Romi Wartawan Aktif Nyambi Sebagai DC,Mobil di Hadang dan Dituduh Begal Oleh Satu Profesinya dan Berujung Penganiayaan. 

Bersuarakyat.online

LABUHANBATU – Hampir ±8 tahun lamanya berprofesi sebagai wartawan aktif di sebuah media online, seorang pria berinisial Romi Rambe (RR), yang juga merangkap atau nyambi sebagai Debt Collector (DC), terlibat keributan dengan sesama profesinya hingga berujung pengeroyokan dan laporan ke Polres Labuhanbatu.

Keributan tersebut terjadi di Jalan Sampurna, Kelurahan Bakaran Batu, Kabupaten Labuhanbatu, pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

Keributan bermula saat RR bersama rekannya FM menarik sebuah mobil di kawasan tersebut. “Tiba-tiba aksi mereka dihadang oleh dua oknum wartawan berinisial A dan AI. Situasi pun semakin memanas ketika oknum wartawan berinisial A dan AI meneriaki RR dan FM dengan sebutan “begal” sehingga memancing perhatian warga sekitar.

“Benar, saya dengar ada yang berteriak begal dan warga sudah ramai mau menyerang. Untung saya kenal dengan mobil itu, kalau tidak mungkin sudah dihajar massa,” ujar seorang warga bernama REH alias Adek, saksi mata di lokasi.

Menurut keterangan RR, tudingan itu membuat dirinya terpojok. Ia bahkan mengaku mendapat cekikan dan siku dari salah satu oknum wartawan hingga mengalami luka di bagian kening. Mobil yang dikendarainya pun ikut rusak akibat keributan.

Tak berhenti di situ, kedua pihak kembali bertemu di Jalan Aek Tapa, tepatnya di depan kantor ACC Finance. Dan di lokasi inilah bentrokan fisik terjadi lagi, setelah FM mempertanyakan alasan diteriaki begal.

“Ya benar, dia bertanya soal mobil yang ada tunggakan di ACC Finance. Saya dengar sendiri mereka bicara seolah mau membawa mobil kami. Padahal mobil itu sudah resmi ditarik dan disimpan di gudang ACC,” jelas RR.

Belakangan diketahui, mobil yang menjadi pemicu keributan sebenarnya sudah sah ditarik oleh pihak leasing setelah pengguna menandatangani surat serah terima kendaraan.

Sementara itu, pihak ACC Finance menegaskan bahwa mobil yang ditarik RR sudah sah secara administrasi. Kendaraan tersebut bahkan sudah masuk gudang ACC menunggu penyelesaian tunggakan dari konsumen terkait.

Pasca kejadian, kedua belah pihak saling melapor ke Polres Labuhanbatu. Kasus ini pun viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Banyak masyarakat mendesak kepolisian bertindak profesional dalam mengusut kasus tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Teuku Rivanda Ikhsan, membenarkan adanya laporan kedua belah pihak. “Kasus ini sedang kami dalami. Beberapa terlapor sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara itu laporan balik dari pihak RR juga masih dalam penyelidikan,“ tegasnya saat pres release, pada Senin (22/9/2025) siang.

Kasus ini memicu perhatian publik, sebab melibatkan profesi wartawan yang mestinya menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Salah seorang warga Labuhanbatu berinisial R. Hutajulu, berharap semoga pihak kepolisian Polres Labuhanbatu segera menindaklanjuti kasus tersebut secara adil tanpa pandang bulu.

“Harapan kami semoga Polres Labuhanbatu dapat menangani kasus tersebut secara profesional dan jangan ada yang kebal hukum,” ujar R. Hutajulu, kepada awak media ini disebuah warung kopi, pada Senin (22/9/2025) malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *