SELAMAT DAN SUKSES TERBENTUKNYA PUNGUAN RAMBORE PALUTA, ASRIN RAMBE DIAMANAHKAN SEBAGAI KETUA

Bersuarakyat.online PALUTA- Kabar gembira dan penuh kebanggaan datang dari keluarga besar Pomparan Baginda Sojuangon Rambe Boru Bere (RAMBORE)* Kabupaten Padang Lawas Utara, Pada Minggu: 20/09/2026. Secara resmi telah terbentuk kepengurusan *Punguan Rambore Paluta* dalam musyawarah bersama yang berlangsung penuh kekeluargaan. Dalam musyawarah tersebut, amanah sebagai *Ketua Punguan Rambore Paluta* diberikan kepada *Asrin Rambe*. Ucapan selamat dan sukses pun membanjiri media sosial. Tarimokasih tu maradu kahanggi ku sasudena madung mangalehen amanah di au sebagai Ketua Rambore (Rambe Boru Bere Kabupaten Padang Lawas Utara). Semoga amanah on bisa hita jalankon untuk memper erat tali silaturrahmi diantara hita poparan ni Raja Sojuangon Rambe dohot anak boru na.” Demikian ungkapan haru Asrin Rambe setelah menerima amanah tersebut. Terbentuknya Rambore Paluta ini bukan sekedar organisasi marga, namun menjadi wadah untuk merajut kembali persaudaraan yang sempat renggang karena jarak dan kesibukan. Dengan semangat dan motto: “Pemuda, Pemimpin, Bersaudara dan Berbudaya”. TUJUAN MULIA RAMBORE PALUTA: 1.Mempererat Silaturrahmi:* Menyatukan seluruh popparan Rambe, Boru, Bere yang ada di Paluta dan perantauan. 2.Adat dan Budaya: Melestarikan adat istiadat Dalihan Natolu dan budaya Rambe. 3.Sosial dan Gotong Royong: Hadir dalam suka dan duka, R31S (Ra Ro Rugi Sabat) – berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Kehadiran Rambore di Paluta diharapkan bisa menjadi contoh paguyuban marga yang solid, kompak, dan berkontribusi positif untuk pembangunan di Kabupaten Padang Lawas Utara. Selamat bertugas untuk Ketua terpilih *Asrin Rambe* dan seluruh pengurus. Semoga amanah, membawa Rambore semakin jaya. Horas! R31S – Ra Ro Rugi Sabat.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Aktivis HAM Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Bersuarakyat.online Banda ACEH -Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Razali yang akrab disapa Nyakli Maop, mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan lapangan kerja berkelanjutan bagi masyarakat. Desakan ini disampaikan seiring meningkatnya krisis ekonomi pascabencana yang berdampak signifikan pada generasi muda di Aceh. Kerusakan infrastruktur dan lahan produktif akibat banjir telah mematikan sumber pendapatan utama warga. Hingga saat ini, sektor perekonomian warga seperti area pertambakan dan persawahan masih terbiarkan terbengkalai tanpa penanganan memadai dari pihak berwenang. “Banyak tambak dan sawah yang belum bisa kami gunakan. Kami sudah mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi tambak kepada pemerintah, tetapi sampai saat ini belum ada bantuan yang turun,” tegas Razali menyuarakan aspirasi masyarakat terdampak. Ia menilai realisasi pemulihan ekonomi di lapangan berjalan sangat lambat. Pemerintah diimbau tidak hanya berfokus pada fase penanganan darurat bencana, melainkan harus memprioritaskan pemulihan mata pencaharian warga secara cepat dan terukur. Berbagai komitmen pemerintah terkait penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadub) perbaikan rumah rusak, hingga rehabilitasi lahan produktif dinilai belum terealisasi dan masih membebankan masyarakat. “Sampai saat ini janji-janji tersebut tak kunjung datang. Oleh karena itu,kami meminta dengan tegas kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan lapangan kerja bagi kami,” lanjutnya. Aktivis HAM mendorong koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh agar segera mengucurkan bantuan rehabilitasi fisik sektor pertanian dan perikanan,serta membuka peluang kesempatan kerja baru guna memulihkan roda perekonomian daerah. Kontak Media: Perwakilan: Sekretariat Aktivis HAM Aceh / Razali (Nyakli Maop) Telepon/WA: [081329321132] #Hsb

Read More

PT Socfindo Dukung BUMDes Martebing Kembangkan Produk Ramah Lingkungan

Bersuarakyat.online Sergai – PT Socfindo Kebun Bangun Bandar terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha desa. Kali ini, dukungan diberikan kepada BUMDes Rame Sumber Rezeki, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan Yayasan Taman Konservasi PT Socfindo dalam pengembangan Rumah Produksi KLINMart yang berada di Dusun V, Desa Martebing. Rumah produksi tersebut resmi beroperasi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peresmian turut diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 20 anak yatim. Pembangunan Rumah Produksi KLINMart merupakan inisiatif Ny. Luluk Williams selaku Ketua Yayasan Socfindo Conservasi. Melalui rumah produksi ini, BUMDes Rame Sumber Rezeki mengembangkan sembilan jenis produk kebersihan rumah tangga dengan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan. Produk yang dihasilkan di antaranya sabun cuci piring, pembersih lantai, karbol, deterjen cair, pembersih serbaguna dan sabun cuci tangan. Produk KLINMart nantinya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, perkantoran hingga lingkungan pabrik. Pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Martebing. Sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk BUMDes, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar juga akan menggunakan produk KLINMart untuk kebutuhan operasional perusahaan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan pasar awal bagi produk masyarakat sekaligus mendorong penggunaan produk kebersihan yang ramah lingkungan. Pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, mengatakan pihaknya berharap BUMDes Rame Sumber Rezeki dapat terus berkembang. “Kami berharap BUMDes Desa Martebing dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Martebing,” ujar Samuel saat dikonfirmasi media, Selasa (15/9/2026). Sementara itu, Kepala Desa Martebing, Syamsul, menyampaikan apresiasi kepada PT Socfindo atas dukungan yang diberikan. #Red

Read More

KKN ULB Desa Afd 1 Bilah Barat Gelar Lomba Fashion Show Pakaian Adat tingkat SD ,SMP, MTS Sekabupaten Labuhanbatu

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Kuliah Kerja Nyata Universitas Labuhan Batu Di Desa Afd 1 Bilah barat melakukan perlombaan Fashion Show tingkat Sekolah Dasar dan SMP Serta MTS Sekabupaten Labuhanbatu pada hari Minggu tanggal 14 September 2026 pukul 14.00wib. Di lapangan Sepak bola kaki Afd 1 PTPN IV Regional 1 Janji Rantau prapat. Dalam acara Pembukaan Festival Perlombaan Fashion Show di hadiri Istri Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST dan Anggota DPRD Labuhanbatu H. Romario Simangunsong serta Camat Bilah barat Asrul Alamsyah Pasaribu ST serta Sekretaris Desa Afd 1 Bilah barat Akbar Nasution. peserta terdiri dari  24 Siswa-siswi SD sampai Siswi SMP dan Mts yang ada di Labuhanbatu. Jurnalis melakukan konfirmasi terhadap salah satu Tim Juri dari kabupaten Labuhanbatu Disty Uni Khanaya (Putri Wisata Lingkungan Indonesia Beserta Vj Rio tentang Penilaian mengatakan dalam Pelaksanaan Festival Perlombaan Pakaian Adat untuk tingkat SD dan SMP dan serta MTS, perlombaan Pakaian adat ini kita lakukan agar Warga Labuhanbatu biasa melihat Pakai adat yang ada di indonesia Seperti : Pakaian Suku Adat Mandailing Suku adat Batak Toba , Batak Simalungun , karo , Pakaian Suku adat melayu Pakaian Suku adat Minang Kabau, Jawa ,Pakaian Suku Adat Suku Dayak , Pakaian adat Suku Bali Ungkapnya. Di tambahkan nya lagi kami menilai Dalam Hal 1) berpakaian dan menyesuai Langkah serta Menguasai Panggung, 2) Pakaian dan Mekap bagi putri , langkah Anak yang melakukan Fesiansio Pungkasnya. Sebelum Acara di lakukan Tim juri memberikan Petunjuk Cara Jalan dan Gaya dalam menguasai Panggung terhadap Para peserta dan tamu Undangan yang ada di sekitar Panggung. Cetusnya   Penulis : *** DR.Rangkuti ***

Read More

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Bersuarakyat.online Medan – Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, namun juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. Pesan tersebut disampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN agar ilmu pertanahan yang mereka miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang mampu membaca peta sekaligus memahami manusia di dalam peta. Saudara perlu cakap menguasai teknologi, tetapi tetap bijak dalam menimbang rasa keadilan. Saudara perlu teguh menjalankan regulasi tetapi tetap arif membaca sejarah dan kebudayaan masyarakat,” pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat wisuda Politeknik Agraria STPN, melalui rilis yang diterima pada Selasa (8/09/2026). Menurutnya, tanah bagi Indonesia bukan sekadar hamparan fisik, melainkan bagian dari jati diri, jejak perjuangan, dan fondasi pemerintahan. Di atas tanah, manusia membangun rumah, memproduksi pangan, membentuk komunitas, serta menautkan masa lalu dengan masa depan. Tanah pun kerap dikenal sebagai Ibu Pertiwi yang mengandung kehidupan, memberi penghidupan, dan menjaga keberlanjutan peradaban. Oleh karena itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan bahwa pengelolaan tanah tidak dapat dilepaskan dari nilai dan kebudayaan masyarakat yang hidup di dalamnya. Dalam filosofi Jawa, ada prinsip Hamemayu Hayuning Bawana, yakni ikhtiar manusia untuk menjaga keselamatan, ketenteraman, dan keindahan dunia. Prinsip tersebut mengajarkan bahwa setiap campur tangan manusia dalam mengelola tanah harus membawa kehidupan menuju keadaan yang lebih adil dan manusiawi. Pandangan bahwa tanah merupakan amanah kolektif juga hidup di penjuru Nusantara. Di Minangkabau dikenal prinsip Harta Pusaka Tinggi yang berkaitan dengan tanah ulayat kaum dan tanggung jawab lintas generasi. Di Bali, sistem subak mempertahankan keterkaitan tanah, air, pertanian, dan spiritualitas melalui filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Sementara itu, di berbagai wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua dan Maluku, sistem hak ulayat memperlihatkan bahwa tanah kerap dipahami sebagai ruang hidup bersama yang melekat pada tanggung jawab sosial suatu marga atau kelompok adat. “Keragaman ini adalah kekayaan tata kelola pemerintahan Indonesia. Regulasi perlu membacanya dengan jernih, kebijakan perlu menghormatinya dengan arif, teknologi perlu mengakomodasinya dengan presisi dan kepekaan,” tutur Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, berbagai pandangan tersebut menunjukkan bahwa ilmu pertanahan tidak hanya berhubungan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut manusia dan kehidupan yang berada di balik sebuah bidang tanah. Penguatan keamanan tenurial berkaitan erat dengan kesejahteraan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Kepastian hak atas tanah membutuhkan perangkat kelembagaan dan tata kelola yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi kemanfaatan nyata bagi masyarakat. “Di sinilah ilmu pertanahan memperoleh kedudukan strategis. Ilmu pertanahan bekerja di antara ukuran dan makna, antara peta dan manusia, antara sertipikat dan juga martabat,” ungkap Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kepada para wisudawan dan wisudawati, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan bahwa kelak mereka akan berhadapan dengan berbagai berkas pertanahan yang tampak rutin. Namun, di balik setiap berkas tersebut terdapat kehidupan manusia yang menaruh harapan kepada mereka. Karena itu, ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan perlu diwujudkan dalam pelayanan yang memberikan kepastian sekaligus mempertimbangkan keadilan dan kondisi sosial masyarakat. Sri Sultan Hamengkubuwono X berpesan agar para lulusan membawa ilmu mereka ke tengah masyarakat dengan sikap rendah hati. Setiap pengukuran diharapkan menjadi jalan menuju kepastian, setiap pemetaan menjadi jalan menuju keteraturan, dan setiap pelayanan pertanahan menjadi jalan menuju ketentraman sosial. “Dengan visi seperti itulah kita menaruh harapan besar kepada para wisudawan-wisudawati yang akan mengaplikasikan ilmunya di dunia kerja,” pungkasnya. #Red

Read More

SINERGI DALIHAN NATOLU MENGHANGATKAN HARI JADI KEJAKSAAN KE-81 DI KEJARI PALUTA

Bersuarakyat.online Horas ma di hita saluhutna..!!!! PALUTA- Peringatan “Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, di Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara berlangsung penuh hangat, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang digelar Pada Rabu : 02/09/2026, ini dihadiri langsung oleh Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si bersama Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi, SH., MH. Kehadiran Bupati menjadi bukti kuatnya semangat. Dalihan Natolu, _somba marhula-hula, elek marboru, manat mardongan tubu_ yang terus dipegang teguh di Bumi Sude ima di daerah nahita cintai Bumi Balakka, kabupaten Padang Lawas Utara. Pantun Acara Dari Biro Bersuarakyat Paluta Harahap Kuro- Kuro. > _Buah manggis buah duku,_ > _Dipetik anak pergi ke ladang._ > _Kejaksaan genap usia satu,_ > _Bersama Pemda membangun Paluta nan terang._ > _Pergi ke pasar membeli sirih,_ > _Pulangnya singgah di rumah sahabat._ > _Dalihan Natolu jadi pengikat ih,_ > _Kejari dan Pemda bersatu padu hebat._ Sepenggal Puisi: “Adhyaksa di Bumi Sude” _Di tanah Paluta yang teduh,_ _Jaksa mengabdi dengan penuh ruh._ _81 tahun mengawal nurani,_ _Menegakkan hukum demi negeri._ Bersama Bupati, bersama Rakyat, Tangan bergandeng, bahu membahu erat. Bukan hanya hukum yang ditegakkan, Tapi keadilan dan harapan dirangkai. Kajari Paluta H.Muhammad Junaidi, SH., MH, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati, Forkopimda, dan seluruh OPD. Di usia 81 tahun ini, Kejaksaan berkomitmen menjadi sahabat masyarakat. Dengan semangat Trapsila Adhyaksa Berakhlak, kita jaga Paluta tetap aman, bersih, dan bermartabat,” ujar Junaidi dengan senyum ramah. Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, juga menyampaikan selamat dan apresiasi. “Atas nama Pemerintah Daerah, kami bangga. Kejaksaan adalah mitra kami. Dengan semangat Dalihan Natolu, mari kita jaga Paluta. Hukum ditegakkan, pembangunan berjalan, masyarakat sejahtera*,” tegas Bupati. Suasana acara dipenuhi tawa, ramah tamah, dan diskusi hangat. Tidak ada sekat antara penegak hukum dan pemerintah. Yang ada hanya satu tekad: “Melayani Rakyat Paluta dengan Hati. Kata Penutup Penuh Hangat, > Usia bertambah, semangat tak pernah padam. > Kejaksaan hadir bukan untuk menakutkan, > Tapi mengayomi, melindungi, dan merangkum, > Agar Paluta terus melangkah ke depan. Dirgahayu Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026, “Trapsila Adhyaksa Berakhlak, Mengabdi untuk Negeri”   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

HARI JADI KEJAKSAAN KE – 81 KAJARI PALUTA MUHAMMAD JUNAIDI SAMBUT HANGAT BUPATI DAN FORKOPIMDA

Bersuarakyat.online PALUTA- Semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga terlihat jelas dalam peringatan Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Pada Rabu, 02/09/2026. Kepala Kejaksaan Negeri Paluta, H. Muhammad Junaidi, SH., MH, tampil sangat antusias dan supel dalam menyambut seluruh tamu undangan. Kehangatan sambutan itu menjadi simbol kuatnya kolaborasi Kejaksaan dengan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum di Bumi Sude. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah Paluta, di antaranya: Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono, S.IK., SH. Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM, Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar, S.Sos, Beserta seluruh Pimpinan OPD se-Kabupaten Paluta. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata bahwa Kejaksaan bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun Paluta yang lebih maju, tertib, dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Paluta, Polres, DPRD, dan seluruh OPD. “Sinergitas ini adalah kunci. Dengan kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan hukum terbaik untuk masyarakat Paluta dan bersama-sama mengawal pembangunan daerah*,” tegas Junaidi. Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap dalam kesempatan itu juga menyampaikan selamat Hari Jadi Kejaksaan. Beliau berharap Kejari Paluta terus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi, penegakan hukum, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Acara berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Momen ramah tamah dan diskusi santai antara Kajari, Bupati, Kapolres, dan pimpinan OPD menjadi penutup yang hangat dari peringatan tahun ini. Dengan semangat “Trapsila Adhyaksa Berakhlak”, Kejaksaan Negeri Paluta berkomitmen untuk terus hadir, mengabdi, dan menjadi rumah keadilan bagi seluruh masyarakat Padang Lawas Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Walimatul Khitan Muhammad Fairus Al Adhimi Berlangsung Khidmat, Puluhan Anak Yatim Dapat Santunan

Bersuarakyat.online ACEH TIMUR — Keluarga besar Mauzir dan Elvi Zahara menggelar acara Walimatul Khitan putra mereka, Muhammad Fairus Al Adhimi, yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Idi Cut, Lorong SMA Darul Aman. Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan nuansa keagamaan. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya khitanan Muhammad Fairus Al Adhimi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga, masyarakat, dan para tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar Mauzir dan Elvi Zahara juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Pemberian santunan tersebut menjadi salah satu bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap anak-anak yatim. Kegiatan sosial itu diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi para penerima santunan. Keluarga besar Mauzir dan Elvi Zahara menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga, kerabat, masyarakat serta para tamu undangan yang telah hadir dan memberikan doa restu untuk Muhammad Fairus Al Adhimi. Semoga rangkaian kegiatan Walimatul Khitan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan santunan anak yatim tersebut mendapat keberkahan serta menjadi amal kebaikan bagi keluarga dan seluruh pihak yang terlibat. “Semoga Muhammad Fairus Al Adhimi tumbuh menjadi anak yang sehat, saleh, berbakti kepada kedua orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa dan masyarakat. Aamiin.” #Hsb

Read More

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kepala BNNP Aceh Ingatkan 6.000 Mahasiswa Bahaya Narkoba dan Modus Baru Liquid Vape

Bersuarakyat.online BANDA ACEH — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., mengajak sekitar 6.000 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman nonmiliter, termasuk penyalahgunaan narkotika dan perkembangan modus baru peredaran narkoba. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Ar-Raniry, Senin (24/8/2026), dengan tema “Wawasan Kebangsaan dan Ancaman Narkoba.” Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Tantangan bangsa di era modern tidak hanya berbentuk perang konvensional maupun konflik bersenjata. Ancaman dapat hadir dalam berbagai bentuk nonmiliter dan proxy war, yaitu konflik atau persaingan yang dilakukan secara tidak langsung dengan memanfaatkan pihak, kelompok, maupun berbagai instrumen untuk melemahkan suatu bangsa. “Proxy war tidak selalu hadir dalam bentuk perang secara langsung. Upaya melemahkan suatu bangsa dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk dengan merusak kualitas dan masa depan generasi mudanya dengan penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu ancaman serius yang harus kita waspadai bersama,” tegas Dedy. *Waspadai Perubahan Modus Narkoba* Kepala BNNP Aceh mengingatkan mahasiswa mengenai perubahan modus dan bentuk peredaran narkotika yang semakin beragam. Jika selama ini masyarakat lebih mengenal narkotika dalam bentuk padat seperti kristal atau tablet, saat ini muncul tren penyalahgunaan zat dalam bentuk cair yang dapat dimasukkan atau digunakan melalui perangkat vape atau rokok elektronik. Salah satu zat yang menjadi perhatian adalah Etomidate, yang ditemukan dalam sejumlah produk atau cairan vape yang beredar dan disalahgunakan. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa modus peredaran narkotika terus berkembang dan dapat menyasar kelompok muda dengan cara yang lebih tersamar. “Modusnya terus berubah. Kalau dahulu kita lebih banyak mengenal narkotika dalam bentuk padat, sekarang kita menghadapi perkembangan penyalahgunaan dalam bentuk cair yang dapat dimasukkan ke dalam perangkat vape. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah penyalahgunaan etomidate melalui liquid/vape,” jelas Dedy. Jangan tertipu dengan bentuknya. Secara medis, Etomidate memang merupakan obat anestesi yang penggunaannya harus dilakukan dalam pengawasan tenaga kesehatan. Namun, ketika disalahgunakan dan dimasukkan ke dalam liquid vape dengan dosis serta kandungan yang tidak jelas, risikonya dapat sangat serius, mulai dari gangguan kesadaran, pernapasan, fungsi jantung, hingga gangguan hormonal. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena bentuk dan kemasan yang menyerupai produk vape dapat membuat masyarakat, khususnya generasi muda, kurang menyadari risiko dan bahayanya. Generasi muda harus kritis dan memahami bahwa vape belum tentu aman, bisa saja liquidnya mengandung zat yang berbahaya terutama jenis narkotika. Perubahan modus tersebut harus diikuti dengan peningkatan literasi dan kewaspadaan masyarakat, khususnya mahasiswa, agar tidak mudah menerima, mencoba, maupun mengedarkan produk yang tidak jelas kandungannya. *Mahasiswa sebagai Benteng Generasi Bangsa* Generasi muda merupakan salah satu kelompok strategis dalam menjaga ketahanan bangsa. Berbagai persoalan seperti narkotika, judi online, penyebaran hoaks, kejahatan siber, radikalisme, paham ekstrem, hingga degradasi moral perlu dihadapi dengan daya tangkal yang kuat. Dedy mengajak mahasiswa baru UIN Ar-Raniry untuk membangun pergaulan yang sehat, kritis dalam menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan perilaku yang dapat merusak masa depan. BNNP Aceh berharap mahasiswa baru UIN Ar-Raniry tidak hanya memiliki wawasan akademik, tetapi juga wawasan kebangsaan yang kuat, karakter tangguh, integritas, serta daya tangkal terhadap berbagai ancaman nonmiliter dan perkembangan modus penyalahgunaan narkoba. #Hsb

Read More

PT Socfindo Kebun Bangun Bandar Turut Perbaiki Jalan Provinsi di Aras Panjang

Bersuarakyat.online Sergai – Upaya meningkatkan kondisi infrastruktur di sekitar wilayah operasional kembali dilakukan PT Socfindo Kebun Bangun Bandar. Kali ini, perusahaan turut mendukung pengaspalan ruas jalan provinsi yang berada di Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (24/8/2026). Ruas jalan yang diperbaiki merupakan salah satu akses utama masyarakat Desa Aras Panjang. Kondisi jalan yang baik dinilai penting untuk menunjang kelancaran mobilitas warga, termasuk dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan kegiatan sehari-hari. Dalam pengerjaan tersebut, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar memberikan bantuan berupa material untuk pengaspalan. Selain itu, perusahaan juga menurunkan alat berat berupa bekoloader dan compactor guna membantu proses pekerjaan di lapangan. Bekoloader digunakan dalam proses penataan dan persiapan material, sedangkan compactor dimanfaatkan untuk melakukan pemadatan badan jalan. Penggunaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat pekerjaan sekaligus menghasilkan permukaan jalan yang lebih baik. Proses perbaikan jalan turut melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Dusun Fahmi bersama warga ikut mendukung pelaksanaan kegiatan sehingga pekerjaan dapat berjalan secara lancar dan terkoordinasi. Pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar area operasional. “Ini merupakan bentuk kepedulian PT Socfindo terhadap masyarakat. Kami berharap dukungan ini dapat membantu memperlancar akses warga dan memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujar Samuel. Menurut Samuel, infrastruktur jalan memiliki peranan penting dalam mendukung kegiatan masyarakat. Jalan yang lebih baik tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga dapat menunjang kelancaran kegiatan perekonomian warga. PT Socfindo Kebun Bangun Bandar sebelumnya juga memberikan dukungan untuk perbaikan jalan provinsi di Desa Batu 12, Kecamatan Dolok Masihul, pada 19 Mei 2026. Saat itu, perusahaan menyumbangkan sekitar 50 meter persegi batu sirtu atau tiga truk material serta menyediakan alat berat berupa grader dan compactor. Pekerjaan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. #Red

Read More