Bersuarakyat.online
Asahan,SIDOMUKTI Sumatera Utara Minggu, 14 Desember 2025.
Perguruan Silat Walet Puti menggelar Apel Perguruan dengan tema “Temu Kangen Pendekar Perguruan Silat Walet Puti Se-Indonesia” yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Padepokan Perguruan Silat Walet Puti, Kabupaten Asahan,Sidomukti Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi nasional para pendekar sekaligus momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, komitmen, serta kesetiaan terhadap ajaran dan jati diri perguruan.
Acara dibuka dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Pembina Upacara, Abangda Dadang Marli Ratta. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya komitmen dan loyalitas seluruh anggota terhadap Ikrar Sapta Darma Perguruan Silat Walet Puti sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan berkarakter.
> “Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu melahirkan generasi yang berguna bagi bangsa dan negara. Perguruan Silat Walet Puti harus mampu menciptakan kader-kader Generasi yang mampu menjaga dan melestarikan budaya bangsa sendiri, yakni silat atau pencak silat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Perguruan Silat Walet Puti, Abangda Yusman Andrio Sofli Ratta, dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar perguruan untuk terus menumbuhkan sikap saling menyayangi, saling memaafkan, serta menjaga persatuan demi keberlangsungan dan kemajuan perguruan.
> “Perguruan ini diciptakan oleh Maha Guru kita, Bapak Sofyan Ratta. Sebagai seorang pendekar, kita harus belajar rendah hati. Jika tidak tahu, maka belajarlah. Jika salah, akuilah dan mintalah maaf. Tidak ada manusia yang sempurna, karena setiap insan pasti pernah melakukan kesalahan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan agar seluruh pendekar tidak terjebak pada masa lalu, melainkan menatap masa depan dengan penuh keyakinan dan semangat kebersamaan.
> “Jangan terus melihat ke belakang. Mari kita tatap ke depan demi mencapai kejayaan Perguruan Silat Walet Puti,” tutupnya.
Selain rangkaian acara seremonial, Apel Perguruan yang diikuti oleh para pendekar, pengurus, dan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia ini semakin semarak dengan peragaan seni dan jurus-jurus andalan Perguruan Silat Walet Puti. Setiap daerah menampilkan ciri khas gerakan, kekuatan teknik, serta filosofi jurus yang mencerminkan kekayaan tradisi serta kekompakan perguruan.
Peragaan tersebut disambut antusias oleh para pendekar dan tamu undangan, menciptakan suasana penuh kegembiraan, kebanggaan, dan rasa persaudaraan yang kental. Atraksi jurus ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Perguruan Silat Walet Puti tetap konsisten dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan warisan budaya pencak silat kepada generasi penerus.
Kesan mendalam juga disampaikan oleh salah satu perwakilan pendekar sekaligus pengurus dari Kabupaten Labuhanbatu, Adv. Akhmat Saipul Sirait, S.H. Menurutnya, Apel Perguruan kali ini bukan hanya sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum emosional yang mempererat persaudaraan antarpendekar se-Indonesia.
> “Apel Perguruan kali ini berlangsung sangat khidmat dan penuh haru. Meski kami jarang bertemu, namun ketika berkumpul dalam satu momen seperti ini, kami benar-benar merasakan pertemuan dengan saudara-saudara sendiri dari seluruh Indonesia. Terjalin saling sapa, saling berbagi gagasan, serta saling menguatkan program-program perguruan,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan Apel Perguruan dan Temu Kangen Pendekar ini, seluruh agenda dan program Perguruan Silat Walet Puti ke depan dapat berjalan dengan baik dan terealisasi secara optimal.
> “Semoga melalui Apel Perguruan ini, seluruh program Perguruan Silat Walet Puti ke depan dapat dilaksanakan dengan lancar, solid, dan terealisasi secara nyata demi kemajuan perguruan yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin persatuan yang semakin kuat antara pendekar, pengurus, dan simpatisan, serta tumbuh semangat kolektif untuk membawa Perguruan Silat Walet Puti menuju kejayaan yang berlandaskan nilai-nilai luhur, disiplin, dan kebudayaan bangsa.
Tim/Red