Sidang Kasus Perusakan Mobil di Rantauprapat, Terdakwa Akui Melempar Kaca Mobil Korban

Bersuarakyat.online | LABUHANBATU – Pengadilan Negeri Rantauprapat menggelar sidang perkara dugaan tindak pidana Penghancuran atau Perusakan Barang dengan nomor perkara 639/Pid.B/2026/PN Rap, Senin (27/7/2026). Sidang dengan terdakwa Ahmad Alfiansyah alias Dedek memasuki agenda pembuktian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam persidangan, JPU menghadirkan dua orang saksi, yakni korban Krisdian Roni Tuah Purba dan Suryadi alias Aseng. Berdasarkan keterangan saksi korban di hadapan majelis hakim, peristiwa bermula pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 03.07 WIB. Saat itu Krisdian bersama rekannya, Alex Agustian Simanjuntak (17), datang ke Jalan Manaf Lubis, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, untuk menemui seorang perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi pesan instan. Keduanya datang menggunakan mobil Toyota Raize berwarna merah bernomor polisi BK 1310 WAG milik Krisdian. Setelah perempuan tersebut menghampiri mobil, korban membuka kaca jendela mobil dan mengaku mendapati perempuan yang datang tidak sesuai dengan foto profil di aplikasi. Korban kemudian menyampaikan, “Gak usah jadi lah, Kak. Gak sesuai, gak nyaman.” Menurut kesaksian korban, perempuan itu kemudian meminta pembayaran penuh sebesar Rp300.000. Korban menolak permintaan tersebut dan hanya memberikan uang sebesar Rp50.000. Tidak lama kemudian, terdakwa Ahmad Alfiansyah bersama seorang pria bernama Junaedi, yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO), mendatangi mobil korban. Dalam persidangan terungkap, Junaedi disebut sempat mengatakan kepada korban, “Kau tandai mukakku.” Korban juga menyebut terdakwa dan Junaedi mengancam akan merusak mobil apabila pembayaran tidak diberikan secara penuh. “Saat itu mereka mengatakan, ‘Kalau enggak dikasih penuh, kuhancurkan kaca mobilmu’,” ujar korban di persidangan. Korban menerangkan, ketika hendak meninggalkan lokasi bersama Alex Agustian Simanjuntak, terdakwa melempar bagian kaca belakang mobil hingga pecah. Sementara itu, berdasarkan dakwaan JPU dan keterangan korban, Junaedi diduga turut melempar bagian samping dan kap depan mobil sehingga menyebabkan kerusakan. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polres Labuhanbatu. Di hadapan majelis hakim, Ahmad Alfiansyah mengakui telah melempar mobil korban hingga menyebabkan kaca belakang pecah. Namun, ia membantah keterlibatan Junaedi dalam aksi pelemparan tersebut. “Ibu Hakim, kalau yang melempar mobil sehingga kacanya pecah hanya saya saja. Bang Junaedi tidak ikut melakukan pelemparan karena posisinya berada di samping rumah,” kata terdakwa. Saksi kedua, Suryadi alias Aseng, menerangkan bahwa dirinya dihubungi korban setelah peristiwa perusakan terjadi. Ia kemudian mendatangi lokasi bersama korban. Setibanya di tempat kejadian, saksi mengaku melihat terdakwa, Junaedi, dan seorang perempuan berada di lokasi. Situasi sempat memanas sehingga ia berusaha menenangkan kedua belah pihak sebelum akhirnya mereka meninggalkan lokasi. Dalam persidangan, Suryadi juga mengungkapkan bahwa keluarga terdakwa sempat berinisiatif menyelesaikan perkara secara damai melalui mediasi. “Sebenarnya keluarga terdakwa sempat menghubungi saya supaya menjadi mediator untuk menyelesaikan permasalahan ini. Belum sempat hal itu terjadi, malamnya tiba-tiba viral di media sosial Facebook. Saya jadi terkejut,” ujarnya. Untuk memperkuat pembuktian, Jaksa Penuntut Umum memutar rekaman video yang direkam korban menggunakan telepon seluler saat kejadian berlangsung. Selain itu, JPU juga memperlihatkan foto kondisi mobil setelah peristiwa yang menunjukkan kaca belakang pecah serta sejumlah kerusakan pada bodi kendaraan. Kuasa hukum terdakwa, Halomoan Panjaitan SH, menilai fakta persidangan menunjukkan bahwa pelemparan hanya dilakukan oleh kliennya seorang diri. Menurut dia, dakwaan JPU yang menyebut terdakwa bersama Junaedi melakukan pelemparan masih perlu dibuktikan dalam persidangan. Ia juga menyampaikan keberatan terhadap pasal yang didakwakan karena dinilai tidak sesuai dengan pokok perkara yang sedang diperiksa. Sementara itu, berdasarkan dakwaan JPU, akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp3.000.000 -(tiga juta rupiah) karena kaca belakang mobil pecah dan bodi kendaraan mengalami penyok. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan pembuktian berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim. (Red/Slh)

Read More

Massa Bakal Gelar Aksi, Desak Tangkap Pelaku Penyiksa Anak Dibawah Umur

Bersuarakyat.online ACEH TIMUR – Kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur dengan inisial (IR) alias Dek Pan di Aceh Timur memicu kemarahan publik. Menuntut keadilan, massa dari *Gerakan Pejuang Keadilan* akan menggelar aksi damai pada Selasa, 28 Juli 2026. Aksi tersebut akan dipimpin langsung oleh Ronny sebagai Koordinator Lapangan Aksi, dan berada dibawah tanggungjawab hukum Irfan Hutagalung, SH. Titik Kumpul di Masjid Agung Idi Rayeuk Berdasarkan informasi yang disampaikan Korlap Aksi, Ronny, titik kumpul massa akan dipusatkan di Masjid Agung Idi Rayeuk, Aceh Timur pada pukul 09.00 WIB. Dari sana massa akan bergerak menuju instansi terkait, untuk mengawal proses hukum kasus ini. “Kita tidak akan berhenti sampai pelaku ditahan dan diadili dengan hukuman seberat-beratnya. Aksi ini murni untuk kemanusiaan dan untuk memberikan efek jera,” tegas Ronny dalam video ajakan yang beredar. *”Jangan Pandang Saya, Pandang Korbannya”* Ronny juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan media untuk bergabung mengawal kasus ini. “Jangan pandang saya. Pandang korbannya. Hari ini terjadi pada Dek Pan, besok bisa terjadi pada keluarga kita. Kita hadir karena punya hati nurani,” ujarnya. Tuntutan Massa Dalam aksinya nanti, Gerakan Pejuang Keadilan membawa 3 tuntutan utama: 1. Tangkap dan tahan pelaku penyiksaan anak (IR) segera 2. Proses hukum secara transparan, cepat, dan tanpa tebang pilih. 3. Berikan hukuman seberat-beratnya sesuai UU Perlindungan Anak. Penanggungjawab aksi, Irfan Hutagalung, SH, menyatakan aksi ini akan dilakukan secara tertib dan konstitusional. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat untuk memastikan aksi berjalan aman. “Kami meminta kepada pihak penegak hukum untuk segera merespon tuntutan masyarakat. Keadilan untuk anak adalah harga mati,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, publik Aceh Timur terus menunggu langkah tegas dari Aparat Penegak Hukum dalam menuntaskan kasus yang menimpa Dek Pan ini. (Habis). *#KeadilanUntukDekPan #TangkapPelaku #StopKekerasanAnak #AcehTimur.

Read More

Wabup Aceh Timur Minta Dun Belanda Klarifikasi dalam 2×24 Jam, Jika Tidak Jalur Hukum Akan Ditempuh

Bersuarakyat.online ACEH TIMUR – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., meminta M. Yunus alias Dun Belanda memberikan klarifikasi atas pernyataan dalam video yang beredar di media sosial sejak 25 Juli 2026. Ia memberikan waktu selama 2×24 jam sebelum mengambil langkah hukum. Permintaan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu (26/7/2026). Menurut T. Zainal, klarifikasi diperlukan karena video tersebut mencantumkan namanya sehingga memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat. “Apabila Saudara Dun Belanda tidak melakukan klarifikasi dalam jangka waktu 2×24 jam, maka dengan terpaksa kami akan menempuh jalur hukum demi mendapatkan kebenaran,” Kata T. Zainal. Ia menjelaskan, permintaan klarifikasi tersebut juga merupakan respons atas desakan dari tim dan masyarakat, serta warganet yang meminta persoalan itu segera diluruskan. Wabup T. Zainal menegaskan, Dun Belanda tidak harus bertemu langsung dengannya. Klarifikasi, menurut dia, cukup dilakukan melalui video dan dipublikasikan di media sosial. Wakil Bupati juga mengatakan masih memberikan kesempatan kepada Dun Belanda karena yang bersangkutan merupakan warga Aceh Timur. Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk iktikad baik agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik yang lebih luas. T. Zainal mengaku menilai kemungkinan Dun Belanda mudah dipengaruhi atau diprovokasi oleh pihak tertentu. Ia berharap kesempatan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka dan tidak menimbulkan fitnah maupun keresahan di tengah masyarakat. Selama masa 2×24 jam itu, T. Zainal juga mengimbau masyarakat Aceh Timur tetap tenang, menjalankan aktivitas seperti biasa, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Hingga berita ini ditulis, M. Yunus alias Dun Belanda belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi tersebut. (Hsb)

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, Hadiri Penyambutan Pangdam I/Bukit Barisan di Kodim 0212/Tapsel

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H.Obon) turut hadir dalam kegiatan penyambutan Panglima Kodam I/Bukit Barisan yang dilaksanakan di Makodim 0212/Tapanuli Selatan, Pada Senin : 27/07/2027. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam I/BB ke wilayah Korem 023/Kawal Samudera, yang mencakup Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan serta daerah sekitarnya. Dalam penyambutan tersebut, unsur Forkopimda se-Tabagsel hadir lengkap. Turut mendampingi Bupati Paluta antara lain Irdam I/BB, Danrem 023/KS, Dandim 0212/TS, Kajari Tapsel, perwakilan Kapolres Tapsel, Danyonif 123/RW, Wakil Ketua DPRD Tapsel, Sekda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, serta unsur lainnya. Pada kesempatan itu, Pangdam I/Bukit Barisan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pemerintah daerah. Pangdam juga menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh program-program pembangunan daerah dan bersinergi dengan kepala daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi, dalam keterangannya menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara untuk terus bersinergi dengan Kodim 0212/Tapsel dan jajaran Kodam I/BB. Kami mendukung penuh tugas TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mensukseskan program pembangunan di wilayah Padang Lawas Utara dan Tapanuli Selatan. Sinergi ini penting demi mewujudkan cita-cita bersama untuk masyarakat yang sejahtera,” ujar Bupati Reski Basyah. Kegiatan penyambutan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Tradisi militer seperti penghormatan jajar kehormatan dan ramah tamah turut mewarnai acara tersebut. Dengan hadirnya Bupati Paluta dalam kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah dan TNI semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan dan pedesaan.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Keluarga Besar Bersuarakyat.online Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Joshua Tarigan Kabiro Kabupaten Rokan Hulu 

  Labuhanbatu – bersuarakyat.online Keluarga Besar bersuarakyat.online sampaikan Rasa bela sungkawa atas berpulangnya Joshua Tarigan Bendahara DPD IPK Labuhanbatu dan juga Kabiro Beruarakyat.online Kabupaten Rokan Hulu Riky Pasaribu selaku Pemimpin Redaksi Direktur menyampaikan rasa duka mendalam dan sangat kehilangan sosok teladan, sahabat, dan saudara terbaik kami. Kepergiannya  membawa duka mendalam bagi kami, segala Doa terbaik mengiringi kepergian almarhum. Teriring do’a semoga almarhum husnul khotimah serta diterima segala amal ibadahnya, Diampuni segala dosanya dan dilipat gandakan amal ibadahnya dan semoga Alloh menempatkan beliau pada tempat terbaik di sisi-Nya.   Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan kesabaran ketabahan, kekuatan dan keikhlasan. Selamat jalan Bendahara kami, Dedikasi, kebaikan, dan ketulusanmu akan selalu hidup dalam ingatan kami.   Red

Read More

Kepemimpinan Munir Nasution Diakui, Kepala MAN Labuhanbatu Raih The Best Leadership Education 2026

JAKARTA – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan The Best Leadership Education 2026 dalam ajang Indonesia Visionary Leader Award 2026 yang diselenggarakan Award Magazine di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Grand Award Gala Award Magazine 6.0, yang memberikan apresiasi kepada tokoh, profesional, pelaku usaha, dan institusi yang dinilai memiliki kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi di bidang masing-masing. Berdasarkan keterangan penyelenggara, kategori The Best Leadership Education 2026 diberikan kepada pemimpin pendidikan yang dinilai mampu menghadirkan perubahan melalui kepemimpinan yang visioner dan transformatif. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain inovasi pembelajaran, capaian akademik dan nonakademik, tata kelola lembaga, serta kemampuan mengembangkan institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam proses penilaian tersebut, Munir Nasution dinilai berhasil mendorong penguatan tata kelola MAN Labuhanbatu, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan inovasi pembelajaran, serta pembinaan karakter peserta didik. Atas dasar penilaian itu, penyelenggara menetapkannya sebagai penerima penghargaan The Best Leadership Education 2026. Menanggapi penghargaan tersebut, Munir mengatakan apresiasi yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah, bukan semata pencapaian individu. “Penghargaan ini bukan milik saya seorang. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh guru, tenaga kependidikan, staf, peserta didik, komite madrasah, serta semua pihak yang selama ini bersama-sama membangun MAN Labuhanbatu menjadi madrasah yang terus maju, disiplin, inovatif, dan berkarakter,” ujar Munir. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Labuhanbatu. “Kami akan terus berinovasi, memperkuat mutu layanan pendidikan, mengembangkan kompetensi peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing global,” katanya. Wakil Kepala MAN Labuhanbatu, Tapa Simbolon, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Munir Nasution. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kepemimpinan yang telah membawa MAN Labuhanbatu berkembang di tingkat nasional. “Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Munir Nasution atas penghargaan The Best Leadership Education 2026. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta mendorong prestasi peserta didik,” ujar Tapa. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mewujudkan visi MAN Labuhanbatu sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing. Penghargaan ini menambah daftar apresiasi yang diterima MAN Labuhanbatu dalam bidang pengembangan pendidikan. Namun demikian, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dari penyelenggara berdasarkan kriteria yang mereka tetapkan. Bagi pihak madrasah, capaian itu dipandang sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan secara berkelanjutan.(Red)

Read More

Razia Tempat Hiburan Malam di Paluta, Satpol PP Amankan 5 Wanita Diduga WTS dan Ribuan Liter Tuak

Bersuarakyat.online Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menggerebek sejumlah tempat hiburan malam yang diduga menjadi sarang praktik prostitusi di wilayahnya, Jumat : 24/07/2026 malam. Operasi penertiban yang menyasar Desa Sipupus, Desa Siunggam Jae, dan kawasan Partimbakoan ini merupakan langkah tegas pemerintah dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Paluta Nomor 3 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum. Amankan 5 Perempuan dan Minuman Tradisional Dalam razia tersebut, petugas mendapati sejumlah pelanggaran di lokasi. Selain mengamankan tiga ember besar minuman beralkohol tradisional jenis tuak, petugas juga menjaring 5 (lima) orang perempuan yang diduga sebagai Wanita Tuna Susila (WTS). Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan: 1 orang dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 4 orang lainnya tidak membawa atau tidak memiliki identitas diri (KTP). Kelima perempuan tersebut seluruhnya diketahui berasal dari Kota Padangsidimpuan. Pemilik Usaha Diganjar Surat Peringatan (SP-II) Tidak hanya mendata para perempuan yang terjaring, petugas Satpol PP juga memberikan tindakan tegas kepada para pemilik usaha tempat hiburan malam. Mereka diberikan pembinaan di tempat dan dijatuhi Surat Peringatan II (SP-II). Surat peringatan ini menjadi langkah administratif sekaligus peringatan keras agar para pelaku usaha tidak kembali mengulangi pelanggaran serupa. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran lanjutan, Satpol PP memastikan akan menjatuhkan sanksi yang jauh lebih berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen Tegas Pemkab Paluta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Paluta, Indra Saputra Nasution, S.STP., M.M., menegaskan bahwa razia serupa akan terus digelar secara berkala demi menjaga marwah ketertiban umum di daerahnya. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap tempat-tempat usaha yang berpotensi melanggar ketentuan Peraturan Daerah. Langkah ini merupakan komitmen Pemkab Paluta dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” ujar Indra. Ke depan, Satpol PP Paluta berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Pemerintah berharap tindakan tegas ini mampu menumbuhkan kesadaran hukum para pelaku usaha, sehingga stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat di Paluta dapat terus terjaga secara berkelanjutan.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Nusron Wahid Tekankan Budaya Pelayanan Prima kepada Jajaran BPN Sumatera Utara

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya membangun budaya pelayanan prima di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Utara dan seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) kabupaten/kota. Pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat disebut menjadi fondasi utama transformasi layanan pertanahan. Dalam pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Sumatera Utara di Medan, Nusron mengajak seluruh pegawai untuk menghadirkan perubahan nyata melalui pelayanan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Saya mengajak Bapak dan Ibu, kita tata kantor ini dengan menciptakan legacy yang lebih baik. Kita puaskan dan permudah layanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada niat sedikit pun untuk mempersulit ataupun memperlambat masyarakat. Kalau memang sudah saatnya dilayani, layani berdasarkan sistem,” tegas Nusron dalam rilis yang diterima media, Senin (27/7/2026). Menurut Nusron, transformasi layanan pertanahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyempurnaan sistem dan tata kelola. Perubahan pola pikir serta budaya kerja seluruh jajaran juga menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian ATR/BPN. Ia menekankan bahwa setiap pelayanan publik harus memiliki standar yang jelas, proses yang terukur, serta dapat dipantau oleh masyarakat sehingga pemohon memperoleh kepastian mengenai tahapan penyelesaian layanan yang diajukan. “Pelayanan publik itu harus terukur, sistematis, terpantau, transparan, dan ada kepastian. Pemohon harus tahu prosesnya sudah sampai di mana, kapan selesai, serta apa yang harus dilakukan. Saya tidak ingin pelayanan berbasis perhatian, tetapi pelayanan berbasis sistem,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN. Pengarahan tersebut diikuti Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Nugraha, bersama para Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kanwil BPN Sumatera Utara. Dalam kesempatan itu, Nusron juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelayanan pertanahan. Pada agenda yang sama, Menteri Nusron menerima laporan kinerja dari Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara yang disampaikan oleh Kepala Kanwil BPN Sumatera Utara, Nugraha. Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad, serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik. #Red

Read More

BRI BO Rantau Prapat Perkuat Sinergi Bersama Agen BRILink melalui Gathering di Labuhanbatu Utara

Bersuarakyat.online Labuhanbatu Utara – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Rantau Prapat menggelar Gathering Agen BRILink di Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai bentuk penghargaan kepada para agen sekaligus memperkuat kemitraan dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri jajaran manajemen BRI BO Rantau Prapat bersama Agen BRILink dari berbagai kecamatan di Labuhanbatu Utara. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kompetensi dan memperkuat komunikasi antara BRI dengan para agen. Melalui gathering tersebut, BRI memberikan pembekalan mengenai pengembangan layanan BRILink, peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, serta pemaparan berbagai informasi terbaru terkait produk dan layanan BRI. Para agen juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyampaikan berbagai masukan guna meningkatkan kualitas pelayanan di lapangan. Berdasarkan rilis yang diterima media, Minggu (26/7/2026), BRI menegaskan bahwa Agen BRILink merupakan mitra strategis dalam memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah yang jauh dari kantor cabang. Kehadiran agen dinilai mampu menghadirkan layanan transaksi perbankan yang lebih mudah, cepat, aman, dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Melalui sinergi yang terus dibangun, BRI berharap seluruh Agen BRILink dapat terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan sehingga mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin baik bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan inklusi keuangan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen BRI BO Rantau Prapat dan seluruh Agen BRILink untuk terus memperkuat kolaborasi. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi penyemangat bagi para agen untuk terus berkembang sebagai mitra terpercaya BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang dekat dengan masyarakat. #Red

Read More

Wabup Syahdian Purba dan Sekda Reza Pahlevi Hadiri Baku Tumbuk Volume II, Wadah Cetak Atlet Berprestasi

Bersuarakyat.online Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Syahdian Purba Siboro dan Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution menghadiri ajang Baku Tumbuk Volume II yang digelar di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kotapinang, Minggu (26/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution secara resmi membuka pelaksanaan Baku Tumbuk Volume II yang menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat pada cabang olahraga tinju dan kick striking. Kehadiran Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro bersama Sekda menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi sebagai sarana membina generasi muda agar sehat, disiplin, berkarakter, dan terhindar dari penyalahgunaan narkotika. Dalam sambutannya, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution mengapresiasi penyelenggaraan Baku Tumbuk Volume II. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, sportivitas, kedisiplinan, serta mental juara bagi para atlet muda. “Melalui kegiatan ini kita berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Labuhanbatu Selatan di tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu mengarahkan generasi muda pada prestasi dan menjauhkan mereka dari bahaya narkoba,” ujar Sekda. Sementara itu, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro berharap Baku Tumbuk Volume II dapat menjadi agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet tangguh yang nantinya dapat membawa nama baik Labuhanbatu Selatan di berbagai kejuaraan. Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya mengajarkan kemampuan bertanding, tetapi juga membentuk mental yang kuat, rasa percaya diri, sikap disiplin, serta jiwa sportivitas. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. “Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Semoga dari Baku Tumbuk Volume II lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk menjauhi narkoba dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” harap Wakil Bupati. Sementara itu, Ketua Panitia Wahyu Ihsan Siregar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan atas dukungan yang diberikan sehingga Baku Tumbuk Volume II dapat terselenggara dengan baik. Kejuaraan yang mempertandingkan nomor tinju dan kick striking tersebut diikuti para atlet muda dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, Baku Tumbuk Volume II diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet usia muda sekaligus melahirkan petinju dan atlet kick striking berbakat yang mampu membawa nama Labuhanbatu Selatan meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. #AJN

Read More