Madat – Lomba lari maraton pelajar bertajuk Madat Run 2025 sukses digelar di Kecamatan Madat, Sabtu, 26 Juli 2025. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Kegiatan ini diselenggarakan dilapangan SMAN 1 Madat yang dimotori oleh Danramil 21/Madat Kapten Cke Salahuddin dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 63 pelajar tingkat SMA/MA/SMK dari Kecamatan Madat, Pante Bidari, Simpang Ulim, hingga SMAN 3 Kota Langsa ambil bagian dalam ajang olahraga yang digelar di sekitar kawasan sekolah. Rute lomba dimulai dari halaman SMAN 1 Madat, melintasi jalan kecamatan, dan berputar balik di kawasan Desa Meunasah Teungoh Jrok, sebelum kembali finis di titik awal. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sekitar 150 orang peserta dan tamu undangan. Hadir mewakili Bupati Aceh Timur, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Timur, Syahril, S.STP, M.AP. Turut hadir pula perwakilan Dandim 0104/Atim melalui Danramil 21/Madat, perwakila

Read More

Bupati Labusel Antar Intan Mutiara ke Pondok Pesantren, Wujud Kepedulian dan Sinergi Untuk Pendidikan Anak Daerah. 

Labusel-Bersuarakyat.online Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam memastikan akses pendidikan yang inklusif kembali terlihat. Sabtu (26/7/2025), Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, secara langsung mengantar Ananda Intan Mutiara Nasution untuk memulai pendidikan barunya di Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba. Sebelum keberangkatan, Bupati Fery terlebih dahulu mengundang Intan untuk makan siang bersama di Rumah Dinas Bupati. Momen tersebut juga dihadiri Forkopimda dan beberapa tokoh, sebagai bentuk kehangatan dan dukungan moril dari seluruh unsur pemerintahan daerah kepada Intan. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat terasa di meja makan sederhana itu, seolah menegaskan bahwa Intan bukan hanya anak dari satu keluarga, tapi anak dari seluruh Labusel. Usai makan siang bersama, Bupati didampingi Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro dan jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0209/LB Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro, Ketua DPRD Ari Winata, Wakapolres Kompol R. Samosir, Kakan Kemenag Awaluddin Habibi, Plh Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Ketua KPAD Labusel Ilham langsung bergerak menuju lokasi pondok pesantren. Tampak pula Kakan, Danramil 11/Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, Camat Torgamba Boy Gusman, Plt Kadis Pendidikan Zulpan Amsar Hasibuan, dan tokoh lainnya. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Direktur Ponpes Ar-Rasyid, Buya M. Fikri Al-Azhari. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar Kamis (24/7/2025), di mana Intan menyampaikan langsung kepada Bupati keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di pesantren. Mendengar hal tersebut, Bupati Fery bersama Kakan Kemenag sepakat untuk membantu mewujudkannya. “Hari ini kami Forkopimda hadir, dikomandoi oleh Kakan Kemenag, menghantarkan anak kita Intan Mutiara ke pondok pesantren. Alhamdulillah, disambut baik oleh pihak yayasan dan pengasuh. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak kita,” ucap Bupati Fery Sahputra. Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengeluarkan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan di bawah Pemkab Labusel dan Kemenag Labusel agar tidak membebankan peserta didik dengan kewajiban yang tidak bersifat esensial. “Ini langkah preventif agar tak ada lagi anak-anak yang kehilangan hak belajarnya karena faktor non-akademik,” tegasnya. Kakan Kemenag Labusel, Awaluddin Habibi, yang turut hadir dan aktif dalam proses ini menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan perhatian serius Bupati. “Kami dari Kemenag sangat berterima kasih atas respons cepat Bupati Labusel. Intan sekarang menjadi bagian dari keluarga besar pendidikan pesantren di bawah naungan Kemenag. Semoga menjadi anak yang sholehah dan sukses dunia akhirat,” ujar Awaluddin. Sementara itu, Direktur Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Buya M. Fikri Al-Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan kesiapannya mendampingi Intan dalam proses pendidikan di pesantren. “Kami menyambut Intan dengan penuh kehangatan. Insya Allah akan kami didik dan bimbing dengan sebaik-baiknya. Terima kasih kepada Pemkab Labusel atas kepercayaan dan sinergi yang sangat baik ini,” ujar Buya Fikri. Intan sendiri tampak gembira saat tiba di lingkungan pondok pesantren. Ia menatap harapan baru yang kini terbuka luas berkat dukungan banyak pihak. Langkah ini mempertegas bahwa di Labusel, tidak ada anak yang ditinggalkan. Semua mendapat hak yang sama untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tetapi sebagai pelindung dan penggerak kebaikan.

Read More

Rutan Batam Musnahkan Barang Bukti Hasil Razia, Wujud Nyata Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

24 Juli 2025 Bersuarakyat.online – HumasRutan Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmen melalui kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dilaksanakan pada Kamis (24/07). Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Purwo Aji Prasetyo, dan turut diikuti oleh jajaran staf pengamanan, Regu Pengamanan, serta disaksikan secara langsung oleh perwakilan warga binaan dan satu orang perwakilan dari Polsek Sagulung sebagai bentuk transparansi pelaksanaan. Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil dari razia rutin yang telah dilaksanakan selama dua bulan terakhir, terhitung sejak tanggal 24 Mei hingga 24 Juli 2025. Adapun barang yang dimusnahkan terdiri atas benda-benda tajam, dan senjata tajam rakitan serta barang-barang terlarang lainnya yang ada di dalam blok hunian. Proses pemusnahan dilakukan dengan cara yang aman dan terkendali, mengikuti prosedur standar operasional, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. Kegiatan ini tidak hanya merupakan tindak lanjut dari hasil penggeledahan, namun juga bagian dari strategi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan Batam. Dalam keterangannya, Ka. KPR Purwo Aji Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini gangguan keamanan serta pemberantasan terhadap barang-barang terlarang, termasuk potensi penyalahgunaan handphone dan narkoba di dalam Rutan. “Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tapi juga serius dalam melakukan pengendalian risiko. Pemusnahan ini merupakan bentuk penegakan aturan serta peringatan bagi seluruh warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib dan aturan yang berlaku,” tegasnya. Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan warga binaan akan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Rutan Batam berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara menyeluruh, baik melalui penggeledahan rutin maupun peningkatan kualitas pembina. (al)

Read More

Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, membuka secara langsung Pengembaraan Tradisional (Petra) tingkat penegak se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Labuhanbatu, di Halaman Kantor Pramuka, Kecamatan Rantau Selatan, Jumat (25/7).

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada Ketua Kwarcab Labuhanbatu, yang telah berupaya dan sungguh-sungguh melaksanakan kegiatan yang membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan visi Cerdas Bersinar. Wabup berharap, kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari sejak 25 sampai 27 Juli 2025 ini dapat memberikan pengalaman, kemandirian, keterampilan, dan memupuk rasa kebersamaan. “Semoga maksud dan tujuan Petra ini sebagai sarana pembinaan dan pengembangan bagi Pramuka penegak dan pandega Kwarcab Labuhanbatu dapat berjalan baik” harapnya yang juga sebagai Waka Mabicab Gerakan Pramuka Labuhanbatu. Kepada para penegak dan pandega peserta Petra ini, Wabup menyampaikan pesan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan, atau save from harm. Sementara, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu, Sentosa Pohan M.Kom, mengucapkan terimakasih atas kehadiran kakak Waka Mabicab Labuhanbatu ditengah-tengah mereka bersama dengan adik-adik peserta Petra. “Terimakasih yang sebesarnya kami ucapkan akan kehadiran kakak Waka Mabicab ditengah kita semua. Kita berharap kegiatan Petra ini dapat berlangsung baik hingga selesai” ucapnya. Acara dilanjutkan dengan penyematan karangan bunga dan atraksi pencak silat dari pelajar SMK Al Azis Rantauprapat. Upacara pembukaan pengembaraan tradisional dipimpin langsung Waka Mabicab Labuhanbatu. Turut hadir sejumlah pimpinan OPD Pemkab Labuhanbatu, Lurah Ujung Bandar Azhar, Lurah Perdamaian Ismail, para adik-adik peserta Petra, dan tamu undangan lainnya.

Read More

Parah, Diduga Warga Aceh Lakukan Hubungan Suami Istri Live di Tik – Tok? 

Bersuarakyat.online Beredar video viral dan sangat mengemparkan, diduga sepasang pasangan mesum asal Aceh, melakukan hubungan layaknya suami istri yang diduga sengaja ditayangkan live di platform tik tok dan di tonton ribuan orang dengan beragam komentar. Meski pun viral di medsos, tapi anehnya aksi pornografi terang – terangan diduga dilakukan warga Aceh itu sepi di pemberitaan. Potongan adegan tidak pantas itu pun kini viral di berbagai platform media sosial milik sejumlah netizen khususnya tik- tok, diantaranya ada yang mengecam, namun mirisnya lagi tidak sedikit yang bersorak sorai seakan mendukung aksi bejad tersebut. Saat ini tim investigasi yang terdiri dari sejumlah awak media dan LSM di Aceh sedang berupaya membantu aparat kepolisian mengumpulkan barang bukti berupa data video asli, pemilik akun serta kesaksian para warga dunia maya, terutama identitas lengkap para terduga pelaku aksi bejad itu untuk diseret ke ranah hukum. Dari pantauan awak media, ribuan netizen di Aceh melancarkan kecaman keras atas video tidak pantas yang sangat mencoreng citra daerah Aceh yang dikenal sangat religius itu. Apalagi aksi bejad layaknya hubungan suami istri seperti itu tidak pernah ditemukan sebelumnya ditayangkan secara live di seluruh dunia. Ada pun kecaman dan desakan agar para pelaku diseret ke jeruji besi pun datang dari pemerhati sosial asal Aceh Timur, Mahyeddin, ia mendesak penegak hukum segera memproses perbuatan cabul yang sangat menjijikan itu. ” Kami minta penegak hukum segera menangkap para pelaku, hukum berat dan jangan dikasi ampun, jangan sampai selesai dengan materai Rp. 10.000,- karena ini sudah sangat keterlaluan dan biadab, buat malu Aceh aja, ” Kata pria yang akrab disapa Tgk. Aceh itu, Jumat 25 Juli 2025. Dia juga sangat menyesalkan pemerintah Aceh dalam hal ini pihak terkait khususnya penegak hukum terutama petugas WH di Aceh sangat lemah dalam hal tindakannya di kasus kejahatan asusila di medsos, padahal menurutnya berbagai kerusakan yang dilakukan netizen asal Aceh sudah cukup banyak dan terjadi selama bertahun-tahun. ” Mengapa penegak hukum bisa selemah itu seperti tidak peduli, padahal kerusakan di depan mata sudah cukup parah, apakah mereka malah menikmatinya? Padahal mulai dari netizen yang hobi temeunak (memaki) sampai yang berbuat maksiat di media sosial di Aceh sudah cukup banyak dan tak terhitung lagi jumlahnya,” ketus Tgk. Aceh. Dia juga berharap para ulama dan para elit Aceh bisa lebih keras terhadap prilaku yang sifatnya merusak moral bangsa, terutama kejahatan maksiat yang dilakukan para netizen yang nyaris tak terkendali. ” Kami berharap ulama dan para pemimpin Aceh lebih keras lagi bertindak terkait kejahatan di media sosial seperti itu, agar tidak menghancurkan moralitas bangsa,” Tutup putera asli Idi Rayeuk tersebut. (Tim)

Read More