PERKUAT EKONOMI DESA, FORUM KDMP KABUPATEN ACEH TIMUR GELAR SILATURAHMI DI PERLAK DAN KOTA BINJAI

Bersuarakyat.online Aceh Timur- Dalam upaya memperkuat ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan silaturahmi di beberapa titik. Salah satu kegiatan dilaksanakan di Cafe Perlak, Sabtu (11/10) dan dua hari sebelumnya juga pernah diadakan di *Kota Binjai, Aceh Timur (09/10) Kegiatan ini mempertemukan Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur *Abdul Karim* dengan para Ketua Forum KDMP Kecamatan se-Aceh Timur. Dalam sambutannya, Abdul Karim menekankan pentingnya kerjasama dan koordinasi. “Agar semua Ketua KDMP membantu dan bekerja sama dengan manager dengan baik untuk mempererat ekonomi desa. Juga berkoordinasi dengan semua lapisan, baik di tingkat desa maupun kabupaten untuk sama-sama memajukan Koperasi dan mensejahterakan masyarakat,” ucap Abdul Karim, Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur. Ia menjelaskan, silaturahmi di dua titik seperti Perlak dan Kota Binjai ini sengaja dilakukan agar semua pengurus kecamatan terjangkau dan tidak terpusat di satu tempat saja. “KDMP harus hadir di semua gampong. Makanya kita buat di beberapa tempat. Di Kota Binjai untuk wilayah Idi dan sekitarnya, di Peureulak untuk wilayah Peureulak dan sekitarnya. Tujuannya satu, ekonomi desa kuat melalui KDMP,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua Forum Kabupaten Aceh Timur, Mahzil* dalam pertemuan tersebut menambahkan bahwa soliditas pengurus menjadi kunci keberhasilan KDMP ke depan. “Kita harus solid, satu komando, dan saling menguatkan antar kecamatan. Kalau forum kecamatan kuat, maka KDMP gampong juga akan kuat. Jangan ada ego sektoral, kita bangun KDMP ini bersama untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Timur. Apa yang sudah disepakati hari ini di Perlak dan Kota Binjai harus segera ditindaklanjuti di masing-masing kecamatan,” tegas Mahzil, Wakil Ketua Forum KDMP Kabupaten Aceh Timur. Pertemuan membahas: 1. Penguatan kelembagaan Forum Kecamatan 2. Kerjasama Ketua dan Manager KDMP Gampong 3. Pengembangan usaha: sembako, pangkalan gas 3KG, ketahanan pangan 4. Koordinasi berjenjang Desa-Kecamatan-Kabupaten 5. Rakor rutin Forum KDMP Aceh Timur Dalam pertemuan ini turut hadir Wakil Ketua Forum Kabupaten Mahzil Aceh Timur beserta seluruh pengurus Forum KDMP Kecamatan. Dengan adanya silaturahmi di dua titik ini, diharapkan KDMP di Aceh Timur semakin solid. #Hsb

Read More

Mayjen TNI Nefra Firdaus Pimpin Kodam Pertama Moloku Kie Raha di Maluku Utara

MALUKU UTARA — Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., resmi menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, menjadikannya pemimpin pertama Kodam yang dibentuk untuk wilayah Provinsi Maluku Utara. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan lambang satuan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan bagian dari penataan organisasi TNI melalui peresmian enam Kodam baru dan total 204 satuan TNI. Langkah ini menandai perkembangan struktur komando kewilayahan TNI di Maluku Utara. Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Infanteri. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah bertugas di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan mengemban berbagai jabatan di satuan teritorial maupun tingkat komando pusat. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Kodim 1415/Selayar, Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha, Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda, serta Komandan Korem 012/Teuku Umar. Kariernya berlanjut di tingkat pusat dengan menjabat Paban IV/Komsos Staf Teritorial TNI dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad). Ia kemudian dipercaya sebagai Wakil Komandan Kodiklatad sebelum menjabat Kepala Staf Kodam XV/Pattimura pada 2024–2026. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi penugasannya sebagai Pangdam pertama di Maluku Utara. Kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha menjadi bagian dari penataan organisasi pertahanan di wilayah Maluku Utara. Komando kewilayahan ini menjalankan fungsi pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sesuai kewenangan TNI Angkatan Darat. Dengan struktur komando tersendiri, koordinasi kewilayahan di Maluku Utara memasuki tahap baru. Pelaksanaan tugas Kodam tetap mengacu pada kebijakan pimpinan TNI serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Mayjen TNI Nefra Firdaus kini mengemban tanggung jawab memimpin komando tersebut. Penugasannya menjadi bagian dari sejarah pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sekaligus perkembangan organisasi TNI di Provinsi Maluku Utara. Riwayat Pendidikan Nefra Firdaus menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1992. Pendidikan serta pengembangan profesional yang tercantum dalam riwayatnya meliputi: – Akademi Militer (Akmil), 1992. – Sussarcabif atau Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, 1992. – Pendidikan Para (Dik PARA). – Pendidikan Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus. – Selapa I/Infanteri, 1997. – Selapa II/Infanteri, 2000. – Dikreg Sesko TNI, 2015. – Dikreg Lemhannas, 2019. – Pendidikan akademik magister manajemen dan gelar doktor sebagaimana tercantum dalam profil yang tersedia. Riwayat Jabatan Berikut sejumlah jabatan yang tercantum dalam riwayat karier Nefra Firdaus: – Danyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus (2008     2009). – Dandim 1415/Selayar (2010–2012). – Danbrigif 16/Wira Yudha (2014–2015). – Denma Mabesad dalam rangka pendidikan Sesko TNI (2015–2016). – Aster Kasdam Iskandar Muda (2016–2017). – Danrem 012/Teuku Umar (2017–2018). – Paban IV/Komsos Ster TNI (2020). – Kadispenad (2020–2021). – Wakil Komandan Kodiklatad (2021–2024). – Kasdam XV/Pattimura (2024–2026). – Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (2026), sebagaimana tercantum dalam data riwayat jabatan. – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha (2026–sekarang). Penugasan sebagai Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menempatkan Mayjen TNI Nefra Firdaus sebagai pimpinan pertama komando daerah militer yang dibentuk untuk Provinsi Maluku Utara.(Red)

Read More