PERADI PERGERAKAN Tutup Kegiatan PKPA, Jamin Transparansi Distribusi Sertifikat hingga Penyumpahan

MEDAN – Bersuarakyat.online, Rangkaian Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh DPC PERADI PERGERAKAN Kota Medan bersama DPC PERADI PERGERAKAN se-Sumatera Utara resmi memasuki tahap penutupan dan evaluasi, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan sukses. Penutupan kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi dan sinergi antar-pengurus daerah PERADI PERGERAKAN. Ketua DPC PERADI PERGERAKAN Kota Medan, Jonni Silitonga, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia pelaksana serta pengurus DPC lintas daerah atas kerja keras dan loyalitas selama pelaksanaan PKPA. “Terima kasih atas dedikasi, waktu, tenaga, dan loyalitas yang telah diberikan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Ini adalah bukti nyata bahwa PERADI PERGERAKAN di Kota Medan dan DPC se-Sumut sangat solid dan bergerak bersama,” ujar Jonni Silitonga dalam keterangannya. Jonni juga menegaskan komitmen pihaknya mengenai penanganan pasca-PKPA, khususnya penerbitan dan pendistribusian sertifikat bagi para peserta yang telah dinyatakan lulus. “DPC Kota Medan akan segera berkoordinasi secara intensif dengan Pengurus Pusat (DPP) PERADI PERGERAKAN di Jakarta terkait finalisasi dan penerbitan Sertifikat PKPA. Setelah diterbitkan, kami bertanggung jawab penuh atas proses distribusi dan pengiriman sertifikat kepada seluruh peserta secara tertib, transparan, dan tepat waktu,” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC PERADI PERGERAKAN Labuhanbatu Raya, Beriman Panjaitan, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi mendalam atas tuntasnya seluruh rangkaian pembelajaran peserta PKPA. Menurutnya, penutupan dan evaluasi ini merupakan langkah konkret organisasi dalam melahirkan advokat yang berkualitas dan berintegritas. “Penutupan dan evaluasi hari ini menjadi bukti nyata kesungguhan serta komitmen kita bersama dalam mencetak calon-calon advokat berintegritas. Kami di DPC Labuhanbatu Raya bersama DPC penyelenggara lainnya berkomitmen penuh mengawal proses ini hingga peserta menerima sertifikat sebagai syarat menuju Ujian Profesi Advokat (UPA) dan penyumpahan,” ungkap Beriman Panjaitan. Para pimpinan DPC PERADI PERGERAKAN se-Sumut sepakat bahwa transparansi dan ketepatan waktu dalam pengurusan dokumen peserta menjadi prioritas utama. Penutupan PKPA ini sekaligus mempertegas komitmen PERADI PERGERAKAN untuk terus membesarkan organisasi melalui pendidikan hukum bermutu serta keberpihakan pada penegakan hukum yang adil di tengah masyarakat. (Red)

Read More

Budiman Sihombing Sampaikan Selamat kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan,s.i.k.,m.h atas Amanah Baru sebagai Kapolda Sumatera Utara

  JAKARTA, bersuarakyat.online   3 Oktober 2026 — Pimpinan Umum PT BONI Internasional Multimedia Group, Budiman Sihombing, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., atas amanah dan jabatan barunya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara. Ucapan tersebut disampaikan Budiman Sihombing sebagai bentuk apresiasi sekaligus harapan agar kepemimpinan Brigjen Pol. Sonny Irawan dapat membawa Polda Sumatera Utara semakin profesional, modern, humanis, transparan, serta semakin dekat dengan masyarakat. “Selamat dan sukses kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., atas amanah baru sebagai Kapolda Sumatera Utara. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, petunjuk dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Budiman Sihombing. Menurut Budiman, jabatan Kapolda Sumatera Utara merupakan amanah besar sekaligus tanggung jawab strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, politik dan hukum yang cukup kompleks.   Karena itu, kepemimpinan Kapolda yang mampu membangun komunikasi, sinergitas dan kepercayaan publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.   PT BONI Internasional Multimedia Group bersama jaringan medianya juga menyatakan komitmen untuk terus menjalankan fungsi pers secara profesional, berimbang dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.   Jaringan media yang berada dalam naungan PT BONI Internasional Multimedia Group meliputi KomenNews.id, DetikKriminal.id, IntelNews.id, KameraNews.com dan KNTV.   Budiman Sihombing menegaskan bahwa media memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum. “Kami berharap di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Sonny Irawan, Polda Sumatera Utara semakin terbuka dalam membangun komunikasi dengan insan pers dan masyarakat. Pers dan Polri memiliki peran masing-masing, tetapi keduanya dapat bersinergi untuk menghadirkan informasi yang mencerdaskan serta menjaga situasi tetap kondusif,” katanya. Ia juga berharap kepemimpinan baru Polda Sumatera Utara dapat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk penegakan hukum yang berkeadilan, pemberantasan kejahatan, perlindungan masyarakat, serta peningkatan pelayanan kepolisian.   Sebagai perusahaan media yang terus mengembangkan jaringan pemberitaan di berbagai wilayah Indonesia, PT BONI Internasional Multimedia Group, kata Budiman, siap mendukung terciptanya ekosistem informasi yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. “Kami mengucapkan selamat menjalankan amanah. Semoga Brigjen Pol. Sonny Irawan dapat membawa Polda Sumatera Utara semakin maju, profesional, presisi dan semakin dipercaya masyarakat,” tutup Budiman Sihombing.(Red)

Read More

19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat

Bersuarakyat.online Polres Aceh Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Intelkam, Kasiwas, dan sejumlah Kapolsek jajaran di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, Sabtu (03/10/2026) pagi. Upacara dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K.,M.I.K. Sertijab tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Aceh Nomor Kep/323/IX/2026 tertanggal 18 September 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Aceh. Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Kepolisian. “Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Pejabat yang baru harus segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” kata AKBP Aris. Menurut dia, pelaksanaan tugas Kepolisian tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan masyarakat. Karena itu, setiap personel diminta mengedepankan pelayanan, komunikasi, dan pendekatan yang humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Polri bersama masyarakat harus berjalan beriringan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Bangun kepercayaan melalui kerja nyata, kehadiran di tengah masyarakat, dan pelayanan yang tulus,” ujar Kapolres. Ia juga meminta pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta segera mengidentifikasi persoalan keamanan dan kebutuhan masyarakat di wilayah tugas masing-masing. 19 pejabat Polres Aceh Timur yang mengalami pergantian diantaranya: Iptu Jolly Ronny Mamarimbing, S.H. Ps Kasat Intelkam Polres Aceh Timur menjadi Kasat Intelkam Polres Langsa. Jabatan Kasat Intelkam Polres Aceh Timur selanjutnya diisi AKP Mawardi, S.H., M.H., sebelumnya Ps Kanit 3 Subdit 2 Ditintelkam Polda Aceh. AKP Deshery, Kapolsek Nurussalam menjadi Kasubbagbekpal Baglog Polres Aceh Timur. Jabatan Kapolsek Nurussalam diisi Iptu Jasman, S.Sos., sebelumnya Ps Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Aceh Timur. Iptu Suria Darma, S.H., Kapolsek Darul Ikhsan menjadi Pama Polres Aceh Timur. Jabatan Kapolsek Darul Ikhsan diisi Ipda Saiful Bahri, S.E., sebelumnya Kapolsek Idi Tunong. Ipda Wagiman, S.H., Kasubsipenmas Sihumas Polres Aceh Timur menjadi Kapolsek Idi Tunong. AKP Yose Rizal, Kapolsek Simpang Ulim menjadi Kasubbagbinops Bagops Polres Aceh Utara. Jabatan Kapolsek Simpang Ulim diisi Iptu Novian Fitra, S.H., sebelumnya Ps Kasubbagbinops Bagops Polres Aceh Timur. Iptu M. Kamal, Kapolsek Julok menjadi Kasubbagbinops Bagops Polres Aceh Timur. Jabatan Kapolsek Julok diisi Iptu Alizar, sebelumnya Kasiwas Polres Aceh Timur. Iptu Irwan Hadi Sagala, S.AB., Kapolsek Pantee Bidari menjadi Kasiwas Polres Aceh Timur. Jabatan Kapolsek Pantee Bidari diisi Iptu Irfendi, sebelumnya Kanitbhabinkamtibmas Satbinmas Polres Langsa. Iptu Maswelliadi, S.H., Kapolsek Indra Makmu menjadi Ps Kasubbagdalops Bagops Polres Aceh Utara. Jabatan Kapolsek Indra Makmu diisi Ipda Johan Wahyudi, S.H., sebelumnya Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Aceh Timur. Ipda Asdy Suhendra, Kapolsek Banda Alam menjadi Pama Polres Aceh Timur. Jabatan Kapolsek Banda Alam diisi Ipda Rahmat Muliadi, S.H., M.H., sebelumnya Kanitgakkum Satpolairud Polres Aceh Timur. Iptu Nasril Rahmad, S.E., M.H., Kapolsek Ranto Peureulak menjadi Kasatlantas Polres Pidie. Jabatan Kapolsek Ranto Peureulak diisi Ipda Andika Darmawan, S.E., sebelumnya Kapolsek Meurah Dua, Polres Pidie Jaya. #Hsb

Read More

Rakyat Indonesia membutuhkan ketahanan pangan dan pendidikan yang bukan hanya teoritis akan tetapi mengutamakan praktek/skill yang melahirkan berbagai ahli

  Bersuarakyat.online – Labuhanbatu Kebutuhan akan ketahanan pangan dan pendidikan berbasis keahlian praktis merupakan pilar yang sangat  penting untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap) menuju Indonesia Emas. Hal itu disampaikan Tokoh Akademisi Labuhanbatu Raya Nimrot Siahaan,SH. MH di Acara Cofffe Morning Kepada Awak Media ( Sabtu,3/10/2026), Rakyat butuh ketahanan pangan dan pendidikan yang bukan hanya teoritis Tapi mengutamakan praktek/skill yang melahirkan berbagai keahlian di berbagai sektor. Ketika kedua sektor ini harus disinergikan, Indonesia tidak hanya mampu memberi makan rakyatnya secara mandiri, tetapi juga melahirkan generasi ahli yang siap mengeksekusi inovasi di berbagai bidang. Lulusan tidak hanya memegang ijazah, tetapi juga sertifikasi keahlian yang diakui secara nasional Pendidikan yang teoritis sering kali menciptakan pengangguran terdidik karena adanya kesenjangan antara apa yang diajarkan di kelas dengan kebutuhan industri. Merubah pandangan bertani itu miskin dan kotor dengan jalan pendidikan berbasis skill, generasi muda dididik menjadi pengusaha tani yang memanfaatkan drone untuk pemupukan, sensor melihat kelembaban tanah, dan kecerdasan buatan untuk prediksi panen. Salah satu masalah terbesar Indonesia adalah tingginya angka kehilangan hasil pangan akibat penanganan pascapanen yang buruk sehingga butuh ahli di bidang logistik rantai dingin (cold chain Management), pengolahan makanan, dan pengemasan yang maju dan modern serta Membutuhkan ahli bioteknologi dan pemuliaan tanaman yang mampu menciptakan varietas unggul yang tahan terhadap perubahan iklim ekstrem yang ada, tutup Nimrot. Red  

Read More

MENYENTUH HATI DAN GEMETAR, TOLONG BAPAK BUPATI – CUMA SATU INI PENINGGALAN SEJARAH DI GUNUNG TUA SEJAK PENJAJAHAN BELANDA, TUGU PERJUANGAN PEJUANG DAN VETERAN DI PUSAT KOTA G.TUA TERBENGKALAI PENUH SAMPAH DI TENGAH PASAR 

Bersuarakyat.online PALUTA- Membuat hati kita menangis Di tengah hiruk-pikuk Pasar Gunung Tua, berdiri sebuah *Tugu Bersejarah 17-8-1945. Satu-satunya peninggalan sejarah di Gunung Tua sejak jaman penjajahan Belanda. Tugu ini adalah “monumen para pejuang dan veteran di G.Tua, Kec. Padang Bolak. Dulu, jauh sebelum Paluta mekar, Tugu ini berdiri gagah di pusat Kota Gunung Tua, tepat di samping “Kantor Camat Padang Bolak yang masih Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)’. Tugu ini saksi bisu darah para pahlawan kita mengusir Belanda. TUGU Sejarah Di Gunung Tua Peninggalan Para Pahlawan Dan Veteran 17-8-45 YANG MEMPRIHATINKAN: 1. Tugu putih bertuliskan 17/08/1945 tapi di sekelilingnya lapak-lapak pasar dengan terpal biru dan orange. Di badannya ada tulisan warga: _”Tolong Tugu ini di jaga dan taman di rawat pak kadis perindag. Cuma satu ini peninggalan sejarah di g.tua Kec p.bolak Kab paluta sejak Penjajahan di jaman belanda.”_ 2. Taman di sekeliling Tugu penuh sampah. Botol plastik aqua, plastik sayur, puntung rokok, daun busuk berserakan di tanah becek. Tidak ada yang membersihkan. Rumput liar tumbuh. 3. Taman bunga yang seharusnya indah, kini ditimpa kayu lapak, terpal pasar, dan bakul-bakul pedagang. Pohon ditabrak kayu. Taman hancur. MEDIA BERSUARAKYAT MEMINTA: PEMKAB PALUTA HARUS PEDULI! Sejak Paluta mekar dari Tapsel pada *tahun 2007*, sudah 19 tahun Paluta berdiri. Tapi satu-satunya Tugu Sejarah perjuangan ini tidak pernah dirawat. Bersuarakyat meminta: Kami yakin dan percaya Kepada Bapak Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H.Obon), Agar memanggil Kadis Pariwisata, Kepala Dinas Perindag Paluta dan Kepala Pasar Gunung Tua, tolong peduli!. Ini bukan soal pasar saja, ini soal harga diri kita. Tugu ini adalah momen para pejuang dan veteran di G.Tua. Kakek-kakek kita dulu berjuang melawan Belanda, mereka dirikan tugu ini sebagai pengingat. Kalau tugu ini saja kita biarkan kumuh, penuh sampah, dikelilingi lapak tuak dan terpal, lalu apa kita biarkan saja??? Kita ini durhaka pada sejarah,” ujar Harahap Kuro-Kuro, Pimpinan Biro Bersuarakyat Paluta dengan suara bergetar. SEJARAH YANG HILANG DI PUSAT KOTA: Ini adalah *Jati Diri Gunung Tua.* Dulu, di sinilah upacara 17 Agustus pertama di Padang Bolak dilaksanakan saat masih Tapsel. Dulu, di sinilah para pejuang berkumpul. Sekarang, di bawah Tugu ini malah jadi tempat pembuangan sampah sayur kol dan plastik pasar. Saran untuk Pemkab Paluta ; 1. Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H. Obon) turun langsung melihat Tugu di Pasar Gunung Tua. 2. Dinas Perindag dan Kepala Pasar Gunung Tua*l, segera bersihkan sampah di Taman Tugu, larang pedagang menggelar lapak di atas taman tugu. 3. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Paluta, jadikan Tugu ini sebagai *Cagar Budaya dan Situs Sejarah Paluta*, buat pagar pembatas, buat plang sejarah, dan rawat tamannya dengan bunga. 4. Anggarkan perbaikan Tugu, di APBD 2026. Jangan sampai generasi anak cucu kita di Gunung Tua tidak tahu bahwa pernah ada pejuang yang mati untuk tugu ini. Jangan sampai mereka hanya tahu tugu ini adalah tempat sampah pasar. *Lokasi: Tugu Perjuangan 17-8-19, Pusat Pasar Gunung Tua, Kec. Padang Bolak, Kab. Paluta* *Foto: Kiriman Warga, 03/10/2026*   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Jumat Berkah, Kapolsek Torgamba Turun Langsung Sambangi Warga Sakit Menahun dan Lansia, Salurkan Bantuan Sembako

LABUHANBATU SELATAN – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui penegakan hukum. Kehadiran aparat kepolisian juga dibutuhkan untuk menyentuh langsung kehidupan warga, terutama mereka yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi, usia lanjut, maupun sakit menahun. Hal tersebut ditunjukkan Kapolsek Torgamba, AKP S. Gurusinga, S.H., bersama sejumlah personel melalui kegiatan bakti sosial bertajuk Jumat Berkah dengan menyambangi dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di Dusun Simpang IV, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (2/10/2026), sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama personel mendatangi langsung rumah warga penerima manfaat. Bantuan diberikan kepada masyarakat lanjut usia, warga yang mengalami sakit menahun, serta keluarga yang membutuhkan perhatian sosial. Paket bantuan yang disalurkan terdiri atas beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan teh. Meski tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi penerima manfaat, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok mereka. Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga mengatakan, kegiatan Jumat Berkah merupakan program kepedulian sosial yang rutin dilaksanakan jajarannya sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat di wilayah hukumnya. “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan,” ujar Gurusinga kepada awak media. Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia dan masyarakat yang menderita sakit menahun, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah maupun kepolisian. Peran serta masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi juga diperlukan agar semangat gotong royong tetap terjaga. “Kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih agar turut menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama para lansia, warga kurang mampu, dan mereka yang mengalami sakit menahun,” ajaknya. Adapun warga penerima bantuan dalam kegiatan tersebut yakni Pola Gurning (57), yang disebut mengalami sakit menahun; Sujirah, yang tercatat sebagai lansia; Supia (75), juga seorang lansia; serta Rona Uli Arta Manik (35), yang disebut mengalami sakit menahun. Kehadiran Kapolsek bersama personel di tengah warga tersebut mendapat sambutan dan apresiasi dari perwakilan penerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan sembako yang diberikan. Masyarakat berharap kegiatan sosial semacam ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar warga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit maupun menghadapi persoalan kesehatan tetap mendapatkan perhatian. Program Jumat Berkah Polsek Torgamba ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, pelayanan, dan kehadiran nyata di tengah kehidupan masyarakat.(Red)

Read More

Nimrot Siahaan, S.H., M.H.: Pancasila harus hidup di tengah masyarakat

Bersuarakyat.online – Labuhanbatu Akademisi Labuhanbatu Raya Nimrot Siahaan, S.H., M.H., menilai sangat Sayangnya pendidikan Pancasila masih terlalu fokus pada teori dan kurang menyentuh pembentukan karakter. Saat ditemui awak media Nimrot Siahaan mengatakan Di saat ini banyak orang memahami bunyi sila-sila Pancasila, tetapi tidak benar-benar menerapkannya dalam keseharian. Pancasila harus hidup dan hadir di tengah tengah masyarakat melalui perbuatan yang konkret saat berada di lingkup keluarga, sekolah hingga lingkungan kerja. Di era yang serba canggih sekarang, Tantangan Zaman semakin menjauh dalam hal Penerapan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial menjadi benteng menghadapi arus globalisasi dan perpecahan. Semangat kebersamaan dan saling membantu antar sesama adalah bentuk paling riil dari pengamalan Pancasila untuk mencapai kemajuan Bersama pengamalan Pancasila dalam tindakan berarti nilai-nilai dasar negara bukan sekadar teori atau hafalan. melainkan, diwujudkan secara nyata melalui perilaku dan kebijakan sehari-hari. Retorika Keagungan Pancasila diukur dari seberapa nyata keadilan dan persatuan dirasakan oleh masyarakat, bukan dari seberapa sering diucapkan, moral Menjadi landasan etika bagi warga negara dan pemerintah dalam mengambil keputusan serta melayani publik. Dalam Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari Kita wajib Menjaga toleransi antarumat beragama dan saling menghormati saat orang lain beribadah, Menunjukkan empati, menolak perundungan (bullying) dan membantu sesama tanpa memandang latar belakang. Mengutamakan kepentingan bersama serta mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang memecah belah, Mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan masalah, Mendukung produk lokal seperti UMKM serta bersikap adil dan anti-korupsi Pancasila harus hidup dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari (3/10/2026). Ujar nya ketika berbincang dengan awak media di ruang kerjanya jalan SM. Raja Rantauprapat. Di tengah perubahan zaman dan beragam perbedaan, semangat persatuan, kolaborasi, kepedulian dan keadilan tetap menjadi pijakan untuk berjalan bersama, bersama kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai tindakan nyata serta mulai dari hal sederhana, tutupnya. Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Red

Read More