Bersuarakyat.online
Pengurus Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Padang Lawas Utara, Tongku Sahrial Sebagai Ketua menelpon pas pulang dari polres tapanuli selatan, Pada Senin : 20/04/2026.
Sahrial Hasibuan menanyakan, bagaimana dengan kami, tapi tidak mengatakan uang secara langsung dan maksud nya uang caku terkait dalam pendampingan mereka dengan kami ke polres tapsel untuk membuat laporan pengaduan.
Pada saat mau berangkat, saya sendiri Harahap Kuro-Kuro sudah memberikan uang sebanyak Rp: 300 ribu untuk minyak dan minum baik rokok, saat berangkat dari desa portibi.
Setelah sampai di sipirok, kami makan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan dan menanyakan, apa madih ada rokok dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sahrial Hasibuan menjawab, di rumah makan ini ngak ada rokok.
Harahap kuro kuro menhawab, iya nanti aja kita beli di kantin polres tapsel, setelah itu kami sampai di polres tapsel di tempat sentral pelayanan, Adik kami Rudi Santoso Harahap pas mai beli Materai dan saya titip kan ambil dulu rokok sama kami, dan kukasih kan uang, Commodore 1 bungkus dan Lucky Strike 2bungkus,
Setelah siap membuat laporan di SPKT dan langsung keruangan penyidik dan Kanit PPA, ketika mau pulang Indra juga meminta uang minum kepada saya dan langsung kukasih kan Rp: 200 ribu.
Pada hari selesa sekitr jam 09″30 datang lagi dua kali tlpn no pak indra siregar selaku Humas Lembaga Perlindungan Anak Kab Paluta, dan meminta uang lagi, terkait pendampingan yang semalam membuat laporan itu, harahap kuro kuro menjawab, lamgsung aja di tlpn ketua Adek Tongku ada nya No nya sama ketua, No si Rudi kan sudah di minta nya.
Langsung di jawab si Indra sir, si sahrial Handpon nya tinggal, iya kirim aja nomor nya kepada saya dan biar saya yang telpon langsung, ku minta sama istri adek kita si rudi.
Setelah itu, aku sudah dapat nomor si rudi dari istri nya dan kutanyakan langsung, mereka sudah datang dek, sudah bg jawab si rudi, kau kasih lagi uang dan berapa di minta mereka, di jawab ade si rudi, iya bang kutambah Rp: 400 lagi pungkas nya terhadap saya.
Harahap Kuro-Kuro.