Karang Taruna Aceh Timur: Pernyataan Walikota Langsa Tak Beretika, Sebut Bupati Aceh Timur Seperti “Depkolektor” Adalah Penghinaan!

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Jajaran Pengurus Karang Taruna Kabupaten Aceh Timur bereaksi keras atas pernyataan Walikota Langsa, Jefri Santana, yang menyamakan Bupati Aceh Timur dengan “Depkolektor” dalam polemik aset daerah. Mereka menilai ucapan itu sangat tidak beretika, merendahkan martabat seorang kepala daerah, dan bernuansa provokatif. Ketua Bidang SDM Karang Taruna Aceh Timur, Ery Elpenarn, menyatakan bahwa persoalan aset bukanlah hal sepele. Aceh Timur memiliki hak penuh atas aset yang kini digunakan oleh Kota Langsa sejak ditinggalkan lebih dari 10 tahun lalu. “Wajar Bupati Aceh Timur mempertegas sikap: kalau kompensasi tidak dibayar, aset ditarik. Justru itu bahasa halus. Coba kalau beliau bilang bayar sewa pemakaian aset selama 10 tahun, pasti lebih keras. Walikota Langsa seharusnya sadar diri dan tahu aset itu milik siapa. Jangan asal bunyi, apalagi menghina kepala daerah dengan sebutan murahan!” tegas Ery dengan nada berang. Karang Taruna Aceh Timur bersama pengurus di 24 kecamatan dan 513 desa menuntut Walikota Langsa meminta maaf secara terbuka. “Kami beri waktu 3 x 24 jam. Jefri harus minta maaf dan sowan ke Pendopo Aceh Timur. Jangan lari dari tanggung jawab! Duduk dengan kepala dingin, diskusi dengan akal sehat, bukan dengan ucapan provokatif. Jangan memancing keretakan antara Aceh Timur dan Langsa yang sebenarnya masih saudara,” lanjut Ery, yang juga Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Aceh Timur. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Aceh Timur Ridwan Hasan menegaskan bahwa ucapan Jefri berpotensi memantik konflik horizontal dan merusak hubungan baik antar daerah. “Kami ingatkan Walikota Langsa, jangan memantik konfrontasi! Jangan biarkan rakyat Aceh Timur dan Langsa bersitegang hanya karena ucapan sembrono. Kalau masalah ini tidak diselesaikan dengan bijak, dimediasi secara terhormat oleh provinsi, maka Karang Taruna Aceh Timur bersama pemuda siap bangkit mempertahankan marwah dan aset daerah kami,” ujarnya lantang. Karang Taruna Aceh Timur menegaskan sikap: aset daerah bukan untuk dipermainkan, apalagi dilecehkan dengan retorika yang merendahkan.     Hasbi pewarta.

Read More

DPRK Aceh Timur Bungkam! Warga Panton Rayeuk Tiga Hari Terlunta, Masri: “Pemkab & Wakil Rakyat Hana Guna, Biarkan Rakyat Jadi Korban PT Medco”

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Sudah tiga hari warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, bertahan di kantor camat. Mereka mengungsi karena tak tahan dengan bau busuk dan dugaan kebocoran gas beracun dari fasilitas produksi PT Medco E&P Malaka. Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur dinilai bungkam, seolah tak peduli terhadap penderitaan warganya sendiri. Kondisi warga yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, terpaksa tidur di lantai kantor camat tanpa bantuan layak, memicu kritik tajam dari Masri, SP, tokoh masyarakat sekaligus jurnalis Aceh Timur. “Saya melihat langsung, tidak ada penanganan dari Pemkab Aceh Timur maupun PT Medco. Warga dibiarkan tidur di lantai kantor camat. Tidak ada rasa kemanusiaan dan iba sedikit pun dari pemerintah maupun perusahaan,” kecam Masri, Rabu (27/8/2025). DPRK Bungkam, Rakyat Menjerit Masri menilai, justru yang lebih parah adalah sikap DPRK Aceh Timur yang bungkam seribu bahasa. Padahal, sebagai wakil rakyat, mereka memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk turun langsung melihat kondisi warganya. “Kita heran dengan wakil rakyat. Apakah mereka sudah tidak punya hati nurani? Atau memang sudah kehilangan akal sehat untuk berpikir tentang keluhan rakyat?,” sindir Masri. Menurutnya, rakyat sudah muak dengan dewan yang hanya sibuk mengurus proyek tapi tak pernah peduli dengan penderitaan masyarakat. “DPRK hana guna! Ada yang baru seumur jagung menjabat, ada juga yang sudah dua periode. Tapi tetap saja tak peduli. Apakah rakyat harus mati dulu karena racun gas baru kalian bergerak? Kalau memang tak mampu bela rakyat, bubarkan saja DPRK Aceh Timur,” tandasnya dengan nada berang. Desak Bentuk Pansus Masri menegaskan, seharusnya DPRK Aceh Timur segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menginvestigasi sumber persoalan, memanggil pihak-pihak terkait, termasuk PT Medco dan instansi teknis, serta memastikan keselamatan warga. “Peristiwa seperti ini sudah sering terjadi. Bau busuk dan dugaan keracunan gas sudah berulang kali, tapi dewan selalu diam. Padahal ini menyangkut taruhan nyawa manusia. Keselamatan warga harus jadi prioritas!” ujarnya. Satgas & Pemkab Dinilai Mandul Selain DPRK, Masri juga menyoroti keberadaan Satgas lingkungan maupun Pemkab Aceh Timur yang dinilai tak berfungsi. “Bau ada, tapi fungsi Satgas tidak ada. Laporan juga tak ada yang sigap. Jadi untuk apa kalian ada? Rakyat sekarang betul-betul ditindas,” pungkasnya. Catatan Kasus Berulang Bau busuk dan dugaan keracunan gas dari aktivitas produksi PT Medco bukan peristiwa baru. Dalam beberapa tahun terakhir, warga Panton Rayeuk dan desa sekitar kerap mengeluhkan sesak napas, pusing, hingga mual akibat paparan udara. Setiap kali insiden terjadi, pemerintah daerah dan perusahaan selalu berjanji mengevaluasi, namun masalah yang sama terus berulang. Kini, warga kembali harus menanggung risiko kesehatan tanpa ada kejelasan penanganan. Trauma sosial semakin dalam, terutama bagi anak-anak yang terpaksa mengungsi dan hidup dalam ketidakpastian.

Read More

Tim Pengerak PKK Kab Menggelar Kegiatan Rutin Arisan Sekaligus Donor Darah Di Kantor Camat P.Bolak.

Paluta-Bersuarakyat.online Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Padang Lawas Utara menggelar kegiatan rutin arisan yang dirangkai dengan aksi sosial donor darah dan pengecekan kesehatan gratis, Rabu : 27/08/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Camat Padang Bolak dengan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara Ny. Refina Reski Basyah Harahap, Camat Padang Bolak H. Awaluddin Jamin Harahap, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, serta para kader dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara ingin mendorong pola hidup sehat serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua TP PKK Padang Lawas Utara Ny. Refina Reski Basyah Harahap menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Kegiatan arisan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk berbagi manfaat kepada sesama. Donor darah dan pengecekan kesehatan gratis menjadi bentuk kepedulian sosial, sekaligus upaya menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat sejak dini,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara. Adapun layanan kesehatan gratis yang diberikan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Tenaga kesehatan yang hadir juga memberikan edukasi terkait pentingnya gaya hidup sehat, menjaga pola makan, serta rutin berolahraga. Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, baik dalam mengikuti arisan maupun berpartisipasi sebagai pendonor darah. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis juga mendapat respon positif karena membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa biaya. Dengan kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai organisasi pemberdayaan keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Judi Togel Bebas Beroperasi di Panipahan : APH TUTUP MATA.  

        Bersuarakyat. Online Rokan Hilir – Praktik perjudian jenis Toto Gelap (togel) di wilayah hukum Polsek Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, Riau, kian menjadi sorotan publik. Meski sudah lama beroperasi, hingga kini bisnis haram tersebut diduga dibiarkan tanpa ada proses hukum dari aparat kepolisian setempat, Senin (18/8/2025).   Menurut informasi yang dihimpun, lokasi perjudian togel berada di Jalan Bakti, Kepenghuluan sosial Panipahan. Pengelolanya dikenal dengan sebutan Tenggen, warga keturunan Tionghoa. Aktivitas transaksi judi bahkan disebut berlangsung terang-terangan tanpa ada rasa takut.   “Masih bang, di Jalan Bakti tempat cino Tenggen,” ujar salah seorang warga Panipahan kepada wartawan dengan logat Melayu.   Padahal, dalam Pasal 303 KUHP disebutkan bahwa segala bentuk perjudian dilarang keras, dengan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun.   Warga Resah, Desak Mabes Polri Turun Tangan   Warga menilai lemahnya aparat kepolisian dalam menindak lokasi perjudian tersebut telah menciptakan keresahan. Mereka bahkan menduga adanya pembiaran sistematis.   “Kami menegaskan, lemahnya aparat kepolisian menindak tempat perjudian ini menambah keresahan. Kami minta Mabes Polri turun tangan, tangkap oknum yang bermain dan membekingi aktivitas perjudian ini. Tidak ada yang kebal hukum!” tegas salah seorang warga.   Masyarakat Panipahan berharap agar Polsek Panipahan segera menutup dan menindak tegas lokasi perjudian togel tersebut.   “Kalau tidak ada responnya dari pihak terkait, tolong bantu naikkan berita ini dan viralkan. Nanti saya bantu informasi dari sini,” ujar warga lainnya.   Polisi Belum Beri Tanggapan Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi yang dikirim awak media kepada Kanit Polsek Panipahan, Ilyas, melalui pesan WhatsApp, belum mendapat jawaban. Pesan yang kan Red

Read More

Koperasi Merah Putih Desa Perlabian Jadi Percontohan, Bupati Labusel Apresiasi Langkah Nyata. 

Labusel-Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan timbangan RAM Koperasi Merah Putih di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Selasa (26/8/2025). Turut hadir mendampingi Bupati, Pj. Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, Pj. Camat Kampung Rakyat Ananda Rarasto, Askep Sifef, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Perlabian, serta masyarakat Desa Perlabian yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Koperasi Merah Putih Desa Perlabian atas inisiatif nyata membangun fasilitas timbangan RAM. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata tujuan koperasi, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat setempat. “Alhamdulillah, hari ini kita meletakkan batu pertama pembangunan timbangan RAM oleh Koperasi Merah Putih Desa Perlabian. Kita wajib bangga, karena koperasi ini telah bertindak lebih awal, mengambil peran untuk kepentingan masyarakat. Semoga ini menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ungkap Bupati. Lebih lanjut, Bupati Fery Sahputra menekankan bahwa pembangunan ini juga sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penguatan ekonomi desa. Ia berharap, keberadaan timbangan RAM nantinya mampu memberikan manfaat langsung bagi para petani dan pelaku usaha di daerah tersebut. Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada perusahaan Sifef yang telah turut membantu, mulai dari penyediaan alat berat hingga bantuan lain yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Perusahaan Sifef sudah memberikan kontribusi yang luar biasa. Untuk itu, saya mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar dapat menjalin kerja sama yang baik dengan koperasi-koperasi Merah Putih di desa-desa. Dengan sinergi ini, kita bisa bersama-sama meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya. Peletakan batu pertama ini menjadi momentum penting bagi Koperasi Merah Putih Desa Perlabian, sekaligus menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Read More

Malam Hiburan HUT RI ke-80 Meriahkan Bagan Punak Pesisir Rokan Hilir

        BERSUARAKYAT. ONLINE– BAGAN SIAPI-API – Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan menyelimuti masyarakat Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada Senin malam, 25 Agustus 2025, pukul 21.00 WIB. Warga RT 015/RW 004 menggelar Malam Hiburan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.   Acara ini menjadi momentum penting bagi warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangko Asfri Mulya, Pj Penghulu Bagan Punak Pesisir Ali Suriadi, Ketua RT 015/RW 004 Mukhti, Bhabinkamtibmas Buna, anggota BPKep, mantan Penghulu Bagan Punak Pesisir M. Tohib, perangkat desa, para ulama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga setempat yang antusias memadati lokasi acara.   Malam Hiburan Berjalan Lancar dan Meriah Acara yang dipersembahkan oleh Putri RT 015 Bagan Punak Pesisir ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu momen yang paling ditunggu masyarakat adalah pembagian hadiah lomba kemerdekaan, seperti turnamen sepak bola, pertandingan bola dangdut, dan sejumlah perlombaan antar-RT.   Beberapa RT yang turut serta di antaranya RT 009, RT 008, RT 006, RT 012, hingga RT 015. Kehadiran warga dari berbagai kalangan membuat suasana semakin semarak, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi ciri khas masyarakat Bagan Siapi-api.   Pesan Camat Bangko: Menang Jangan Jumawa, Kalah Jangan Putus Asa Dalam sambutannya, Camat Bangko Asfri Mulya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan tidak hanya dengan perayaan, tetapi juga dengan menjaga persatuan dan sportivitas.   “Bagi peserta yang meraih juara, janganlah terlalu berbangga hati. Begitu pula yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Karena inti dari perlombaan ini adalah kebersamaan, semangat sportivitas, dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang kita rasakan,” pesan Asfri Mulya yang disambut tepuk tangan warga.   Peringatan HUT RI ke-80 sebagai Ajang Memupuk Nasionalisme Malam hiburan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Perayaan HUT RI ke-80 di Bagan Punak Pesisir menjadi bukti bahwa masyarakat masih menjunjung tinggi nilai perjuangan para pahlawan.   Dengan berlangsungnya acara ini secara aman, lancar, dan penuh kekeluargaan, masyarakat berharap tradisi memperingati HUT RI dengan kegiatan kebersamaan dapat terus dilestarikan di tahun-tahun mendatang.       Wartawan: Panca Sitepu.

Read More

Masalah Pemkab Rohil Diduga Tak Kunjung Usai, Para ASN Kembali Mengeluh, Soal Gaji Dan TPP Mereka Yang Terlantar.

      Rokan Hilir, bersuarakyat.online – Roda Kepemerintahan Daerah Pemkab Rokan Hilir kembali di sorot publik, dengan sederetan masalah yang diduga kuat tak kunjung usai.   Hal itu terbukti, baik dalam segi tunda bayar kegiatan Pemkab, yang tidak selesai, lambatnya infrastruktur pembangunan fisik, gaji dan TPP pegawai yang diduga kerap kali mengalami hambatan, sejak beberapa bulan lalu, hingga kini tak kunjung selesai.   Tepatnya pada senin siang, 25 Agustus 2025 pihak pegawai mengeluh, sebab sudah beberapa bulan terakhir, hingga kini pihaknya mengalami sendatan gaji dan TPP, sehingga kami tak bisa berbuat banyak dalam menghadapi situasi seperti ini” Ucapnya.   Lanjut pihak pegawai, untuk itu,Kami berharap, kepada Pemimpin Daerah Pemkab Rohil, agar bisa memperhatikan hak kami yang terlantar, sebab menghadapi segala kebutuhan hidup, jika gaji dan TPP Kami terlantar, kami mau makan apa? Ucapanya dengan nada yang mengeluh.   Menanggapi persoalan tersebut, awak media telah mengkonfirmasi Plt Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Rokan Hilir (BPKAD Rohil) melalui via whatapp terkait masalah sedotan gaji dan TPP pegawai, akan tetapi konfirmasi tersebut tak kunjung memiliki jawaban hingga persoalan ini kembali di terbitkan. (Reporter: Panca Sitepu)

Read More

Bupati Fery dan Ny. Indah Fery Kompak Dorong PKK Jadi Mitra Strategis Pembangunan Desa.

Labusel-Bersuarakyat.online Suasana hangat menyelimuti Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat saat Bupati Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara pada Lomba Pelaksanaan Desa Terbaik PKK Tahun 2025. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Monitoring, Khairani Lubis, S.Sos beserta rombongan, Selasa (26/8/2025). Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada tim yang hadir di “Bumi Santun Berkata, Bijak Berkarya”. Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar ajang mencari desa terbaik, melainkan momentum penting untuk memastikan 10 Program Pokok PKK benar-benar berjalan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. “PKK memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesehatan, pendidikan, menggerakkan ekonomi produktif, hingga menjaga lingkungan hidup. Semua ini adalah fondasi untuk mewujudkan desa yang maju dan sejahtera,” ujar Bupati. Bupati Fery Sahputra berharap, melalui monitoring, desa-desa di Labusel semakin termotivasi berinovasi, kader PKK lebih bersemangat menggerakkan partisipasi masyarakat, dan hasil penilaian dapat menjadi bahan evaluasi guna memperkuat keunggulan sekaligus memperbaiki kekurangan. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK yang dengan dedikasi telah berperan aktif membangun keluarga dan masyarakat. Keberhasilan pembangunan desa tidak akan lepas dari kerja nyata para kader,” tambahnya. Tak hanya di Kecamatan Kampung Rakyat, kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Kotapinang, Kecamatan Torgamba, Kecamatan Silangkitang, serta Kecamatan Sungai Kanan. Monitoring ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian lomba desa terbaik PKK di seluruh wilayah Kabupaten Labusel. Tampak hadir dalam acara tersebut, Pj. Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Camat Kampung Rakyat, Ketua DWP Labusel Ny. dr. Kartika Reza Pahlevi, para kader PKK tingkat kecamatan dan desa, serta sejumlah undangan lainnya. Kehadiran mereka menambah semangat dan dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Senada dengan Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Labusel, Ny. Indah Fery Simatupang, juga menekankan bahwa lomba pelaksanaan desa terbaik bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah pembelajaran bersama sekaligus ruang berbagi pengalaman antar desa. “Setiap desa punya cerita dan tantangan masing-masing. Ada yang kuat di bidang kesehatan, ada yang menonjol dalam pemberdayaan ekonomi, ada pula yang berhasil menggerakkan masyarakat di bidang lingkungan. Monitoring ini adalah kesempatan kita untuk belajar satu sama lain,” ungkap Ny. Indah. Ia menambahkan, PKK sejatinya bukan hanya organisasi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan di desa. Meski masih dihadapkan pada sejumlah persoalan seperti kesenjangan gender, keterbatasan akses kesehatan dan pendidikan, hingga peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan desa, Ny. Indah optimistis PKK mampu menjawab tantangan tersebut. “Melalui monitoring ini, mari kita jadikan momentum untuk memperkuat sinergi, melahirkan inovasi, dan meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kader PKK. Dengan begitu, desa-desa di Labusel bisa lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” tandasnya. Di akhir sambutannya, Ny. Indah menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim monitoring Sumut yang hadir di Labusel. Ia berharap kunjungan tersebut membawa dampak positif bagi kemajuan program PKK sekaligus mendukung visi misi pembangunan daerah menuju Labusel yang modern, adil, sejahtera, dan berkelanjutan. “Kami mendoakan agar tim monitoring senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas, serta sukses dalam pengabdiannya bagi Sumatera Utara,” tutupnya. Kehadiran tim monitoring provinsi ini bukan hanya memberi semangat bagi kader PKK, tetapi juga menjadi penyemangat baru bagi desa-desa di Labusel untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

Read More

Pemuda Aceh Timur Ultimatum Walikota Langsa : Cabut Ucapan ’Debt Collector’ Ke Bupati Al-Farlaky Atau Kami Akan Bergerak !

Bersuarakyat.online ACEH TIMUR – Pernyataan Walikota Langsa, Jeffry Sentana, yang menyebut Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky Rasa/Seperti “Debt Collector” terkait persoalan aset daerah, memantik kemarahan besar di kalangan pemuda Aceh Timur. Tokoh muda Aceh Timur, Radja Muhammad Husen, menilai ucapan tersebut sebagai penghinaan serius yang mencederai kehormatan pemimpin sekaligus martabat masyarakat Aceh Timur. Ia dengan tegas menuntut Walikota Langsa segera mencabut pernyataannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. “Ucapan Jeffry Sentana ini tidak hanya melukai pribadi Bupati Aceh Timur, tapi juga menampar harga diri seluruh rakyat Aceh Timur. Kami menegaskan: segera cabut ucapan itu dan minta maaf secara terbuka. Jika tidak, bersiaplah menghadapi gelombang kegarangan kemarahan pemuda Aceh Timur,” tegas Radja Muhammad Husen, Rabu (27/8/2025). Ia menilai pernyataan Bupati Al-Farlaky terkait kompensasi aset daerah sudah benar dan sesuai dengan aturan. Oleh karena itu, tidak seharusnya Walikota Langsa menanggapi dengan pernyataan yang bersifat merendahkan dan melecehkan. “Bupati Aceh Timur berbicara soal kompensasi aset daerah berdasarkan fakta dan aturan. Itu adalah sikap seorang pemimpin yang memperjuangkan hak daerah. Maka, ucapan Walikota Langsa jelas tidak proporsional dan sangat kami sesalkan,” sebutnya. Radja memperingatkan keras bahwa kami pemuda Aceh Timur tidak akan tinggal diam jika Walikota Langsa tetap berkeras dengan ucapannya. “Jangan remehkan dan lecehkan kami. Jangan uji kesabaran kami. Jika Jeffry Sentana tidak segera menarik ucapannya, maka kami, pemuda Aceh Timur, akan menggeruduk Kota Langsa, menembus pagar dan langit pemerintahan mereka. Ini soal marwah pemimpin dan daerah kami, Jangan bermain api dengan Aceh Timur,” ujarnya dengan nada tegas yang menggema. Ia juga menekankan bahwa hubungan antar daerah harus dijaga dengan rasa saling menghormati, bukan dengan melempar kata-kata yang merendahkan. “Kami tidak akan biarkan Aceh Timur dilecehkan. Jangan sampai bara kecil ini membesar menjadi api yang sulit dipadamkan, Kami tunggu itikad baik dari Walikota Langsa,” pungkasnya.  

Read More

Seekor Gajah Jantan Mati Diduga Meminum Racun Rumput di Ladang Warga Peunaron, Aceh Timur. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Seekor gajah jantan ditemukan mati di ladang warga Dusun Alur Kijing, Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur, Selasa, (26/08/2025). Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melalui Kapolsek Serbajadi, AKP Sudirman, S.E. mengatakan, setelah menerima informasi adanya gajah mati, pihaknya beserta anggota Koramil 01/PNR, Kepala Dusun Alur Kijing dan Anggota Forum Konservasi Leuser (FKL) mendatangi lokasi. “Setibanya di lokasi, kami langsung memasang garis polisi serta mengamankan TKP sambil menunggu tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh,” ujar Kapolsek, Rabu, (27/08/2025). Dugaan awal, kematian gajah itu akibat meminum racun rumput, karena tidak jauh dari gubuk yang dirusak oleh gajah tersebut ditemukan jerigen yang berisi racun rumput dengan kondisinya terbuka. “Saat dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, kami menemukan jerigen berisi racun rumput yang biasanya digunakan oleh petani untuk membasmi rumput atau ilalang dengan kondisi sudah terbuka. Disamping itu tidak ditemukan benda tajam atau alat yang diduga penyebab kematian gajah tersebut dan gadingnya juga masih utuh, jadi bukan upaya perburuan.” Terang Kapolsek Serbajadi AKP Sudirman, S.E.

Read More