TEBAR KEBAIKAN DI BULAN SUCI, DPD IPK LABUHANBATU GELAR AKSI BERBAGI TAKJIL DAN SANTUNAN ANAK YATIM 

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kabupaten Labuhanbatu menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Diponegoro, Rantauprapat, Senin (16/03/2026) sore. Ratusan paket takjil untuk berbuka puasa dibagikan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan tersebut. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terlebih bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Puluhan kader DPD IPK Labuhanbatu tampak turun langsung ke lapangan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Dengan penuh semangat, para kader menyapa pengguna jalan sambil membagikan paket berbuka puasa secara tertib di tepi jalan. Ketua DPD IPK Labuhanbatu, Josman Sinaga, SE, melalui Ketua Harian Dian Susetya, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari program sosial organisasi selama bulan Ramadhan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antar kader. “Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami berharap takjil yang dibagikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba,” ujar Dian Susetya. Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kebersamaan di kalangan kader IPK, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Setelah kegiatan pembagian takjil, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran pengurus dan kader DPD IPK Labuhanbatu. “Melalui kegiatan tersebut, DPD IPK Labuhanbatu berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kemanusiaan” ujar Dian Susetya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. #AR

Read More

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Bersuarakyat.online Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi, ( Purn) H. Tito Karnavian dan Menteri Sosial Drs.K.H. Saifullah Yusuf , S.I.P di Kabupaten Aceh Timur, Senin, 16 Maret 2026. Kunjungan dua menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto tersebut dalam rangka penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di Aceh Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur. Bantuan yang disalurkan meliputi santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia, jaminan hidup bagi pengungsi, bantuan isi hunian, serta bantuan stimulan sosial ekonomi bagi masyarakat terdampak. Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan bantuan senilai total Rp100.975.850.000,- untuk penanganan korban bencana alam di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Bantuan ini terdiri dari beberapa komponen, yaitu bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp38.215.000.000,- untuk 7.643 Kepala Keluarga (KK), bantuan jaminan hidup sebesar Rp38.921.850.000,- untuk 28.831 jiwa, bantuan isi hunian sebesar Rp22.929.000.000,- untuk 7.643 KK, bantuan santunan ahli waris sebesar Rp900.000.000,- untuk 60 jiwa, serta bantuan santunan luka berat sebesar Rp10.000.000,- untuk 2 jiwa. Dalam laporannya, Bupati Al-Farlaky menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah mengajukan sejumlah bantuan kepada Kementerian Sosial RI sebagai bagian dari upaya penanganan dampak bencana. Untuk bantuan stimulan sosial ekonomi, Pemkab Aceh Timur mengajukan bantuan bagi 25.320 kepala keluarga berdasarkan data rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.643 kepala keluarga telah mendapatkan persetujuan dengan total anggaran Rp38,21 miliar. Selain itu, bantuan jaminan hidup diajukan untuk 47.389 jiwa selama tiga bulan dengan nilai Rp15 ribu per jiwa per hari, berdasarkan data penghuni hunian sementara dan data tempat tinggal hunian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.831 jiwa telah mendapat persetujuan dengan total anggaran Rp38,92 miliar. Selanjutnya, bantuan isi hunian diajukan untuk 25.320 kepala keluarga, dengan jumlah yang telah disetujui sebanyak 7.643 kepala keluarga dengan total anggaran Rp22,92 miliar. Pemerintah juga menyalurkan santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia sebanyak 60 jiwa dengan total nilai Rp900 juta. Selain itu, santunan bagi korban luka berat diberikan kepada dua orang dengan total bantuan Rp10 juta. Bupati Al-Farlaky juga memaparkan data dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh Timur sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 24 kecamatan dan 454 gampong terdampak bencana. Jumlah rumah yang terendam mencapai 81.603 unit, dengan jumlah pengungsi sebanyak 56.332 kepala keluarga atau 236.822 jiwa. Secara keseluruhan, masyarakat terdampak mencapai 81.603 kepala keluarga atau 290.582 jiwa. Dalam peristiwa tersebut juga tercatat 58 orang meninggal dunia. Sementara itu, data kerusakan rumah berdasarkan BNBA sebelum proses verifikasi menunjukkan rumah rusak ringan sebanyak 16.590 unit, rusak sedang 5.484 unit, dan rusak berat 3.844 unit. Dengan demikian, total rumah yang mengalami kerusakan di Aceh Timur mencapai 25.918 unit. Bupati juga melaporkan perkembangan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana. Dari total usulan 3.084 unit huntara, sebanyak 1.966 unit telah selesai dibangun, sedangkan 1.082 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian. Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan juga mewakili daerah lain yang terdampak bencana, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran kabinet yang telah memberikan perhatian besar bagi daerah kami,” ujar Al-Farlaky. Ia berharap dengan dukungan pemerintah pusat tersebut, proses percepatan penanganan dampak banjir di Aceh Timur dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat segera bangkit dari kondisi bencana. Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, Kementerian Sosial ditugaskan menyalurkan berbagai bentuk bantuan mulai dari masa tanggap darurat hingga pasca bencana. Menurutnya, pada masa kedaruratan Kementerian Sosial turut memberikan dukungan logistik, dapur umum, tenda pengungsian, serta berbagai bantuan lain bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, dan sejumlah lembaga terkait. Sedangkan pada masa pasca kedaruratan, bantuan yang disalurkan meliputi santunan bagi korban meninggal dunia, santunan korban luka berat, jaminan hidup bagi pengungsi, serta bantuan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah memiliki mekanisme khusus dalam penanganan bencana di sejumlah daerah yang terdampak luas, termasuk di Aceh. “Presiden membentuk satuan tugas khusus yang diketuai oleh Menteri Dalam Negeri untuk mengoordinasikan berbagai bantuan dari pemerintah pusat agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif,” ujar Saifullah Yusuf. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan bahwa total bantuan yang disalurkan akan membuat sekitar Rp100 miliar beredar di Aceh Timur. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang terdampak bencana, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Dana ini akan beredar di Aceh Timur dan diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Tito. Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penyaluran bantuan. “Data yang disampaikan harus benar-benar akurat dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan agar bantuan dapat disalurkan dengan lancar kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Mendagri juga meminta pemerintah daerah untuk proaktif dalam melengkapi data korban serta membentuk tim satuan tugas khusus guna mempercepat proses pendataan dengan melibatkan unsur Forkopimda agar masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan yang menjadi hak mereka. (Hsb)

Read More

KORDA IPK LABUHANBATU RAYA TURUT BERSEMAI DALAM KEGIATAN BERBAGI TAKJIL BERSAMA DPD IPK LABUHANBATU 

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di Jl. Diponegoro, Ex Pasar Baru Rantauprapat, Senin (16/03/2026). Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian serta semangat berbagi kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa. Puluhan kader IPK tampak turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Koordinator Daerah (Korda) DPD IPK Labuhanbatu Raya, Jansen Nainggolan, yang turut hadir dan berbaur bersama para kader dalam aksi berbagi tersebut. Dalam kesempatan itu, Jansen Nainggolan menyampaikan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadhan merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan meningkatkan kepekaan sosial kader IPK Labuhanbatu terhadap masyarakat sekitar, sekaligus menjadi kegiatan positif dalam menunggu waktu berbuka puasa,” ujar Jansen Nainggolan Usai kegiatan pembagian takjil, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta kegiatan buka puasa bersama yang dimulai pada pukul 17.00 WIB. Ketua Harian DPD IPK Labuhanbatu, Dian Susetya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas antar kader IPK. “Melalui kegiatan ini kita berharap kebersamaan antar kader semakin erat, serta memperkuat sinergi dan semangat soliditas di dalam tubuh IPK Labuhanbatu,” ungkapnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus PAC IPK Rantau Utara, PAC IPK Rantau Selatan, PAC IPK Bilah Hulu, serta perwakilan SAPMA DPD IPK Labuhanbatu yang bersama-sama menyukseskan kegiatan sosial di bulan penuh berkah ini. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, IPK Labuhanbatu berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat.

Read More

Penggunaan Dana Desa Batu Tunggal Kecamatan NA IX -X dipertanyakan Selama Delapan Tahun 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu Utara,16 Maret 2026 Pemerintah Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA.IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara , menerima Dana Desa setiap tahunnya untuk memajukan perekonomian masyarakat. Namun, penggunaan Dana tersebut dipertanyakan karena infrastruktur jalan desa yang kurang berkualitas dan sudah rusak. Hasil investigasi Lsm SEP dan Awak Media Bersuara Rakyat Onlaein serta LBH Tipikor PKR, bersama Tim melihat Kondisi Infrastruktur Jalan Desa yang terdiri dari 7 dusun rusak parah, pada 13 Maret 2026 pukul 9.00wib di lokasi , sehingga berdampak dan menghambat perekonomian masyarakat petani perkebunan kelapa sawit, terkait pembangunan infrastruktur Jalan Desa dinilai tidak sesuai dengan Anggaran Dana Desa yang diterima. Anehnya, Oknum Kepala Desa saat di temui di kantor kepala desa pada Senin 16 Maret 2026 pukul 9.00wib Kepala desa batu tunggal Indra Sugiarto SH tidak berada di kantor saat dikonfirmasi oleh insan Pers pada jam Dinas Kerja, Jurnalis mengkonfirmasi dari salah satu Stap desa batu tunggal yang tidak mau di tuliskan namanya ke permukaan media,Dengan mengatakan datangi saja kerumahnya pak ,Ungkapnya terhadap Jurnalis , akhirnya jurnalis berupaya menghubungi melalui WhatsApp tentang pertanggungjawaban laporan APBDES Tahun 2022-2024 tidak mendapat balasan . Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA.IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kini berstatus Desa Maju di tahun 2025 dengan jumlah penduduk kurang lebih 3500 orang, yang sumber pendapatan utama dari hasil petani dari pertanian perkebunan kelapa sawit. Kurang lebih sembilan tahun Pemerintah Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA. IX-X, mulai dari tahun 2016 sampai 2025 telah menerima Dana Desa begitu besar, yang di salurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan untuk membantu pembangunan hingga perekonomian Desa tertinggal, namun infrastruktur jalan Desa masih banyak yang rusak dan sangat dibutuhkan perbaikan demi melancarkan sarana transportasi. Masyarakat mendesak agar Pemerintah melakukan audit kembali dan investigasi terkait penggunaan Dana Desa di desa Batu Tunggal untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran .   Penulis *** DR Rangkuti ***

Read More

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

  Aceh Timur — bersuarakyat.online 16 Maret 2026   Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi, ( Purn) H. Tito Karnavian dan Menteri Sosial Drs.K.H. Saifullah Yusuf , S.I.P di Kabupaten Aceh Timur, Senin, 16 Maret 2026.   Kunjungan dua menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto tersebut dalam rangka penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di Aceh Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur. Bantuan yang disalurkan meliputi santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia, jaminan hidup bagi pengungsi, bantuan isi hunian, serta bantuan stimulan sosial ekonomi bagi masyarakat terdampak.   Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan bantuan senilai total Rp100.975.850.000,- untuk penanganan korban bencana alam di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.   Bantuan ini terdiri dari beberapa komponen, yaitu bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp38.215.000.000,- untuk 7.643 Kepala Keluarga (KK), bantuan jaminan hidup sebesar Rp38.921.850.000,- untuk 28.831 jiwa, bantuan isi hunian sebesar Rp22.929.000.000,- untuk 7.643 KK, bantuan santunan ahli waris sebesar Rp900.000.000,- untuk 60 jiwa, serta bantuan santunan luka berat sebesar Rp10.000.000,- untuk 2 jiwa.   Dalam laporannya, Bupati Al-Farlaky menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah mengajukan sejumlah bantuan kepada Kementerian Sosial RI sebagai bagian dari upaya penanganan dampak bencana.   Untuk bantuan stimulan sosial ekonomi, Pemkab Aceh Timur mengajukan bantuan bagi 25.320 kepala keluarga berdasarkan data rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.643 kepala keluarga telah mendapatkan persetujuan dengan total anggaran Rp38,21 miliar.   Selain itu, bantuan jaminan hidup diajukan untuk 47.389 jiwa selama tiga bulan dengan nilai Rp15 ribu per jiwa per hari, berdasarkan data penghuni hunian sementara dan data tempat tinggal hunian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.831 jiwa telah mendapat persetujuan dengan total anggaran Rp38,92 miliar.   Selanjutnya, bantuan isi hunian diajukan untuk 25.320 kepala keluarga, dengan jumlah yang telah disetujui sebanyak 7.643 kepala keluarga dengan total anggaran Rp22,92 miliar.   Pemerintah juga menyalurkan santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia sebanyak 60 jiwa dengan total nilai Rp900 juta. Selain itu, santunan bagi korban luka berat diberikan kepada dua orang dengan total bantuan Rp10 juta.   Bupati Al-Farlaky juga memaparkan data dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh Timur sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 24 kecamatan dan 454 gampong terdampak bencana.   Jumlah rumah yang terendam mencapai 81.603 unit, dengan jumlah pengungsi sebanyak 56.332 kepala keluarga atau 236.822 jiwa. Secara keseluruhan, masyarakat terdampak mencapai 81.603 kepala keluarga atau 290.582 jiwa. Dalam peristiwa tersebut juga tercatat 58 orang meninggal dunia.   Sementara itu, data kerusakan rumah berdasarkan BNBA sebelum proses verifikasi menunjukkan rumah rusak ringan sebanyak 16.590 unit, rusak sedang 5.484 unit, dan rusak berat 3.844 unit. Dengan demikian, total rumah yang mengalami kerusakan di Aceh Timur mencapai 25.918 unit.   Bupati juga melaporkan perkembangan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana. Dari total usulan 3.084 unit huntara, sebanyak 1.966 unit telah selesai dibangun, sedangkan 1.082 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian.   Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana.   “Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan juga mewakili daerah lain yang terdampak bencana, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran kabinet yang telah memberikan perhatian besar bagi daerah kami,” ujar Al-Farlaky.   Ia berharap dengan dukungan pemerintah pusat tersebut, proses percepatan penanganan dampak banjir di Aceh Timur dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat segera bangkit dari kondisi bencana.   Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, Kementerian Sosial ditugaskan menyalurkan berbagai bentuk bantuan mulai dari masa tanggap darurat hingga pasca bencana.   Menurutnya, pada masa kedaruratan Kementerian Sosial turut memberikan dukungan logistik, dapur umum, tenda pengungsian, serta berbagai bantuan lain bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, dan sejumlah lembaga terkait.   Sedangkan pada masa pasca kedaruratan, bantuan yang disalurkan meliputi santunan bagi korban meninggal dunia, santunan korban luka berat, jaminan hidup bagi pengungsi, serta bantuan pemulihan sosial ekonomi masyarakat.   Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah memiliki mekanisme khusus dalam penanganan bencana di sejumlah daerah yang terdampak luas, termasuk di Aceh.   “Presiden membentuk satuan tugas khusus yang diketuai oleh Menteri Dalam Negeri untuk mengoordinasikan berbagai bantuan dari pemerintah pusat agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif,” ujar Saifullah Yusuf.   Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan bahwa total bantuan yang disalurkan akan membuat sekitar Rp100 miliar beredar di Aceh Timur.   Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang terdampak bencana, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.   “Dana ini akan beredar di Aceh Timur dan diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Tito.   Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penyaluran bantuan. “Data yang disampaikan harus benar-benar akurat dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan agar bantuan dapat disalurkan dengan lancar kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.   Mendagri juga meminta pemerintah daerah untuk proaktif dalam melengkapi data korban serta membentuk tim satuan tugas khusus guna mempercepat proses pendataan dengan melibatkan unsur Forkopimda agar masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan yang menjadi hak mereka. (Hsb)

Read More

Beriman Panjaitan,SH.MH Menangkan Tuimen Atas Gugatan Menantu Perempuan

  Bersuarakyat.online – Labuhanbatu 16 Maret 2026 Pengadilan negeri Rantauprapat Memutus Putusan MENOLAK GUGATAN Menantu perempuan Terhadap Mertua laki lakinya yang bernama Tuimen warga Aek kulim desa Mandalasena kecamatan Silangkitang, Kab Labusel Dengan No Perkara 179/Pdt.G/2025/PN.RAP. Senin (16/03/2026). dan tinggal menunggu salinan putusan biasanya diserahkan maksimal 14 hari kerja setelah diucapkan.     Tuimen Mertua yang digugat Menantunya Mengucapkan Apresiasi Yang seTinggi tingginya kepada Majelis Hakim Pengadilan negeri Rantauprapat Atas Putusan Yang Menolak Gugatan Menantunya, ucapnya Di Ruang Tunggu Pengadilan (Senin,16/03/2026).   Lanjutnya Kami merasa bersyukur dan menyambut positif dan mengapresiasi putusan hakim Pengadilan yang menangani perkara ini, apalagi ini putusan ini keluar di bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh Berkah,saya merasa terharu, Putusan ini membuktikan bahwa hukum telah benar ditegakkan berdasarkan fakta dan bukti yang sah, bukan sekadar klaim sepihak,bagi masyarakat yg membutuhkan kepastian hukum dalam memperjuangkan hak – haknya yang merasa di dzolim.       Kami ucapkan terimakasih kasih ke majelis hakim pengadilan negeri Rantauprapat. Dalam perkara ini telah memutus Menolak gugatan perkara sesuai degan fakta – fakta hukum dan bukti yang kami sampaikan dalam persidangan, ini hikmah bulan Ramadhan, Bulan yang penuh berkah, kebenaran menemukan jalannya. Suderi anak dari Tuimen saat ditemui mengatakan Syukur Alhamdulillah yang tak terhingga, dan terimakasih yang sebesar besarnya kepada majelis Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat yang menangani perkara kami, kami tidak menyangka majelis hakim memenangkan kami, karena kami adalah orang yang merasa Terzolimi yang mencari keadilan.   Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kuasa hukum kami bapak Beriman Panjaitan,SH.MH dan rekan rekan yang telah membantu kami dalam menghadapi Gugatan ini, hanya Tuhanlah yang membalasnya semua kebaikannya, semoga beliau dan keluarganya sehat selalu dan mendapat rezeki, ucap suderi dengan wajah terharu sambil meneteskan air mata. Beliau selalu memberi semangat dan menguatkan Kami dalam mengikuti semua tahapan persidangan hingga akhirnya majelis hakim memutus perkara ini pada yang sebenarnya.   Sekali lagi kami sangat apresiasi sikap majelis yg berpihak kepada yang benar. Memang masih ada keadilan bagi masyarakat yg membutuhkan keadilan, pencari keadilan, kepastian hukum di pengadilan negeri Rantauprapat, Tanpa memandang siapa pencari keadilan orang yang tidak mampu, susah dan lemah,tegasnya.     Red

Read More

Tuimen Apresiasi Putusan Pengadilan Negeri Rantauprapat Menolak Gugatan Menantu Perempuan  

  Bersuarakyat.online – Labuhanbatu   Pengadilan negeri Rantauprapat Memutus Putusan MENOLAK GUGATAN Menantu perempuan Terhadap Mertua laki lakinya yang bernama Tuimen warga Aek kulim desa Mandalasena kecamatan Silangkitang, Kab Labusel Dengan No Perkara 179/Pdt.G/2025/PN.RAP. Senin (16/03/2026). dan tinggal menunggu salinan putusan biasanya diserahkan maksimal 14 hari kerja setelah diucapkan. Tuimen Mertua yang digugat Menantunya Mengucapkan Apresiasi Yang seTinggi tingginya kepada Majelis Hakim Pengadilan negeri Rantauprapat Atas Putusan Yang Menolak Gugatan Menantunya, ucapnya Di Ruang Tunggu Pengadilan (Senin,16/03/2026).   Lanjutnya Kami merasa bersyukur dan menyambut positif dan mengapresiasi putusan hakim Pengadilan yang menangani perkara ini, apalagi ini putusan ini keluar di bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh Berkah,saya merasa terharu, Putusan ini membuktikan bahwa hukum telah benar ditegakkan berdasarkan fakta dan bukti yang sah, bukan sekadar klaim sepihak,bagi masyarakat yg membutuhkan kepastian hukum dalam memperjuangkan hak – haknya yang merasa di dzolim.   Kami ucapkan terimakasih kasih ke majelis hakim pengadilan negeri Rantauprapat. Dalam perkara ini telah memutus Menolak gugatan perkara sesuai degan fakta – fakta hukum dan bukti yang kami sampaikan dalam persidangan, ini hikmah bulan Ramadhan, Bulan yang penuh berkah, kebenaran menemukan jalannya. Suderi anak dari Tuimen saat ditemui mengatakan Syukur Alhamdulillah yang tak terhingga, dan terimakasih yang sebesar besarnya kepada majelis Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat yang menangani perkara kami, kami tidak menyangka majelis hakim memenangkan kami, karena kami adalah orang yang merasa Terzolimi yang mencari keadilan.   Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kuasa hukum kami bapak Beriman Panjaitan,SH.MH dan rekan rekan yang telah membantu kami dalam menghadapi Gugatan ini, hanya Tuhanlah yang membalasnya semua kebaikannya, semoga beliau dan keluarganya sehat selalu dan mendapat rezeki, ucap suderi dengan wajah terharu sambil meneteskan air mata. Beliau selalu memberi semangat dan menguatkan Kami dalam mengikuti semua tahapan persidangan hingga akhirnya majelis hakim memutus perkara ini pada yang sebenarnya.   Sekali lagi kami sangat apresiasi sikap majelis yg berpihak kepada yang benar. Memang masih ada keadilan bagi masyarakat yg membutuhkan keadilan, pencari keadilan, kepastian hukum di pengadilan negeri Rantauprapat, Tanpa memandang siapa pencari keadilan orang yang tidak mampu, susah dan lemah,tegasnya.     Red

Read More