Dua Lelaki warga Huta padang Desa Batu tunggal Di grebek personel Reskrim Polsek NA IX -x.pelaku Narkotika

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang langsung di tindak lanjutin Kapolsek Na 1X -X AKP Yustina, S,H.,M,H, dengan memerintahkan kanit Reskrim IPTU Dr.Iskandar Muda Sipayung, S,H.,M,H.,M,M, bersama tim melakukan penyelidikan di lokasi, petugas mengamankan dua Pria berinisial MR umur (28 thn) dan IS umur (42 thn),keduanya warga kecamatan Na IX – X Kabupaten Labuhan batu Utara Provinsi Sumatra Utara. Dari tangan MR di temukan lima plastik klip sedang dan sembilan plastik klip kecil berisi sabu dengan total berat bruto 7,01 gram, serta uang tunai Rp.195.000,plastik klip kosong berbagai ukuran, tiga mancis dan satu unit handphone oppo warna hitam. MR mengakui sabu tersebut miliknya, sementara IS mengaku sebagai pengguna yang membeli dari MR seharga Rp.50.000. Unit reskrim Polsek 1X -X mengungkap kasus Penyalagunaan Narkotika jenis sabu di dusun Hutapadang desa Batu tunggal kecamatan Na 1X -X Kabupaten Labuhan batu Utara pada hari selasa (03/Maret/2026) sekira pukul wib 12.30 wib. Kapolres Labuhan batu AKBP Wahyu Edrajaya S,I,K.,M,Si,melalui PLT Kasi humas IPTU Arwin, S,H.,menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan komitmen polri dalam memberantas Narkotika hingga ketingkat desa.ia mengajak masyarakat terus bersinergi menjaga lingkungan dari bahaya Narkoba demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.Ungkapnya     Daud Rinaldy Rangkuti.

Read More

BKMT Aceh Timur Hadir di Huntara, Berbagi Takjil untuk Warga Terdampak Banjir

Aceh Timur- bersuarakyat.online Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turun langsung ke lokasi kamp penampungan korban banjir (Huntara) di Desa Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Jumat, 06 Maret 2026. Kedatangan pengurus BKMT Aceh Timur tersebut bertujuan untuk menyalurkan bantuan takjil gratis kepada para korban bencana yang saat ini masih menetap di hunian sementara. Kegiatan tersebut dikemas dalam program Jumat Berkah, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa di tengah kondisi sulit. Ketua BKMT Aceh Timur, Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb, mengatakan bahwa pascabencana yang melanda Aceh Timur beberapa waktu lalu, banyak masyarakat yang kehilangan bukan hanya harta benda, tetapi juga sumber mata pencaharian. Menurutnya, sebagian besar warga yang terdampak merupakan petani dan pekebun. Saat ini banyak lahan pertanian yang rusak dan tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk bekerja. “Banyak masyarakat yang bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga kehilangan lapangan pekerjaan. Banyak di antara mereka yang selama ini menggantungkan hidup dari ladang dan kebun yang kini tidak bisa digunakan lagi,” Ungkap Erni. Ia mengaku merasa terpanggil bersama para pengurus BKMT Aceh Timur, TP PKK Aceh Timur dan Deskranasda, Pokja Bunda Paud, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Timur untuk turun langsung ke lapangan dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. “Ketika kami turun langsung ke lapangan, banyak warga yang mengeluh karena kehilangan pekerjaan. Hal itu membuat kami semakin tergerak untuk berbagi, walaupun hanya dalam bentuk takjil untuk berbuka puasa,” Tambahnya. Perjalanan rombongan menuju lokasi juga tidak sepenuhnya berjalan mulus. Dalam perjalanan, salah satu mobil rombongan mengalami kerusakan sehingga seluruh tim terpaksa berbuka puasa di pinggir jalan. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan untuk tetap melanjutkan kegiatan sosial tersebut. “Yang kami alami ini hanyalah sedikit dibandingkan dengan kesulitan yang dirasakan masyarakat yang setiap hari menghadapi berbagai keterbatasan,” Kata Erni. Akibat kerusakan kendaraan tersebut, rombongan harus menunggu cukup lama hingga malam hari di lokasi karena menunggu montir datang untuk memperbaiki mobil yang rusak. Kedatangan istri Wakil Bupati Aceh Timur bersama rombongan disambut hangat oleh warga yang saat ini menghuni hunian sementara di Desa Grong-Grong. Warga mengaku terharu dan tidak menyangka kehadiran istri pimpinan daerah dan rombongan ketempat mereka. “Kami tidak menyangka seorang istri pejabat dan rombongan mau turun langsung ke sini dan menyerahkan takjil untuk kami berbuka puasa,” Tutur salah seorang warga penghuni Huntara. Mereka juga menyampaikan doa dan harapan agar para pengurus BKMT, TP PKK, dan Dekranasda Aceh Timur selalu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas sosialnya. “Semoga seluruh pengurus BKMT, TP PKK dan Dekranasda Aceh Timur selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya,” Pungkas warga setempat. (Hsb

Read More

VIRAL! Dugaan Penganiayaan Beramai-ramai di Areal Eks HGU PT BSP Asahan Tuai Sorotan, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Bersuarakyat.online Asahan, Sumatera Utara — Beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindak pidana penganiayaan secara beramai-ramai di Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, tepatnya di areal perkebunan eks HGU PT BSP Asahan Unit Kuala Piasa Estate, memicu perhatian luas dari masyarakat serta aktivis agraria di Sumatera Utara. Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial tersebut, tampak aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang terhadap dua warga masyarakat bernama Ramadhani dan Muhammad Ramadhan. Diketahui, Ramadhani merupakan Ketua Satgas PDI Perjuangan Kecamatan Tinggi Raja.kabupaten Asahan Dalam rekaman video tersebut terlihat korban diduga mengalami tindakan kekerasan secara brutal yang dilakukan oleh sejumlah orang yang disebut-sebut merupakan karyawan PT BSP Asahan. Peristiwa tersebut diduga kuat memenuhi unsur tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang, sebagaimana diatur dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang merupakan pembaruan dari Pasal 170 KUHP lama. Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut disebut-sebut berinisial Y.E dan M.S, yang menurut sejumlah sumber diduga memimpin kelompok massa saat insiden terjadi. Namun hingga saat ini, penanganan perkara tersebut oleh aparat kepolisian dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Menurut informasi dari pihak korban, saksi-saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut hingga kini disebut belum dipanggil maupun diperiksa oleh penyidik. Padahal dalam ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), pemeriksaan saksi merupakan bagian penting dalam proses penyelidikan maupun penyidikan guna mengungkap secara terang suatu peristiwa pidana serta menentukan pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum. Ketua Umum Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Elemen Pejuang Rakyat (LSM SEP RAKYAT) Sumatera Utara, Ramses M. Sihombing, menyampaikan keprihatinannya terhadap lambannya penanganan kasus tersebut. Menurutnya, apabila suatu peristiwa dugaan tindak pidana telah didukung oleh bukti awal seperti rekaman video, keterangan korban, serta adanya saksi di lokasi kejadian, maka aparat penegak hukum seharusnya dapat segera mengambil langkah-langkah penyidikan secara profesional. “Langkah tersebut antara lain dengan memeriksa saksi-saksi, mengidentifikasi para terduga pelaku, serta mengambil tindakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ramses. Ia menilai, belum diperiksanya saksi-saksi yang mengetahui langsung kejadian tersebut justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. “Yang sangat disayangkan, sampai hari ini saksi-saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut belum juga diperiksa. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan publik mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut,” katanya. Ramses juga menyoroti respons aparat keamanan pada saat kejadian berlangsung. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, ketika insiden tersebut terjadi tidak terlihat kehadiran aparat kepolisian di lokasi kejadian, baik dari tingkat Polsek maupun Polres. Aparat disebut baru hadir setelah korban mengalami tindakan kekerasan. Menurutnya, apabila penanganan perkara seperti ini dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya kepastian hukum, maka berpotensi memicu ketegangan sosial antara masyarakat dengan pihak perusahaan. “Jika penanganan kasus seperti ini lambat dan tidak transparan, maka potensi konflik di lapangan bisa semakin besar dan berbahaya bagi stabilitas keamanan masyarakat,” ujarnya. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum di wilayah Polres Asahan, khususnya dalam penanganan konflik yang melibatkan masyarakat dan perusahaan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak profesional, transparan, serta berkeadilan, dan memastikan setiap dugaan tindak pidana diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Asahan maupun manajemen PT BSP Asahan belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.   Tim/Red

Read More

Momentum Nuzulul Qur’an, Bupati Fery Sahputra Simatupang Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Labusel, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya yang turut merasakan hangatnya kebersamaan dalam suasana Ramadhan. Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. “Terima kasih saya ucapkan kepada bapak dan ibu yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada kegiatan ini. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Al-Ustadz yang telah berkenan hadir untuk memberikan tausiyah agama dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an. Semoga apa yang disampaikan nanti dapat menambah wawasan keagamaan serta memperkuat keimanan kita semua,” ujar Bupati. Bupati Fery menuturkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan momentum spiritual yang sangat penting bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang mengarahkan manusia menuju jalan yang lurus, sekaligus menjadi sumber nilai dalam membangun kehidupan yang penuh kedamaian dan keberkahan. Ia menjelaskan bahwa di dalam Al-Qur’an terkandung begitu banyak petunjuk kehidupan, termasuk kewajiban manusia untuk menjaga silaturrahmi, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. “Peringatan Nuzulul Qur’an ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan kualitas pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab di dalam Al-Qur’an terdapat begitu banyak petunjuk yang menuntun kita menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi umat yang bertakwa,” ungkapnya. Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai sarana refleksi diri. Ia mengingatkan bahwa umat Islam adalah umat yang sangat beruntung karena telah diberikan pedoman hidup yang sempurna oleh Allah SWT, yakni kitab suci Al-Qur’an. “Melalui peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah ini, mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi bagi diri kita semua. Kita adalah umat yang sangat beruntung karena Allah SWT telah memberikan satu pedoman hidup yang sangat sempurna, yaitu Al-Qur’an, yang menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang sangat berharga. Di dalamnya terhimpun tiga nilai penting yang harus terus dijaga dan diamalkan, yaitu silaturrahim, silatul ilmi (mempererat hubungan melalui ilmu), serta silatul amal (menguatkan kebersamaan melalui perbuatan baik). Menurut Bupati, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, berakhlak, serta penuh kepedulian sosial. “Melalui momentum Ramadhan ini, saya berharap kita semua dapat terus memperbaiki diri, meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Pada kesempatan yang penuh berkah tersebut, Bupati Labuhanbatu Selatan juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Momen tersebut menjadi simbol bahwa semangat Ramadhan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang mengajak seluruh hadirin untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh hadirin bersama-sama melaksanakan buka puasa, menandai indahnya kebersamaan dalam bingkai keimanan dan persaudaraan di bulan yang penuh rahmat ini.

Read More

Melawan Narkoba dengan Ilmu: HT Milwan Gandeng Akademisi Edukasi Pelajar SMP/MTs

Bersuarakyat.id, Rantauprapat — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus diperkuat. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, memprioritaskan pelajar tingkat SMP dan MTs sebagai sasaran utama dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya di daerah pemilihannya, meliputi Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara, Sabtu (7/3). Langkah tersebut dinilai strategis mengingat masa remaja merupakan fase rentan terhadap pengaruh lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini juga merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Untuk memperkuat materi sosialisasi, Milwan menghadirkan akademisi dari Universitas Sumatera Utara, yakni Dr. Faisal Andi Mahrawa sebagai narasumber utama. Faisal dikenal sebagai dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU dengan jabatan lektor, sekaligus peneliti dan pengamat kebijakan publik. Selain aktif di dunia akademik, Faisal juga memiliki rekam jejak nasional, antara lain sebagai Peneliti Senior di InPAS, Tim Evaluator Kinerja Pemerintah Daerah (EKPD) Bappenas, panelis debat calon kepala daerah di Sumatera Utara, anggota tim seleksi KPU dan Bawaslu kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta pendiri Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI). Ia juga tercatat sebagai pengurus pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Dalam pemaparannya, Faisal menekankan pentingnya literasi narkotika sejak dini. Ia menjelaskan bahwa narkotika dan zat adiktif tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda karena memengaruhi pola pikir, mental, dan karakter. “Remaja harus dibekali pengetahuan sejak dini agar mampu mengatakan tidak pada narkoba. Kuncinya adalah pendidikan, disiplin belajar, dan keberanian bermimpi besar,” ujar Faisal di hadapan para pelajar. Ia juga berbagi kisah pribadinya yang menempuh pendidikan dari sekolah negeri hingga meraih gelar doktor dengan dukungan beasiswa. Menurutnya, latar belakang keluarga sederhana tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.(MC).

Read More

Malam Nuzulul Quran, Ikhtiar Bupati ANTON Membangun Karakter Generasi Muda Rohul Lewat Cahaya Al-Quran.

BERSUARAKYAT.ONLINE – Rohul Di bawah kemegahan kubah Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, suasana malam Sabtu (6/3/2026) terasa berbeda. Ribuan pasang mata tertuju pada mimbar, sementara lantunan ayat suci Al-Quran menggema halus, membasuh dahaga spiritual masyarakat yang hadir. Malam itu bukan sekadar peringatan kalender Hijriah; malam itu adalah momentum menjemput keberkahan Nuzulul Quran 1447 H. ​Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Wakil Bupati H. Syafruddin Poti, hadir di tengah-tengah jamaah. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas pejabat daerah, melainkan simbol kepemimpinan yang ingin mendekatkan diri pada Al-Quran sebagai kompas kehidupan. ​Dalam sambutannya yang menyentuh, Bupati Anton menyoroti realitas dunia modern. Di tengah deru perkembangan teknologi yang tak terbendung dan derasnya arus informasi yang seringkali membingungkan, Al-Quran disebutnya sebagai satu-satunya pegangan yang tak akan lekang oleh zaman. ​”Al-Quran bukan sekadar aksara untuk dibaca atau diperlombakan keindahannya. Ia adalah pedoman yang mengajarkan kita kejujuran, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Di tengah krisis moral yang terjadi di belahan dunia, nilai-nilai Al-Quranlah yang harus menjadi ‘sauh’ agar kita tidak hanyut,” tegas Bupati Anton. ​Harapan besar pun dititipkan kepada generasi muda Rokan Hulu. Bupati menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. ​Malam kian larut, namun semangat jamaah tak pudar. Prof. Dr. Muhammad Syaippudin, M.Ag, Guru Besar UIN SUSQA Riau, memberikan siraman rohani yang mendalam mengenai sejarah turunnya Al-Quran, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi mengaji bersama—sebuah tradisi yang terus dihidupkan untuk menjaga identitas Rokan Hulu sebagai daerah religius. ​Namun, keberkahan malam itu tidak berhenti pada kata-kata. Implementasi dari nilai “kepedulian sosial” yang disebutkan Bupati langsung diwujudkan dalam aksi nyata. Bersama perwakilan Kemenag Rohul, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis: ​100 Mushaf Al-Quran untuk memakmurkan Masjid Agung Islamic Center. ​Santunan untuk 20 Anak Yatim melalui Baznas Rohul. ​Bantuan khusus bagi para Mubaligh dan Mubalighah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mensyiarkan agama. ​Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar. Tampak hadir Ketua DPRD Rohul, unsur Forkopimda, Sekda Rohul, para Kepala OPD, Ketua Baznas, hingga para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran mereka mencerminkan satu visi: membangun Rokan Hulu yang maju dan sejahtera melalui fondasi spiritual yang kuat. ​Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, terpancar doa kolektif agar Kabupaten Rokan Hulu senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Sebuah ajakan pun terlontar bagi seluruh masyarakat untuk mulai menghidupkan budaya membaca dan mengamalkan Al-Quran, dimulai dari meja makan di rumah sendiri hingga ke tengah masyarakat luas. ​Malam itu, Masjid Agung Islamic Center bukan hanya menjadi saksi bisu sebuah seremoni, melainkan menjadi saksi lahirnya tekad baru untuk menjadikan Al-Quran sebagai pelita yang menyinari langkah menuju masa depan Rokan Hulu yang lebih damai dan penuh keberkahan. Penulis: Josua Tarigan & Amir Editor: Redaksi

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Bahas Pemutakhiran Data LBS Parsial 2026

Bersuarakyat.online Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan tindak lanjut rapat koordinasi pemutakhiran LBS Parsial Tahun 2026 wilayah Pulau Sumatera. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam proses pemutakhiran data LBS Parsial. Pemutakhiran data tersebut dinilai penting guna mendukung tersedianya data pertanahan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Rahmat, S.H., M.H., bersama perwakilan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu. Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Abdul Rahman, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam proses pemutakhiran data pertanahan. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat dibutuhkan agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah. “Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat dalam proses pemutakhiran data, sehingga dapat menunjang perencanaan pembangunan, pengelolaan pertanahan, serta pemanfaatan ruang yang lebih optimal di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dan sekitarnya,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor. “Komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, modern, dan terpercaya,” katanya.

Read More