Rutan Kabanjahe gelar “Fun Mini Soccer” melawan Lapas Pancur Batu guna mempererat silaturahmi dan solidaritas.

Karo-Bersuarakyat.online Rutan Kelas IIB Kabanjahe gelar fun mini soccer yang penuh semangat melawan Lapas Pancur Batu, Medan, Selasa (15/07/2025) malam. Kegiatan yang dihadiri oleh Ka. KPR dan Kasubsi Pengelolaan, beserta jajarannya ini diikuti oleh seluruh petugas Rutan Kabanjahe dengan antusiasme tinggi. Fun mini soccer digelar sebagai salah satu upaya Rutan Kabanjahe untuk mempererat kebersamaan serta menciptakan semangat kerja yang positif di antara seluruh petugas. Dengan suasana yang penuh keceriaan dan semangat, para peserta menampilkan kerja sama tim yang solid, membangun komunikasi yang baik, dan memperkuat hubungan antarpetugas di luar rutinitas sehari-hari. “Melalui kegiatan seperti ini, kita harapkan muncul semangat kebersamaan yang dapat berdampak positif pada kinerja, sekaligus menjaga kesehatan dan kebugaran petugas,” harap Felix Tarigan. Sorak sorai dan tawa peserta menjadi bagian dari suasana hangat yang terasa sepanjang kegiatan. Dengan antusiasme dan senyum kebersamaan, fun mini soccer menjadi salah satu momen istimewa bagi Rutan Kabanjahe dalam memperkuat solidaritas dan motivasi antara seluruh petugas untuk terus memberikan yang terbaik dalam pelayanan Pemasyarakatan. Salah satu petugas, Hendra Bangun, mengungkapkan fun mini soccer bukan hanya olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan. “Di lapangan, kita bisa saling mendukung dan membangun kerja sama yang baik. Momen seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekompakan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut secara rutin,” harapnya. Rutan Kabanjahe berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan kekeluargaan antarpetugas, serta menjadi energi positif dalam menjalankan tugas yang penuh integritas dan profesionalisme di bidang Pemasyarakatan.   (Hasanudin red)            

Read More

Bhabinkamtibmas Polsek Berastagi Hadiri Peletakan Batu Pertama Pintu Air di Desa Doulu. 

Karo-Bersuarakyat.online Bhabinkamtibmas Polsek Berastagi, Aipda Dailing Tambunan, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pintu air yang berlokasi di Sabah Kunjulu, Dusun III, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, pada Selasa, 15 Juli 2025, pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk awal dimulainya pembangunan infrastruktur pengairan yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabanjahe, perangkat Pemerintah Desa Doulu, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam keterangannya, Aipda Dailing Tambunan menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan pintu air ini, yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani. Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian, khususnya Polsek Berastagi, siap mendukung kelancaran dan keamanan selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah Desa Doulu mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari semua pihak yang terlibat, dan berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu serta memberikan dampak positif bagi perkembangan desa ke depan.   (Hasanudin red)

Read More

Usai Pimpin Apel Pagi, Wakapolres Aceh Timur Cek Ruang Tahanan, Pastikan Operasional Berjalan Baik. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.Online  Wakapolres Aceh Timur, Polda Aceh, Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. usai memimpin apel pagi turun langsung melakukan pengecekan ke ruang tahanan, Rabu, (16/07/2025). Inspeksi ini untuk memastikan seluruh aspek penunjang operasional ruang tahanan berjalan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Aceh Timur dan regu piket melakukan pemeriksaan ruang tahanan, mengecek langsung kondisi tahanan, fasilitas pendukung, hingga kesiapan personel jaga. Pengecekan meliputi kebersihan dan kelayakan fasilitas ruang tahanan, ketersediaan air bersih, serta sistem pengawasan. Tak hanya itu, kesehatan para tahanan juga menjadi perhatian utama. Kompol Abdul Muin berdialog langsung dengan beberapa tahanan untuk mengetahui kondisi mereka, termasuk memastikan bahwa layanan kesehatan tersedia bagi mereka yang membutuhkan. “Kami juga ingin memastikan keamanan dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas dan hasil pemeriksaan dalam ruang tahanan tidak ditemukannya barang barang berbahaya serta tahanan dalam kondisi sehat semua,” ujar Wakapolres. Pihaknya juga mengapresiasi kinerja para petugas jaga yang terus berkomitmen menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia berpesan agar seluruh personel tetap menjaga integritas, memperhatikan protokol keamanan, serta memberikan pelayanan yang manusiawi kepada para tahanan. “Kepada personel jaga tahanan, saya mengingatkan pentingnya menjaga sikap profesional dan tetap waspada. Perlakukan tahanan dengan baik, namun tetap tegakkan aturan sesuai prosedur,” pesan Wakapolres. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif, baik bagi tahanan maupun petugas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Terang Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M.

Read More

Wabup Paluta H.Basri Harahap, Menerima Kunjungan Kepala BPOM Tanjung Balai Bersama Dirut RSUD G.Tua.

Paluta-Bersuarakyat.online Audiensi Kepala Balai POM Tanjung Balai Bersama Wakil Bupati Padang Lawas Utara: Dorong Penguatan Sinergi dan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan di Ruang Kerja Bupati Pada Rabu : 16/072025. Wakil Bupati Padang Lawas Utara H.Basri Harahap, menerima kunjungan audiensi dari Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Tanjung Balai, Yanti Agustini, S.Si., Apt., M.Kes. Turut mendampingi Wakil bupati padang lawas utara dalam pertemuan ini di dampingi Direktur RSUD G.Tua dr,Wandni Sir beserta asisten III Maralobi siregar, S.Sos., MM., Kadis Kesehatan, Kadis Kb, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, menyampaikan sambutan apresiasi atas komitmen Balai POM Tanjung Balai dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan ketat terhadap peredaran produk yang dikonsumsi publik. Ia menyoroti bahwa luasnya cakupan pengawasan dari makanan jajanan anak sekolah hingga produk kosmetik dan obat keras memerlukan koordinasi intensif antara pusat dan daerah. Kita sangat bersyukur atas kedatangan Balai POM Tanjung Balai. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat. Pengawasan terhadap obat dan makanan bukan hanya soal prosedur, tetapi menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat secara langsung, ujar beliau Wakil Bupati H.Basri Hrp. Kepala Balai POM Tanjung Balai, Yanti Agustini, S.Si., Apt., M.Kes., dalam audiensi tersebut memaparkan bahwa pendekatan yang digunakan oleh Balai POM tidak semata bersifat represif, melainkan edukatif dan persuasif. Pihaknya mengedepankan pola pembinaan melalui edukasi langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha, disertai dengan tahapan peringatan sebelum mengambil tindakan penegakan hukum. Ia juga menyampaikan bahwa beberapa program telah berjalan di wilayah Paluta, termasuk edukasi di fasilitas layanan kesehatan serta intervensi berbasis pengaduan masyarakat. Namun, diakuinya bahwa masih banyak tantangan, termasuk belum meratanya informasi dan perlunya dukungan dari pemangku kepentingan lokal untuk menyasar kelompok masyarakat yang rentan. Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dan Balai POM Tanjung Balai sepakat untuk segera membentuk tim koordinasi bersama yang melibatkan OPD terkait, fasilitas kesehatan, serta unsur kepolisian dan masyarakat. Tim ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperkuat sistem pengawasan pangan dan obat, serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Audiensi ini diharapkan menjadi titik tolak kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Balai POM, dalam rangka menciptakan ekosistem konsumsi yang aman, sehat, dan berkualitas di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Read More

Sejumlah orang tua siswa di Kota Tangerang Selatan mengeluhkan mahalnya harga  seragam di SMP negeri yang mencapai jutaan rupiah, ditambah dugaan kewajiban pembelian melalui koperasi sekolah.

Bersuarakyat.online Dikutip dari hasil penelusuran Tangsel_Update menunjukkan harga seragam di SMP negeri bervariasi, namun rata-rata mencapai Rp1 juta lebih.Di SMPN 1 Tangsel, misalnya, seragam untuk siswa laki-laki dibanderol Rp1,14 juta, sedangkan untuk siswa perempuan Rp1,35 juta. Sementara di SMPN 8 Tangsel harganya Rp1,445 juta, dan di SMPN 11 Tangsel mencapai Rp950 ribu.Dede, Wakil Humas SMPN 9 Tangsel, menegaskan sekolah tidak mengelola penjualan seragam, melainkan diserahkan kepada koperasi sekolah yang memiliki badan hukum. “Item-nya hanya seragam saja, itu pun untuk memudahkan kebutuhan siswa. Jadi kita cover, tapi yang mengelola adalah koperasi yang berbadan hukum,” ujarnya. Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Selatan, Ricky Yuanda Bastian, menilai praktik pembelian seragam dengan harga tinggi tersebut merupakan pungutan liar (pungli) terselubung. Ia menekankan bahwa sekolah seharusnya menyajikan rincian harga seragam dengan jelas, serta memberikan kebebasan kepada orang tua untuk membeli di luar sekolah. “Iya itu salah satu bentuk pungli (pungutan liar). Kita akan cek nanti,” katanya. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, juga mengkritik keras praktik penjualan seragam melalui koperasi atau komite sekolah. Menurutnya, pola ini terus terjadi karena tidak ada penindakan tegas. “Modusnya bisa tiga, langsung lewat sekolah, koperasi, atau komite. Intinya, orang tua dipaksa beli di tempat yang sudah ditentukan dan tidak boleh beli di luar. Ini jelas pelanggaran,” tegas Ubaid, Senin (14/7/2025). Praktik ini terjadi setiap tahun Ia menambahkan, praktik seperti ini semakin membebani orang tua dan melemahkan prinsip pendidikan yang inklusif, terutama bagi keluarga kurang mampu. Sementara Doni Nuryana dari Ikatan Alumni Sekolah Antikorupsi (Ika Sakti) Tangerang Raya mengatakan, praktik ini selalu terjadi setiap tahun tanpa sanksi dari Dinas Pendidikan. “Praktik nya berjalan setiap tahun, tapi Dikbud Tangsel seolah tutup mata, tidak ada sanksi atau semacamnya, termasuk inspektorat,” ucap Doni. Ia mendorong adanya evaluasi terhadap pejabat di dinas pendidikan Tangsel agar ada tindakan nyata. “Evaluasi Kadis

Read More

Satpol PP Terus-Terusan Melakukan Razia Rutin Untuk Menentang Tempat Maksiat, Hibuaran Malam Dan Minuman Ber Alkohol Di Kab Paluta.

Paluta-Bersuarakyat.online Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terus-terusan melakukan razia rutin di sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka menindaklanjuti gerakan Jihad Menentang Tempat Maksiat yang di galakkan oleh Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si. Personel Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara menyeser sejumlah tempat hiburan malam seperti Cafe Karaoke, dan warung-warung yang menjual minuman beralkohol di Kecamatan Batang Onang, Pada Selasa : 15/07/2025, malam. Kita akan terus melakukan razia sesuai perintah Bupati untuk melakukan Jihad Menentang Tempat Maksiat, hal ini juga menjadi atensi Bupati mengingat banyaknya aduan masyarakat yang resah karena tempat usaha tersebut berada dilingkungan mereka dan kerap mengganggu Kamtibmas, Pungkas Kasatpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara Indra Saputra Nasution, S.STP.,MM. Kasatpol PP juga mengingatkan agar pelaku usaha mengurus izin usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami dari Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara kembali mengingatkan kepada pengusaha agar mengurus izin usahanya, dan tidak memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin, jelasnya. Pada razia kali ini, sejumlah bangunan yang diduga sebagai tempat tinggal wanita pendamping karaoke dan tempat melakukan maksiat kembali disegel oleh Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara. Enam orang wanita dan satu orang pria yang diduga sebagai pemandu lagu dan beberapa botol minuman keras serta puluhan liter minuman permentasi diamankan ke kantor Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara untuk proses lebih lanjut.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Warga Sepatan dan Ibu ibu Gruduk SMKN 2 Kabupaten Dengan Teriakan dan Histeris. 

Tangerang-Bersuarakyat.online Sekelompok ibu-ibu Warga Sepatan teriak dan histeris mendatangi SMKN 2 Kabupaten Tangerang pada Selasa pagi (15/07/2025), untuk menyampaikan keluhan terkait proses SPMB (sistem penerimaan murid baru) tahun ajaran 2025/2026. Kedatangan mereka dipicu oleh kekecewaan karena anak-anak mereka tidak diterima di SMKN 2 kabupaten Tangerang meskipun mengaku telah memenuhi syarat. Sekitar pukul 09.00 WIB, puluhan orang tua siswa, sebagian besar ibu-ibu, memadati area depan gerbang SMKN 2 kabupaten Tangerang sambil membawa spanduk kecil dan poster bertuliskan “Tolong Anak Kami Diterima” dan “Pendidikan Hak Kami Bukan hak mereka saja,” Aksi berlangsung damai namun penuh Histeris serta teriakan para ibu ibu dan anak siswa. Salah satu warga, Ibu Sulastri (42), mengaku kecewa karena anaknya tidak lolos seleksi, padahal rumahnya hanya berjarak beberapa meter saja dari sekolah. “Kami merasa tidak adil, Katanya sistem Domisili, tapi kenapa anak kami yang dekat dengan sekolah malah tidak diterima?” keluh Ibu Sulastri kepada wartawan. Selanjutnya,” Dedi Subandi kordinator Aksi di Lokasi orasi mengatakan Kami menuntut agar Ketua Panitia SPMB segera dicopot karena telah mencederai kepercayaan masyarakat. Banyak anak-anak kami yang layak, tetapi tidak diterima tanpa alasan yang jelas Lanjut Dedi dan kami menilai pihak SMKN 2 cara melakukan sosialisasi terlalu mendesak, waktu tinggal tiga hari pendaftaran barulah dilaksanakan sosialisasi sehingga warga disini tidak memahami dengan sistem SPMB tahun ini dinilai janggal dan tidak adanya ketransfaran dalam melakukan sosialisasi Aksi ini menjadi sorotan di tengah proses SPMB yang seharusnya menjunjung tinggi asas transparansi, akuntabilitas, dan keadilan,” tegasnya Masyarakat berharap agar pihak Dinas Pendidikan Provinsi banten dan Gubernur banten turun tangan dan mengevaluasi mekanisme penerimaan siswa di sekolah negeri, khususnya SMKN 2 kabupaten Tangerang Dan Para orang tua berharap adanya solusi atau penambahan kuota agar anak-anak mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan di SMKN 2 kabupaten Tangerang yang mereka harapkan. Menanggapi situasi ini, Ketua Panitia SPMB SMKN 2 kabupaten Tangerang, ibu Mimi turut memberikan pernyataannya. Meski berasal dari jenjang berbeda, ia menilai penting untuk menjaga integritas seluruh proses SPMB demi menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan. “Dan kami telah melakukan link pengaduan bahkan link tersebut kosong tidak terisi, dan jika memang ada warga sini belum bisa diterima di SMKN 2 kabupaten Tangerang mungkin belum beruntung saja,” cetusnya Kami sebagai penyelenggara SPMB selalu berusaha transparan dan mengikuti aturan juknis yang di terapkan gubernur banten,” jelas Mimi kepada awak media Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan resmi dari pihak SMKN 2 terkait tuntutan warga (Rom)

Read More

Bobby Nasution Sebut Penyelenggaraan Event Picu Pertumbuhan Ekonomi Sumut. 

Medan-Bersuarakyat.online Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menilai penyelenggaraan berbagai event besar di Sumut, sangat positif memicu pertumbuhan ekonomi daerah, melalui dampak multiplier. Karenanya, Bobby berharap Sumut ke depannya semakin dikenal sebagai provinsi tujuan penyelenggaraan event bergengsi, mengingat telah berhasil menyelenggarakan berbagai event bertaraf nasional maupun internasional. Hal itu disampaikan Gubernur Bobby Nasution saat bertemu dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumut Rudy Brando Hutabarat di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (15/7). “Saya mengucapkan terima kasih kepada BI, sudah mau membuat event yang mendorong pergerakan ekonomi di Sumut,” kata Bobby, menyikapi event Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) yang akan diselenggarakan BI dalam waktu dekat. Bobby mengatakan, untuk tahun 2025 ini ada sejumlah event besar yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di antaranya event 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025, yang akan diikuti 70 negara. Kemudian akan dilaksanakan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), serta Kejuaraan F1 Power Boat (F1H2O) di Danau Toba. Sumut juga telah berhasil menggelar dua kali Aquabike Jetski World Championship yang diikuti pembalap jetski mancanegara. Disamping itu, Pekan Olahraga Nasional (PON) yang digelar di Sumut dan Aceh juga termasuk dalam catatan keberhasilan event di daerah ini. Kepala BI Perwakilan Sumut Rudy Brando Hutabarat menyampaikan bahwa ada penurunan tingkat konsumsi masyarakat pada triwulan I tahun 2025. Untuk itu, BI Perwakilan Sumut juga akan melaksanakan event Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) pada 18-20 Juli di Delipark Mall Medan. “Tujuan acara ini untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendorong UMKM agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan hingga pasar global,” ujarnya. KKSU biasanya meliputi pameran produk UMKM, fashion show, talkshow, kompetisi, dan business matching, dengan fokus pada perluasan akses pasar dan kolaborasi. Selain itu, KKSU juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan dan business matching langsung dengan lembaga keuangan. “Saya berharap dengan event seperti ini mendorong roda perekonomian di Sumut, baik di sektor perhotelan, penerbangan dan lainnya. Kami berharap tingkat konsumsi masyarakat meningkat,” katanya. BI juga akan melaksanakan event di luar Kota Medan seperti di Kota Sibolga akan diadakan Toba Jojo, dan Pematangsiantar event UMKM. “Kami menggerakkan roda ekonomi dengan memperbanyak event,” pungkasnya. Turut hadir Plt Asisten Administrasi Umum Candra Dalimunte, Inspektur Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Naslindo Sirait, Kepala Badan Aset Keuangan Daerah (BKAD) Sumut Timur Tumanggor, dan Kepala Divisi UMKM BI Sumut Indra Kuspriyadi.   (Hasanudin red)

Read More