ACEH UTARA-BersuaRakyat.Online
Ketegangan melanda Kabupaten Aceh Utara setelah sebuah video siaran langsung di TikTok memperlihatkan seorang pria bernama Maklia alias Matleh, warga Desa Tanjong Meunje, Kecamatan Tanah Jambo Aye, diduga mengeluarkan ancaman serius terhadap Ketua DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara.
Dalam video tersebut, Matleh tampak melontarkan pernyataan bernada kekerasan, termasuk ancaman penembakan dan ucapan seperti “dipatong leher” serta menyebut “jasad ketua”, yang langsung memicu keresahan di internal APPI dan masyarakat luas.
Wakil Ketua APPI Aceh Utara, Samsol Bahri, menyatakan bahwa pihaknya tengah menunggu kedatangan Ketua DPD APPI dari Banda Aceh—yang sedang mendampingi anaknya dirawat di RSUDZA—untuk segera melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Utara.
“Jika kasus ini tidak diproses secara hukum, jangan salahkan kami. Kami curiga kuat Matleh memiliki senjata api. Tak mungkin dia bicara sebebas itu tanpa merasa punya kekuatan di baliknya,” tegas Samsol.
Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas agar insiden serupa tidak terulang dan memberikan rasa aman kepada para pewarta.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan ancaman tersebut.