Labuhanbatu – Bersuarakyat.online
Dari kejauhan terasa getaran diduga dari tekanan dentuman sonsistem atau speaker dari room – room tempat yang disiapkan bagi tamu pengunjung untuk bernyanyi, berjoget, dan goleng goleng kepala sampai pagi menikmati musik yang dimainkan oleh DJ (Disc Jockey).
Diketahui lokasi dan nama tempat tersebut yaitu Illusion Bistro dan karoke di kota Rantauprapat jalan Haji Adam, Kelurahan Siringoringo, kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara
Ironisnya, lingkungan sekitar tempat hiburan malam tersebut hunian padat rumah penduduk dan dikelilingi rumah – rumah ibadah seperti gereja – gereja tempat beribadah.
Pada saat dilokasi awak media menemui salah seorang pria berbadan tegap dan mengaku marga sianipar warga kota Medan yang mana (red) bekerja sebagai penerima dan mencatat tamu yang berkunjung. Pada saat dikonfirmasi mengatakan, “saya disini baru dua Minggu pak, dan selama saya disini belum pernah tempat ini di rajia, ucapnya.
Pantauan awak media kejahatan di balik gemerlapnya lampu-lampu malam yang menyinari jalan-jalan kota Rantauprapat, terdapat sisi gelap yang jarang terlihat oleh mata awam, dan pemerintah kabupaten Labuhanbatu serta Aparat Penegak Hukum di Wilayah hukum Polres Labuhanbatu, provinsi sumatra utara, Rabu (19/2/2025)
Menanggapi sebuah tempat hiburan malam yang berlokasi di penginapan Imbalo diduga memiliki fasilitas tempat dugem yang dinamai dengan nama Illusion bistro dan karoke di Jalan By pass Adam Malik Rantauprapat berdampingan dengan beberapa rumah ibadah gereja menjadi sorotan tim kolaborasi setelah mendapat kabar dari buah bibir masyarakat yang peduli labuhan batu.
” Yah mungkin tempat itu bisa jadi di beck up oknum, nanti akan kita pertanyakan izin keramaiannya kepada instansi terkait, ucap Ramses Sihombing DPP LSM TAWON.
Dan kita berharap Aparat Penegak Hukum (APH) harus tegak lurus mendukung Asta cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yaitu pada misi yang ke tujuh (7) memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan Narkoba, serta misi kedelapan (8) memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antar ummat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur, tutupnya.
Informasi pemilik hiburan malam tersebut inisial (JJ), namun pada waktu itu tidak dapat ditemui untuk dapat dikonfirmasi. Malah kehadiran tim kolaborasi di Imbalo disambut orang yang tidak dikenal, mungkin salah satu pengguna ekstasi yang diduga sudah kecanduan dan bertanya kepada tim kolaborasi:
” Bang, abang punya be er boleh aku pakai dulu”, sebutnya berbisik, membuat gelak tawa tim kolaborasi, ” sudah gila ini orang atau ketinggian dosis ya”
Sebelumnya dikabarkan di labuhanbatu bahwa beberapa tempat hiburan malam terpapar dan terindikasi menjadi tempat transaksi perdagangan dan pengguna barang haram Narkotika jenis ekstasi dilansir dari berita-berita sebelumnya.
Dunia hiburan malam, dengan klub-klub, bar, dan pesta-pesta mewah, menyimpan berbagai cerita tentang kejahatan yang terjadi di balik layar, sisi gelap hiburan malam menjadi fenomena yang semakin memprihatinkan di labuhanbatu khususnya.
Terkonfirmasi dari masyarakat lingkungan sekitar Imbalo menyatakan, ” Perdagangan dan transaksi narkoba jenis ekstasi dan sabu mungkin dilakukan disana, kenapa mereka berpesta tahan sampai pagi. Kami berharap aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan, dan meminta untuk menghentikan kegiatan dugem ria di Illusion Bistro dan karaoke yang dapat merusak mental masyarakat, sebut warga. (Red)