Tak Hanya Limbah dan Bau Busuk, Diduga PKS PT SUJ juga Timbulkan Abu

      Bersuarakyat.online –  LABUHANBATU Dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PKS PT SUJ menimbulkan keresahan masyarakat Bilah Hilir, khususnya warga Kelurahan Negeri Baru dan Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.   Salah seorang warga yang berhasil ditemui, mengaku Pak Ruhut Nainggolan, membenarkan bukan hanya pencemaran Sungai Bilah dan bau busuk menyengat yang dirasakan, pabrik pengolahan berondolan sawit tersebut juga menimbulkan abu bolier yang sangat mengganggu.   “Gak hanya limbah cair dan bau busuk, abu boilernya pun sangat mengganggu hingga masuk ke dalam rumah. Kita khawatir anak-anak mengalami ganggguan pernapasan,” katanya, diamini Siti Maryam Ritonga (35) warga Lingkungan Pintasan dan Dedi (39) warga Lingkungan Kampung Nelayan, didampingi warga lain yang mengaku turut resah, Selasa (3/6/2025).   Lurah Negeri Baru, Selamat Sutikno saat dimintai tanggapan mengaku belum mendengar adanya keresahan warga akibat limbah PT SUJ, sebab dirinya mengaku baru satu minggu menjabat sebagai Lurah di Negeri Baru.   “Saya tau dari pemberitaan, saya juga menjabat sebagai Lurah di sini (Negeri Baru) secara resmi baru seminggu. Sebelumnya Pak Soleh,” ucap Selamat.   Pun demikian, kata Selamat, pihaknya akan segera menemui warga untuk melakukan koordinasi yang baik dengan perusahaan. Sekalian melakukan kroscek ke lapangan.   Sementara itu Soleh, kepada wartawan mengatakan dirinya hanya satu bulan menjabat di Negeri Baru, sebelumnya selama kurang lebih satu tahun posisi Lurah Negeri Baru diemban oleh Selamat Sutikno. Menggantikan Syarifudin, yang saat ini menjabat Lurah Negeri Lama.   Menurut Soleh, satu bulan itu dinilai waktu yang sangat singkat, sehingga belum sempat mendapati warga yang resah akibat PKS PT SUJ.   “Saya menjabat di sana (Negeri Baru) hanya satu bulan. Ya sebelumnya, Pak Selamat juga, menggantikan Pak Ulong (panggilan akrab Syarifudin),” sebut Soleh.   Kepala Tata Usaha (KTU) PT SUJ, Maya, saat dimintai tanggapan hingga berita ini dikirim ke Redaksi belum bersedia menjawab konfirmasi. Red

Read More

Tiga Orang di Ringkus Polisi Siantar, Shabu 12,43 gram, 8 butir Pil ekstasi 2,85 gram. di Amankan Dari Kamar.

Pematang Siantar-BersuaRakyat.Online Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap tiga orang masing masing inisial TN alias A (24), DS alias D (22) dan AW (30) merupakan warga Huta hahean 1 Desa Kahean Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun diduga memiliki narkotika jenis shabu dan ekstasi Kapolres Pematangsianțar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui Kasat Resnarkoba AKP Jonni H. Pardede SH mengatakan penangkapan pada hari Minggu 1 Juni 2025, ketiga terduga pelaku ditangkap didalam rumah No. 8 Perumahan DL. Sitorus Jalan Pdt. J.Wismar Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsianțar. Awalnya diterima informasi masyarakat bahwa di Komplek Perumahan Dl. Sitorus jl. Pdt. J.W. Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba ada rumah No.8 sering digunakan pemiliknya untuk bertransaksi narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan, Opsnal Sat Resnarkoba menggerebek rumah No. 8 tersebut kemudian menemukan ketiga terduga pelaku sedang duduk di sofa ruang tamu sambil memegang Handphone (HP) masing masing yakni 2 Unit HP merk Iphone, 1 unit HP merk samsung dan 1 unit HP merk Vivo. Tim Opsnal perintahkan ketiga terduga pelaku untuk tetap diam di tempat duduk tersebut. Selanjutnya Tim Opsnal bersama Tim disaksikan pemerintah setempat menggeledah rumah tersebut. Lalu ditemukan barang bukti di dalam kamar tidur tepatnya di bawah tempat tidur ada 1 buah plastik klip berisi 3 buah plastik klip kosong, 1 buat sendok terbuat dari potongan pipet, 1 paket shabu berat bruto 12,43 gram. Kemudian ada juga 1 buah plastik klip berisi 8 butir pil ekstasi berat bruto 2,85 gram. Diinterogasi ketiga terduga pelaku tersebut mengakui sebelum di tangkap ada menggunakan narkoba jenis sabu dan di Handphone masing masing ada ditemukan bukti transaksi narkoba. Lalu ketiga terduga pelaku beserta barang bukti ke ruangan Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar. “Ketiga terduga pelaku itu sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lalu akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku Sesuai Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”Pungkas AKP Jonni. (Ragum siallagan)

Read More

Kejari Karo Salurkan Program MBG ke Sekolah Luar Biasa Negeri Berastagi, Pertama di Sumatera Utara.

KARO-BERSUARAKYAT.ONLINE Dalam mendukung program pemerintah pusat terkait penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kejaksan Negeri (Kejari) Karo turut ambil andil dalam memastikan gizi bagi pelajar di Kabupaten Karo. Kali ini, penyaluran program MBG dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Berastagi, di Desa Gurusinga, Berastagi, Selasa (3/6/2025). Kepala Kejaksaan Negeri Karo Darwis Burhansyah, menjelaskan penyaluran MBG ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat yang disebarkan ke daerah. Pada penyaluran MBG ini, tampak para pelajar menyambut antusias saat Kejari Karo membagikan paket makanan yang dilengkapi susu itu. “Aksi kami ini merupakan dalam hal menindaklanjuti program pemerintah pusat untuk membantu memenuhi gizi nasional. Kali ini kita juga turut menggandeng stakeholder dari sekitar Kabanjahe, seperti ATR/BPN Kabupaten Karo, Bank Mandiri Cabang Kabanjahe dan Bank BRI Cabang Kabanjahe” ujar Darwis Alasan dipilihnya SLB Berastagi sebagai lokasi penyaluran MBG dari Kejari Karo karena selama ini program MBG khusunya di Kabupaten Karo hanya menyasar sekolah umum. Melihat hal ini, Kejari Karo ingin memberikan perhatian yang sama bagi semua pelajar khususnya yang memiliki kebutuhan khusus. Melihat hal ini, Darwis menjelaskan inilah yang menjadi latar belakang dipilihnya SLB Negeri Berastagi sebagai lokasi penyaluran MBG Kejari Karo. “Di sini juga kita pilih karena anak-anak kita yang di SLB ini jarang tersentuh, yang mana biasanya penyaluran MBG itu disalurkan ke sekolah-sekolah biasa. Dan kita ingin menunjukkan bahwa perhatian itu harus merata,” ucapnya. Darwis juga mengungkapkan terimaksih untuk pihak ATR/BPN Kabupaten Karo, Bank Mandiri Cabang Kabanajahe dan Bank BRI Cabang Kabanjahe yang sudah mau berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. Di tempat serupa Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Karo Nhora Herawaty Saragih dalam kesempatannya menyampaikan rasa syukurnya bisa terlibat dalam kegiatan MBG kali ini. Nhora menegaskan akan terus berupaya berpartisipasi untuk progam yang bertujuan mensejahterakan khususnya bagi adek-adek yang spesial. Sedangkan perwakilan dari Bank BRI cabang Kabanjahe dan Bank Mandiri Cabang Kabanjahe dengan senada mengatakan berterimakasih sudah diajak untuk terlibat dalam kegiatan MBG kali ini dan sepakat untuk terus memberikan rasa sayang untuk adek-adek yang luar biasa tentunya dengan terlibat aktif dalam program-program pemerintah berikutnya. Dalam kesempatan yang sama Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri Berastagi Umar Sinaga mengungkapkan pihaknya sangat berterimakasih kepada Kejari Karo dan stakeholder yang telah memberikan perhatiannya ke sana. Dirinya menjelaskan, selama ini memang sejak dimulainya program MBG ini baru dari Kejari Karo yang menyalurkan program ini. “Kami merasa bangga dan senang atas aksi nyata dari Kejari Karo yang telah memberikan perhatiannya kepada anak-anak spesial kita di SLB Berastagi melalui program MBG. Selama ada program MBG, baru kali ini kita dapat penyalurannya,” ujar Umar. Lebih lanjut, dirinya berharap kepada pemerintah dan stakeholder untuk terus meningkatkan perhatiannya kepada SLB Negeri Berastagi. Khsusnya, di dalam program MBG ini yang ditujukan untuk memenuhi gizi nasional bisa dirasakan oleh pelajar yang memiliki kondisi spesial ini. Kegiatan MBG di SLB Negeri Berastagi ditutup dengan mrmberikan bantuan berupa alat permainan yg merangsang motorik anak.

Read More

Bupati Labusel Fery Sahputra Hadiri RUPS Luar Biasa PT Bank Sumut Tahun 2025.

LABUSEL-BERSUARAKYAT.ONLINE Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Bank Sumut Tahun 2025 yang dilaksanakan pada Selasa, 3 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Direksi Lantai III Gedung PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 18, Medan. Rapat ini turut dihadiri oleh para kepala daerah dari berbagai Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara, serta jajaran Direksi dan Komisaris PT Bank Sumut. Agenda utama dalam RUPS Luar Biasa tersebut antara lain adalah pengangkatan dan penetapan anggota Dewan Komisaris PT Bank Sumut, pengangkatan, penetapan, dan pemberhentian anggota Direksi PT Bank Sumut, serta penyempurnaan Anggaran Dasar PT Bank Sumut. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam RUPS ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Labusel terhadap kemajuan PT Bank Sumut sebagai lembaga keuangan milik daerah yang memiliki peran strategis dalam pembangunan. “Kami berharap, melalui RUPS ini, PT Bank Sumut semakin memperkuat tata kelola perusahaan yang baik dan mampu menghadirkan layanan yang profesional serta inovatif. Direksi dan Komisaris yang baru diharapkan dapat mempercepat transformasi kinerja Bank Sumut, sehingga ke depan keberadaannya benar-benar memberi manfaat nyata bagi daerah, khususnya dalam mendukung sektor UMKM, pertanian, dan pembangunan infrastruktur di Labusel,” ujar Bupati Fery. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Bank Sumut selama ini terhadap pembangunan di daerah. Bupati berharap kolaborasi antara Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus ditingkatkan guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Read More

MAHASISWA DAN MASYARAKAT ROKAN HILIR GELAR AKSI DI DEPAN MES PEMDA, TUNTUT PEMBAYARAN GAJI HONORER DAN PEMBELAAN TERHADAP HONORER.

ROHIL-BERSUARAKYAT.ONLINE Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Rokan Hilir (Hipemarohi) Pekanbaru bersama masyarakat Rokan Hilir menggelar aksi unjuk rasa di depan Mes Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hilir, Bagan Siapiapi, pada Selasa (3/6/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang dinilai gagal menyelesaikan persoalan gaji tenaga honorer yang belum dibayarkan selama beberapa bulan terakhir. Selain itu, massa mengecam keras kebijakan pemberhentian honorer secara sepihak yang dianggap tidak manusiawi dan merugikan banyak pihak. Koordinator aksi, Akas Virmandi, dalam orasinya menyampaikan kritik tajam terhadap kepemimpinan bupati h.bistamam dan wakil bupati jhony charles : “Kalian membuang honorer seperti sampah dan memberhentikan mereka secara sepihak dengan berlindung di balik aturan pusat. Kalau memang pemimpin yang bijak, seharusnya bisa melobi ke pusat untuk mempertahankan honorer. Banyak kabupaten lain bisa, kenapa Rokan Hilir tidak?” Selain mahasiswa, perwakilan tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun juga turut menyuarakan kekecewaannya: “Kami ini manusia, bukan angka,bukan sampah. Kami sudah bertahun-tahun mengabdi untuk pelayanan publik, tapi sekarang kami dibuang begitu saja, tanpa penghargaan, tanpa gaji. Apakah ini balasan dari bupati dan wakil bupati kabupaten Rokan hilir ?” ujarnya lantang di hadapan massa. Para demonstran membawa poster dengan tulisan: “Bayar Gaji Honorer Sekarang Juga!”, “100 hari kerja bupati dan wakil bupati rokan hilir hanya bisa memberhentikan honorer”, ” gaji honorer tidak dibayarkan selama 4 bulan “Pemimpin Gagal, Rakyat Menjerit!”, serta sindiran langsung seperti: “Wakil Bupati hanya tahu membuat konten kreator” dan “Bupati menghilang dari maps”. Kordinator Aksi Akas menyampaikan enam tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir: 1. Membuat kebijakan resmi demi kemaslahatan masyarakat, khususnya honorer yang hingga kini belum memiliki kepastian kerja. 2. Membuat kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan honorer, terutama terkait pembayaran gaji bulan-bulan yang telah dijanjikan namun belum direalisasikan. 3. Mengambil langkah nyata terhadap meningkatnya angka pengangguran, dengan memberikan solusi konkret bagi tenaga honorer yang dirumahkan. Jika tidak dapat dipekerjakan kembali, maka jangan diberhentikan secara sepihak. 4. Bersikap cepat dan tanggap dalam menyelesaikan persoalan tenaga honorer yang kini berada dalam situasi tidak pasti. 5. Menginstruksikan seluruh Kepala OPD untuk segera membuat dan menjalankan kontrak serta membayar gaji selama 4 bulan kepada honorer yang belum menerima haknya. 6. Menjamin kebijakan yang adil dan transparan dari seluruh Kepala OPD, tanpa tebang pilih. Massa mengecam ketimpangan di mana sebagian honorer yang telah menandatangani kontrak dan menerima gaji tetap diberhentikan, sementara honorer baru justru diangkat. Ujar akas kordinator aksi Aksi berlangsung damai dan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Namun demikian, Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhoni Charles tidak hadir dan tidak menemui peserta aksi. Hal ini memicu kekecewaan mendalam dari para peserta. “Kami datang membawa suara rakyat, tapi para pemimpin justru memilih rapat dan bersembunyi dari pada ingin menjumpai masyarakat nya. Ini bukan kepemimpinan, ini bentuk pengabaian terhadap masyarakat yang menyuarakan aspirasi kepada pemimpin yang zholim ini,” ujar Akas. Sebagai perwakilan pemerintah daerah, kepala BKPSDM perwakilan Pemda menemui massa dan menyatakan akan menampung serta menyampaikan tuntutan secara resmi kepada pimpinan daerah. Namun, tidak ada kepastian waktu atau solusi konkret yang dijanjikan. “Kami menerima seluruh aspirasi ini dan akan kami teruskan secara resmi kepada bupati dan wakil bupati rokan hilir . Kami mohon agar semuanya tetap menjaga ketertiban,” ujar kepala BKPSDM rokan hilir. Massa Akan Terus Mengawal Aksi ini bukan yang terakhir. Massa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal dan mengawasi persoalan ini hingga ada langkah konkret dan pertanggungjawaban penuh dari bupati dan wakil bupati kab. Rokan hilir terhadap nasib para honorer, jika tidak ada kepastian dalam beberapa hari ini, dan akan kami pastikan juga kami akan membawak masa yang banyak. Tegas akas.   TIM / RED

Read More

Rutan Kabanjahe Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Kepala Rutan dan Pejabat Struktural yang Baru.

Karo-BersuaRakyat.Online Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) serta pisah sambut Kepala Rutan dan sejumlah pejabat struktural yang baru, dalam sebuah acara khidmat yang dilaksanakan pada Selasa (3/6/2025) di aula Rutan Kabanjahe. Acara ini menjadi momentum penting dalam rangka pergantian kepemimpinan dan penyegaran struktur organisasi demi meningkatkan kinerja serta pelayanan di lingkungan Rutan. Sertijab dilakukan antara Plt Kepala Rutan, Josua Ginting, S.H kepada pejabat baru, Bahtiar Sembiring, S.H , yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Sidikalang. Selain itu, sejumlah pejabat struktural lainnya juga resmi dilantik dan diserahterimakan dalam kesempatan yang sama yaitu, Felix Priatna S.Tr.Pas sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kabanjahe dan Agung Siahaan, S.Tr.Pas sebagai Kasubsi Pengelolaan Rutan Kabanjahe. Dalam sambutannya, Plt Karutan Kabanjahe menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja keras seluruh staf dan petugas Rutan Kabanjahe. Semoga kepemimpinan yang baru dapat membawa Rutan ini ke arah yang lebih baik,” ujar beliau dengan penuh haru. Sementara itu, Kepala Rutan Kabanjahe yang baru mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya dan menekankan pentingnya kerja sama tim. “Kami akan berupaya meneruskan apa yang sudah baik dan melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan pelayanan, keamanan, serta pembinaan terhadap warga binaan. Saya percaya, dengan sinergi kita semua, Rutan Kabanjahe bisa menjadi institusi pemasyarakatan yang semakin profesional dan humanis,” tutur beliau dalam sambutannya. Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat lama, disusul dengan ramah tamah dan sesi foto bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan. Turut hadir dalam acara ini para pejabat dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara,serta keluarga besar Rutan Kabanjahe. Dengan digelarnya acara Sertijab ini, diharapkan semangat baru dapat menyertai langkah seluruh jajaran Rutan Kabanjahe dalam menjalankan tugas dan fungsinya demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berintegritas.

Read More

Satnarkoba Polres Tanah Karo Ringkus Seorang Pria Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kutabuluh.

Karo-BersuaRakyat.Online Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Rabu(28/5), sekitar pukul 21.30 WIB, seorang pria berinisial FES(28) diamankan dari sebuah rumah di Simpang Genting, Desa Lau Buluh, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla., membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, petugas kami dari Satresnarkoba telah melakukan penindakan terhadap seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan lapangan,” ujar AKBP Eko Yulianto, melalui PS. Kasi Humas Iptu Pedoman Maha, Senin(2/6) pagi, di Mapolres Tanah Karo. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran narkotika. Di antaranya adalah dua paket plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bersih 0,08 gram, lima lembar plastik klip kosong, satu unit timbangan elektrik warna hitam merek Taffware Digipounds, satu pipet plastik yang dimodifikasi sebagai skop, satu unit ponsel Infinix warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp. 50.000. “Dalam interogasi awal, FES mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya,” jelas Kasi Humas. Kini tersangka FES telah diamankan di Mapolres Tanah Karo guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. “Langkah selanjutnya, kami akan melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan yang mungkin terkait dengan tersangka,” tutup Iptu Pedoman. Polres Tanah Karo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dari penyalahgunaan narkotika.

Read More

DPR RI Karmila Sari dan Az Zuhra Bersinergi Kembangkan Generasi Emas Berkarakter.

Pekanbaru-BersuaRakyat.Online Anggota Komisi X DPR RI, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan generasi emas. Hal itu terlihat filosofi di balik tarian Saman yang menunjukkan kekompakan dan kerja sama tim. Menurutnya, hal ini tidak hanya berlaku dalam seni, tetapi juga dalam kehidupan sekolah dan bernegara. “Satu aja yang salah, bagus enggak performnya? Nah di situlah bahwa juga dari situ juga bisa kita lihat falsafahnya,” ujar Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, pada seminar pendidikan nasional dan silaturahmi bersama anggota Komisi X DPR RI, yang bertajuk ‘Pendidikan Yang Berkarakter Berlandaskan Adab dan Ilmu’, di ballroom Arafah Lt. 4 Az Zuhra Pusat, Senin (02/06/2025). Sebagai orang Riau pertama yang duduk di Komisi X DPR RI dari dapil Riau 1. Dr Karmila menegaskan komitmennya untuk mengatasi masalah putus sekolah dan memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi, tidak hanya untuk sekolah negeri, tetapi juga swasta. “Tanpa swasta akan sulit rasanya untuk bisa meningkatkan generasi emas,” katanya. Generasi emas yang dimaksud adalah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki adab dan moral yang kuat, tambahnya. Filosofi mendahulukan adab sebelum ilmu menjadi fondasi utama dalam mendidik generasi penerus. Karmila percaya bahwa dengan landasan adab yang kokoh, ilmu akan lebih mudah diserap dan memberikan manfaat yang lebih besar. “Sebagai siswa dan mahasiswa untuk terus belajar dan berani bermimpi, karena suatu saat salah satu dari mereka bisa menjadi anggota DPR RI,” ajaknya. Senada, CEO Az-Zuhra Group, Muliyadi Syamsuar, SPd, menceritakan perjalanan Az-Zuhra yang berawal dari niat untuk menghadirkan “standar baru pendidikan Islam.” Az-Zuhra, yang berarti “bintang yang cemerlang,” berkomitmen menyediakan pendidikan Islam berkualitas dengan biaya terjangkau. “Ada sebuah niat yang luar biasa di situ menjadi pembeda dari pendidikan-pendidikan Islam yang ada pada saat itu,” jelas Muliyadi. Berdiri sejak tahun 2009, Az-Zuhra Group telah berkembang pesat. Dengan 20 sekolah di berbagai lokasi dan lebih dari 5.000 siswa dan mahasiswa, Az-Zuhra tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Selain itu, program beasiswa dari Bukhari International University yang memungkinkan siswa Az-Zuhra melanjutkan pendidikan S1 secara gratis dan S2 dengan biaya terjangkau. Keunikan lain dari Az-Zuhra adalah perbedaan biaya SPP antar siswa, namun tanpa ada perbedaan perlakuan. “Tidak ada satu pun yang tahu mereka kalau SPP mereka berbeda dan tidak ada perbedaan perlakuan,” ungkapnya.   Panca Sitepu.

Read More

Ketua DPP KOMPI B,Henderson Silalahi Perintahkan Tim Lakukan Pengawalan Ketat Proses Hukum Terhadap Diduga Ratu Narkoba Tata Nabila.

Pematang Siantar-BersuaRakyat.Online Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B), Henderson Silalahi, memerintahkan timnya untuk mengawal secara ketat jalannya proses hukum terhadap perempuan yang diduga sebagai ratu narkoba, Tata Nabila. Tersangka ditangkap bersama dua orang rekannya dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Pematangsiantar. Penangkapan tersebut terjadi pada Minggu,1 Juni 2026, di sebuah rumah yang berlokasi di jalan PDT.J Wismar perumahan DL Sitorus, Pematangsiantar. Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 12,43 gram sabu dan 8 butir pil ekstasi yang diduga kuat akan diedarkan oleh para tersangka. Henderson Silalahi menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius bagi DPP KOMPI B, mengingat dampak narkoba yang sangat merusak generasi muda dan tatanan sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau penanganan perkara ini agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan. “Kami tidak akan tinggal diam. Penegakan hukum terhadap bandar narkoba seperti Tata Nabila harus dilakukan tanpa kompromi. Kami sudah menginstruksikan tim advokasi dan pemantau hukum KOMPI B untuk mengawal ketat kasus ini hingga ke meja hijau,” ujar Henderson dalam keterangannya, Senin (3/6/2026). Menurut informasi yang dihimpun, Tata Nabila dikenal sebagai salah satu pemain lama dalam peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya. Penangkapannya disebut sebagai hasil dari penyelidikan intensif selama beberapa pekan oleh aparat kepolisian. Henderson juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut jaringan yang lebih luas dari tersangka. “Kami menduga ada keterlibatan pihak lain yang lebih besar dalam jaringan ini. Polisi harus berani membongkar semuanya, bukan hanya menangkap pelaku lapangan,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba di lingkungan mereka. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba. DPP KOMPI B berkomitmen untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan lembaga terkait demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. “Kami akan terus berada di garda terdepan untuk melawan peredaran narkotika yang merusak bangsa ini,” pungkas Henderson. (Ragum siallagan)

Read More

Pastikan Tepat Sasaran, Personel Polsek dan Koramil Simpang Ulim Turun Bareng Kawal Penyaluran BLT Extrem. 

Aceh Timur-BersuaRakyat.Online Jalinan sinergi Polsek Simpang Ulim, Polres Aceh Timur, Polda Aceh dan Koramil 08/SPU Kodim 0104 Aceh Timur terus solid. Termasuk rurin turun bareng mengamankan setiap ada kegiatan di desa dalam wilayah Kecamatan Simpang Ulim. Seperti yang dilakukan oleh anggota Polsek Simpang Ulim dan anggota Koramil 08/SPU mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Extreme kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gampong Teupin Mamplam dan Gampong Blang Nie, Selasa, (03/06/2025). Penyaluran BLT DG kali ini diperuntukan bagi 29 KPM BLT Extrem di Gampong Teupin Mamplam dan 42 KPM di Gampong Blang Nie dengan jumlah yang diterima Rp. 900.000, (untuk bulan April, Mei dan Juni) per KPM dan pengawalan dimaksudkan agar proses penyaluran BLT Extrem berjalan tertib, lancar dan aman. Dalam kesempatan tersebut anggota Polsek Simpang Ulim memberikan imbauan kepada warga penerima bantuan untuk tidak menggunakan bantuan ini untuk membeli barang- barang yang sifatnya konsumtif, akan tetapi digunakan untuk membeli barang-barang pokok untuk kebutuhan sehari-hari. “Kehadiran anggota kami dan anggota Koramil 08/SPU hadir dalam kegiatan penyaluran BLT Extrem tersebut bukan hanya untuk memantau jalannya penyaluran BLT, tetapi juga untuk membangun komunikasi dengan warga. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Kapolsek Simpang Ulim AKP Yose Rizal. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama antara perangkat desa dan masyarakat dalam menjaga ketertiban selama proses penyaluran berlangsung. Menurutnya, kegiatan semacam ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa dalam mendukung program-program kesejahteraan rakyat. Terang Yose Rizal.

Read More