Bersuarakyat.online
Kepala Sekolah Dasar Negri 05 Rantau Utara Menanggapi Adanya pemberitaan miring yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) di Sekolah Dasar Negeri 05 Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara.
Oknum Kepala Sekolah ibu Sumarni.,Spd saat di Lakukan Konfirmasi tentang adanya berita miring (Pungli) tepat pada hari kamis tanggal 30 April 2026 pukul 16.00wib melalui Seluler WA iya mengatakan ;
Dengan tegas dalam bantahannya tentang berita miring (pungli) Untuk mengklarifikasi adanya Dugaan pungli di sekolahnya yang mencuat dalam sorotan publik (pemberitaan).
“Kami merasa perlu memberikan klarifikasi karena Tuduhan tersebut sangat mencoreng nama baik sekolah dan pribadi saya sebagai kepala sekolah. Atas tuduhan itu tidak benar ,”Tegas Kepsek.
Di tambahkan nya lagi,
Sumarni Spd merinci bahwa sejumlah poin yang di isukan oleh Pihak SDN 05 Rantau Utara tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.
Pertama, soal pungutan Rp 20.000 yang disebut-sebut sebagai pungli oleh Sekolah ,
ia menjelaskan bahwa dana tersebut adalah sumbangan sukarela untuk Cendra mata bagi salah seorang guru yang mau menjalani Pengsiun , bukan pungutan wajib dari pihak sekolah.
“Yang benar adalah sumbangan Tersebut tidak ada di patokan melainkan se Ikhlas hati (Sukarela) untuk perpisahan seorang Guru Pendidik sebagai bentuk Cindera mata.
Terkait tuduhan uang perpisahan sebesar Rp 20.000, Sumarni. Spd juga membantah keras.
“Itu tidak benar. Yang benar,
Kami udah melakukan kesepakatan dalam rapat bersama untuk melakukan Sumbangan seikhlas hati dan Terserah mau memberi atau tidak sumbangan tersebut , Dana tersebut digunakan untuk membeli kalung alumni dan konsumsi saat acara perpisahan,” ujarnya. Kepsek saat di lakukan Konfirmasi Jurnalis Bersuarakyat.online
Begitu juga
Secara Tegas ia juga menegaskan kepada seluruh Wali kelas segara mengembalikan Sumbangan yang Sukarela tersebut terhadap Siswa – siswi, Kok malah dibilang ada pungutan liar.” Ujarnya lagi
“Yang benar adalah berbentuk sumbangan sukarela Dan dana ini juga sudah dikomunikasikan secara terbuka kepada para orang tua siswa Siap di kembalikan pada hari Sabtu ini ,” tambah Sumarni Spd Jadi tidak benar kalau dibilang ada dugaan pungli,” ungkapnya.
Atas seluruh tuduhan itu, pihak sekolah mengaku sangat dirugikan dan merasa perlu memberikan klarifikasi secara terbuka. Sumarni juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tata kelola pendidikan secara transparan dan akuntabel.
“Demikian klarifikasi ini kami sampaikan secara jujur dan sebenar-benarnya Kami berharap masyarakat tidak langsung percaya dengan tuduhan sepihak yang tidak memiliki bukti kuat. Tuduhan seperti ini sangat merugikan nama baik sekolah dan kami yang bekerja dengan niat tulus membangun pendidikan,”Tutupnya
Penulis:
Jurnalis Bersuara Rakyat Onlaein
*** DR.Rangkuti ***