Buntut Polisi dan Warga Tewas, Mahasiswa – Masyarakat Desak Penutupan Permanen Karaoke See

    BAGANSIAPIAPI, Bersuarakyat.online – Desakan masyarakat dan Aliansi Mahasiswa Rohil untuk menutup permanen usaha karaoke See You semakin menguat.   Dikutip, Sabtu (05/04/25), desakan tersebut menyusul tragedi berdarah yang menewaskan anggota Polri dan seorang warga sipil pada Sabtu (29/03/25) sekitar pukul 21.00 WIB.   Mereka menilai, penutupan tempat karaoke itu penting dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lainnya, serta menghindari kejadian serupa terulang di kemudian hari.   Dalam rapat yang digelar Kamis (03/04/25) di Bagansiapiapi, mahasiswa dan masyarakat sepakat membuat surat pernyataan bersama.   Isi surat tersebut mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa penusukan yang menewaskan Bhabinkamtibmas Polsek Sinaboi Bripka Lestari Candra (39) dan Herman alias Rinto, serta melukai Dedi Butut (49).   Diduga pelaku penusukan, Marselinus Kuku mengaku sebagai security lokasi tersebut. Namun, di lapangan informasi berkembang bahwa dia juga merangkap ajudan atau pengawal pribadi pemilik karaoke bernama AL (Along).   “Tempat karaoke See You harus ditutup permanen karena diduga beroperasi dengan kedok karaoke keluarga,” tegas Auni, salah satu tokoh masyarakat Bagansiapiapi, Jumat (04/04/25).   Hal senada juga disampaikan Satria yang menyoroti lemahnya pengawasan dan penegakan aturan daerah oleh pemerintah setempat. “Audit semua administrasi izin usaha karaoke See You tersebut, dan minta Pemkab serius menegakkan Perda,” ujarnya.   Desakan ini muncul setelah peristiwa penusukan oleh Marselinus Kuku, pria asal Indonesia Timur yang ber-KTP Surabaya, terjadi tepat saat umat Islam sedang melaksanakan salat tarawih di Masjid Agung Al Ikhlas, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.   Dalam insiden tersebut, Bripka Lestari Candra tewas di lokasi, Herman (38) meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Pratomo. Sementara, Dedi Butut berhasil selamat dan menjadi saksi kunci.   “Harapan kami ada Surat Edaran Bersama dari Pemkab Rohil dan aparat penegak hukum untuk tempat-tempat seperti ini. Demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar warga lainnya yang turut dalam pertemuan tersebut.   Masyarakat juga menyoroti lokasi usaha karaoke See You yang berada di tengah-tengah permukiman warga, tepatnya di Gang Komplek Burung Walet, Jalan Utama Bagansiapiapi. AL, pemilik usaha dikenal luas sebagai pengusaha ilegal yang tetap beroperasi meski di tengah kawasan padat penduduk.   Desakan masyarakat dan mahasiswa ini menjadi sinyal keras kepada Pemkab Rohil dan aparat penegak hukum agar segera bertindak. Mereka menilai, penutupan permanen karaoke See You adalah langkah penting untuk menegakkan wibawa pemerintah daerah serta menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, seperti dikutip detak24com dari Bersuarakarya Online.   TIM

Read More

Polres Labuhanbatu Amankan Pelaku Penganiayaan Hingga Tewas di Panai Tengah

  Labuhanbatu- Bersuarakyat.online Polres Labuhanbatu melalui Polsek Panai Tengah berhasil mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, di lingkungan kerja PT. Hijau Priyan Perdana (HPP), Dusun 7 Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (4/4/2025).   Korban yang meninggal dunia diketahui berinisial RRS(40), seorang security PT. HPP yang tinggal di Desa Sei Nodaris, Panai Tengah. Sementara rekannya, PS(32), juga security di perusahaan yang sama, mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Kapolsek Panai Tengah, AKP BASYARUDDIN SIREGAR, S.E, M.H., menjelaskan bahwa tersangka penganiayaan adalah RB(32), karyawan PT. HPP, yang diamankan sesaat setelah kejadian. Berdasarkan keterangan awal, motif tersangka diduga karena cemburu atas dugaan perselingkuhan antara korban dan istri tersangka. “Pelaku langsung menyerahkan diri usai kejadian dan kini telah diamankan di Polsek Panai Tengah untuk proses hukum lebih lanjut,” kata AKP Basyar.   Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin mengapresiasi respons cepat personel Polsek Panai Tengah dalam mengungkap kasus ini. “Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana kekerasan. Tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dalam hukum. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kasi Humas.   Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang baik dan tidak menempuh jalan kekerasan.   Dalam kejadian ini, sejumlah barang bukti turut diamankan oleh petugas, antara lain 1 bilah egrek yang digunakan pelaku, 1 unit sepeda motor Supra X warna merah, serta pakaian korban. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian dada, tangan, dagu, dan jari yang menyebabkan korban meninggal dunia di klinik perusahaan.   Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif, dan penyidik masih mendalami lebih lanjut motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.   HUMAS

Read More

Halalbihalal dengan Seluruh Kepala Daerah Gubernur Sumut Bobby Nasution Sebut sebagai Semangat Kolaborasi

        MEDAN.bersuarakyat.online Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah bersama seluruh kepala daerah se-Sumut. Open house hari ke dua ini berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (1/4).       Hadir di antaranya, Walikota Medan, Walikota Gunungsitoli, Bupati Langkat, Bupati Padangsidimpuan, Bupati Toba, Bupati Tapteng, Bupati Dairi, Walikota Tanjungbalai, Bupati Labura, Walikota Binjai, Bupati Paluta, Bupati Sergai, Bupati Pakpak Bharat, dan Bupati Samosir.       Para kepala daerah tersebut berbincang sembari menikmati berbagai menu khas Provinsi Sumut, yang disajikan secara sederhana. Seperti Lontong Santai Medan, bakso, rujak Aceh, mpek-mpek, dan lainnya.       “Pada hari ini, dan kemarin juga sudah berjalan, Halalbihalal bersama kepala daerah se-Sumut. Kemarin kepala daerah yang dekat-dekat juga sudah ada yang berdatangan. Bukan hanya itu, sama masyarakat, tokoh masyarakat juga sudah,” kata Bobby Nasution.       Bobby megatakan semangat Hari Raya Idulfitri pada hari ini dapat diartikan sebagai semangat berkolaborasi, sama-sama merasakan kemenangan. Idulfitri sebagai momentum untuk bersilaturahmi berkumpul dengan keluarga, saling memaafkan.       Selain itu, Bobby juga memberi pesan kepada masyarakat Sumut, agar berhati-hati dalam perjalanan pada saat mengunjungi tempat objek wisata.       “Hari Raya Idulfitri bertepatan dengan libur panjang. Jadi, saya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat mengunjungi objek wisata. Yang punya anak-anak, diperhatikan, dijaga,” ucapnya.       Setelah menikmati hidangan sambil mengobrol, Bobby Nasution kemudian mengajak para bupati dan walikota untuk mengunjungi rumah jabatan Wakil Gubernur Sumut di Jalan Tengku Daud. Bupati dan Walikota, beserta para istri yang hadir berangkat bersama-sama Bobby Nasution menumpang bus menuju kediaman Wakil Gubernur Sumut Surya, yang tidak jauh dari lokasi.       Turut hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua PKK Sumut Kahiyang Ayu, Pj Sekdaprov Sumut Armand Effendy Pohan, dan seluruh pimpinan OPD se-Sumut.         HALALBIHALAL GUBERNUR SUMUT   Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu menyambut kedatangan para Bupati dan Walikota se-Sumut pada acara Halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1446 H di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman 41, Medan, Selasa (1/4/2024).

Read More

Sekretaris BUMDES Seuneubok Saboh Bantah Tuduhan dan Minta Saiful Ismail Tidak Sebarkan Hoaks

    Aceh Timur – bersuarakyat.online Sekretaris Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Ridwan Taleb, membantah keras pemberitaan di media online kpksigap.com yang terbit pada 1 April 2025 dengan judul: “BUMDES Desa Seuneubok Saboh Diduga Maraknya Dimanfaatkan Oleh Oknum Pengelola Untuk Kepentingan Pribadinya.”   Ridwan menilai berita yang ditulis oleh Saiful Ismail, yang mengaku sebagai wartawan sekaligus warga Seuneubok Saboh, sangat tendensius, tidak berdasar, dan menyesatkan. Ia menyayangkan pemberitaan yang tidak melalui proses verifikasi.   “Seharusnya, sebelum berita ditayangkan, penulis wajib melakukan investigasi dan memastikan informasi yang akurat serta berimbang. Wartawan harus memahami kode etik jurnalistik agar tidak menyebarkan berita yang dapat merugikan pihak lain. Saya sudah memberikan klarifikasi, tetapi tidak dimuat. Seharusnya hak jawab diberikan agar berita tidak terkesan mengandung niat buruk,” tegas Ridwan.   Ridwan menjelaskan bahwa BUMG Seuneubok Saboh telah berkembang pesat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mencontohkan bahwa Pendapatan Asli Desa (PAD) yang dihasilkan telah digunakan untuk kepentingan publik, seperti pembelian tanah untuk lapangan sepak bola, pembangunan Polindes, serta bantuan untuk masjid desa.   “Jika BUMG tidak berkembang, bagaimana mungkin kami bisa membeli tanah untuk fasilitas umum? Ini bukti nyata kontribusi BUMG bagi masyarakat. Jadi, tuduhan dalam berita tersebut adalah hoaks,” lanjutnya.   Selain itu, Ridwan menyoroti kejanggalan dalam pemberitaan, di mana Saiful Ismail bertindak sebagai wartawan sekaligus narasumber. Hal ini, menurutnya, melanggar prinsip jurnalistik yang mengutamakan keberimbangan sumber informasi.   “Dalam pemberitaan yang profesional, harus ada narasumber independen untuk menguatkan informasi. Namun dalam kasus ini, Saiful Ismail berperan ganda, yang jelas tidak etis,” ungkap Ridwan.   Ia juga mengingatkan perusahaan pers agar lebih selektif dalam merekrut wartawan dan memastikan mereka memahami kode etik jurnalistik.   “Jangan sampai seseorang diberikan kartu pers hanya karena membayar biaya administrasi. Hal seperti ini bisa merusak citra jurnalisme dan menyesatkan masyarakat dengan berita tidak berimbang,” pungkasnya.

Read More

Open House Idul Fitri: Karmila Sari Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Kalangan

    Pekanbaru, Bersuarakyat. Online Suasana hangat dan penuh kekeluargaan masih terasa kental di kediaman anggota Komisi X DPR RI daerah pemilihan (dapil) Riau 1, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, pada Kamis pagi (03/04/2025) hingga malam. Momen Idul Fitri 1446 Hijriyah ini dimanfaatkan Karmila Sari untuk menggelar acara Open House yang dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat.   Acara Open House ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersilaturahmi, saling bermaaf-maafan, dan berbincang santai dengan Dr Hj Karmila Sari. Usai beramah tamah, para tamu undangan menikmati hidangan lezat yang telah disiapkan. Suasana keakraban dan kebersamaan begitu terasa di setiap sudut kediaman beliau.   Tampak hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain tokoh masyarakat Riau, Bupati Rokan Hilir, H Bistamam beserta keluarga. Kehadiran beliau menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat.   Selain itu, hadir pula para pengurus dari berbagai organisasi media, seperti Sindikasi Media Online (SMOI) dan Jejaring Media Siber Indonesia (JMSI) Riau. Kehadiran mereka mencerminkan pentingnya peran media dalam menjalin komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.   Dr Karmila Sari menyampaikan bahwa acara Open House ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Beliau berharap, momen ini dapat memperkuat hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.   “Ini masih dalam suasana Idul Fitri, mari kita manfaatkan momen ini sebagai ajang silaturahmi dan saling sapa,” ujar Dr. Karmila Sari dengan ramah. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut.   “Atas nama keluarga, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin,” tambah beliau dengan tulus.   Hal senada dikatakan Amril Jambak (SMOI), mengatakan acara Open House ini menjadi bukti nyata komitmen Dr Karmila Sari dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. Beliau berharap, silaturahmi yang terjalin pada momen ini dapat membawa berkah dan memperkuat persatuan di antara seluruh elemen masyarakat Riau.   Panca Sitepu.

Read More

Tanah Warga Ditelan Waduk, Hukum Berpihak pada Penguasa! Ganti Rugi Tak Ada, Mafia Tanah Diduga Bermain!

    Redelong – bersuarakyat.online Tangis dan kecewa menyelimuti warga penggarap di Kampung Simpur, Kabupaten Bener Meriah. Tanah yang selama ini mereka garap dengan penuh harapan, kini telah ditelan oleh genangan Waduk Krueng Keruto. Namun, lebih menyakitkan lagi, mereka tidak mendapatkan sepeser pun ganti rugi. Harapan mereka akan keadilan seakan sirna setelah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bener Meriah memutuskan bahwa tanah mereka tidak berhak mendapat kompensasi.   Keputusan yang diambil pada rapat Forkopimda pada 16 Maret 2024 itu menjadi pukulan telak bagi warga yang telah berjuang mengikuti prosedur hukum sejak awal. Mereka telah menempuh jalur resmi, mulai dari sosialisasi, uji publik, hingga adanya tanda tangan dari Ketua DPR dan dinas terkait pada 2019. Namun, kenyataan pahit harus mereka telan—tanah mereka kini telah tenggelam tanpa kepastian hak.   “Kami Sudah Berjuang, Tapi Hak Kami Diabaikan”   Samsul Bahri, seorang perwakilan warga, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Kami sudah mengikuti semua prosedur. Kami patuh pada aturan. Tapi mengapa tanah kami diambil begitu saja, tanpa ada ganti rugi? Padahal tanah itu sekarang sudah jadi genangan waduk,” ujarnya dengan suara bergetar.   Ketidakadilan semakin terasa ketika gugatan warga di Pengadilan Negeri Bener Meriah justru berujung pada arahan agar mereka melanjutkan kasus ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Warga pun bertanya-tanya, mengapa kasus yang menyangkut hak kepemilikan tanah justru diarahkan ke PTUN, padahal yang mereka tuntut adalah ganti rugi atas tanah yang mereka miliki dan bukan keputusan administrasi pemerintah.   “Kami tidak menggugat pemerintah. Kami hanya ingin hak kami dihormati dan ganti rugi yang layak diberikan. Mengapa kami harus mengemis keadilan di negeri sendiri?” keluh Samsul.   Mafia Tanah Bermain?   Kecurigaan semakin kuat bahwa ada permainan mafia tanah di balik kasus ini. Warga menuding PT Putra Ogami Jaya, yang dipimpin oleh M. Hasan, serta beberapa perusahaan lain, sebagai pihak yang diuntungkan dari proyek ini. Selain kehilangan lahan, warga juga mendapati bahwa tanah mereka digunakan sebagai sumber material untuk pembangunan tanggul waduk tanpa izin yang jelas. Ribuan ton batu dari lahan mereka diambil begitu saja, tanpa ada kompensasi sedikit pun.   “Saat kami tanyakan ke pemerintah daerah, mereka malah tidak tahu menahu. Bagaimana bisa proyek sebesar ini berjalan tanpa transparansi? Kami hanya rakyat kecil, tapi bukan berarti hak kami bisa diinjak-injak!” seru seorang warga dengan nada geram.   Harapan pada Komnas HAM dan Pemerintah Pusat   Warga yang putus asa akhirnya melaporkan kasus ini ke Komnas HAM dengan nomor laporan 153877, berharap ada keadilan yang bisa mereka dapatkan. Mereka meminta agar Komnas HAM dan pemerintah pusat segera turun tangan, memastikan hak mereka tidak lagi diabaikan.   “Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan korbankan kami. Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan,” pungkas Samsul Bahri dengan mata berkaca-kaca.   Kini, warga Kampung Simpur hanya bisa menunggu—menunggu keadilan yang entah kapan akan datang di tengah permainan kekuasaan yang semakin menyudutkan mereka. Namun, satu hal yang pasti, mereka tidak akan diam. Mereka akan terus berjuang demi hak mereka, demi keadilan yang seharusnya menjadi milik semua, bukan hanya mereka yang berkuasa. Hsb

Read More

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan Sosialisasikan Program PAS PULA

    Deli Serdang, Bersuarakyat.online   Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan memastikan Program PAS PULA (Pelayanan Kesehatan bagi Pasien Unregister dan lain-lain) sudah bisa digunakan masyarakat. Program ini akan memberikan layanan kesehatan gratis yang tidak tercover dalam BPJS Kesehatan. PAS PULA menjadi salah satu program implementasi dari misi Sehat Masyarakatnya. Program ini ditujukan sebagai akses pelayanan kesehatan yang tidak terjamin oleh Program JKN kepada masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.   “Contoh begal. BPJS tidak menanggung biaya korban begal. Inilah yang kita tanggung melalui APBD kita. Begitu juga korban tawuran dan lainnya. Lewat PAS PULA ini la bisa membantu. Bagi yg tidak punya BPJS silahkan gunakan,” ungkapnya usai melakukan sholat Jumat di Masjid Jami’ Kecamatan Beringin sekaligus menjalankan program Bupati Bekerja Bertemu Rakyat Jumat (28-03-2025).   Didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Sekdakab Timur Tumanggor, dan pimpinan OPD lainnya, Asri Ludin menegaskan program ini sudah diintergrasikan di seluruh Puskesmas dan tiga RSUD milik Pemerintah yakni RSUD H Amri Tambunan, RSUD Pancur Batu, dan RSUD Bangun Purba.   “Sudah berlaku di puskesmas dan 3 RSUD di Deli Serdang. Kami berharap program ini dapat menambah rasa aman dan nyaman masyarakat yang menjalani cuti bersama lebaran,” katanya.   Diketahui ada tiga sasaran masyarakat yang menerima program ini. Pertama yakni masyarakat (khususnya masyarakat miskin) yang memerlukan layanan kesehatan yang tidak terjamin oleh BPJS Kesehatan seperti korban begal, korban percobaan bunuh diri dan lain-lain. Kedua, masyarakat miskin yang belum memiliki JKN yang memerlukan layanan kesehatan darurat seperti ibu hamil dengan komplikasi, bayi baru lahir, anak berkebutuhan khusus (ABK), dan anak dengan kondisi stunting.   Kemudian sasaran ketiga yakni masyarakat yang belum/tidak memiliki identitas seperti Mr X/ODGJ yang memerlukan pelayanan kesehatan.   Program PAS PULA juga merupakan program pendukung sebelum Deli Serdang mencapai UHC yang merupakan target dari visi dan misi Deli Serdang 2025-2030.   “Mulai sekarang, kalau ada warga yang belum punya BPJS dan butuh pelayanan kesehatan, tidak perlu menelepon saya atau Pak Kades. Cukup hubungi Kepala Puskesmas atau Dinas Kesehatan. Bahkan kalau ada warga yang mengalami kecelakaan di luar tanggungan BPJS, program PAS PULA ini yang akan menanggung,” tegasnya.   “Silahkan manfaatkan program ini dengan baik serta doakan semoga misi berikutnya bisa segera direalisasikan sebagai bagian dari janji kami saat kampanye,” pungkasnya. ( Perwarta Zulham Effendi)

Read More

Polres Aceh Timur Maksimalkan Pengamanan dan Pengaturan untuk Arus Balik Lebaran

Aceh Timur – Bersuarakyat.online   Polres Aceh Timur Polda Aceh melakukan pengaturan dan pengamanan sebagai bagian dari langkah persiapan arus balik mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan para pemudik yang akan kembali ke kota tujuan setelah merayakan lebaran di kampung halaman mereka. Pengamanan tersebut melibatkan petugas dari Kepolisian dan instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Operasi Ketupat Seulawah 2025 Polres Aceh Timur.   Kasat Lantas Polres Aceh Timur Iptu Eko Suhendro, S.H. melalui Kanit Turjawali Ipda Amirullah, S.H.,M.H. menyebutkan situasi arus lalu lintas Jalan Medan – Banda Aceh dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur ramai lancar, tidak ada kemacetan.   “Memasuki H+ 3 Lebaran Idul Fitri 1446 Jalan Medan – Banda Aceh dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur terpantau ramai lancar dan belum terlihat adanya peningkatan volume kendaraan arus balik,” kata Amir, Kamis, (03/04/2025).   Meski demikian pengamanan dan pengaturan tetap ditingkatkan sebagai upaya preventif untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama masa arus balik mudik Lebaran.   “Kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna menghadapi lonjakan volume kendaraan saat arus balik ini. Kami berharap dengan pengamanan yang kami lakukan, dapat mengurangi potensi terjadinya kecelakaan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ungkap Amir.   Dalam pengamanan tersebut, petugas juga melakukan sosialisasi kepada para pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta aturan lalu lintas yang berlaku. Hal ini sebagai bagian dari upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Disamping itu para pemudik yang merasa lelah atau mengantuk diminta untuk istirahat di Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2025 Polres Aceh Timur.   Dengan adanya pengamanan dan pengaturan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama arus balik lebaran, serta meminimalisir terjadinya gangguan keamanan. Terang Kanit Turjawali Satlantas Polres Aceh Timur Ipda Amirullah, S.H.,M.H.

Read More

Istri Korban Penikaman di Rohil Minta Pelaku Dihukum Mati

            BAGANSIAPIAPI – Bersuarakyat.online Istri dari almarhum Herman, yang merupakan salah satu korban tewas kena tikam di Kompleks BMH (Bum Me He) Gang Utama 3 Jalan Utama, Bagansiapiapi meminta agar pelaku penikaman yang menewaskan suaminya bisa dihukum berat.   Hal itu dikatakan istri almarhum Herman, Santi, Selasa (1/4/2025) di Bagansiapiapi.   “Saya minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa dihukum mati,” kata Santi.   Dirinya juga meminta aparat memproses pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) See You, yang diduga masih beroperasi pada malam ramadan dimana terjadinya aksi penikaman, yakni pada Sabtu (29/3/2025) malam lalu.   “Saya minta pemilik See You juga diproses hukum,” katanya.   Sementara salah satu korban penikaman yang selamat, setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi, Dedi alias Butut menyebutkan sebelum kejadian tragis itu, dirinya bersama korban almarhum Bripka Lestari Chandra dan Herman berniat untuk karaoke di THM See You yang berada di bagian ujung dari kompleks tersebut.   “Ada tujuh orang yang berangkat ke See You, secara terpisah. Dimana empat orang sudah sampai duluan dan tiga orang menyusul,” kata Dedi. tiga orang yang belakangan menyusul itulah korban Bripka Lestari Chandra, Herman dan dirinya, Dedi.   Baca Juga: H+3 Arus Balik Idulfitri, Volume Kendaraan di Jalintim Meningkat 15 Persen   Menurutnya, begitu tiga di tempat parkir, mereka didatangi pelaku Marselinus Kuku yang merupakan penjaga pos THM See You. Masih menurut Dedi, tersangka kemudian mendatangi sambil marah-marah dan menendang motor korban.   “Sehingga terjadi perkelahian,” ujar Dedi. Sejumlah orang yang ada di dekat parkiran terang Dedi sempat meleari dan meminta pelaku pergi. Namun sebelum pergi kata Dedi lagi, tersangka mengeluarkan ancaman.   “Tunggu sini kalian ya, tunggu sini kalian ya,” ucap Dedi menirukan perkataan pelaku.   Dedi melanjutkan, agar tidak terjadi perkelahian lagi Bripka Lestari Candra berupaya mendatangi pelaku untuk berbicara dengan baik. Namun, naas penikaman pun terjadi.   Panca Sitepu.

Read More

Perayaan Idul Fitri, Babinsa manfaatkan Waktu Silaturahmi Dengan Warga 

    Redelong – bersuarakyat.online Dalam suasana penuh kebahagiaan Idul Fitri, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06/Bukit memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan warga di wilayah binaannya, tepatnya di Desa Tingkem Benyer, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah” Rabu 02/04/2025   “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga sinergi antara TNI dan masyarakat”   Danramil 06/Bukit Kapten Inf Trimo SH melalui Babinsa mengatakan” momen hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, ia manfaatkan waktu untuk berkeliling kampung untuk bersilaturahmi dan bersalaman menyampaikan ucapan selamat hari raya dengan warga.   Selain itu, ia juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa guna mempererat hubungan baik yang telah terjalin selama ini” Ujarnya   Dikatakan Babinsa, Idul Fitri adalah momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi. Sebagai Babinsa, kami ingin selalu dekat dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan memastikan wilayah binaan tetap aman serta kondusif.   Kita berharap, dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan hubungan harmonis antara Babinsa dan masyarakat semakin erat, serta semangat kebersamaan dan persaudaraan tetap terjaga demi menciptakan lingkungan yang damai dan sejahtera.   Karena pembinaan teritorial merupakan salah satu tugas pokok babinsa yang harus dilaksanakan guna untuk membina masyarakat dan menanamkan nilai – nilai bela negara terhadap warga” pungkasnya

Read More