Bersuarakyat.online
Aceh Timur – Transparansi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, papan informasi publik terkait pengelolaan dana BOS diduga tidak terpajang di area ruangan sekolah sebagaimana mestinya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, masyarakat dan sejumlah pihak pemerhati pendidikan mempertanyakan keterbukaan pihak sekolah terhadap penggunaan dana BOS tahun 2025. Sekolah yang dipimpin oleh Hamidah Rokayana, S.Pd., M.M. ini disebut sulit memberikan akses informasi kepada publik.
> “Saat saya melakukan investigasi ke sekolah, kepala sekolah tidak berada di ruangannya. Kata guru, beliau baru saja keluar untuk membuat laporan ke BPK. Tapi papan informasi publik terkait dana BOS tidak terlihat di kantor,” ujar Hasbi, salah satu pemerhati pendidikan dan jurnalis lokal, Kamis (6/11/2025).
Berdasarkan data yang diperoleh, SMP Negeri 1 Idi Rayeuk menerima dana BOS sebesar Rp 677.400.000 pada tahap pencairan 24 Januari 2025. Dana tersebut digunakan untuk berbagai pos kegiatan, di antaranya:
Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 14.320.000
Pengembangan Perpustakaan: Rp 175.209.800
Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakurikuler: Rp 148.114.500
Asesmen & Evaluasi Pembelajaran: Rp 13.015.000
Administrasi Sekolah: Rp 133.147.300
Pengembangan Profesi Guru/Tendik: Rp 4.800.000
Langganan Daya dan Jasa: Rp 23.910.600
Pemeliharaan Sarana & Prasarana: Rp 83.832.800
Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran: Rp 6.500.000
Pembayaran Honor: Rp 74.550.000
Total: Rp 677.400.000
Sekolah yang berlokasi di Jalan Peutua Husen, Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk ini berstatus negeri dan telah berakreditasi A, dengan jumlah murid sebanyak 1.132 siswa serta 66 guru dan tenaga kependidikan.
Namun, sejumlah wartawan dan pemerhati publik mengaku sulit menemui kepala sekolah untuk meminta konfirmasi langsung.
> “Kami sudah mencoba menghubungi lewat telepon beberapa kali, tapi belum mendapat respons,” ungkap salah satu jurnalis lokal berinisial D.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi mengenai keterlambatan atau tidak adanya publikasi papan informasi dana BOS di lingkungan ruangan sekolah.
#Hsb