Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

    Aceh Timur –bersuarakyat.online Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melantik 145 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, Senin (30/3/2026).   Dari total tersebut, sebanyak 14 orang merupakan camat dan 131 lainnya pejabat pengawas.   Dalam arahannya, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik diberikan waktu selama satu tahun untuk menunjukkan kinerja, prestasi, dan dedikasi di unit kerja masing-masing.   “Sekitar 145 pejabat administrator dan pengawas kita berikan waktu satu tahun untuk menunjukkan kinerja, prestasi, dan dedikasinya. Setelah itu akan dilakukan evaluasi,” ujar Al-Farlaky. Ia menjelaskan, pelantikan ini sebagian besar merupakan pergeseran jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan secara berkala.   “Jika kinerjanya baik akan dilanjutkan, bahkan berpeluang untuk promosi,” tegasnya.   Bupati juga menekankan pentingnya keselarasan dalam bekerja dengan mengikuti ritme kepemimpinan yang diterapkan.   “Ikuti ritme kepemimpinan saya, maka kita akan mudah secara bersama membawa perahu kepemimpinan ini,” katanya.   Selain itu, ia meminta seluruh pejabat meningkatkan disiplin, memperbaiki administrasi, serta membangun semangat kolaborasi di setiap instansi.   “Pemerintah tidak boleh lemah. Kita harus memiliki semangat membangun yang kuat untuk Aceh Timur,” ujarnya.   Al-Farlaky juga mendorong para pejabat untuk terus mengembangkan kapasitas diri seiring perkembangan zaman.   “Asah dan tingkatkan kemampuan. Upgrade pengetahuan agar mampu berinovasi dalam memimpin dan bekerja,” tambahnya.   Bupati Al-Farlaky turut memberikan perhatian khusus kepada camat yang ditugaskan di wilayah terdampak banjir. Ia meminta agar mereka segera bergerak cepat dalam proses pemulihan pascabencana.   Menurutnya, para camat harus mampu bekerja di bawah tekanan, terutama dalam kondisi daerah yang masih dalam tahap penanganan bencana.   “Mulai dari pembangunan infrastruktur, percepatan pembangunan huntara, hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat harus dikawal dengan baik,” ujarnya.   Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara camat dengan kepala desa dan seluruh perangkat di tingkat gampong.   “Persoalan di tingkat bawah harus bisa diselesaikan di kecamatan, tidak harus semuanya naik ke kabupaten,” tegasnya.   Khusus bagi pejabat di level sekretaris dinas, Bupati menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan kekompakan dalam tim.   “Yang kita bangun adalah kerja tim, bukan kerja individu. Jika tim solid, maka nama dinas dan pemerintah yang akan terangkat,” katanya.   Ia pun meminta seluruh pejabat menunjukkan dedikasi dan kompetensi guna mendukung pencapaian visi dan misi pemerintah daerah.   “Tunjukkan dedikasi dan kompetensi agar prestasi dinas sejalan dengan visi misi yang kita tetapkan,” pungkasnya.   Adapun pejabat yang mengalami pergeseran jabatan camat di antaranya, Adnan, S.Ag dipercaya sebagai Camat Peudawa setelah sebelumnya menjabat Camat Idi Tunong. Cut Sriwahyuni, S.E diangkat menjadi Camat Simpang Jernih dari jabatan sebelumnya sebagai Sekretaris Kecamatan Simpang Jernih. Taufiq Hidayat kini menjabat Camat Peureulak Timur setelah sebelumnya memimpin Kecamatan Serbajadi.   Selanjutnya, Adnan lainnya yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dipercaya sebagai Camat Serbajadi. Furqan Febriansyah, S.STP., M.AP yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Aplikasi dan Teknologi Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika kini diamanahkan sebagai Camat Birem Bayeun. Zainal Abidin, S.E yang sebelumnya Sekretaris Kecamatan Sungai Raya dipercaya sebagai Camat Rantau Selamat.   Mahyuddin, S.Pd., M.AP dari jabatan Kepala Bidang Pemberdayaan Santri pada Dinas Pendidikan Dayah kini menjabat Camat Ranto Peureulak. Ihram, S.Sos yang sebelumnya Sekretaris Kecamatan Peureulak Barat tetap dipercaya sebagai Camat Peureulak Barat. Zulfikar, S.E., M.AP yang sebelumnya Sekretaris Kecamatan Darul Falah kini menjabat Camat Madat.   Rafli, S.E dari jabatan Sekretaris Kecamatan Darul Ihsan diangkat menjadi Camat Darul Ihsan. Hasdiansyah Mulyadi, S.T yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Transportasi dan Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan kini dipercaya sebagai Camat Peunaron. Adnan, S.Ag yang sebelumnya menjabat Camat Julok kini diamanahkan sebagai Camat Darul Aman.   Iskandarsyah, S.E., M.AP yang sebelumnya menjabat Camat Darul Aman kini dipercaya sebagai Camat Peudawa. Selain itu, Muhammad, S.Pd.I., M.A yang sebelumnya menjabat Camat Peunaron kini dipercaya sebagai Camat Julok. Hsb

Read More

Pelarian Andi Hakim Febriansyah, eks kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, cabang Rantauprapat akhirnya kandas

Bersuarakyat.online Personel Subdit II Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut menangkap tersangka penggelapan uang jemaah gereja senilai Rp 28 Miliar. Berdasarkan foto yang diterima, Andi tampak mengenakan topi hitam, kaus cokelat, dan celana jeans. Ia terlihat duduk dikelilingi personel Polisi dan petugas bandara Internasional Kualanamu. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan pihaknya menangkap penggelapan uang jemaah gereja tersebut. Namun demikian, ia belum bisa mengungkap kapan, dimana, Andi ditangkap. “Benar. Yang bersangkutan sudah diamankan, dan masih menjalani pemeriksaan,”kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Senin (30/3/2026). Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut telah menetapkan status tersangka terhadap Andi Hakim Febriansyah, mantan kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, cabang Rantauprapat. Penetapan tersangka dilakukan pada 13 Maret kemarin, usai penyidik melakukan rangkaian penyelidikan, penyidikan, dan bukti permulaan yang cukup. “Kemudian, statusnya sekarang sudah tersangka, ditetapkan pada tanggal 13 Maret, setelah kami lakukan gelar perkara,”kata Kombes Rahmat Budi Handoko, Rabu (18/3/2026). Adapun pelapornya adalah pimpinan cabang Bank BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, dan yang dilaporkan ialah Andi Hakim Febriansyah. Setelah menerima laporan, Polisi melakukan penyelidikan dan memanggil Andi Hakim untuk dimintai keterangan. Namun, ketika dipanggil untuk diperiksa, Andi Hakim disebut sudah berangkat ke Bali untuk liburan bersama istrinya, Camelia Rosa. Diselidiki lebih lanjut, ternyata Andi Hakim sudah melarikan diri ke Australia melalui Bali pada 28 Februari, sekira pukul 18:55 WIB.

Read More

Bupati Fery Sahputra Pimpin Apel Gabungan Pasca Libur Idul Fitri, Tegaskan Disiplin ASN dan Penguatan Pelayanan Publik

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang dilaksanakan pada Senin (30/3/2026). Apel gabungan tersebut menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik setelah libur Hari Besar Keagamaan Nasional, sekaligus momentum memperkuat semangat pengabdian, disiplin, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Dalam amanatnya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara. “Momentum Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi titik awal untuk kembali kepada fitrah, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih jujur, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara,” ujar Bupati. Bupati menekankan bahwa disiplin ASN merupakan pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang optimal. Menurutnya, disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran tepat waktu, tetapi juga mencakup kedisiplinan dalam melaksanakan tugas dan fungsi, kepatuhan terhadap aturan dan perundang-undangan, serta komitmen dalam menjaga integritas dan etika sebagai abdi negara. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pasca libur Idul Fitri harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan serta memperkuat budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. “Pasca Idul Fitri ini harus menjadi momentum re-start semangat kerja kita. Tinggalkan kebiasaan lama yang kurang baik, dan mari kita bangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan agar tidak ada lagi ASN yang mengabaikan tanggung jawab, menunda pekerjaan, tidak berada di tempat saat jam kerja, maupun memberikan pelayanan yang tidak maksimal kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah harus dijawab melalui kinerja yang nyata dan pelayanan yang berkualitas. Selain itu, Bupati menginstruksikan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memperkuat pengawasan internal di masing-masing perangkat daerah, menegakkan aturan disiplin ASN secara konsisten tanpa pandang bulu, serta memberikan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Instruksi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang tertib, profesional, dan bertanggung jawab di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pada kesempatan yang sama, Bupati Fery juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang selama ini telah menunjukkan kinerja baik, disiplin tinggi, serta dedikasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Ia mengajak seluruh ASN agar menjadikan nilai-nilai Ramadan yang telah dijalani sebagai energi moral dan spiritual untuk bekerja lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih bertanggung jawab dalam melayani masyarakat. “Jangan sampai semangat ibadah yang telah kita bangun selama Ramadan tidak tercermin dalam kinerja kita sehari-hari. Mari kita jadikan semangat tersebut sebagai energi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Usai pelaksanaan apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan acara bersalam-salaman antara Bupati Labuhanbatu Selatan dengan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan Idul Fitri. Momen tersebut menjadi wujud silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan seluruh jajaran ASN, sebagai bagian dari penguatan soliditas dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Melalui apel gabungan perdana pasca libur Idul Fitri ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan disiplin aparatur, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Read More

ATR/BPN Tetap Buka Layanan Terbatas Saat Libur Nyepi dan Lebaran 1447 H, Warga Manfaatkan untuk Urus Tanah

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tetap menghadirkan layanan pertanahan secara terbatas selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk tetap mengakses informasi dan berkonsultasi terkait urusan pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia. Sejumlah warga memanfaatkan momentum libur panjang ini, tidak hanya untuk berkumpul bersama keluarga, tetapi juga mengurus persoalan aset tanah. Salah satunya Ellys Suroya, warga Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang mendatangi Kantah Kabupaten Jombang pada Selasa (24/03/2026). Ellys mengaku sempat ragu karena mengira layanan pemerintah tutup selama libur Lebaran. Namun, ia merasa terbantu setelah mengetahui adanya layanan terbatas yang tetap beroperasi. “Saya sempat ragu buka atau tidak, tapi ternyata tetap ada layanan. Ini sangat membantu kami, apalagi di saat libur seperti ini,” ujarnya. Ia menjelaskan, momen berkumpul keluarga dimanfaatkan untuk membahas kepastian status tanah keluarga. Bersama anaknya, Ellys datang langsung untuk mencari informasi terkait proses balik nama sertipikat, termasuk persyaratan dan biaya yang diperlukan. Di wilayah lain, layanan ini juga dirasakan manfaatnya oleh warga dari Indonesia bagian timur. Ali, yang mengunjungi Kantah Kota Palu pada Jumat (20/03/2026), memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan prosedur pengurusan roya. Menurutnya, kehadiran layanan di hari libur mencerminkan komitmen pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. “Di hari libur pun masih bisa dilayani, ini sangat membantu. Pelayanannya juga tetap baik,” kata Ali. Pelaksanaan layanan terbatas ini mengacu pada Surat Menteri ATR/Kepala BPN Nomor B/KP.06/331-100/III/2026 tertanggal 10 Maret 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya ATR/BPN untuk memastikan kebutuhan layanan pertanahan masyarakat tetap terpenuhi, meski dalam masa libur nasional. Program layanan saat libur ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, ATR/BPN juga telah membuka layanan serupa pada libur Idulfitri 1446 H serta periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebagai alternatif, masyarakat yang tidak dapat datang langsung ke Kantah tetap dapat mengakses informasi melalui situs resmi atrbpn.go.id maupun kanal media sosial ATR/BPN. Selain itu, tersedia pula layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0811-1068-0000 yang terhubung dengan Kantor Wilayah BPN dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.

Read More

Mudik Tenang, Urusan Tanah Tetap Terpantau Lewat Sentuh Tanahku

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Momentum mudik Lebaran tak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memantau proses pengurusan tanah. Tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan (Kantah), kini masyarakat bisa mengecek perkembangan berkas secara praktis melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ini memungkinkan pengguna mengakses layanan pertanahan kapan saja dan di mana saja. Meski demikian, pemanfaatannya di tengah masyarakat masih belum maksimal. Sebagian warga masih memilih datang langsung ke kantor hanya untuk memastikan status berkas. Padahal, Sentuh Tanahku menyediakan beragam fitur yang memudahkan. Selain untuk memantau proses pengurusan tanah secara daring, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk memastikan status pendaftaran dan pemetaan tanah. Bahkan, masyarakat bisa melakukan pengecekan keaslian sertipikat tanah yang sudah berbentuk elektronik. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa integrasi layanan digital ini memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat, khususnya dalam transaksi jual beli tanah. Menurutnya, melalui Sentuh Tanahku, masyarakat dapat dengan mudah memverifikasi apakah suatu sertipikat asli atau tidak, sekaligus memastikan kepemilikan tanah secara lebih transparan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam program Newsroom Take Over di Metro TV pada 25 November 2025. Pengalaman positif juga dirasakan oleh Fitria, warga Jakarta Barat. Ia mengaku sangat terbantu sejak pertama kali menggunakan aplikasi ini saat mengurus dokumen pertanahan. “Cukup dari aplikasi, kita bisa tahu prosesnya sudah sampai mana. Kalau sudah selesai, ada notifikasi. Jadi tidak perlu bolak-balik ke kantor,” ujarnya. Fitria menilai, kehadiran Sentuh Tanahku membuat proses pengurusan tanah menjadi jauh lebih efisien. Ia pun berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital ini agar tidak lagi membuang waktu dan tenaga. Digitalisasi layanan yang dihadirkan ATR/BPN melalui Sentuh Tanahku menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan kemudahan ini, masyarakat tetap dapat mengurus dan memantau layanan pertanahan secara aman, mudah, dan transparan—bahkan saat sedang berada di perjalanan mudik Lebaran.

Read More

Wakil Bupati H.Basri Harahap, Secara Resmi Membuka Kejuaraan Balap Bergengsi PMII 1 Moto Cr

  Bersuarakyat.Online – Paluta   Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, secara resmi membuka kejuaraan balap bergengsi bertajuk PMII Cup 1 Grasstrack Motocross & Becakcross 2026 pada hari Sabtu : 28/03/2026. Ajang kompetisi adu kecepatan di lintasan tanah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Event ini diselenggarakan secara langsung di Circuit Non Permanen Pertapakan Persiapan Mapolres Padang Lawas Utara, yang berlokasi di Desa Batang Baruhar Jae.   Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Basri Harahap memberikan apresiasi mendalam kepada para penyelenggara atas dedikasi dan inisiatif mereka.   Saya, atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pengurus dan panitia dari PC PMII Padang Lawas Utara atas inisiatif dan kerja kerasnya menyelenggarakan event ini,” ujar H. Basri Harahap. Ini bukan sekadar ajang balap, tetapi juga merupakan ruang positif yang penting bagi generasi muda kita untuk menyalurkan bakat dan hobi otomotif mereka dengan cara yang benar dan terorganisir, sekaligus menjadi sarana hiburan yang menarik bagi masyarakat,” tambahnya.   Kegiatan yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara ini diinisiasi langsung oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Padang Lawas Utara.   Ketua PC PMII Padang Lawas Utara, Hoirul Umam Harahap, dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini murni merupakan kegiatan PMII tanpa ada embel-embel apapun. Ia juga menepis keraguan beberapa pihak yang sebelumnya menganggap acara skala besar ini adalah kegiatan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) atau Ormas.   Betul kita katakan bahwasanya mahasiswa bisa berkarya dalam golongan apapun itu,” tegas Hoirul, membuktikan kapasitas mahasiswa dalam mengorganisir acara otomotif besar.   Diharapkan, kejuaraan PMII Cup 1 ini tidak hanya menjadi wadah yang tepat bagi para pembalap lokal maupun regional untuk mengukir prestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi UMKM di sekitar Desa Batang Baruhar Jae.   Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Anggota DPRD Padang Lawas Utara Habibi P.Harahap dan Hendri A. Silalahi, Danramil Padang Bolak, Kapolsek Padang Bolak, Kakan Haji Padang Lawas Utara H. Samaruddin Siregar, Keluarga Besar NU Padang Lawas Utara, Asisten II Bangun Parlaungan, Pimpinan OPD dan tamu undangan lainnya.   Demikian disampaikan untuk dapat dipublikasikan.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Gelar Halalbihalal, Targetkan Pendidikan Cerdas Bersinar

Bersuarakyat.online Moment bulan Syawal 1447 H – 2026 M, Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu menggelar Halalbihalal di kediaman Bapak Kepala Dinas, Abdi Jaya Pohan, S.H., di Jalan Sempurna, Jumat (27/3/2026). Acara dihadiri oleh Bapak/Ibu Kepala Bidang, Kepala Seksi, Bapak Koordinator Pengawas (KORWAS), Bapak/Ibu Koordinator Wilayah (KORWIL) se- Kabupaten Labuhanbatu, dan seluruh jajaran staf pegawai Dinas Pendidikan Labuhanbatu, dan perwakilan insan pers. Bapak Abdi Jaya Pohan, S.H dalam sambutannya mengajak seluruh komponen untuk memajukan pendidikan di Labuhanbatu, sesuai dengan visi misi Bupati Labuhanbatu dan harapan masyarakat, MEMBANGUN DESA MENATA KOTA demi terwujudnya Pendidikan yang cerdas dan bersinar. Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu juga menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh jajaran dinas pendidikan, atas dedikasinya dalam membangun pendidikan di bumi IKA BINA EN PABOLO. Yang tentunya Dinas Pendidikan akan tetap berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya. Acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama serta berkolaborasi dengan pemangku kepentingan pendidikan untuk tergapainya pendidikan yang berkualitas..

Read More

Silaturahmi Akhir Pekan, Advokat dan LSM Bahas Dukungan Program Pemerintah di Labuhanbatu

Labuhanbatu – Bersuarakyat.online Suasana santai namun penuh makna terlihat dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di salah satu warung kopi di Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Sabtu (28/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh advokat Beriman Panjaitan, SH., MH., bersama rekan-rekan media serta Ketua Umum DPP LSM Sentral Elemen Pejuang Rakyat, Ramses Sihombing. Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat ini disebut sebagai agenda rutin yang kerap dilakukan setiap akhir pekan. Selain mempererat hubungan antarprofesi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi strategis terkait isu-isu pembangunan dan pelayanan publik. Dalam perbincangan santai sambil menikmati kopi, para peserta membahas berbagai program pemerintah yang dinilai perlu mendapat dukungan bersama, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah program makan bergizi gratis yang saat ini dikelola melalui dapur SPPG, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Advokat Beriman Panjaitan menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, selama program tersebut berpihak pada kepentingan rakyat. “Pada prinsipnya, kami mendukung setiap program pemerintah, baik dari pusat hingga ke daerah, sepanjang tujuannya jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa program seperti makan bergizi gratis merupakan langkah positif yang perlu dikawal bersama agar implementasinya berjalan tepat sasaran dan transparan. “Program ini sangat baik, namun tentu harus diiringi dengan pengawasan yang optimal. Jangan sampai niat baik pemerintah tidak maksimal dirasakan masyarakat akibat lemahnya pengawasan di lapangan,” tambahnya. Beriman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan media dalam memastikan setiap kebijakan publik berjalan efektif. “Peran media, LSM, dan masyarakat sangat penting sebagai mitra kritis. Kita mendukung, tetapi juga wajib mengawasi agar program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya. Penulis: Tim Redaksi

Read More

16 Tahun Perjuangkan Hak Tanah, Jurtini Siregar Tempuh Kasasi ke Mahkamah Agung Republik Indonesia demi Keadilan

  Labuhanbatu, Bersuarakyat.online Sumatera Utara – 28 Maret 2026 Upaya pencarian keadilan atas sengketa tanah kembali bergulir di tingkat nasional. Seorang warga lanjut usia, Jurtini Siregar (66), menempuh langkah hukum kasasi ke Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) setelah menilai putusan di tingkat sebelumnya belum memberikan rasa keadilan yang substansial. Kasasi tersebut diajukan terkait sengketa kepemilikan tanah seluas kurang lebih 2 hektare yang berlokasi di Kelurahan Ujung Bandar dan Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Perkara ini sebelumnya telah diperiksa dan diputus oleh Pengadilan Negeri Rantauprapat serta dilanjutkan ke tingkat banding di Pengadilan Tinggi Medan. Namun, pihak Jurtini menilai bahwa putusan tersebut belum mencerminkan kepastian hukum dan rasa keadilan yang seharusnya, sehingga kasasi menjadi langkah hukum terakhir yang ditempuh. Jurtini menyatakan dirinya merupakan ahli waris sah atas tanah tersebut berdasarkan dokumen segel asli tahun 1982. Ia juga mengungkapkan adanya dugaan penguasaan lahan oleh sejumlah pihak, termasuk beberapa perusahaan, yang kini masih menjadi objek sengketa hukum. Dalam sistem peradilan Indonesia, kasasi memiliki peran strategis sebagai mekanisme pengawasan terhadap penerapan hukum oleh pengadilan di bawahnya. Melalui kewenangan tersebut, Mahkamah Agung diharapkan mampu memastikan bahwa setiap putusan pengadilan berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. “Saya berharap majelis hakim Mahkamah Agung dapat memberikan putusan yang berintegritas, adil, dan bertanggung jawab, tidak hanya berdasarkan aspek formal hukum, tetapi juga mempertimbangkan nilai moral dan kemanusiaan,” ujar Jurtini. Selama kurang lebih 16 tahun, Jurtini mengaku terus memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. Baginya, perkara ini bukan semata persoalan kepemilikan tanah, melainkan bagian dari perjuangan untuk memperoleh keadilan dan kepastian hukum sebagai warga negara. “Keadilan tidak hanya diukur dari pasal-pasal hukum yang kaku, tetapi juga dari keberanian hakim dalam menghadirkan putusan yang bijaksana, manusiawi, dan berpihak pada kebenaran,” tambahnya. Lebih lanjut, Jurtini berharap putusan kasasi nantinya dapat memenuhi tiga prinsip utama dalam penegakan hukum, yaitu kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi seluruh pihak. Saat ini, perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan di Mahkamah Agung, dan putusan kasasi yang akan dijatuhkan nantinya menjadi penentu akhir atas sengketa yang telah berlangsung panjang tersebut. (RED)

Read More

Polemik Bantuan Kemensos di Aceh Timur, Data Korban Diduga Tak Sinkron, Keuchik Tertekan dan Jadi Sasaran Amukan Warga

      Aceh Timur — bersuarakyat.online Penyaluran bantuan banjir dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Timur memicu polemik besar di tengah masyarakat. Bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban korban justru menimbulkan keresahan karena dinilai tidak tepat sasaran dan tidak sesuai jumlah yang keluar didesa.   Sejumlah kepala desa (keuchik) di beberapa kecamatan, khususnya Darul Ihsan dan Idi Rayeuk, mengaku menjadi sasaran kemarahan warga. Hal ini dipicu oleh ketidaksesuaian antara data korban banjir yang diajukan dengan jumlah bantuan yang diterima di lapangan.   Warga menilai pembagian bantuan tidak adil. Banyak korban banjir yang tidak mendapatkan bantuan, sementara sebagian masyarakat yang terdata dan tidak terdampak justru terdata sebagai penerima.   “Data yang kami ajukan tidak sesuai dengan yang turun. Ini yang membuat masyarakat marah kepada kami,” ungkap salah satu keuchik.   Ia menjelaskan, di salah satu desa jumlah korban yang diusulkan mencapai 163 orang, namun bantuan yang terealisasi hanya untuk 23 orang. Sementara sisanya tidak jelas statusnya.   Kondisi serupa terjadi di Desa Kampung Jawa. Dari lebih 800 warga yang terdampak banjir, hanya sekitar 154 orang yang menerima bantuan. Ketimpangan ini memicu keresahan hingga ratusan warga mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan kejelasan penyaluran bantuan.   Dalam beberapa kasus, situasi bahkan memanas. Warga mendatangi kantor keuchik dan melayangkan protes keras, sehingga aparatur desa merasa tertekan akibat tudingan yang diarahkan kepada mereka.   “Kami hanya menyampaikan data sesuai kondisi di lapangan, bukan yang menentukan siapa yang menerima bantuan. Namun kami yang disalahkan,” ujar seorang keuchik dengan nada kecewa.   Para kepala desa berharap adanya kejelasan dari pemerintah daerah Kabupaten Aceh Timur terkait mekanisme penyaluran bantuan tersebut, termasuk transparansi data penerima serta kepastian apakah masih ada tahap penyaluran berikutnya.   Mereka juga meminta instansi terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana, untuk memberikan penjelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung konflik di tengah masyarakat.   Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait polemik penyaluran bantuan yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan tersebut.   Para keuchik berharap persoalan ini segera diselesaikan secara terbuka dan transparan, agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat, terlebih menjelang dan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. hsb

Read More