan tergugat, sebabnya kami akan menempuh upaya hukum lanjutan dengan mengajukan banding ke Pengadilan tinggi Medan Lanjut jurtini melalui Kuasa hukumnya Beriman Panjaitan, S.H., M.H., kita tidak Terima atas putusan pengadilan yang keluar tgl 18 Juni 2025 yang diputus melalui accort dan sesuai aturan baru pada tanggal 1 Juli 2025 baru kita bisa download putusan accort, yg menyatakan menolak seluruh gugatan penggugat dan tergugat seluruhnya. Dan Jelas jelas pada putusan sela sidang terdahulu menolak permohonan para tergugat bahwa pengadilan tidak berwenang mengadili perkara ini,” sebutnya.   Dalam keterangannya, Beriman menyesalkan keputusan hakim yang menolak seluruh gugatan kliennya melalui sistem e-court, meskipun pihak penggugat telah menjalani sekitar 19 kali sidang termasuk pemeriksaan setempat (PS).”Kami menyesalkan putusan ini. Dalam prosesyang kami lalui, kami menilai bukti-bukti yang Di ajukan sudah sangat jelas. Namun majelis hakim tetap menolak seluruh gugatan,” kata Beriman.   Beriman menegaskan bahwa dalam sistem peradilan, memang memiliki kebebasan dan kemandirian untuk memutus perkara. Namun keputusan tersebut tetap harus didasarkan pada aturan hukum yang berlaku, fakta persidangan, dan rasa keadilan. “Dalam pelaksanaan tugasnya, hakim wajib menjunjung tinggi kode etik dan keadilan. Oleh karena itu, kami akan menempuh upaya banding ketingkat yang lebih tinggi. Kami berharap di tingkat banding nanti, para hakim akan lebih jeli dalam menilai fakta hukum dan bukti yang kami, tegasnya Beriman menambahkan, perjuangan pihaknya belum selesai. Pendampingan hukum terhadap Jurtini Siregar, seorang janda tua yang telah berjuang selama 15 tahun mempertahankan hak atas tanah warisan orang tuanya, akan terus dilakukan secara pro bono (gratis). “Ini bukan hanya soal tanah, tapi soal keadilan bagi rakyat kecil. Kami akan terus mendampingi Ibu Jurtini hingga keadilan benar-benar ditegakkan. Kami percaya, dengan izin Tuhan, kebenaran akan terungkap.” Tegas Beriman Panjaitan, S.H., M.H., Ketua Peradi Pergerakan Labuhanbatu Raya. (Red)

Read More